Anda di halaman 1dari 4

TUGAS TUTORIAL KE-3

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

Nama : Studi Kelayakan Bisnis


NIM : EKMA 4311
Mata kuliah : Studi Kelayakan Bisnis

No Tugas Tutorial
1 Jelaskan bagaimana peran lembaga pmerintah/swasta terhadap proses
pelaksanaan AMDAL suatu proyek !

Peran pemerintah berkewajiban memberikan keputusan apakah suatu rencana


kegiatan layak atau tidak layak lingkungan. Keputusan kelayakan lingkungan
ini dimaksudkan untuk melindungi kepentingan rakyat dan kesesuaian dengan
kebijakan pembangunan berkelanjutan. Untuk mengambil keputusan,
pemerintah memerlukan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, baik
yang berasal dari pemilik kegiatan/pemrakarsa maupun dari pihak-pihak lain
yang berkepentingan. Informasi tersebut disusun secara sistematis dalam
dokumen AMDAL. Dokumen ini dinilai oleh Komisi Penilai AMDAL untuk
menentukan apakah informasi yang terdapat didalamnya telah dapat digunakan
untuk pengambilan keputusan dan untuk menilai apakah rencana kegiatan
tersebut dapat dinyatakan layak atau tidak layak berdasarkan suatu kriteria
kelayakan lingkungan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah.

2 Dalam proses pembangunan proyek nasional dan daerah di Indonesia dilakukan


Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbang) yang
dilakukan oleh BAPPENAS/BAPPEDA baik tingkat pusat maupun tingkat
daerah untuk menentukan agar proyek nasional dan daerah berjalan dengan
baik sesuai dengan keinginan masyarakat.

a. Jelaskan pendekatan mana yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia


merencakana pembangunan suatu proyek melalui Musrenbang.

(1) pendekatan politik, pendekatan ini memandang bahwa pemilihan


Kepala Daerah sebagai proses penyusunan rencana program, karena
rakyat pemilih menentukan pilihannya berdasarkan program-program
pembangunan yang ditawarkan para calon Kepala Daerah. Dalam hal ini
rencana pembangunan daerah adalah penjabaran agenda-agenda
pembangunan yang ditawarkan Kepala Daerah saat kampanye ke dalam
RPJMD.
(2) pendekatan Teknokratik, pendekatan ini dilaksanakan dengan
menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh lembaga yang
secara fungsional bertugas untuk hal tersebut;
(3) pendekatan Partisipatif, pendekatan ini dilaksanakan dengan melibatkan
pemangku kepentingan (stakeholders) pembangunan. Pendekatan ini
bertujuan untuk mendapatkan aspirasi dan menciptakan rasa memiliki
(4) pendekatan Partisipatif, pendekatan ini dilaksanakan dengan melibatkan
pemangku kepentingan (stakeholders) pembangunan. Pendekatan ini
bertujuan untuk mendapatkan aspirasi dan menciptakan rasa memiliki;
dan

b. Dari beberapa pendekatan perencanaan proyek pembangunan,


pendekatan perencanaan yang mana yang terbaik menurut anda.

