Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA N 1 Kelas/Semester : XI / 1 KD : 3.7 dan 4.7


Watumalang Alokasi Waktu : 4 x 45 menit Pertemuan ke : 1
Mata Pelajaran : KIMIA
Materi : Orde Reaksi

A. TUJUAN
 Menjelaskan cara menentukan orde reaksi dan persamaan laju reaksi.
 Mengolah dan menganalisis data untuk menentukan orde reaksi dan persamaan laju reaksi.
 Menjelaskan peran katalis dalam reaksi kimia di laboratorium dan industri.
 Merancang percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi
 Melakukan percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Media : Alat/Bahan :

 Petunjuk Praktikum  Penggaris, spidol, papan tulis


 Slide presentasi (ppt)  Laptop
 Alat dan Bahan Praktikum

PENDAHULUAN  Peserta didik memberi salam, berdoa, menyanyikan lagu nasional ( PPK)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
 Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan
diajarkan
 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan langkah pembelajaran

Kegiatan Literasi Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan
menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi
Hukum Laju Reaksi dan Penentuan Laju Reaksi
Critical Thinking Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang
belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat
KEGIATAN INTI

hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Hukum Laju Reaksi
dan Penentuan Laju Reaksi
Collaboration Peserta didik bekerja secara individu atau kelompok untuk mendiskusikan,
mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi
mengenai Hukum Laju Reaksi dan Penentuan Laju Reaksi
Communication Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi
kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan
Creativity Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari
terkait Hukum Laju Reaksi dan Penentuan Laju Reaksi Peserta didik kemudian
diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
PENUTUP  Guru bersama peserta didik merefleksikan pengalaman belajar
 Guru memberikan penilaian lisan secara acak dan singkat
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya dan
berdoa

C. PENILAIAN
- Sikap : Jurnal, - Pengetahuan : Tes Tertulis, - Ketrampilan: Unjuk Kerja

Mengetahui, Watumalang, Juli 2020


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Dra. SRI WURYANTI SRI WAHYUNINGSIH, S.Pd.Si.


NIP 19640717 198601 2 003 NIP 19870720 201001 2 013
Lampiran 1
Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1. Teknik Penilaian
a. Sikap
JURNAL PENILAIAN SIKAP

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Watumalang


Tahun Pelajaran : 2020/2021
Kelas/Semester : XI / Gasal
Mata Pelajaran : Kimia

Kejadian/ Butir Positif/ Tindak


No Waktu Nama
perilaku sikap negatif lanjut
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
b. Pengetahuan
KISI-KISI SOAL TES TERTULIS

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Watumalang


Tahun Pelajaran : 2020/2021
Kelas/Semester : XI / Gasal
Mata Pelajaran : Kimia
Kompetensi Dasar
Menentukan orde reaksi dan tetapan laju reaksi berdasarkan data hasil percobaan

Bentuk Nomor
No. MATERI INDIKATOR SOAL
Soal Soal
1 Penentuan laju Peserta didik dapat menentukan orde Uraian 1
reaksi reaksi dari suatu percobaan.
2 Penentuan laju Peserta didik dapat menentukan Uraian 2
reaksi persamaan laju reaksi dari suatu
percobaan.
3 Penentuan laju Peserta didik dapat menentukan tetapan Uraian 3
reaksi laju reaksi
4 Penentuan laju Peserta didik dapat menentukan laju Uraian 4
reaksi suatu reaksi jika variabel lainnya
diketahui.
Soal Tes Tertulis
Data untuk soal nomor 1 sampai 4
Data di bawah ini adalah hasil percobaan dari reaksi
2 NO (g) + Br2 (g) 2 NOBr (g)
No [NO] M [Br2] M V m. det-1
1 0,1 0,1 12
2 0,1 0,2 24
3 0,3 0,1 108
Tentukan:
1. Tingkat reaksi terhadap [NO] dan Tingkat reaksi terhadap [Br2]
2. Rumus laju reaksi
3. Harga tetapan laju reaksi dan satuannya
4. Besarnya laju reaksi jika [NO] = 0,3 M dan [Br2] = 0,2 M

