Anda di halaman 1dari 3

JUDUL

………………. (variabel 1)
GUNA …………(variable 2)
DALAM RANGKA………(variable 3)

Contoh :
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL
GUNA MENINGKATKAN PROFESIONALISME POLRI DI POLRES ........
DALAM RANGKA MENCIPTAKAN KAMTIBMAS

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Alinea 1 menjelaskan variabel 3 (situasi kamtibmas)
Alinea 2 menjelaskan variabel 2 (profesionalisme polri di.....)
Alinea 3 menjelaskan variabel 1 (kepemimpinan transformasional)
2. Permasalahan
Kepemimpinan transformasional guna meningkatkan
profesionalisme polri dalam menciptakan kamtibmas belum
dilaksanakan secara optimal
3. Persoalan
a. bagaimana model kepemimpinan dalam meningkatkan
profesionalisme polri
b. bagaimana model kepemimpinan transformasional dapat
meningkatkan profesionalisme polri
4. Ruang lingkup
Ruang lingkup penulisan dibatasi pada Polres.......
5. Tata Urut
BAB I PENDAHULUAN
BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN / LANDASAN
TEORI
BAB III KONDISI SAAT INI
BAB IV FAKTOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI
BAB V KONDISI YANG DIHARAPKAN
BAB VI IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN DALAM
MENINGKATKAN PROFESIONALISME POLRI
BAB VII PENUTUP

BAB II
TINJAUAN KEPUSTAKAAN / LANDASAN TEORI

Menjelaskan teori-teori yang akan digunakan dalam membahas penulisan / menjelaskan


arti judul sesuai dengan teori / pendapat ahli
BAB III
KONDISI SAAT INI

Menjelaskan kondisi polres.... saat ini berkaitan dengan judul, misalnya saat ini kondisi
kinerja polres kuran profesionalisme baik personil, sarana atau prasarana dan juga model
kepemimpinan yang dilakukan oleh kasatwil dalam mempimpin organisasi polri
Dimasukan juga data-data pendukung yang sangat mempengaruhi kinerja pimpinan polri
dan anggota selama ini.

BAB IV
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

1. Faktor Intern
a. Kekuatan
- peraturan perundang2an yg mendukung (UU...No...Th....)
- jumlah polri
- perubahan paradigma polri
- sarana dan prasarana dll
(semua dilihat dari kondisi polres yang menjadi kekuatan polri)
b. Kelemahan
- Banyaknya pelanggaran angg
- Kemampuan anggota dll
(melihat kondisi di polres yang menjadikan kelemahan polri)
2. Faktor Ektern
a. Peluang
- dukungan masyarakat luar thd kinerja polri
- keberhasilan polri dalam ungkap kasus menonjol
- kebijakan pemerintah dll
(semua melihat dari kondisi diluar polri yang mendukung tugas polri)
b. Kendala
- sikap skeptis masyarakat
- banyaknya komplin masy terhadap kinerja polri
- anggapan masy thd perubahan polri
( beberapa permasalahan/tanggapan masyarakat yg menyebabkan citra polisi
jelek)

BAB V
KONDISI YANG DIHARAPKAN

Berisikan kebalikan dari kondisi saat ini, jadi dalam kondisi yang diharapkan merupakan
angan2 polri menjadi baik kebalikan dari kondisi saat ini
BAB VI
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN
PROFESIONALISME POLRI

Membahas permasalahan sesuai dengan persoalan yang dibuat diatas dikaitkan dengan
landasan teori yang digunakan atau dijelaskan dalam Bab II
1. Model kepemimpinan dalam meningkatkan profesionalisme polri
Nanti menjelaskan dulu beberapa tipe kepemimpinan yang digunakan oleh
pimpinan polri tingkat KOD...(nanti menjelaskan selama ini beberapa kasatwil
menggunakan pola kepemimpinan yang berbeda dalam memimpin polres untuk
menciptakan profesionalisme polri)

2. Model kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan


profesionalisme polri
Menjelaskan bahwa kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan kinerja dan
profesionalisme polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga
tidak ada lagi sikap skeptis masyarakat terhadap polri

BAB VII
PENUTUP

1. Kesimpulan
Menyimpulkan dari Bab VI yaitu ada 2 kesimpulan :
a. .....................
b. .....................

2. Rekomendasi / Saran
Rekomendasi ditujukan untuk satuan lebih atas (Mabes/Pemerintah pengambil
kebijakan)
Saran ditujukan untuk (Polda)