Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA N 1 Kelas/Semester : XI / 1 KD : 3.8 dan 4.8


Watumalang Alokasi Waktu : 4 x 45 menit Pertemuan ke : 1
Mata Pelajaran : KIMIA
Materi : Kesetimbangan
Kimia

A. TUJUAN
 Menganalisis analogi kesetimbangan dinamis (model Heber)
 Menganalisis reaksi kesetimbangan timbal sulfat dengan kalium iodida
 Menjelaskan reaksi kesetimbangan dinamis yang terjadi berdasarkan hasil pengamatan.
 Menentukan harga tetapan kesetimbangan berdasarkan data hasil percobaan.
 Mengolah data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi
 Menyajikan hasil pengolahan data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi
 Melakukan perhitungan kuantitatif yang berkaitan dengan kesetimbangan kimia
 Menentukan komposisi zat dalam keadaan setimbang, derajat disosiasi (), tetapan kesetimbangan (Kc
dan Kp) dan hubungan Kc dengan Kp

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Media : Alat/Bahan :

 Slide presentasi (ppt)  Penggaris, spidol, papan tulis


 Laptop

PENDAHULUAN  Peserta didik memberi salam, berdoa, menyanyikan lagu nasional ( PPK)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
 Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan
diajarkan
 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan langkah pembelajaran

Kegiatan Literasi Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan
menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi
Kesetimbangan Dinamis dan Tetapan Kesetimbangan
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang
belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat
KEGIATAN INTI

hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Hukum Laju Reaksi
Kesetimbangan Dinamis dan Tetapan Kesetimbangan
Collaboration Peserta didik bekerja secara individu atau kelompok untuk mendiskusikan,
mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi
mengenai Kesetimbangan Dinamis dan Tetapan Kesetimbangan
Communication Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi
kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan
Creativity Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari
terkait Kesetimbangan Dinamis dan Tetapan Kesetimbangan Peserta didik
kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum
dipahami
PENUTUP  Guru bersama peserta didik merefleksikan pengalaman belajar
 Guru memberikan penilaian lisan secara acak dan singkat
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya dan
berdoa

C. PENILAIAN
- Sikap : Jurnal, - Pengetahuan : Tes Tertulis, - Ketrampilan: Proyek

Mengetahui, Watumalang, Juli 2020


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Dra. SRI WURYANTI SRI WAHYUNINGSIH, S.Pd.Si.
NIP 19640717 198601 2 003 NIP 19870720 201001 2 013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA N 1 Kelas/Semester : XI / 1 KD : 3.8 dan 4.8


Watumalang Alokasi Waktu : 4 x 45 menit Pertemuan ke : 2
Mata Pelajaran : KIMIA
Materi : Kesetimbangan
Kimia

A. TUJUAN
 Menganalisis analogi kesetimbangan dinamis (model Heber)
 Menganalisis reaksi kesetimbangan timbal sulfat dengan kalium iodida
 Menjelaskan reaksi kesetimbangan dinamis yang terjadi berdasarkan hasil pengamatan.
 Menentukan harga tetapan kesetimbangan berdasarkan data hasil percobaan.
 Mengolah data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi
 Menyajikan hasil pengolahan data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi
 Melakukan perhitungan kuantitatif yang berkaitan dengan kesetimbangan kimia
 Menentukan komposisi zat dalam keadaan setimbang, derajat disosiasi (), tetapan kesetimbangan (Kc
dan Kp) dan hubungan Kc dengan Kp

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Media : Alat/Bahan :

 Slide presentasi (ppt)  Penggaris, spidol, papan tulis


 Laptop

PENDAHULUAN  Peserta didik memberi salam, berdoa, menyanyikan lagu nasional ( PPK)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
 Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan
diajarkan
 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan langkah pembelajaran