Kunci Jawaban:
1. Skor Maksimal 25
Tingkat reaksi terhadap [NO]
Pilih dua data dengan konsentrasi [Br2] sama, yaitu no 1 dan 3
m n
v 1 k 1 [ NO ]1 [ Br 2 ]1
=
v 3 k [ NO ] m [ Br ]n
3 3 2 3 , k1 = k2
m n
v 1 [ NO ] 1 [ Br 2 ]1
=
( )( )
v 3 [ NO ] 3 [ Br 2 ]3
m n
12 0,1 0,1
=
108 0,3
m
( )( ) 0,1
1 1
=
9 3 ()
m=2
Tingkat reaksi terhadap [Br2]
Pilih dua data dengan konsentrasi [NO] sama, yaitu no 1 dan 2
n
v1 [ NO ] 1 m [ Br 2 ]1
v2 ( )( )
=
[ NO ] 2 [ Br 2 ]2
m n
12 0,1 0,1
24 ( 0,1 ) ( 0,2 )
=
m
1 1
2 (2)
=
n=1
2. Skor Maksimal 25
Rumus laju reaksi, v = k [NO]2[Br2]
3. Skor Maksimal 25
Harga tetapan laju reaksi
v
k=
[ NO ]2 [ Br 2 ]
12
k 1= =12 .000
(0,1)2 (0,1)
24
k 2= =12 . 000
(0,1 )2 (0,2)
108
k 3= =12 . 000
(0,3 )2 (0,1 )
k rata-rata = 12.000
Satuan tetapan laju reaksi
v m. det ik−1 −2
k= 2
= 2
=m det ik−1
[ NO ] [ Br ] m .m
4. Skor Maksimal 25
Besarnya laju reaksi jika [NO] = 0,3 M dan [Br2] = 0,2 M
v = k [NO]2[Br2]
= 12.000 (0,3)2 (0,2)
= 216 m detik-1

Nilai = jumlah skor


c. Keterampilan
Kompetensi Dasar
Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-
faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi
Orientasi Masalah
Lakukan proyek praktikum di rumah. Laporkan pekerjaan Anda dan dokumentasikan
dalam bentuk video

Petunjuk Praktikum

Judul Percobaan : Faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi


Tujuan Percobaan : Menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi
Petunjuk
Lakukanlah praktikum pengaruh konsentrasi, luas permukaan, suhu, dan katalis terhadap
laju reaksi secara berkelompok sesuai dengan prosedur. Gunakan bahan praktik secara
efektif.
Prosedur Praktikum
1. Alat dan Bahan
a. Gelas beaker
b. Gelas ukur
c. Pipet Tetes
d. Stopwatch
e. Neraca digital
f. Mortar dan Alu
g. Pemanas spiritus
h. Air
i. Soda Kue
j. Cuka Makan
k. Balon Tiup (6)
l. Vanish (H2O2)
m. Ekstrak Wortel
n. Ekstrak Daun Pepaya
o. Tablet Effervesen (2)

2. Cara Kerja
Pengaruh Konsentrasi
a. Siapkan dua buah gelas ukur, beri label masing-masing gelas (A dan B)
b. Masukkan 10 mL cuka makan ke dalam gelas A dan 5 mL cuka makan ke dalam
gelas B. Tambahkan 5 mL air ke dalam gelas B
c. Siapkan dua buah balon tiup, masukkan 0,5 gram soda kue ke dalam masing-masing
balon
d. Tutupkan balon ke gelas ukur dan kondisikan agar semua soda kue masuk ke dalam
gelas
e. Nyalakan stopwatch tepat saat soda kue dan cuka makan bereaksi, catat waktu
masing-masing reaksi

Pengaruh Luas Permukaan


a. Siapkan dua buah gelas ukur, beri label masing-masing gelas (A dan B), masukkan
10 mL air ke masing-masing gelas.
b. Siapkan kurang lebih 0,5 gram tablet effervesen sebanyak dua buah. Biarkan satu
tablet utuh dalam bentuk kepingan (gelas A) sedangkan tablet lainnya digerus
sehingga menjadi serbuk (gelas B), masukkan masing-masing ke dalam dua buah
balon tiup
c. Tutupkan balon ke gelas ukur dan kondisikan agar semua effervesen masuk ke dalam
gelas
d. Nyalakan stopwatch tepat saat effervesen bereaksi dengan air, catat waktu masing-
masing reaksi

