Anda di halaman 1dari 3

Pengertian Interaksi Belajar Mengajar

Menurut Winarno Surakhmad Interaksi ialah Istilah Yang Menggambarkan Hubungan


Aktif Dua Arah Antara Pendidik Dengan Anak Didik” [1] Menurut Abu Achmadi dan
Shuyadi, 1985 : 47 Interaksi adalah suatu gambaran sehubungan aktif dua arah
antara guru dan anak didik yang berlangsung dalam ikatan tujuan pendidikan.
Pengertian lain dari Interaksi adalah saling mempengaruhi, hubungan timbal balik
antara pihak tertentu misalnya antara guru dan murid”. [2]

Ada beberapa pengertian belajar secara makro maupun mikro, dilihat dalam arti
luas ataupun arti khusus dalam pengertian luas, belajar dapat diartikan, sebagai
kegiatan Psiko Fisik menuju ke perkembangan pribadi seutuhnya. Dalam arti
sempit, belajar dimaksudkan sebagai usaha penguasaan materi ilmu pengetahuan
yang merupakan sebagai kegiatan terbentuknya kepribadian seutuhnya.

Pengertian belajar menurut buku Departemen Agama RI ialah Cr seseorang yang


dinyatakan dalam perilaku berarti bahwa hash belajar mengajar adalah selalu
dinyatakan dalam perubahan tingkah laku.. baik berupa pengalaman teoritis
maupun hasil latihan”.[3]

Menurut Gagne ada dua definisi belajar yaitu :

Belajar ialah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan,


keterampilan, kebiasaan, dan tingkah laku;

Belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang di peroleh dari


intuksi” [4]

Definisi dari DeQueliy dan Gazali : mengajar adalah menemukan pengetahuan pada
seseorang dengan cara paling singkat dan tepat. Guru kurang memperhatikan
bahwa diantara siswa ada perbedaan individual, sehingga memerlukan pelayanan
yang berbeda-beda. Bila semua siswa di anggap sama kemampuannya dan
kemajuannya, maka bahan pelajaran yang di berikan pun akan sama pula. Hal itu
bertentangan dengan kenyataan.[5]

Alvin W. Howard, memberikan Definsi mengajar yang lebih lengkap. Pendapat


alvin : “Mengajar adalah suatu aktivitas untuk mencoba penolong, membimbing
seseorang untuk untuk mendapatkan, mengubah atau mengembangkan skill,
attitude, Ideals ( cita-cita ), appreciations ( penghargaan ) dan knowledge.”[6]
A. Morrison D.Mc. Intyre memberikan Definisi mengajar adalah Aktivitas Propisional
yang unik. Dalam mengajar dapat membuat kesimpulan-kesimpulan umum yang
tidak berguna, keberasilan dan kejatuhannya samar-samar, dan sukar di ketahui
juga berlangsungnya teknik belajar yang tidak tepat untuk di jelaswkan.
Kemungkinan lain yang dapat diamati ialah memberikan model teori dan teknik
assessment yang sesuai, dan banyak aspek mengajar yang dilukiskan dengan cara
yang dibimbing oleh hal-hal yang praktis, pribadi guru banyak berbicara.[7]

Departemen Agama RI mengartikan mengajar itu adalah: “Mengajar adalah sebagai


kegiatan interaksi antara guru dengan siswa untuk menambah atau mewariskan
pengetahuan atau kecakapan, kebudayaan dan dapat pula diartikan sebagai
kegiatan membimbing dan mengarahkan siswa untuk memperoleh pemahaman
dan kemampuan memecahkan problem yang dihadapinya”[8]

Mengajar Merupakan suatu perbuatan yang memerlukan tanggung jawab moral


yang berat. Karena keberhasilan pendidikan pada siswa sangat bergantung pada
pertanggung jawaban guru dalam melaksanakan tugasnya.

Mengajar merupakan suatu proses yang kompleks. Banyak kegiatan maupun


tindakan harus dilakukan, terutama bila diinginkan hasil belajar lebih baik pada
seluruh siswa. O1eh karena itu rumusan pengertian mengajar tidaklah sederhana.
Dalam arti membutuhkan rumusan yang dapat meliputi keseluruhan Kegiatan dan
tindakan dalam perbuatan mengajar itu sendiri.[9]

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, mengajar adalah “memberi Pelajaran”[10]


“Teaching is the guidance of learning”, mengajar adalah bimbingan kepada anak
didik dalam proses belajar.[11] Abdul Kadir Munsyi memberikan batasan pengertian
mengajar adalah “memberikan ajaran-ajaran berupa ilmu pengetahuan kepada
seorang atau beberapa orang, agar mereka dapat memiliki dan memahami ajaran-
ajaran tersebut”.[12]

Jadi yang dimaksud dengan pengertian di atas adalah bahwa belajar mengajar
adalah suatu kegiatan merubah tingkah laku seseorang. Sedangkan mengajar
adalah suatu aktivitas guru dalam mengorganisasikan/mengatur lingkungan untuk
membimbing siswa/anak didik, baik secara individu maupun kelompok dalam
kegiatan belajar, disertai dengan penyampaian kebudayaan yang berupa
pengetahuan dan pengalaman-pengalaman serta kecakapan kepada anak didik.