Anda di halaman 1dari 8

c c

   



   


Check sheet adalah alat bantu manajemen mutu sederhana yang


bentuknya menyerupai tabel yang digunakan untuk mengoleksi data .check
sheet dalam pengertian yang sebenarnya tidak lain adalah tempat untuk
menuliskan catatan tentang jumlah sesuatu, dimana jumlah tersebut diisi satu
demi satu, sehinggapada akhirnya dapat dijumlahkan nilai totalnya.

Check sheet bisa diartikan memeriksa helai salah satu dari tujuh alat-
alat kualitas dasar . Pengumpulan data dapat sering menjadi unstructed dan
latihan morat-marit . ini bentuk sederhana kamu dapat menggunakan
mengumpulkan data dalam mengorganisir cara dan secara mudah
mengkonversikan ini kesiapan formasi berguna. Pengumpulan data penting
karena ini titik awal untuk analisis statistic.

Fungsi memeriksa helai menyajikan informasi di efisiensi, mengatur


grafis.Memeriksa helai meja atau mengguanakan secara sistematis
mendaftarkan data karena itu ada yang mengumpulkan suatu format. Cekhelai
membantu mengatur data dengan kategori.

c
 Ô  
Pembuatan check sheet ini bertujuan untuk memfasilitasi pengumpulan
analisa data, sehingga dapat memperkacil tingkat kerusakan pada bahan
pangan.


c c

Ô  Ô  

Sebuah lembar cek merupakan salah satu dari tujuh alat dasar kualitas.
Pengumpulan data dapat sering menjadi berantakan latihan dan tidak terstruktur.
Ini adalah bentuk sederhana yang dapat Anda gunakan untuk mengumpulkan data
secara terorganisir dan dengan mudah mengubahnya menjadi sebuah informasi.
Pengumpulan data sangat penting karena merupakan titik awal untuk analisis
statistik. Fungsi dari check sheet adalah untuk menyajikan informasi dalam
graphical format. Format grafis yang efisien Sebuah lembar cek adalah sebuah
table atau formulir yang digunakan untuk sistematis mendaftarkan data seperti apa
yang dikumpulkan data Periksa lemba rmembantu mengorganisasi data
berdasarkan kategori. Mereka menunjukkan berapa kali setiap nilai tertentu
terjadi, dan mereka informasi yang semakin bermanfaat sebagai lebih banyak data
dikumpulkan Utama aplikasi selembar cek termasuk mendaftar seberapa sering
terjadi dan masalah yang berbeda mendaftarkan frekuensi insiden yang diyakini
menimbulkan masalah.

        


‡ efektif cara menampilkan data


‡ Mudah digunakan
‡ Dapat mengidentifikasi penyebab akar masalah
‡ Langkah pertama dalam pembangunan perangkat grafis lainnya
‡ Menyediakan struktur untuk pengumpulan data seragam
‡ Dapat digunakan untuk membuktikan atau menyangkal tuduhan

c       

‡ jelas mendefinisikan apa peristiwa (masalahatau proses) harus dicatat.


(Tambahkan kategori lainnya untuk menangkap insiden tidak mudah
dikategorikan kesalah satu
Œang ditentukan kelompok.
‡ Tentukan jangka waktu untuk merekam data dan interval yang sesuai. Waktu
periode harus mewakili (yaitu, satu contoh hari Senin mungkin tidak mewakili
hari-hari biasa).
‡ Desain lembar cek yang akan digunakan selama perekaman data,
mengalokasikan ruang untuk merekam, dan untuk meringkas dalam interval dan
seluruh recording period. Periode perekaman.
‡ Mengembangkan lembarcek yang mudah dimengerti. Semua kolom harus
dilabel dengan jelas.
‡ Melakukan pengumpulan data selama periode yang disepakati, memastikan
bahwa semua orang mengerti tugas dan peristiwa untuk direkam.
‡ Analisa data untuk mengidentifikasi peristiwa dengan tinggi atau rendah
kejadian luar biasa.
‡ Melatih semua yang terlibat pada pengumpulan data Sebuah pengumpulan data
seragam
Teknik sangatpenting.
‡ Plot informasi pada lembar cek.

