Anda di halaman 1dari 8

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2021/22.1 (2021.2)
Nama Mahasiswa : Muhamad Pandu Idwansyah

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 041116769

Tanggal Lahir : 19/01/2000

Kode/Nama Mata Kuliah : ISIP4216 / Metode Penelitian Sosial


Kode/Nama Program Studi : 50 / Ilmu Administrasi Negara

Kode/Nama UPBJJ : 18 / UPBJJ Palembang

Hari/Tanggal UAS THE : Selasa / 28 Desember 2021

TKita Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Kita wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Kita wajib mengisi dan menKitatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

Surat Pernyataan Mahasiswa


Kejujuran Akademik

Yang bertKita tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : Muhamad Pandu Idwansyah


NIM : 041116769
Kode/Nama Mata Kuliah : ISIP4216 / Metode Penelitian Sosial
Fakultas : Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Politik
Program Studi : Ilmu Administrasi Negara
UPBJJ-UT : UPBJJ Palembang

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada laman
https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan soal ujian
UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai pekerjaan
saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan aturan
akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik dengan tidak
melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media apapun, serta
tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan peraturan akademik Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat pelanggaran
atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi akademik yang ditetapkan oleh
Universitas Terbuka.
Sekayu, 28 Desember 2021

Yang Membuat Pernyataan

Muhamad Pandu Idwansyah


BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

1. Berdasarkan cuplikan data berkaitan dengan pemberian vaksinasi covid-19 nasional yang
merupakan salah satu cara atau strategi yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam
rangka pencegahan dan penanganan bencana wabah covid-19 yang telah berlangsung
tepatnya sejak setahun yang lalu yaitu bulan Maret 2019 sampai dengan sekarang.
Berkaitan hal di atas lakukan analisis oleh saudara mengenai topik penelitian tentang
pemberian vaksinasi covid 19 di negara Indonesia, telusuri data-data yang mendukung
permasalahan yang diperoleh dari sumber-sumber instansi pemerintah pusat ataupun
daerah. Selanjutnya tentukan objek penelitian dan rumusan masalah dengan
menggunakan metode pendekatan penelitian secara kualitatif!
Jawaban
Dari uaiaran di atas dapat kita ketahui bahwa Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh
negara di dunia mengubah tatanan kehidupan manusia. Umat manusia dipaksa untuk
beradaptasi dengan kebiasaan baru. Di Indonesia, kebiasaan-kebiasaan baru tersebut
tercermin di antaranya dengan adanya 'Pesan Ibu' yang berisikan kewajiban 3M
(memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun) bagi masyarakat
serta 3T (testing, tracing, treatment) bagi Pemerintah.
Pada perkembangan penanganan Covid-19 di berbagai dunia, terdapat sejumlah
penelitian dalam rangka pembuatan vaksin maupun obat untuk mengatasi Covid-19.
Khusus berkaitan dengan vaksin, terdapat sejumlah merek vaksin untuk Covid-19 yang
telah dibuat. Indonesia menggunakan sejumlah merek vaksin dalam rangka penanganan
Covid-19 di Indonesia. Rinciannya adalah 3 juta dosis yang sudah tiba di Tanah Air (per
6 Januari 2021) ditambah 122,5 juta dosis lagi dari Sinovac, kemudian dari Novavax
sebanyak itu 50 juta dosis, dari COVAX/Gavi sejumlah 54 juta dosis, dari AstraZeneca
50 juta dosis dan dari Pfizer sejumlah 50 juta dosis vaksin. Total vaksin yang dipesan
adalah 329,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19.
Pemerintah melalui Menteri Kesehatan menyatakan bahwa telah mendistribusikan 1,2
juta dosis vaksin Covid-19 ke 34 (tiga puluh empat) provinsi di seluruh Indonesia per 7
Januari 2021. Sedangkan pelaksanaan vaksinasi direncanakan akan dilakukan pada 15
Januari 2021 . dari data tersebut bahwa masyarakat di daerah sudah mendaatkan
vaksinisasi yang di program kan oleh pemerintah.
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

Berdasarkan uairan diatas dapat kita simpulkan bahwa objek penelitian berfokus pada
proses vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Dan untuk rumusan masalah dari uiran
diatas sebagai berikut :
1. Bagaimanakah cara penangan covid-19 oleh pemerintah indonesia?
2. Bagaimanakah proses vaksinasi covid-19 dindonesia?.
3. Apakah pemerintah mampu mencapai sasaran yang telah di tetapkan?

