Anda di halaman 1dari 8

Listrik Motor - 1

INSTALASI LISTRIK PADA MOTOR BAKAR

Instalasi listrik pada motor bakar


• Yang banyak dipakai adalah sistim satu penghantar.
• Logam dari motor (kerangka) sebagai penghantar yang
lain (massa).

1. Akumulator (aki)
pemakaian
Pb O2 + 2H2SO4 + Pb Pb SO4 + 2HO + Pb SO4
pengisian

• Pelat positif (pasta super oksida timbel, warna coklat)


ditempatkan dalam rangka dari antimon timbel.
• Pelat negatif (pasta timbel yang porous, warna
abu-abu) ditempatkan dalam kisi antimon timbel.
• Elektrolit (H2SO4 encer, BJ: 1,28 – 1,30 dalam keadaan

aki terisi dan ±1,5 bila aki kosong.


• Bentuk pasta menjamin permukaan aktif yang luas dan
antimon timbal tahan terhadap goncangan.
• Tegangan setiap sel: ±2 volt.
• Kapasitasnya dinyatakan ampere-jam (misal: 100 Ah).
• Pada suhu rendah, kemampuan aki menurun.

volt/sel

Pengisian Pemakaian

0 100% Ah 0
Listrik Motor - 2

ketergantungan suhu terhadap Titik beku bergantung pada


pemakaian start yang berulang kali berat jenis

Pemeliharaan
• Elektrolit, secara teratur diperiksa, bila kurang
tambahkan air suling.
• Dalam keadaan tersimpan aki itu harus kemampuan
penuh.
• Kebocoran sendiri ± 1% setiap bulan. Kebocoran akan
bertambah bila bagian atasnya kotor.
• Kutub-kutubnya diusahakan tidak korosi, dengan
pemakaian paselin tahan asam.

Kemungkinan gangguan
• Pelat-pelatnya dapat melengkung akibat pengisian
berkelebihan atau pemakaian terlampau banyak.
• Dengan melengkungnya pelat maka pasta pengisi akan
rontok dan pembocoran muatan lebih cepat.
• Aki yang disimpan lama dalam keadaan kosong akan
mengalami pembentukan "sulfat”. Dalam hal itu
terbentuk ikatan sulfat timbel yang tidak dapat kembali
dan mudah ditandai dari warnanya yang kelabu
kekuning-kuningan (berbentuk becak-becak).
Listrik Motor - 3

• Aki Nikel Cadmium berisi kalium hidroksida


elektrolit. Tegangannya 1,2 volt setiap sel. Aki jenis
ini tahan goncangan, tahan pengisian cepat dan tahan
pemakaian cepat. Harganya mahal.

2. Generator (dinamo)
• Meskipun arus bolak balik makin banyak dipakai tetapi
kendaraan-kendaraan bermotor masih tetap dilengkapi
generator arus searah shunt (60 – 200 Watt).
• Untuk menyesuaikan arus yang dihasilkan generator

dengan keadaan muatan aki dan pemakaian listrik


lainnya perlu adanya kemungkinan pengaturan. (sikat
ke 3; regulator).
• Untuk menghindari mengalirnya arus justru dari aki ke
generator pada waktu motor mati (atau putaran motor
lambat) maka dipasangkan sakelar yang bekerja secara
otomatis (otomat).

Pengaturan sikat (brush) ketiga


• Kumparan medan pada sistem yang banyak dipakai
dan sederhana dihubungkan pada sikat ke 3 yang dapat
disetel.
• Makin dekat sikat ke 3 itu terhadap sikat arus anker
(rotor) makin tinggi tegangan kumparan medan yang
akan menghasilkan arus yang lebih besar lagi pada
sikat utama.
• Karakteristik pengisian dari instalasi yang ini
bertentangan dengan yang diinginkan. Pada gambar
terlihat bahwa pada aki kosong arus pengisian justru
rendah padahal dibutuhkan arus pengisian yang tinggi.
Listrik Motor - 4

Otomat
• Pada waktu motor diam kontaknya terbuka.
• Apabila motor dibidupkan dan berputar tambah cepat
maka lengan kontak akan tertarik akibat tegangan
generator yang menaik terhadap tegangan aki.
• Apabila motor berputar kurang cepat maka ada suatu
keadaan dimana tegangan aki lebih tinggi dari
tegangan generator. Arus dalam kumparan arus akan
berubah arah dan menyebabkan lengan kontak
membuka.

