Anda di halaman 1dari 15

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2021/22.1 (2021.2)

Nama Mahasiswa : Damin Wahyudi

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 042098212

Tanggal Lahir : 06 Desember 1998

Kode/Nama Mata Kuliah : ESPA4227/ Ekonomi Moneter

Kode/Nama Program Studi : 54-Manajemen

Kode/Nama UPBJJ : 42/ Semarang

Hari/Tanggal UAS THE : Kamis, 30 Desember 2021

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman
ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS TERBUKA

1. Berkah Cadangan Devisa Gendut, Neraca Pembayaran Diprediksi Surplus Ekonom


memperkirakan peningkatan cadangan devisa pada Agustus 2020 akan memicu
terjadinya potensi surplus Neraca Pembayaran Indonesia pada kuartal III/2020.
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan penurunan defisit transaksi
berjalan (current account deficit/CAD), sementara neraca transaksi finansial akan
tercatat surplus.Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa pada Agustus 2020
mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, yaitu sebesar US$137,0 miliar. Indikator
tersebut menjadi salah satu penanda bahwa sektor ekspor Indonesia mulai mengalami
pemulihan, yang pada giliarannya mendorong kenaikan cadangan devisa di tengah
arus modal keluar.Kepala Ekonom BCA David Sumual mengatakan pemulihan harga
minyak akhir-akhir ini dan meningkatnya harga komoditas seperti nikel dan tembaga
juga ikut berkontribusi dalam peningkatan cadangan devisa. Sumber: bisnis.com, 7
September 2020
Pertanyaan: Berdasarkan pada artikel di atas analisislah mengapa meningkatnya
devisa dapat mengakibatkan neraca pembayaran surplus? Bagaimana cara
membedakan transaksi dalam neraca pembayaran Indonesia?

2. Dengan mengacu pada artikel ”Berkah Cadangan Devisa Gendut, Neraca Pembayaran
Diprediksi Surplus” yang memberikan informasi sebagai berikut: Ekonom
memperkirakan peningkatan cadangan devisa pada Agustus 2020 akan memicu
terjadinya potensi surplus Neraca Pembayaran Indonesia pada kuartal III/2020. Sektor
ekspor Indonesia mulai mengalami pemulihan, yang pada giliarannya mendorong
kenaikan cadangan devisa di tengah arus modal keluar. Sumber: bisnis.com, 7
September 2020
Pertanyaan: Saudara diminta menganalisis bagaimana dampak kondisi tersebut
terhadap komponen current account dalam neraca pembayaran.

3. Rupiah Lebih Tangguh dari Ringgit, Ini Sebabnya


Nilai tukar rupiah sampai saat ini masih terus bergerak di kisaran angka 14.000 per
dolar AS. Jika dihitung sepanjang 2015, nilai tukar rupiah sudah melemah 12-13
persen. Namun demikian, jika dibandingkan dengan beberapa negara serumpun yaitu
Malaysia, yang juga lebih mengandalkan sektor komoditas, rupiah terlihat lebih
perkasa dibandingkan ringgit, Malaysia. Pengamat ekonomi dari Universitas
Indonesia Anton Gunawan menungkapkan, ada satu hal utama yang menyebabkan
pelemahan rupiah tak separah ringgit. "Kita relatif lebih bagus ya, sekali lagi relatif
ya. Cadangan devisa (cadev) kami masih di US$107 miliar, mereka sudah turun
sampai US$ 87 miliar dari US$ 140 miliar," tegas Anton. Sampai saat ini nilai tukar
ringgit Malaysia sudah berada di angka 25 persen jika dibandingkan tahun lalu.
Pelemahan ini menjadi yang terbesar di negara-negara kawasan. Pelemahan tersebut
tak lepas dari pengaruh dua sentimen global yaitu rencana kenaikansuku bunga oleh
The Fed dan devaluasi Yuan yang dilakukan pemerintah China. Kondisi Malaysia
diperparah dengan adanya krisis kepercayaan masyarakatnya terhadap Perdana
Menteri Najib Razak yang diindikasikan melakukan korupsi Rp 9,3 triliun. Sumber:
Liputan6, 5 September 2015
Pertanyaan: Atas dasar narasi di atas anda diminta menganalisis apa yang
menyebabkan nilai tukar suatu negara dengan negara lain berbeda-beda?

