Anda di halaman 1dari 5

 

No. Dokumen :
YAYASAN SASMITA JAYA
UNIVERSITAS PAMULANG Tgl. Terbit :
FORM UTS
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang Tangerang No. Revisi :
Selatan, Banten 15415
Halaman :
UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) GANJIL
TAHUN AKADEMIK 2021/2022
Kurikulum : KKN /KBK Semester : IV, Reg C
Fakultas/Prodi : Ekonomi/Manajemen S1 Hari : Senin-Rabu
Mata Kuliah : MSDM II (3 SKS) Tanggal : 27-30 Des 2021
Dosen : Ading Sunarto, S.E. M.M Ruangan : OL_703
Sifat Ujian : Take Home Kelas : 04SMJE008
Petunjuk Pengisian Soal :

1. Berdoa sebelum dan sesudah mengerjakan soal


2. Jawab pertanyaan dengan tepat dan benar
3. Dahulukan menjawab soal yang dianggap paling mudah menurut anda

Kerjakan soal-soal dibawah ini dan analisis jawabannya menurut sudut pandang anda masing-masing!

1. Latif adalah salah satu karyawan di sebuah Bank BUMD, dia sudah bekerja disana sejak 2014 yang lalu
dan sudah menjadi karyawan permanen. Di kantornya dia sering sekali dipindah divisi dan diberikan
pekerjaan diluar jobdesnya, bahkan ketika divisi lain meminta pertolongan ybs tidak pernah menolak
karena rasa integritasnya yang tinggi kepada perusahaan dan rekan kerjanya di tempat dia bekerja. Dia
dikenal sebagai karyawan yang baik reputasinya, berdedikasi tinggi, disiplin kerjanya tinggi, mempunyai
kompetensi yang baik dan jarang sekali melakukan kesalahan yang sangat fatal, terlambat 1x dalam
hidupnya pun membuat ybs panik karena belum pernah melakukan hal tersebut. Latif pun jarang sekali
mengambil cuti kerja sebagai haknya. Suatu hari kekasihnya meminta untuk bolos kerja karena
menginginkan kebersamaan dengan dirinya mengingat sabtu minggu kekasinya tidak bisa karena
dilarang keluarganya, namun permintaan kekasihnya tersebut selalu ditolak karena bertentangan
dengan prinsip hidupnya. Setiap tri wulan pihak perusahaan memberikan penilaian kinerja kepada
seluruh karyawan di perusahaan ini termasuk kepada Latif, namun ybs selalu mendapatkan skor nilai
yang biasa bahkan rendah. Pertanyaan soal :
a) Berikan analisis anda terkait dengan studi kasus tersebut diatas, uraikan menurut sudut
pandang anda masing-masing!

Jika dilihat dari kasus tersebut sebagai pegawai yang sudah cukup lama bekerja saudara Latif
sepertinya sudah sangat paham mengenai perusahaan tersebut seperti yang digambarkan
saudara Latif sering di pindah divisi dan dimintai pertolongan oleh rekan kerjanya, sudah
seharusnya saudara Latif mendapatkan reward atau kompensasi yang sesuai dari
perusahaan.
b) Saran apa yang akan anda berikan untuk Latif di tempat dia bekerja, serta berikan juga solusi
untuk permasalahan hubungan dengan kekasihnya tersebut?

Sebaiknya disisi lain saudara Latif juga harus dapat mempertimbangkan sedikit mengenai
prinsip hidupnya dengan memperhatikan hubungan dengan kekasihnya. Mungkin saudara
Latif dapat memanfaatkan hak cuti yang diberikan oleh perusahaan untuk meluangkan waktu
dengan kekasihnya.
1
c) Menurut pendapat anda mengapa Latif diberikan skor nilai yang rendah?

Menurut saya mengapa skor kinerja saudara Latif rendah kemungkinanan terdapat bias dan
dalam penilaian kinerja, dimana dari kasus saudara Latif lebih mengarah kepada bias Central
Tendency dimana perusahaan tidak ingin menilai terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah
kepada bawahannya atau kemungkinan penilai tidak menyukai saudara Latif yang
menyebabkan beliau mendapatkan nilai rendah, dimana kita lebih kenal dengan bias Hallo
Effect
d) jika anda menjadi pemimpin di Perusahaan tersebut langkah apa saja yang akan anda lakukan
berdasarkan ilmu MSDM?

Jika saya yang memimpin perusahaan tersebut, saya akan memperbaiki apa yang menjadi
faktor – faktor penilaian kinerja tersebut mulai dari kuantitas dan kualitas output, jangka
waktu output, kesetiaan, kepemimpinan, kerjasama dan inisiatif serta kreativitas.