    

Ketika merekomendasikan penggunaan lembar periksa selama


pengumpulan data di analisis penyebab, sebuah kata peringatan yang tepat. Jika
kategori acara Anda merekam dalam periode pengumpulan data telah ditetapkan
dan cermat dimasukkan kedalam lembaran cek, kejadian penting lainnya mungkin
akan diabaikan.
Salah satu cara untuk mengurangi resiko membuat kesalahan ini adalah
untuk menambahkan kategori disebut "Lain", di mana Anda dapat menempatkan
segala sesuatu yang tampak bijaksana untuk merekam tetapi tidak masuk dalam
salah satu kategori yang lain. Jika "lainnya" sering terjadi, membuat catatan.
Mungkin ada satu atau dua kategori yang sering muncul kembali dan layak
ditambahkan Untuk lembaran sebagai kategori tertentu.
c c

Ô 

Check sheet dapat di buat kapan saja dibutuhkan adansya pencatatan data,
meski demikian dalam penerapannya untuk bertujuan manajemen mutu, perlu
dilakukan analisa terlebih dahulu terhadap jenis kategorinya. Oleh karena itu
dalam penyusunan check sheet perlu diperhatikan beberapa hal sebagai berikut ini
:

a) Tentukan tujuan kumpulan data


b) Lakukan terlebih dahulu brainstorming untuk menentukan jenis-jenis
kategori dengan baik agar pengumpulan data dilakukan dengan konsisten.
c) Tentukanlah keadaan atau keterangan lain mengenai dari mana data tersebut
akan diperoleh , misalnya pada hari apa , shift jam berapa dan dimesin yang
bagaimana
d) Tentukan siapa yang bertanggung jawab terhadap pengumpulan data
e) Buatlah petunjuk singkat tentang tata cara pengumpulan data dan sampaikan
kepada penanggung jawab pengumpulan data beserta anggotanya yang
terlibat.
f) Buatlah table check sheet nya berdasarkan jenis kategorinya yang
telahditentukan
g) Lakukan uji coba pengumpulan data untuk mematikan bahwa semua data
lebih dimasukkan kekategori yang sesuai.


c c

   c   


  

Ô     !!
%cÔ Ô %
!  

"   !#$
   
&
  &  
!  $ '   
D. Warna Pudar III III IIII III D
2. Tekstur kasar II IIII IIII IIII D
3. Penampakan IIII IIII IIII I IIII I 2D
. Retak IIII IIII II IIII III IIII III 26
. Bentuk I I I II 
6. Kelebihan Berat II I I III 7
7. Cacat I III II I 7
8. Bau I II I I 
Jumlah D


c
    

Dalam tabel diatas dapat dilihat macam-macam kerusakan yang terjadi


pada telur mentah. Kerusakan tersebut dapat dilihat dari bentuk, tekstur, dan
penampakan telur tersebut. kerusakan yang terjadi diamati perhari dengan
jumlah total telur adalah D buah. Setelah itu kerusakan yang telah kita amati
kita catat pada table check sheet. Dalam tabel ini kerusakan yang paling
banyak terdapat pada tekstur telur yang retak, hal ini disebakan karena telur
lapisannya tipis dan dalam pendistribusiannya sering sekali terjadi gesekan.

Table check sheet mempermudah kita mengamati kerusakaan yang


terjadi pda suatu produk. Pengumpulan data menggunakan check sheet dapat
diterapkan pada semua jenis aktifitas yang yang bertujuan mencatat sejumlah
data kategori. karena tabel ini berfungsi sebagai data yang harus diperhatikan
terutama dalam proses pengolahan hingga proses produksi suatu produk.
Sehingga kerusakan yang terjai dapat diminimalisir.


c c(

   % 


   

Dapat dismpulkan bahwa check sheet sangat mempernudah kita


melakukan suatu aktivitas, karena check sheet brfungsi sebagai suatu
gambaran, kesimpulan atau keputusan agar kesalahan yang terjadi dapat
diminimalisir.

c
  

Sebaiknya diperhatikan kembali cara pembuatan dan pengolahan data


pada table check sheet sehingga data kesalahan yang kita peroleh lebih akurat.
 )Ô %Ô  

Modul Penuntun Praktikum Mutu Pangan I

http://trasnlete.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en.id&u
(diunduh tanggal D8 Maret 2DD pukul D3.6)

http://en.wikipedia.org/wiki/Egg %28food%29
(diunduh tanggal D8 Maret 2DD pukul D .7)

http://citatoungy.blogspot.com/2D/D/new-seven-tools-part-D.html
(diunduh tanggal D8 Maret 2DD pukul D .28)

http://blog.unila.ac.id/hendrid/2D/D2/D6/CheckSheet/
(diunduh tanggal D8 Maret 2DD pukul D . 6)
m R M     i/ 
l: lM t
 :   M i


  Ô

Ô 
mM MB 


 M     M
i
i   
li i !l i    
M t !
i i   "
R
i#$%    "
il$%#$i
ti 
!i & i
ti i ti i   '









! $i# (i

M!t!


i )t# t # (il#(

tit!t t
i
B# #