Kegiatan Literasi Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan
menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi
Perhitungan dan penerapan kesetimbangan kimia
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang
belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat
KEGIATAN INTI

hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Perhitungan dan
penerapan kesetimbangan kimia
Collaboration Peserta didik bekerja secara individu atau kelompok untuk mendiskusikan,
mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi
mengenai Perhitungan dan penerapan kesetimbangan kimia
Communication Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi
kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan
Creativity Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari
terkait Perhitungan dan penerapan kesetimbangan kimia Peserta didik kemudian
diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
PENUTUP  Guru bersama peserta didik merefleksikan pengalaman belajar
 Guru memberikan penilaian lisan secara acak dan singkat
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya dan
berdoa

C. PENILAIAN
- Sikap : Jurnal, - Pengetahuan : Tes Tertulis, - Ketrampilan: Proyek
Mengetahui, Watumalang, Juli 2020
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Dra. SRI WURYANTI SRI WAHYUNINGSIH, S.Pd.Si.


NIP 19640717 198601 2 003 NIP 19870720 201001 2 013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMA N 1 Kelas/Semester : XI / 1 KD : 3.8 dan 4.8
Watumalang Alokasi Waktu : 4 x 45 menit Pertemuan ke : 3
Mata Pelajaran : KIMIA
Materi : Kesetimbangan
Kimia

A. TUJUAN
 Menganalisis analogi kesetimbangan dinamis (model Heber)
 Menganalisis reaksi kesetimbangan timbal sulfat dengan kalium iodida
 Menjelaskan reaksi kesetimbangan dinamis yang terjadi berdasarkan hasil pengamatan.
 Menentukan harga tetapan kesetimbangan berdasarkan data hasil percobaan.
 Mengolah data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi
 Menyajikan hasil pengolahan data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi
 Melakukan perhitungan kuantitatif yang berkaitan dengan kesetimbangan kimia
 Menentukan komposisi zat dalam keadaan setimbang, derajat disosiasi (), tetapan kesetimbangan (Kc
dan Kp) dan hubungan Kc dengan Kp

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Media : Alat/Bahan :

 Slide presentasi (ppt)  Penggaris, spidol, papan tulis


 Laptop

PENDAHULUAN  Peserta didik memberi salam, berdoa, menyanyikan lagu nasional ( PPK)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
 Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan
diajarkan
 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan langkah pembelajaran
Kegiatan Literasi Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan
menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi
Tetapan Kesetimbangan Berdasarkan Tekanan Parsial dan Derajat Disosiasi
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang
belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat
hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Tetapan
KEGIATAN INTI

Kesetimbangan Berdasarkan Tekanan Parsial dan Derajat Disosiasi


Collaboration Peserta didik bekerja secara individu atau kelompok untuk mendiskusikan,
mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi
mengenai Tetapan Kesetimbangan Berdasarkan Tekanan Parsial dan Derajat
Disosiasi
Communication Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi
kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan
Creativity Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari
terkait Tetapan Kesetimbangan Berdasarkan Tekanan Parsial dan Derajat
Disosiasi Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-
hal yang belum dipahami
PENUTUP  Guru bersama peserta didik merefleksikan pengalaman belajar
 Guru memberikan penilaian lisan secara acak dan singkat
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya dan
berdoa

C. PENILAIAN
- Sikap : Jurnal, - Pengetahuan : Tes Tertulis, - Ketrampilan: Proyek

Mengetahui, Watumalang, Juli 2020


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Dra. SRI WURYANTI SRI WAHYUNINGSIH, S.Pd.Si.
NIP 19640717 198601 2 003 NIP 19870720 201001 2 013

Lampiran 1
Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1. Teknik Penilaian
a. Sikap
JURNAL PENILAIAN SIKAP

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Watumalang


Tahun Pelajaran : 2020/2021
Kelas/Semester : XI / Gasal
Mata Pelajaran : Kimia

Kejadian/ Butir Positif/ Tindak


No Waktu Nama
perilaku sikap negatif lanjut
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
b. Pengetahuan
KISI-KISI SOAL TES TERTULIS

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Watumalang


Tahun Pelajaran : 2020/2021
Kelas/Semester : XI / Gasal
Mata Pelajaran : Kimia
Kompetensi Dasar
Menentukan orde reaksi dan tetapan laju reaksi berdasarkan data hasil percobaan