2. PT. ABC adalah salah satu perusahaan asuransi paling terkenal di Indonesia yang sudah mempunyai
kredibilitas yang tinggi. Cabang perusahaannya tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa di Manca
Negara, sehingga karyawannya cukup banyak dan beragam. Atun adalah salah satu karyawan kontrak
di perusahaan ini bagian finance dan sudah bekerja selama 8 tahun dengan perpanjangan kontrak yang
terus menerus. Selama bekerja atun sadar bahwa dengan ijasah SMA yang dimilikinya peluang jenjang
karirnya tidak mulus, untuk itu atun memutuskan untuk kuliah S1 di UNPAM jurusan manajemen
keuangan sambil tetap bekerja. Setelah lulus S1 atun tetap tidak diangkat menjadi karyawan
permanen, maka dia memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang S2. Dan ketika sudah luluspun Atun
berharap dapat berubah nasibnya namun tetap tidak diangkat menjadi karyawan permanen. Di
lingkungan kerjanya atun dikenal sebagai karyawan yang ulet, target selalu tercapai, pandai
berkomunikasi baik dengan pimpinan, rekan kerjanya dan koleganya. Pertanyaan soal :
a) Berikan analisis anda terkait dengan studi kasus tersebut diatas, uraikan menurut sudut
pandang anda masing-masing!

Melihat kasus diatas pada PT. ABC yang diketahui merupakan perusahaan yang karyawannya
cukup banyak dan beragam, rasanya memang sulit untuk mengembangkan karier pada
perusahaan tersebut. Dari hal tersebut menyebabkan persaingan dalam pengembangan karir
karyawan menjadi sangat kompetitif. Dalam hal yang dialami oleh saudari Atun
menggambarkan betapa berusahanya beliau dalam memenuhi syarat kualifikasi namun
belum juga berhasil untuk menjadi karyawan tetap.

b) Saran apa yang akan anda berikan untuk Atun di tempat ia bekerja dan untuk
perusahaannya?
Saran untuk saudari Atun yaitu jika memang standar pada dirinya diarasa sudah memadai
tidak ada salahnya untuk menunggu peluang berikutnya ketika ada recruitment karyawan

2
tetap. Atau juga saudari Atun dapat mengembangkan kariernya di perusahaan lain mengingat
potensi yang ia miliki.

Saran untuk Perusahaan yaitu bagian HR pada perusahaan harus selalu berdiskusi dengan
divisi-divisi untuk memberikan kesempatan bagi karyawan agar dapat mengembangkan
karirnya dan melakukan penilaian kerja dengan lebih baik lagi.
Atau membuat kriteria masa kerja berdasarkan usia produktif, jadi bagi karyawan yang sudah
berdedikasi dan usianya suadah tidak produktif lagi akan menjadi peluang bagi pekerja –
pekerja yang ingin mengembangkan karir nya.

c) Menurut pendapat anda mengapa Atun tidak diangkat menjadi karyawan tetap meskipun ia
berusaha untuk memperbaiki tingkat pendidikannya?

Menurut pendapat saya mungkin salah satu faktor yang menyebabkan saudari Atun tidak
diangkat sebagai karyawan tetap adalah belum adanya kesempatan atau peluang untuk
menjadi karyawan tetap dari perusahaan, meskipun saudari Atun sudah memenuhi penilaian
kualifikasi sebagai karyawan tetap namun jika perusahaan belum membuka lowongan atau
pengangkatan karyawan akan sama saja.

Kemungkinan kedua adalah adanya karyawan lain (pesaing) yang kualifikasi penilaiannya
lebih memadai atau lebih unggul dibandingkan saudari Atun. Karena dalam pengembangan
karir terdapat beberapa faktor yang menjadikan karyawan tersebut layak untuk di rekrut
oleh perusahaan.

d) Menurut pendapat anda apakah case tersebut diatas layak untuk disampaikan ke Serikat
Buruh, bagaimana menyelesaikannya? Uraikan dengan baik jawaban anda!
Case tersebut sangat layak untuk disampaikan ke serikat buruh karena saudari Atun sudah
sangat lama menjadi karyawan kontrak.
Untuk pemecahan masalahnya saudari Atun harus bekerjasama dengan serikat buruh
mengenai pengembangan karier pada perusahaan tersebut. Dimana perusahaan sudah
seharusnya mengevaluasi kebijakan dalam proses atau kulaifikasi pengembangan karir
karyawan, serta melakukan penilaian kerja dengan sangat baik dan mencarikan peluang-
peluang agar karyawan dapat mengembangkan karirnya pada perusahaan tersebut.