4. Dengan mengacu pada narasi ” Rupiah Lebih Tangguh dari Ringgit, Ini Sebabnya”
Nilai tukar rupiah sampai saat ini masih terus bergerak di kisaran angka 14.000 per
dolar AS. Jika dihitung sepanjang 2015, nilai tukar rupiah sudah melemah 12-13
persen. Namun demikian, jika dibandingkan dengan beberapa negara serumpun yaitu
Malaysia, yang juga lebih mengandalkan sektor komoditas, rupiah terlihat lebih
perkasa dibandingkan ringgit, Malaysia. Sumber: Liputan6, 5 September 2015
Pertanyaan: Menurut analisis saudara bagaimana dampak kondisi tersebut terhadap
krisis ekonomi?

Jawaban :
1. Neraca pembayaran surplus adalah neraca yang menandakan bahwa transaksi debit
atau jumlah yang harus dibayarkan ke luar negeri lebih kecil daripada penerimaan dari
luar negeri (transaksi kredit). Secara sederhana, neraca pembayaran surplus dapat
diartikan seperti jumlah pemasukan lebih besar daripada jumlah pengeluaran yang
dilakukan oleh suatu negara.
Suatu negara memiliki surplus perdagangan apabila jumlah ekspor lebih besar
daripada impor. Surplus neraca pembayaran yang terjadi pada suatu negara
dikarenakan oleh komponen berikut. 
a. Stok Nasional 
b. Pinjaman Akomodatif
c. Defisit total adalah besarnya penurunan stok nasional ditambah pinjaman
akomodatif
d. Surplus total adalah besarnya kenaikan stok nasional ditambah pinjaman
akomodatif.

Berikut Cara membedakan transaksi dalam neraca pembayaran Indonesia:

Di Indonesia transaksi neraca pembayaran dikelompokkan menjadi tiga, yaitu


transaksi berjalan, transaksi modal, dan transaksi finansial. Setiap transaksi memiliki
peranannya masing-masing. Berikut penjelasan tiga jenis transaksi neraca
pembayaran:

a. Transaksi berjalan

Transaksi berjalan adalah transaksi yang berkaitan dengan ekspor dan impor berupa
barang dan jasa dalam kurun waktu satu tahun. Transaksi berjalan terdiri dari neraca
perdagangan (transaksi barang), transaksi jasa, pendapatan primer, dan pendapatan
sekunder. Namun, pada umumnya transaksi berjalan digunakan untuk menilai atau
mengukur neraca perdagangan.

b. Transaksi modal

Transaksi modal biasanya dipakai untuk mencatat hasil bersih yang diperoleh dari
transaksi pengeluaran dan pendapatan modal. Transaksi modal terdiri dari aset tetap
dan hibah investasi. Sebagian besar transaksi modal berupa transfer modal. Transaksi
modal kurang memiliki kontribusi dalam neraca pembayaran sehingga transaksi ini
tidak begitu sering digunakan. Transaksi modal mempunyai dua unsur, yaitu transfer
modal dan aset non keuangan non produksi. Transaksi modal dihitung dengan cara
niali menjumlahkan nilai bersih yang diperoleh dari transfer modal dan aset non
produced non financial assets. Kemudian, sisi kredit diwakili oleh transaksi aliran
modal masuk (capital inflow transaction), sementara itu, sisi debit diwakili oleh
transaksi aliran modal keluar.

c. Transaksi finansial

Transaksi finansial adalah transaksi yang memberitahukan perubahan kepemilikan


aset dan kewajiban finansial luar negeri dalam waktu satu periode. Adapun kategori-
kategori yang ada di transaksi finansial, yaitu investasi langsung, investasi portofolio,
derivatif finansial, dan investasi lainnya.

2. Neraca berjalan (Current Account) merupakan transaksi yang meliputi barang-barang


dan jasa. Current account berfungsi sebagai pencatat nilai netto dari transaksi ekspor
dan nilai impor barang dan jasa. Berdasarkan kasus diatas menunjukan bahwa neraca
pembayaran akan memicu terjadinya surplus. Sehingga Surplus transaksi Neraca
berjalan menunjukkan bahwa ekspor lebih besar dari impor. Oleh karena itu, kondisi
tersebut akan berdampak pada akumulasi kekayaan valuta asing negara, sehingga
negara mempunyai saldo positif dalam investasi luar negeri. 