Pengaruh Suhu
a. Didihkan 10 mL air. Siapkan dua buah gelas ukur, beri label masing-masing gelas (A
dan B).
b. Masukkan 10 mL air keran ke dalam gelas A dan 5 mL air yang mendidih ke gelas
B.
c. Siapkan kurang lebih 0,5 gram serbuk tablet effervesen sebanyak dua buah.
masukkan masing-masing ke dalam dua buah balon tiup
d. Tutupkan balon ke gelas ukur dan kondisikan agar semua effervesen masuk ke dalam
gelas
e. Nyalakan stopwatch tepat saat effervesen bereaksi dengan air, catat waktu masing-
masing reaksi

Pengaruh katalis
a. Siapkan tiga buah gelas beaker atau gelas ukur, beri label masing-masing gelas (A,
B, dan C).
b. Masukkan 5 mL vanish ke dalam masing-masing gelas.
c. Tambahkan 5 tetes ekstrak daun papaya ke dalam gelas B dan ekstrak wortel ke
dalam gelas C
d. Amati perbedaannya

3. Data Praktikum
Waktu
No Faktor Gelas Keterangan
Reaksi
1. Konsentrasi A
B
2. Luas Permukaan A
B
3. Suhu A
B

No Faktor Gelas Warna Gelembung


4 Katalis A
B
C

4. Pertanyaan
1. Pengertian Laju Reaksi
a. Cepat lambatnya suatu reaksi dilihat dari waktu berlangsungnya sebuah reaksi.
Bagaimana jumlah reaktan dan produk pada saat praktikum setelah reaksi
berlangsung?
b. Berdasarkan soal 1a, maka jelaskan definisi laju reaksi!
2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi
a. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.
b. Jelaskan pengaruh tiap faktor terhadap laju reaksi berdasarkan hasil praktikum
3. Teori Tumbukan
a. Jelaskan terjadinya reaksi menurut teori tumbukan
b. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi menurut teori tumbukan
Rubrik Penilaian Proyek:
Skor
N Aspek Yang
o Dinilai
1 2 3 4

1 Perencanaan
Tujuan Tidak ada Tidak tepat Kurang tepat Tepat
Dasar Teori Tidak ada Tidak relevan Kurang Relevan
relevan
2 Pelaksanaan
Alat dan Bahan Tidak ada Tidak sesuai Kurang Sesuai
sesuai
Cara Kerja Tidak ada Tidak sesuai Kurang Sesuai
sesuai
Informasi Bahan Tidak ada Tidak Kurang Lengkap
lengkap lengkap
Pembahasan Tidak ada Tidak relevan Kurang Relevan
relevan
3 Pelaporan
Sistematika Tidak Tidak Kurang Sistematis
Laporan menyusun sistematis sistematis
laporan
Tampilan Tidak Tidak Kurang Menarik
menyusun menarik menarik
laporan
Penggunaan Tidak Sesuai Kurang Sesuai kaidah Sesuai kaidah
Bahasa kaidah dan sesuai kaidah atau EYD dan EYD
EYD dan EYD
Dokumentasi Tidak Ada Tidak relevan Kurang Relevan
Hasil relevan

Skor maksimal = 40
Nilai proyek = (nilai perolehan/40) x 100
1. Proyek 2
Menyajikan hasil penelusuran informasi cara-cara pengaturan dan penyimpanan bahan
untuk mencegah perubahan fisika dan kimia yang tak terkendali
Petunjuk
Carilah informasi mengenai cara-cara pengaturan dan penyimpanan bahan untuk
mencegah perubahan fisika dan kimia yang tak terkendali Sajikan hasil penelusuran
tersebut dalam bentuk laporan. Laporan dikumpulkan dalam jangka waktu satu bulan.