penggunaan pendekatan partisipatif yang mana cenderung


mengedepankan prosedur, hak, kewenangan dan kepentingan atas
urusan yang melekat lebih mendominasi dan memperhatikan prosesnya.
Artinya, dalam proses merumuskan, menyusun dan menetapkan
kebijakan, sangat optimal melibatkan aktivitas stakeholders atau aktor
yang hadir dalam Musrenbang, tetapi cenderung dikendalikan melalui
pendekatan politik oleh kekuatan yang me-maksa dan dipaksakan untuk
ditetapkan.
3 Dalam analisis dan penilaian penentuan suatu proyek sering dijumpai istilah
sponsor proyek yang berlaku sebagai penyandang dana dan sponsor ini akan
terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam suatu proyek.
Jelaskan penilaian aspek-aspek manajemen yang harus dilakukan oleh kreditur
untuk menilai layak atau tidaknya suatu proyek!
Dalam praktik, analisis, dan penilaian Aspek manajemen yang harus dilakukan
oleh calon kreditur meliputi penilaian sponsor proyek yang bersangkutan, yaitu
a. Identitas sponsor proyek.
Sebuah proyek bisa berupa individu atau badan hukum. Jika sponsor
proyek yang dimaksud adalah individu atau orang maka hal – hal yang
perlu diteliti adalah keterangan pribadinya. Latar belakang pendidikan
dan pengalaman. Kewarganegaraan, hubngan keluarga, kegiatan usaha
ditempat lain. Hubungan yang pernah dilakukan dengan bank atau
lembaga keuangan lainnya. Hubungan yang bersangkutan dengan
proyek, dan reputasinya sedangkan jika sponsor proyek adalah
perusahaan, perlu diketahui status hukumnya, sturktur permodalannya,
pemegang saham, pimpinan dan kelopok perusahaan jika ada
b. Keikutsertaan dalam proyek dan motivasinya
Keterlibatan seseorang atau suatu perusahaan dalam suatu proyek dapat
disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya ikut dalam parisipasi modal,
persiapan proyek atau pembangunan fisik, pelaksanaan manajemen,
memberikan paten dan royalties, dan ikut memberikan jaminan
tambahan dalam hubungan dengan pinjaman bank. Alasan atau motivasi
keterlibatan sponsor proyek, antara lain ingin memanfaatkan modal
yang ingin dimilikinya, ingin mewujudkan suatu gagasan produksi,
melihat adanya potensi pasar, memperluas usaha dengan melakukan
integrasi misalnya suatu konsultan ingin mendirikan kontraktor.
c. Kualitas individu
Kualitas individu yang dimaksud adalah keterampilan manajemen
kepemimpinan sifat pembawaan kemampuan bergaul dan bekerja sama
serta kondisi fisik dan mental, kesehatan, usia
d. Hasil yang dicapai dimasa lalu
Ketajaman analisis terhadap kemampuan sponsor proyek baik individu
maupun perusahaan sangat dibantu dan dipengaruhi oleh adanya data
dan informasi mengenai hasil – hasil yang pernah dicapai oleh individu
atau perusahaan tersebut. Cara cara yang sering dilakukan pada
perluasaan ialah dengan melakukan analisa keuangan terhadap neraca
laporan laba rugi dan laporan keuangan lain dari perusahaan yang
bersangkutan. Apabila sponsor adalah individu, perlu pula diketahui
past performance individu yang menjalankan kegiatan tersebut.
e. Keyalakan berkredit
Kelayakan berkredit bertujuan untuk menilai tingkat kepercayaan bank
atau lembaga keuangan lain atau kreditor terhadap kemampuan dan
kemauan debitu calon nasabah. Atau sponsor proyek untuk memenuhi
kewajibannya. Yaitu kemampuan untuk mengembalikan pinjaman yang
akan diberikan kepadanya dalam praktik cara yang sering dipakai untuk
mengetahui kemampuan dan kemauan calon debitur, antara lain melalui
informasi bank, informasi usaha, relasi dagang, keluarga, kelompok dan
penilaian atas jaminan yang dapat disediakan.
f. Kepantasan manajemen
Terakhir, perlu pula dinilai pantas tidaknya kualitas individu atau latar
belakang dari calon debitur atau sponsor proyek untuk dapat
melaksanakan proyek yang bersangkutan. Penilaian tersebut meliputi
sturktur organisasi perusahaan / proyek dan kapabilitas dari orang -
orang
Yang akan menduduki jabatan pimpinan ( key personel ). Ada beberapa
hal yang perlu dinilai dalam struktur organisasi. Antara lain
kelengkapannya. Keseimbangan antar unit hubungan dan koordinasi,
kemampuan jangkauan pengendalian dan jumlah tenaga kerja untuk tiap
– tiap unit atau bagian. Sementara itu, penilaian kapabilitas key
personnel mencakup kemampuan manajerial tiap – tiap orang yang akan
menduduki pimpinan bidang. Misalnya bidang pemasaran, umum atau
personalia. Keuangan produksi kemampuan manajerial tersebut dinilai
dengan mengetahui pendidikan formalnya, pengalaman, pengetahuan
dan keterampilan, kondisi fisik, dan sebagainya.

4 Jelaskan kenapa diperlukan penilaian aspek yuridis dan apa manfaatnya aspek
yuridis bagi pihak kreditur dan pihak investor serta !

Penilian dan aspek yuridis ini sangat perlu dilakukan terutama bagi calon
kreditur yang akan memberikan bantuan pinjaman dan bagi calon investor yang
ingin menanamkan modalnya di dalam proyek. Untuk menjamin bahwa calon
kreditor atau investor aman karena proyek tidak terlibat dalam suatu kegiatan
yang menyimpang hukum. Bagi pemilik proyek, tujuan melakukan yuridis
adalah untuk meyakinkan kepada calon kreditor atau investor bahwa proyeknya
tidak menyimpang dari hukum dan peraturan yang sedang berlaku.

Apa manfaatnya aspek yuridis bagi pihak kreditur daan pihak investor?

a. Bagi pihak investor dan penyandang dana

Bagi investor dan penyandang dana, penting untuk memilih jenis


investasi yang paling menguntungkan dan sebagai jaminan atas modal
yang ditanamkan atau dipinjamkan, apakah investasi yang dilakukannya
memberikan jaminan imbal hasil atas investasi yang memadai atau
tidak. Oleh investor, studi kelayakan sering digunakan sebagai bahan
pertimbangan layak atau tidaknya investasi dilakukan.

b. Bagi pihak kreditur, pihak masyarakat dan pemerintah

Sangat diperlukan terutama sebagai bahan kajian apakah usaha yang


didirikan atau dikembangkan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya
atau sebaliknya justru merugikan seperti bagaimana dampak
lingkungan, apabila positif atau negatif. Demikian juga bagi pemerintah,
sangat penting untuk menimbang izin usaha atau penyediaan fasilitas
lainnya.
* coret yang tidak sesuai

Referensi EKMA 4311 / Studi kelayakan Bisnis