3. Regulator
• Pengaturan yang banyak terdapat berdasarkan
pengaturan arus-tegangan dimana juga dipasangkan
otomat jadi ada 3 kumparan). Dengan alat ini maka
Listrik Motor - 5

terjadi penyesuaian pada keadaan muatan aki dan


kemungkinan-kemungkinan pemakaian arus tambahan.
• Lengan pemutus kontak bergerak akibat pengaruh
kumparan arus dan kumparan tegangan (50 - 200 Hz).
• Akibat getaran ini tahanan yang dihubungkan seri
dengan kumparan medan lebih lama atau sebentar
bekerjanya

Generator arus bolak balik atau arus putar


• Dengan perkembangan semikonduktor maka telah
dimungkinkan penggunaan generator arus bolak balik
atau arus putar.
• Jenis ini tidak memakai kolektor; diameternya agak

lebih besar, tetapi panjangnya kurang dibandingkan


dengan generator arus searah.
• Generator arus bolak balik arus putar ini sudah
menghasilkan arus pada putaran yang lebih rendah.
• Di bawah ini terlihat sketsa prinsip suatu genarator
arus putar dengan perata arusnya dan pengantar
transistor sendiri dan suatu pengatur transistor yang
juga bisa digunakan pada generator arus searah.
Listrik Motor - 6

Regulator

Skema generator arus putar

F 51=B+

otomat

Volt
dioda

0 Amp.
61=D+

Regulator dengan dioda germanium sebagai elemen pengatur arus

4. Menghidupkan (start) motor bakar


• Putaran start motor-motor bensin adalah 40 – 70 rpm.
Untuk motor diesel putaran start adalah 100 – 120 rpm.
• Apabila dilengkapi spiral pijar, putaran start dapat + 20

rpm lebih rendah.


• Motor start 1istrik yang sekarang banyak dipakai
dihubungkan secara seri.
• Roda gigi dari motor starter dibubungkan secara

mekanis dengan roda gila (flywheel) melalui sebuah


batang ungkit. Hal ini secara otomatis terjadinya
dengan bantuan mekanisme Bendix.
Listrik Motor - 7

roda gigi harus digeser


dengan handel

Roda pinion Bendix

• Pada mekanisme Bendix roda gigi secara otomatis


terbubungkan pada gigi roda gila karena ia dilengkapi
dengan sebuah pemberat pada satu sisinya.
• Apabila motor hidup maka kecepatan keliling pada
roda gila lebih cepat dari pada roda gigi motor starter
dan karenanya roda gigi akan tersekerup masuk kearah
motor starter lagi.
• Apabila motor starter diberi arus terus maka kejadian
di atas terulang lagi beberapa kali.
• Mekanisme Bendix, sangat baik untuk pelayanan jarak
jauh. Terkombinasi dengan relay, maka penempatan
tombol starter dapat dimana saja.
Listrik Motor - 8

Bantuan start pada saat dingin atau motor yang sulit


distart
• Spiral pijar sangat dibutuhkan pada beberapa bentuk

ruang bakar (serambi muka, ruang arus putar, sel


udara).
• Spiral membutuhkan 0,9 – 1,7 V dan dihubungkan
secara seri.
• Sering kali diadakan kombinasi pada sakelar spiral
pijar dan sakelar starter.

Zat yang mudah menguap mempermudah start (start


pilot) misalnya: bensin, ether, minyak solar atau badan
pijar dalam pipa.

Pemanasan awal udara yang masuk atau pemanasan


kabut solar dalam pipa hisap yang dapat dianjurkan pada
keadaan yang sulit.

Dekompresor
• Pengangkatan satu klep atau lebih mempermudah
motor itu mendapat putaran awal dan dapat mengatasi
kompresi.

Motor ganda
• Sebuah ruang bakar motor diesel yang dapat diubah
agar menjadi motor bensin untuk permulaan
menyebabkan ia mudah distart karena bekerja sebagai
motor bensin.
• Patron starter; pembakaran bensin, motor bensin yang
ditempelkan,
• starter inertia, motor udara dan starter hidrolis.