3. Hal yang dapat menyebabkan nilai tukar suatu negara dengan negara lain berbeda-
beda, yaitu sebagai berikut:

a. Tingkat Inflasi
Setiap negara mempunyai persentase inflasi yang berbeda - beda, tentunya. Negara
yang tingkat inflasinya cenderung sedang dan stabil, secara otomatis akan
meningkatkan dan menguatkan daya beli masyarakatnya. Dibandingkan dengan nilai
tukar negara lain yang inflasinya tinggi, pasti barang - barang di dalam negaranya
akan lebih mahal.  Inflasi sebenarnya diperlukan dalam pembangunan ekonomi.
Inflasi dalam skala sedang atau menengah merupakan motor penggerak dalam
kegiatan ekonomi. Mengapa demikian? Inflasi sendiri menimbulkan dampak kenaikan
harga barang. Produsen akan terpacu untuk memproduksi barang lebih banyak apabila
harga sedang bagus (mahal). Apabila inflasi menurun. Perekonomian akan lesu karena
produsen tidak mau memproduksi barang, dan mengakibatkan pengangguran
(unemployement) meningkat.

b. Perbedaan tingkat suku bunga


Suku bunga, inflasi dan nilai tukar mempunyai hubungan yang erat. Bank Sentral
dapat merubah kondisi inflasi, yang akan berpengaruh dengan nilai tukar, dengan cara
merubah suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi, akan menyebabkan permintaan
mata uang negara tersebut meningkat. Sehingga mata uang negara tersebut akan
menguat.

c. Ratio harga ekspor dan impor


Jika harga/ratio ekspor meningkat lebih besar dibandingkan dengan impor, maka akan
terjadi penguatan nilai tukar negara tersebut. Kalau negara tersebut cenderung ekspor,
maka permintaan akan barang dan jasa negara tersebut akan meningkat dan akan
berdampak langsung pada permintaan mata uang negara tersebut. Permintaan mata
uang inilah yang mempengaruhi penguatan mata uang. Jadi, tingkat harga barang
(goods) dan jasa (service) di setiap negara bisa berbeda, ditinjau dari nilai mata uang
negara tersebut. Pada mata uang di negara yang mengalami penguatan, harga barang
yang ditawarkan akan cenderung lebih murah. Karena barang tersebut sudah dapat
terbeli dengan jumlah uang yang sedikit (karena nilai tukarnya besar).

4. Nilai tukar rupiah memang tidak stabil. Kadang menguat, kadang melemah terhadap
dolar. Ada beragam faktor yang menyebabkan melemahnya kurs rupiah. Mulai dari
diferensiasi inflasi, diferensiasi suku bunga, defisit neraca berjalan, utang publik,
ketentuan perdagangan, sampai stabilitas politik dan ekonomi. Jika nilai tukar rupiah
menurun maka akan berdampak pada terganggunya stabilitas ekonomi nasional.
Selain itu tekanan Inflasi yang tinggi atas impor bahan baku. Pengusaha yang
mengimpor bahan bakunya akan lebih banyak lagi menggunakan dolar sehingga cost
pembuatan produk tinggi, sedangkan bagi  mereka sulit untuk menaikkan harga saat
ini. Karena mereka sudah menaikkan harga pada saat harga bahan baku naik. Yang
sangat riskan adalah beban anggaran negara. Sektor utang luar negeri pasti akan
mengalami kenaikan, sehingga hal ini berdampak pada APBN. Disisi lain, apabila
nilai mata uang rupiah semakin melemah maka kepercayaan para investor juga akan
semakin menurun. Dampaknya sulit bagi Indonesia untuk dapat suntikan dana modal
sebagai faktor pembangunan ekonomi nasional sehingga perlahan dapat
mengakibatkan krisis ekonomi baik pada pemerintah atau rakyat. 
Surat Pernyataan Mahasiswa
Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : Damin Wahyudi

NIM : 042098212

Kode/Nama Mata Kuliah : ESPA4227/ Ekonomi Moneter

Fakultas : Ekonomi

Program Studi : 54/ S1 Manajemen

UPBJJ-UT : 42/Semarang

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari
aplikasi THE pada laman https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam
pengerjaan soal ujian UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya
sebagai pekerjaan saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman
sesuai dengan aturan akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas
akademik dengan tidak melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan
jawaban UAS THE melalui media apapun, serta tindakan tidak terpuji lainnya yang
bertentangan dengan peraturan akademik Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian
hari terdapat pelanggaran atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan
menanggung sanksi akademik yang ditetapkan oleh Universitas Terbuka.

Blora, 30 Desember 2021

Yang Membuat Pernyataan

Damin Wahyudi