Anda di halaman 1dari 14

ELIMINASI GAUSS

(1911-A JBR-S01-04)
TUJUAN PEMBELA JARAN
Setelah mempelajari bagian ini,
Anda diharapkan telah mampu:

Menggunakan eliminasi Gauss untuk


menyelesaikan sistem persamaan linear.

1911AME01
DEFINISI ELIMINASI GAUSS
3

Eliminasi Gauss merupakan suatu prosedur atau


algoritme menggunakan operasi baris
elementer untuk mereduksi sebuah matriks
menjadi bentuk eselon baris.

1911AME01
4

TAHAPAN ELIMINASI GAUSS (1)


1 Tempatkan kolom paling kiri yang tidak seluruhnya terdiri
dari nol.

2 Jika diperlukan, lakukan pertukaran baris atas dengan


baris lain untuk membawa entry bukan nol ke bagian atas
kolom yang ditemukan di langkah sebelumnya.

3 Jika entry di bagian atas kolom hasil langkah pertama


1
adalah 𝒂 maka kalikan baris pertama dengan untuk
𝑎
mendapatkan leading 1.
1911AME01
5

TAHAPAN ELIMINASI GAUSS (2)


4 Tambahkan kelipatan dari baris atas ke baris bawah
sehingga semua entry di bawah leading 1 menjadi nol.

5 Ulangi langkah-langkah tersebut hingga diperoleh bentuk


eselon baris.

1911AME01
POLA PENGERJAAN OPERASI BARIS 6

ELEMENTER PADA ELIMINASI GAUSS

𝑎11 𝑎12 … 𝑎1𝑛 𝒂 𝟏𝟏 sebagai pivot diubah menjadi


𝑎 21 𝑎 22 … 𝑎 2𝑛 leading 1 sebelum mengerjakan
⋮ ⋮ ⋱ ⋮ sel yang lain, pertukaran baris
𝑎 𝑚1 𝑎 𝑚2 …. 𝑎 𝑚𝑛 dilakukan jika diperlukan, apabila
kolom satu semua nol maka pivot
dimulai di kolom dua.

Ubah semua sel kolom pivot kecuali entry pivot


menjadi nol dengan cara menambahkan dengan
kelipatan baris pertama.
1911AME01
CONTOH OPERASI BARIS ELEM ENTER 7

PADA ELIM IN ASI GAUSS (1)


0 0 −2 0 7 12
Ubahlah matriks 2 4 −10 6 12 28
2 4 −5 6 −5 −1
menjadi bentuk eselon baris menggunakan eliminasi Gauss.

Penyelesaian

1 Ubah kolom pertama menjadi pivot dengan menukarkan


baris satu dan baris dua.
𝟎 𝟎 −𝟐 𝟎 𝟕 𝟏𝟐 2 4 −10 6 12 28
2 4 −10 6 12 28 𝟎 𝟎 −𝟐 𝟎 𝟕 𝟏𝟐
2 4 −5 6 −5 −1 2 4 −5 6 −5 −1
1911AME01
CONTOH OPERASI BARIS ELEM ENTER 8

PADA ELIM IN ASI GAUSS (2)


2 Ubah baris pertama kolom pertama menjadi 1 dengan
1
mengalikan baris satu dengan .
2

𝟐 𝟒 −𝟏𝟎 𝟔 𝟏𝟐 𝟐𝟖 𝟏 𝟐 −𝟓 𝟑 𝟔 𝟏𝟒
0 0 −2 0 7 12 0 0 −2 0 7 12
2 4 −5 6 −5 −1 2 4 −5 6 −5 −1

3 Ubah baris ketiga kolom pertama menjadi 0 dengan


menambahkan baris ketiga dengan -2 kali baris pertama.
1 2 −5 3 6 14 1 2 −5 3 6 14
0 0 −2 0 7 12 0 0 −2 0 7 12
𝟐 𝟒 −𝟓 𝟔 −𝟓 −𝟏 𝟎 𝟎 𝟓 𝟎 −𝟏𝟕 −𝟐𝟗
1911AME01
CONTOH OPERASI BARIS ELEM ENTER 9

PADA ELIM IN ASI GAUSS (3)


4 Ubah baris kedua kolom ketiga menjadi 1 dengan mengalikan
1
baris kedua dengan − .
2
1 2 −5 3 6 14
1 2 −5 3 6 14 𝟕
𝟎 𝟎 −𝟐 𝟎 𝟕 𝟏𝟐 𝟎 𝟎 𝟏 𝟎 − −𝟔
𝟐
0 0 5 0 −17 −29
0 0 5 0 −17 −29

1911AME01
CONTOH OPERASI BARIS ELEM ENTER 10

PADA ELIM IN ASI GAUSS (4)


5 Ubah baris ketiga kolom ketiga menjadi 0 dengan
menambahkan baris ketiga dengan -5 kali baris kedua.

1 2 −5 3 6 14 1 2 −5 3 6 14
7 7
0 0 1 0 − −6 0 0 1 0 − −6
2 2
𝟎 𝟎 𝟓 𝟎 −𝟏𝟕 −𝟐𝟗 𝟏
𝟎 𝟎 𝟎 𝟎 𝟏
𝟐

1911AME01
CONTOH OPERASI BARIS ELEM ENTER 11

PADA ELIM IN ASI GAUSS (5)


6 Ubah baris ketiga kolom kelima menjadi 1 dengan
mengalikan baris ketiga dengan 2.

1 2 −5 3 6 14
7 1 2 −5 3 6 14
0 0 1 0 − −6 7
2 0 0 1 0 − −6
𝟏 2
𝟎 0 𝟎 𝟎 𝟏 𝟎 𝟎 𝟎 𝟎 𝟏 𝟐
𝟐

1911AME01
🔑 DAFTAR PUSTAKA
Anton, H., & Rorres, C. (2010). Elementary linear algebra (10 th ed.).
USA: John Wiley & Son.

1911AME01
© KREDIT
Lecturer
Della Maulidiya, S.Si., M.Kom.

Subject Matter Expert


Arfika Nurhudatiana, Ph.D.

Instructional Design Reviewer


Joko Sutaryo, S.Kom.

Content Developer
Serin Imsa Arizuni, S.Si.

1911AME01