2. Mengacu pada soal dan jawaban nomor sebelumnya yang berkaitan dengan pemberian
vaksinasi covid-19 di negara Indonesia, saudara selanjutnya menentukan preposisi
penelitian, konsep dan variabel penelitian disertai dengan identifikasi dari variabel
tersebut merujuk pada kajian teoretis menurut para ahli, serta tentukan desain penelitian
yang akan saudara pilih sesuaikan dengan sifat masalah yang saudara rumuskan.!
Jawaban
Berdasarkan uaraian tersebut dapat kita simpulkan preposisi yang dapat diambil dengan
preposisi univariat adalah hampir 20% sudah menerima vaksin dengan yang sudah
diberikan kepada masyarakat.
Berdasarkan uaraian tersebut dapat kita simpulkan Konsep yang dapat diambil adalah
pengkembangan penanganan Covid-19 dengan pemberian vaksin maupun obat untuk
mengatasi Covid-19.
Berdasarkan uaraian tersebut dapat kita simpulkan variabel yang dipakai adalah
pemberian vaksinasi covid-19

3. Berdasarkan pada soal dan jawaban nomor sebelumnya tentang pemberian vaksinasi
covid-19 di Negara Indonesia dan tentunya saudara sudah memiliki rancangan penelitian
dengan metode dan desain yang jelas. Selanjutnya tentukan langkah-langkah penelitian
berikutnya yaitu menentukan populasi dan pengumpulan serta pengolahan dan
interpretasi data sesuai dengan jenis penelitian kualitatif!
Jawaban
Populasi yang digunakan adalah sebagain dari masyarakat Indonesia. Untuk
pengumpulan data dengan cara bekerja sama dengan pihakk terkait dalam proses
vaksinasi dan melaukan wawancara serta menyebar kuisoner pada masyarakat.
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

4. Buatlah laporan penelitian kualitatif berupa jurnal penelitian yang disesuaikan dengan
langkah- langkah penelitian yang telah dilakukan pada jawaban soal-soal sebelumnya
dengan mengacu kepada modul atau buku pendukung lainnya!
Jawaban
PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI INDONESIA
PENDAHULUAN
Merebaknya penyakit virus Corona pada tahun 2019 atau Covid19 yang melanda dunia
pada tahun 2020 telah menyebabkan keadaan darurat di berbagai negara, termasuk
Indonesia. Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020
tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat untuk Penyakit Virus Corona
2019 (Covid19), menetapkan keadaan darurat di bidang kesehatan yang disusul dengan
diterbitkannya Peraturan Pemerintah sebagai pengganti Peraturan Pemerintah No.
undang-undang nomor 1 tahun 2020 terkait kebijakan fiskal negara dan stabilitas sistem
keuangan dalam rangka penanganan pandemi virus corona 2019 ( covid 19) dan/atau
dalam rangka ancaman yang dapat membahayakan perekonomian nasional dan/atau
stabilitas sistem keuangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang
Pembatasan Besar-besaran untuk Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019
(Covid19). Pandemi Covid-19 yang melanda setiap negara di dunia telah mengubah cara
hidup masyarakat. Kemanusiaan dipaksa untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru. Di
Indonesia, kebiasaan baru tersebut tercermin dalam “Pesan dari ibu”, yang meliputi
kewajiban 3M (pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun) kepada masyarakat
dan 3T (pertimbangkan) tes, tracing, pengobatan) kepada pemerintah.
Dalam perkembangan penanganan Covid-19 di berbagai belahan dunia, telah ada
beberapa penelitian dalam rangka memproduksi vaksin dan obat untuk mengalahkan
Covid19. Terkait vaksin, beberapa merek vaksin Covid-19 telah diproduksi. Indonesia
menggunakan beberapa merek vaksin sebagai bagian dari penanganan Covid-19 di
Indonesia. Rinciannya 3 juta dosis telah tiba di tanah air (per 6 Januari 2021) ditambah
122,5 juta dosis tambahan Sinovac, kemudian 50 juta dosis Novavax, 54 juta dosis
COVAX/Gavi, 50 juta dosis 'AstraZeneca dan 50 juta dosis dosis vaksin Pfizer. Total
vaksin yang dipesan sebanyak 329,5 juta dosis vaksin Covid19. Berdasarkan konteks di
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

atas, laporan ini akan membahas: apakah vaksinasi terhadap Covid19 tepat sasaran atau
tidak.