Bentuk Nomor
No. MATERI INDIKATOR SOAL
Soal Soal
1 Kesetimbangan Peserta didik dapat menjelaskan Uraian 1
Dinamis perbedaan reaksi reversible dan
irreversible.
2 Kesetimbangan Peserta didik dapat menjelaskan syarat – Uraian 2
Dinamis syarat reaksi setimbang
3 Tetapan Peserta didik dapat menentukan Uraian 3
kesetimbangan persamaan Kc dari beberapa persamaan
kesetimbangan
4 Perhitungan Peserta didik dapat menghitung harga Uraian 4
Tetapan Kc dari suatu kesetimbangan
kesetimbangan
5 Tetapan Peserta didik dapat menghitung harga Uraian 5
kesetimbangan Kp dai suatu reaksi
berdasarkan
Tekanan Parsial
Soal Tes Tertulis
1. Jelaskan perbedaan reaksi reversible dan irreversible.
2. Bagaimana suatu reaksi dapat dinyatakan setimbang?
3. Tulis harga Kc untuk reaksi:
a. H2(g) + I2(g) 2 HI(g)
b. C(s) + O2(g) 2 CO(g)
4. Dalam ruangan tertutup bervoume 10 iter dalam keadaan setimbang terdapat 0,4 mol gas
H2, 00,6 mol gas I2 dan 0,5 mol gas HI, tentukan harga tetapan kesetimbangan (Kc).
5. Sebanyak 0,01 mol HI terurai memakai reaksi HI (g) H2(g) + I2(g). Jika pada saat
kesetimbangan terdapat 0,04 mol gas hidrogen iodida, hitunglah Harga KP jika Ptotal = 3
atm

Kunci Jawaban:
1. Skor Maksimal 20
Reaksi Irreversibel (reaksi berkesudahan)
Yaitu reaksi yang berlangsung satu arah
Contoh: HCl (aq) + NaOH(aq) NaCl (aq) + H2O(l)
Reaksi Reversibel (reaksi bolak-balik/reaksi kesetimbangan)
Yaitu reaksi yang berlangsung dua arah. Artinya setelah terbentuk hasil reaksi segera
produk tersebut akan terurai menjadi reaktan.
Contoh: H2(g) + I2(g) 2 HI(g)
2. Skor Maksimal 20
Reaksi reversibel berlangsung dalam sistem tertutup berakhir dengan suatu
kesetimbangan. Keadaan setimbang ditandai oleh sifat makroskopik (yaitu sifat yang
dapat diamati) yang tetap. Tetapi secara mikroskopik, yaitu pada tingkat molekul, reaksi
tetap berlangsung sehingga disebut reaksi kesetimbangan dinamis dimana reaksi
berlangsung dua arah dengan kecepatan yang sama (laju reaksi ke arah produk (kanan) =
laju reaksi ke arah reaktan (kiri))
3. Skor Maksimal 20
[ HI ] 2 [ CO ] 2
K C= K C=
a. [ H 2] [ I 2] b. [ O2 ]
4. Skor Maksimal 20
Reaksi kesetimbangan : H2 (g) + I2 (g) 2HI (g)
[H2] = 0,4/ 10 = 0,04 mol /L
[I2 ] = 0,6 / 10 = 0,06 mol / L
[HI] = 0,5 / 10 = 0,05 mol / L
[ HI ]2 [ 0,05]
2
Kc=
[ H 2 ][ I 2 ] = [ 0,04 ][ 0,06 ] =1,042
5. Skor Maksimal 20
2 HI (g) H2(g) + I2(g)
Mula-mula: 0,06
Terurai : 0,02 0,01 0,01
Setimbang : 0,04 0,01 0,01
mol HI 0,04
Ptotal x3= 2
PHI = mol total = 0,06
mol H 2 0,01 1
PH 2 = x P total ¿ x3=
mol total 0,06 2
mol I2 0,01 1
PI = x Ptotal ¿ x3=
2 mol total 0,06 2
1 1 1
[ PH ] [ P ] = .
2
I
2 2 2 4 1
KP = 2 2
= =
[ P HI ] 2 4 16

