Anda di halaman 1dari 3

Dear class, pada diskusi 7 ini kita akan membahas mengenai Instrumen Keuangan

khususnya Sumber Pendanaan.

Bond biasanya berasal dari bunga utang wesel ditahan yang pada umumnya
dikeluarkan oleh sebuah perusahaan, lembaga tinggi, ataupun agen pemerintahan
sehingga banyak menarik investor, seperti halnya saham biasa yang dijual dengan
jumlah kecil. Bond dalam perusahaan bisa mendatangkan keuntungan dan bisa juga
tidak. Diantara keuntungan bond adalah tidak adanya pengaruh dari control pemegang
saham dan penyimpangan pajak. Pendapatan/keuntungan yang diperoleh akan lebih
besar, sedangkan kerugiannya adalah bunga harus dibayar sesuai periode yang
dipakai dan prinsip nilai akan dibayar ulang waktu jatuh tempo.

Berdasarkan penjelasan di atas, silahkan Saudara membuat jurnal pada transaksi di


bawah ini:

PT. EKMA4479 mempunyai utang obligasi yang berada dalam peredaran dengan nilai
nominal Rp. 100.000,-. Bunga 12% per tahun yang akan dibayarkan tiap tanggal 1 April
dan 1 Oktober. Pembayaran bunga dilakukan dengan cara pemegang obligasi datang
ke perusahaan untuk menerima pembayaran bunga tersebut. Perusahaan melakukan
tutup buku tiap tanggal 31 Desember. Buatlah jurnal yang berkaitan dengan transaksi di
atas !

Partisipasi Saudara dalam menjawab diskusi 7 ini sangat diharapkan dan tidak
diperkenankan untuk mengcopy paste jawaban dari sesama rekannya, karena hal
tersebut merupakan “pencurian ilmiah” yang sangat dilarang.

Selamat Berdiskusi..

Salam Semangat..

Saudara Mahasiswa, silahkan diskusikan topik berikut ini…!


Tragedi yang dialami korporasi dunia seperti “NOKIA” yang dikenal dengan handphone
sejuta umat” menjadi catatan sejarah pentingnya strategi pemasaran. Di Indonesia
pada awal hingga pertengahan tahun 2000-an sangat mengenal Nokia perusahaan asal
Finlandia itu terkenal lewat berbagai macam produk telepon selularnya. Meski ada
beberapa kompetitor seperti Apple, Sony ataupun Ericsson, Nokia sepertinya adalah
brand telepon genggam (ponsel) dengan rasio top of mind paling baik bagi kebanyakan
orang Indonesia, saat itu. Hingga tahun 2007, Nokia tercatat (masih) menguasai 40%
perdagangan ponsel di seluruh dunia. Namun siapa mengira, di pertengahan tahun
tersebut, Apple mengeluarkan iPhone pertamanya. Apple dengan inovasi layar sentuh
(touch screen), berhasil membelokkan preferensi konsumen dunia dan mencatat angka
penjualan yang sangat baik.

Tidak hanya itu, RIM, sebuah perusahaan telekomunikasi dan jaringan asal Kanada,
meluncurkan Blackberry dan Google memperkenalkan sistem operasi Android yang
kelak akan menjadi nyawa bagi jutaan, bahkan milyaran, ponsel di muka bumi.
Kompetisi semakin menguat. Perlahan namun pasti, market share Nokia terus tergerus
hingga pada tahun 2013, divisi ponsel Nokia diakuisisi oleh Microsoft. Kabar terakhir
salah satu penyebab Nokia tumbang di tangan merek lain, ialah karena keputusan
mereka lebih memilih Windows dibandingkan Android sebagai sistem operasi.
Kejatuhan Nokia tidak terlepas dari kata inovasi. Inovasi untuk mengembangkan produk
baru harus didukung oleh informasi valid atas pasar (keinginan dan kebutuhan
konsumen). Teknologi big data menjadi ancaman pelaku bisnis karena dapat
meramalkan trend pasar dengan cepat. Nokia diibaratkan dengan “incumbent” (pemain
lama) yang ada di zona nyaman harus menerima kenyataan ada pemain lain seperti
Apple, Samsung dan Sony yang lebih cepat merespon keinginan pasar yang terus
berinovasi. Perusahaan yang concern dengan perkembangan ide-ide baru (inovasi)
harus mampu menciptakan penciptaan budaya perusahaan yang memberikan
“tantangan” bagi karyawannya.

Jelaskan kesuksesan strategi penantang pasar (Samsung) yang berhasil melakukan


konfrontasi dengan Nokia, sehingga dapat memenangkan persaingan dan saat ini
menjadi market leader?
Samsung menggunakan strategi Menyerang pemimpin pasar pada segmen utamanya
( serangan loncat katak /leapfrog ) hal itu terlihat, pada samsung melakukan serangan
pada pemimpin pasar yang saat itu adalah nokia dengan membuat teknologi dan
desain produk superior. selain itu samsung juga lebih cepat merespon keinginan pasar
yang terus berinovasi. Samsung juga concern dengan perkembangan ide-ide baru
(inovasi) sehingga menciptakan penciptaan budaya perusahaan yang memberikan
“tantangan” bagi karyawannya.

Adapun strategi samsung, hingga saat ini berhasil menjadi market leader antara lain
sebagai berikut :
a. Samsung mempertahankan basis riset yang didasarkan pada kebutuhan
konsumen. Samsung akan mencari hal apa saja uang dibutuhkan konsumen,
kemudian mengembangkan produk tersebut
b. Samsung menjaga dan mengembangkan ekosistem bisnis lain yang terkait,
seperti penyedia layanan operator dan juga pengembang konten dan aplikasi.
c. Samsung terus menjalin kerja sama dengan retail partner untuk mendistribusikan
produk ke penjuru Indonesia, termasuk bekerja sama dengan PT Erafone Artha
Retailindo yang telah mengoperasikan 29 outlet Samsung Experiental Store
d. Samsung tidak pernah menutup mata terhadap perkembangan teknologi,
meskipun saat ini Android tengah merajai OS smartphone.

Anda mungkin juga menyukai