RUMUSAN MASALAH
rumusan masalah dari uiran diatas sebagai berikut :
1. Bagaimanakah cara penangan covid-19 oleh pemerintah indonesia?
2. Bagaimanakah proses vaksinasi covid-19 dindonesia?.
3. Apakah pemerintah mampu mencapai sasaran yang telah di tetapkan?

METODE PENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian yang bertipe doctrinal research, yakni riset yang
menghasilkan sebuah penjelasan sistematis mengenai aturan- aturan hukum yang
mengatur peraturan hukum tertentu, analisis hubungan antara aturan-aturan dan mungkin
memprediksi perkembangan kedepan (research which provides a systematic exposition of
the rules governing a particular legal category, analyses the relationship between rules,
explains areas of difficulty and, perhaps, predicts future developments ). Pendekatan yang
dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan konseptual (conseptual approach)
serta pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) yang berkaitan
dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

PEMBAHASAN
A. CARA PENANGAN COVID-19 OLEH PEMERINTAH INDONESIA
Berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, Pemerintah telah
mengambil langkah-langkah dalam rangka melindungi kesehatan warga negara. Mulai
dari menetapkan status darurat kesehatan melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun
2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019
(Covid-19), melaksanakan kewajiban Pemerintah dalam rangka melaksanakan 3T
(testing, tracing, treatment), membangun rumah sakit darurat bahkan hingga melakukan
pembatasan pada berbagai wilayah sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan
Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam
Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

Salah satu upaya lain yang tengah dilakukan Pemerintah dalam rangka melindungi
kesehatan warga negara Indonesia adalah pelaksanaan vaksinasi yang telah dimulai pada
tanggal 13 Januari 2021 dengan penerima vaksin pertama adalah Presiden Republik
Indonesia, Joko Widodo.
B. Bagaimanakah proses vaksinasi covid-19 dindonesia
Dalam proses vaksinasi, setiap orang berhak memilih layanan medis yang diinginkan.
Tapi itu sama sekali bukan pembenaran untuk menolak vaksin. Kenapa begitu? Karena
di masa pandemi Covid19, kemungkinan orang yang menolak terkena virus Covid19,
namun orang tersebut memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga virus Covid19 tidak
mempengaruhi kesehatannya. Namun, ketika dia melakukan kontak langsung atau tidak
langsung dengan orang lain (misalnya, ketika dia batuk, menyentuh sesuatu dan virus
menempel pada objek itu) tanpa mengetahui bahwa virus tersebut sedang ditularkan ke
orang lain yang tidak memilikinya. tubuh yang kuat. kekebalan ketika seseorang
menolaknya, maka dapat membahayakan orang lain dan bahkan mengancam nyawa
orang tersebut. Singkatnya, seseorang yang tidak divaksinasi sebenarnya bisa menjadi
pembunuh potensial atau zombie bagi orang lain. Vaksinasi ini tidak hanya untuk
melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk menciptakan herd immunity (kekebalan
kolektif).
Dan orang lain memiliki hak yang sama untuk hidup sehat. Karena itu, dalam hal ini,
vaksinasi tidak boleh ditolak. Saat ini, penyakit yang disebabkan oleh virus Covid-19
belum ada obatnya. Oleh karena itu, proses vaksinasi sangat penting untuk mencegah
penularan Covid19. Vaksinasi Covid19 bertujuan untuk mengurangi
penularan/penyebaran Covid19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat
Covid19, memperoleh kekebalan kelompok di masyarakat (collective immunity) dan
melindungi masyarakat dari Covid19 untuk menjaga efisiensi ekonomi dan sosial.

PENUTUP
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa vaksinasi sebagai bagian dari
penanganan Covid-19 adalah hak sekaligus kewajiban warga negara. Memang,
seseorang berhak memilih layanan medis untuk dirinya sendiri. Namun, jika kita melihat
konteks virus Covid-19 yang berada pada skala pandemik dan menyebutkan poin kedua
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

bahwa seseorang yang tidak diimunisasi justru dapat menjadi pembawa virus, jika tidak,
hak ini mungkin terbatas pada pencapaian tujuan negara melindungi segenap bangsa
Indonesia dan segala tumpahan barang. Darah Indonesia (dalam hal ini perlindungan
terhadap virus Covid-19)

Anda mungkin juga menyukai