Nilai = jumlah skor


c. Keterampilan
Kompetensi Dasar
Menyajikan hasil pengolahan data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu
reaksi
Orientasi Masalah
Lakukan proyek di rumah. Carilah lima data praktikum untuk menentukan nilai tetapan
kesetimbangan suatu reaksi (dari sumber internet) kemudian olahlah data tersebut untuk
mendapatkan nilai tetapan kesetimbangannya

Rubrik Penilaian Proyek:


Skor
N Aspek Yang
o Dinilai
1 2 3 4

1 Perencanaan
Tujuan Tidak ada Tidak tepat Kurang tepat Tepat
Dasar Teori Tidak ada Tidak relevan Kurang Relevan
relevan
2 Pelaksanaan
Alat dan Bahan Tidak ada Tidak sesuai Kurang Sesuai
sesuai
Cara Kerja Tidak ada Tidak sesuai Kurang Sesuai
sesuai
Informasi Bahan Tidak ada Tidak Kurang Lengkap
lengkap lengkap
Pembahasan Tidak ada Tidak relevan Kurang Relevan
relevan
3 Pelaporan
Sistematika Tidak Tidak Kurang Sistematis
Laporan menyusun sistematis sistematis
laporan
Tampilan Tidak Tidak Kurang Menarik
menyusun menarik menarik
laporan
Penggunaan Tidak Sesuai Kurang Sesuai kaidah Sesuai kaidah
Bahasa kaidah dan sesuai kaidah atau EYD dan EYD
EYD dan EYD
Dokumentasi Tidak Ada Tidak relevan Kurang Relevan
Hasil relevan

Skor maksimal = 40
Nilai proyek = (nilai perolehan/40) x 100
Lampiran 2
Materi Ajar

KESETIMBANGAN KIMIA

Ada 2 macam reaksi kimia, yaitu:


1. Reaksi Irreversibel (reaksi berkesudahan)
Yaitu reaksi yang berlangsung satu arah
Contoh: HCl (aq) + NaOH(aq) NaCl (aq) + H2O(l)
2. Reaksi Reversibel (reaksi bolak-balik/reaksi kesetimbangan)
Yaitu reaksi yang berlangsung dua arah. Artinya setelah terbentuk hasil reaksi segera produk
tersebut akan terurai menjadi reaktan.
Contoh: H2(g) + I2(g) 2 HI(g)

A. KEADAAN SETIMBANG
Reaksi reversibel berlangsung dalam sistem tertutup berakhir dengan suatu kesetimbangan.
Keadaan setimbang ditandai oleh sifat makroskopik (yaitu sifat yang dapat diamati) yang tetap.
Tetapi secara mikroskopik, yaitu pada tingkat molekul, reaksi tetap berlangsung sehingga
disebut reaksi kesetimbangan dinamis dimana reaksi berlangsung dua arah dengan kecepatan
yang sama (laju reaksi ke arah produk (kanan) = laju reaksi ke arah reaktan (kiri))
Berdasarkan wujud zatnya reaksi kesetimbangan dikelompokan menjadi :
1. Kestimbangan homogen
Adalah sistem kesetimbangan yang komponennya mempunyai wujud yang sama.
Contoh : 2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g)
3+ -
Fe (aq) + SCN (aq) Fe (SCN)2+(aq)
CH3COOH (l) + CH3CH2OH (l) CH3COOCH2CH3 (l) + H2O (l)
2. Kesetimbangan Heterogen
Adalah sistem kesetimbangan yang komponennya mempunyai wujud yang berbeda
Contoh : CO2 (g) + H2O (l) H2CO3 (aq)
CaCO3 (s) CaO (s) + CO2 (g)