Rubrik Penilaian Proyek


No Aspek Skor Maksimal
1. Perencanaan
Memuat latar belakang dan rumusan masalah dengan tepat 4
Memuat latar belakang atau rumusan masalah saja dengan 3
tepat
Memuat latar belakang dan rumusan masalah tetapi kurang 2
tepat
Tidak memuat latar belakang dan rumusan masalah 1
2. Pelaksanaan
Pengumpulan data/informasi akurat dan lengkap 4
Pengumpulan data/informasi akurat tetapi kurang lengkap 3
atau sebaliknya
Pengumpulan data/informasi kurang akurat dan kurang 2
lengkap
Pengumpulan data/informasi tidak akurat dan tidak lengkap 1
3. Keaslian
Laporan disusun sendiri dengan mengkaji minimal 3 (tiga) 4
sumber pustaka yang relevan dan tidak sekedar copy paste
Laporan disusun sendiri dengan mengkaji dua (2) sumber 3
pustaka yang relevan dan tidak sekedar copy paste
Laporan disusun sendiri dengan mengkaji 1 (satu) sumber 2
pustaka yang relevan dan tidak sekedar copy paste
Laporan merupakan hasil copy paste 1
4. Pelaporan hasil
Sistematika laporan sesuai, penggunaan bahasa baku, 4
penulisan ejaan sesuai EYD, dan tampilan menarik
Memenuhi 3 aspek 3
Memenuhi 2 aspek 2
Memenuhi 1 aspek 1
5. Waktu pengumpulan
Dikumpulkan sebelum batas waktu 4
Dikumpulkan saat batas waktu 3
Dikumpulkan lewat batas waktu 2

jumlah skor
Nilai =
20
Lampiran 2
Materi Ajar

PENENTUAN LAJU REAKSI


Secara umum laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi dipangkatkan orde/tingkat reaksinya.
Persamaan laju reaksi tidak dapat diturunkan dari persamaan reaksinya, tetapi diperoleh secara
eksperimen. Secara umum pada reaksi p A + q B r C + s D, maka persamaan laju reaksinya adalah:

v=k
 A m  B  n
Keterangan:
v = laju reaksi
k = tetapan laju reaksi
[A] = konsentrasi molar zat A
[B] = konsentrasi molar zat B
n = orde/tingkat reaksi terhadap [B]
m = orde/tingkat reaksi terhadap [A]
m + n = orde reaksi total

Langkah Penulisan Rumus Persamaan Laju Reaksi :


1. Pada umumnya harga orde reaksi hanya dapat ditentukan dari data percobaan, jadi tidak dapat
diturunkan dari persamaan reaksinya (koefisien reaksi), tetapi untuk reaksi yang berlangsung
beberapa tahap, orde reaksi sama dengan koefisien reaksi tahap reaksi yang paling lambat (sifat
reaksinya sederhana).
2. Data eksperimen/percobaan harus pada suhu tetap untuk mendapatkan harga k yang tetap.
3. Metode menentukan orde reaksi dengan cara membandingkan persamaan laju reaksi.

Harga k1 = k2 dan konsentrasi yang sama dapat dihilangkan.

Makna Orde Reaksi


Orde reaksi menyatakan besarnya pengaruh konsentrasi pereaksi pada laju reaksi. Beberapa orde
reaksi yang umum terdapat dalam persamaan reaksi kimia beserta maknanya sebagai berikut :
1. Reaksi Orde Nol (v = k)
Suatu reaksi kimia dikatakan mempunyai orde nol, jika
besarnya laju reaksi tersebut tidak dipengaruhi oleh
konsentrasi pereaksi.

2. Reaksi Orde Satu (v = k [pereaksi]1)


Suatu reaksi kimia dikatakan mempunyai orde satu, apabila
besarnya laju reaksi berbanding lurus dengan besarnya
konsentrasi pereaksi.

3. Reaksi Orde Dua (v = k [pereaksi]2)


Suatu reaksi dikatakan mempunyai orde dua, apabila
besarnya laju reaksi merupakan pangkat dua dari
peningkatan konsentrasi pereaksinya.
4. Reaksi Orde Negatif 2
Suatu reaksi kimia dikatakan mempunyai orde negatif,
apabila besarnya laju reaksi berbanding terbalik dengan
konsentrasi pereaksi.