3. Di dalam lingkungan organisasi sering sekali terjadi perubahan baik strukturnya maupun sistemnya,
karena didalam lingkungan organisasi kehidupannya baik di internal maupun eksternal selalu dinamis
dan dipengaruhi berbagai macam faktor. Salah satunya adalah perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Didalam menghadapi era revolusi industri 4.0 tentunya harus mampu beradaptasi dengan
berbagai macam keterbaruan teknologi. Hal ini diperlukan gaya kepemimpinan yang bisa
menyesuaikan dengan perubahan tersebut. Beberapa gaya kepemimpinan akan mempunyai tingkat
efektivitas yang berbeda-beda, tergantung pada faktor yang mempengaruhi perilaku pemimpin.

3
Seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya sangat dipengaruhi oleh faktor, baik yang
berasal dari dalam diri pribadinya maupun faktor yang berasal dari luar individu pemimpin tersebut
misalnya kondisi Pandemi Covid-19 saat ini yang masih belum jelas kapan selesainya. Pertanyaan Soal :
a) Jelaskan menurut pendapat anda beberapa alternative pola kepemimpinan yang bisa
diimplementasikan di lingkungan perusahaan kaitannya dengan perubahan teknologi tersebut
dalam menghadapi era revolusi industri 4.0?

Di era persaingan industry 4.0 seperti sekarang teknologi, menjadi faktor penting bagi
organisasi di sektor industry manufaktur untuk melakukan perubahan. Pemimpin perusahaan
harus membuat perusahaan bergerilya dan terkoneksi, berkolaborasi, dan terus belajar,
terbuka akan perubahan, mambangun tim yang bergairah dan semangat maju dengan
mengadaptasi teknologi atau cara yang lebih maju.
Leader juga harus berani, mau menerima, mendorong, dan memotivasi tim untuk
memberikan feedback terhadap kepemimpinannya demi kemajuan bersama. Akan lebih baik
ketika pemimpin juga dapat menantang dirinya untuk keluar dari zona nyaman dengan
melakukan coaching dan menerima feedback dari orang diluar organisasi.
Salah satu contohnya yang mendasar dengan melakukan perubahan di sektor Sumber Daya
Manusia. Dimana SDM dalam perusahaan merupakan ujung tombak yang menjalankan
seluruh tahapan proses mulai dari produksi, distribusi, sampai dengan penjualan. Manajemen
SDM harus bisa mengelola unsur manusia secara baik agar diperoleh tenaga kerja yang puas
akan pekerjaannya.

b) Berikan pandangan anda terkait dengan penanganan Covid-19 yang sedang dilakukan
pemimpin kita saat ini, dan apa saran anda?

Pada masa pandemic covid 19 pemimpin kita cenderung terlambat dalam mengambil
keputusan,dan kurang tegas dalam menerapkan kebijakan. Mengingat apa yang disampaikan
oleh beliau bahwa tidak akan melakukan lockdown dalam menghadapi pandemi covid 19 dan
lebih memberikan kebijakan menjaga jarak antar manusia merupakan kebijakan yang pas
diterapkan di Indonesia atau dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
(PPKM). Nyatanya dari kebijakan tersebut tidak berjalan dengan baik sebagai contoh ada
sebagian potret masyarakat yang sangat mematuhi prokes namun disisi lain juga banyak
masyarakat yang melakukan aktifitas kumpul-kumpul.
Lain hal jika kita melihat Negara-negara lain yang pemimpinnya mengambil keputusan secara
tegas menerapkan LOCKDOWN, Negara tersebut sudah sangat cepat berhasil melawan
penyabaran covid 19 dangan jumlah kematian yang relative kecil bahkan nihil.
Seharusnya pemimpin dapat mengambil kebijakan dengan cepat dan tegas mengingat
keputusan ada di tanggan beliau. Dari ketegasan tersebut dapat mendorong masyarakat
untuk empati, kerja sama dan saling tolong menolong atau gotong gorong di tengah
masyarakat.

4
Selamat Mengerjakan

Note :
1. Kerjakan menurut pendapat anda masing-masing, Hindari mencontek atau menyalin jawaban
mahasiswa lain, karena setiap jawaban akan diperiksa tingkat plagiarismenya.
2. Kembangkan jawabannya dengan baik, analisis dengan baik dengan mempelajari e-book yang
sudah anda dapatkan atau dengan referensi lain yang relevan.
3. Jawaban boleh diketik atau tulis tangan, susun dengan rapih lalu anda post paling lambat Rabu
tanggal 30 Desember 2021 pukul 21.00 WIB