B. TETAPAN KESETIMBANGAN
Pada suhu tetap dalam reaksi kesetimbangan terdapat hubungan antara konsentrasi pereaksi
dengan konsentrasi hasil reaksi terhadap tetapan kesetimbangan (K). Pada tahun 1866 dua ahli
kimia Norwegia, Gulberg dan Peter Wage mengungkapkan hukum kesetimbangan sebagai
berikut:
“Dalam keadaan setimbang pada suhu tertentu, hasil kali konsentrasi hasil reaksi dibagi hasil
kali konsentrasi pereaksi yang ada dalam sistem kesetimbangan dan masing-masing
dipangkatkan dengan koefisiennya mempunyai harga tetap”.
Hasil bagi tersebut disebut tetapan kesetimbangan (K). harga tetapan kesetimbangan
berdasarkan konsentrasi disingkat Kc. Secara umum nilai Kc suatu reaksi sebagai berikut:
m A(g) + n B(g) p C(g) + q D(g)
maka;
[C ] p [ D ]q
K C=
[ A ]m [ B ]n di mana [ ] = konsentrasi
Beberapa hal tentang konsentrasi dan nilai K yang perlu dipahami:
mol
1. Konsentrasi zat dinyatakan dalam satuan molar (M) yaitu liter
2. Suatu zat mempunyai konsentrasi apabila tersebar merata dalam medium tempat zat itu
berada. Jadi yang memiliki nilai konsentrasi adalah zat yang berwujud gas dan larutan.
Sedangkan zat padat dan cairan yang tidak larut tidak mempunyai konsentrasi, sehingga
tidak dapat dimasukkan dalam rumus Kc.
3. Kesetimbangan homogen yaitu reaksi kesetimbangan di mana zat-zat yang terlibat dalam
reaksi berada pada fase/wujud yang sama. Kesetimbangan heterogen yaitu reaksi
kesetimbangan di mana zat-zat yang terlibat dalam reaksi berada pada fase/wujud yang
berbeda.
4. Harga K untuk reaksi kesetimbangan dapat dibandingkan antara satu reaksi dengan reaksi
lain sebagai berikut:
1
a. Jika reaksi dibalik, nilai K menjadi K
x
b. Jika reaksi dikali x, nilai K menjadi K
x
c. Jika reaksi dibagi x, nilai K menjadi √ K
d. Jika reaksi dijumlah, harga-harga K harus dikalikan

C. TETAPAN KESETIMBANGAN BERDASARKAN TEKANAN PARSIAL (Kp)


Adalah hasil kali tekanan parsial gas-gas hasil reaksi dibagi dengan hasil kali tekanan parsial
gas-gas pereaksi setelah masing-masing dipangkatkan dengan koefisiennya.

Contoh: m A(g) + n B(g) p C(g) + q D(g)


p q
[ PC ] [ P D ]
K P= m n
Maka nilai [ PA ] [ PB]
mol gas tersebut
P= xP
Di mana mol seluruh gas total

D. HUBUNGAN KP DENGAN KC
m A(g) + n B(g) p C(g) + q D(g)
p q

K P=
[ PC ] [ P D ]
m n
[ PA ] [ PB]
dari rumus persamaan gas ideal di mana
P.V = n.R.T
n
P= R .T
V
P = C.R.T
C = konsentrasi (molar), maka:
p q
( [ C ] R . T ) ( [ D ] R .T )
K P= m n
( [ A ] R . T ) ( [ B ] R .T )
[C ] p [ D ]q ( p+q ) −( m−n )
K p= m n . ( R . T )
Sehingga [ A ] [ B]
Δn
K p =K C . ( R .T )
di mana ∆n = jumlah koefisien gas ruas kanan – jumlah koefisien gas ruas kiri
R = tetapan gas ideal (0,0821)
T = suhu (derajat Kelvin)
E. DERAJAT DISOSIASI
Dalam suatu reaksi penguraian yang juga merupakan reaksi kesetimbangan, pereaksi yang
berada di ruas kiri anak panah habis, sehingga pereaksi mempunyai harga yang menyatakan
berapa bagian zat yang bereaksi atau terurai. Harga ini disebut derajat Disosiasi dan diberi
lambang α di mana nilainya:
Jumlah mol zat yg terurai
α = Jumlah mol zat mula −mula