Anda di halaman 1dari 14

SISTEM PERSAMAAN LINEAR

(1910-A JBR-S01-01)
TUJUAN PEMBELA JARAN
Setelah mempelajari bagian ini,
Anda diharapkan telah mampu:

Menjelaskan sistem persamaan


linear dan karakteristiknya.

1910AJBR01
3

DEFINISI PERSAMAAN LINEAR (1)


Secara umum persamaan di dimensi 𝑛 adalah persamaan
linear 𝑛 variabel 𝑥 1, 𝑥 2, 𝑥 3, … , 𝑥 𝑛 dan dinyatakan sebagai berikut:

𝒂 𝟏𝒙𝟏 + 𝒂 𝟐𝒙𝟐 + 𝒂 𝟑𝒙𝟑 + . . . + 𝒂 𝒏𝒙𝒏 = 𝒃

Keterangan:
• 𝒂 𝒊 untuk bilangan bulat (i=1, 2, 3, …, n)
• 𝒃 adalah konstanta

Persamaan di atas disebut linear karena derajat


(pangkat) tertinggi setiap variabel adalah satu.
1910AJBR01
4

DEFINISI PERSAMAAN LINEAR (2)

Contoh bukan
Contoh persamaan linear persamaan linear

𝟏 • 𝟑𝒙 + 𝟐𝒚 − 𝒙𝒚 = 𝟓
• 𝒙 − 𝒚 + 𝟑𝒛 = 𝟏
𝟐 • 𝒙 𝟐 + 𝟑𝒚 = 𝟕
• 𝒙𝟐 = 𝟐 𝟔 − 𝒙𝟏 + 𝒙𝟑 • 𝒔𝒊𝒏 𝒙 + 𝒚 = 𝟎
• 𝒙 𝟏 = 𝟐𝒙 𝟐 − 𝟑𝒙 𝟑 + 𝒙 𝟒 = 𝟎 • 𝒙 𝟏 + 𝟐𝒙 𝟐 + 𝒙 𝟑 = 𝟏

1910AJBR01
5

DEFINISI SISTEM PERSAMAAN LINEAR (1)


Bentuk umum Sistem Persamaan Linear (SPL) dengan
𝑚 persamaan dan 𝑛 unknown 𝑥 1 , 𝑥 2, … , 𝑥 𝑛 sebagai berikut:

𝒂 𝟏𝟏𝒙 𝟏 + 𝒂 𝟏𝟐𝒙 𝟐 + . . . +𝒂 𝟏𝒏𝒙 𝒏 = 𝒃 𝟏


𝒂 𝟐𝟏𝒙 𝟏 + 𝒂 𝟐𝟐𝒙 𝟐 + . . . +𝒂 𝟐𝒏𝒙 𝒏 = 𝒃 𝟐

𝒂 𝒎𝟏 𝒙 𝟏 + 𝒂𝒎 𝟐 𝒙 𝟐 + . . . + 𝒂 𝒎𝒏𝒙 𝒏 = 𝒃 𝒎

Indeks 𝑖 dan 𝑗 pada koefisien 𝑎 𝑖𝑗 adalah lokasi koefisien


pada sistem persamaan linear.

1910AJBR01
6

DEFINISI SISTEM PERSAMAAN LINEAR (2)

CONTOH

𝒂 𝟐𝟑 𝑎 11𝑥 1 + 𝑎 12𝑥 2 + 𝑎 13𝑥 3 +. . . +𝑎 1𝑛𝑥 𝑛 = 𝑏 1


𝑎 21𝑥 1 + 𝑎 22𝑥 2 + 𝒂 𝟐𝟑𝒙 𝟑 + . . . +𝑎 1𝑛𝑥 𝑛 = 𝑏 2
𝑎 31𝑥 1 + 𝑎 32𝑥 2 + 𝒂 𝟑𝟑𝒙 𝟑 + . . . + 𝑎 3𝑛𝑥 𝑛 = 𝑏 3

𝒂 𝟐𝟑 menyatakan koefisien dari persamaan ke-2 dan variabel ke-3.

1910AJBR01
7

SOLUSI SISTEM PERSAMAAN LINEAR


Dua sistem persamaan linear dikatakan ekuivalen jika
mempunyai solusi yang sama.

Suatu sistem persamaan linear memiliki tiga kemungkinan


solusi, yaitu tidak mempunyai solusi, tepat satu solusi, atau
memiliki banyak solusi.

Apabila sistem persamaan linear mempunyai tepat satu atau


banyak solusi maka dikatakan konsisten dan jika tidak
mempunyai solusi maka dikatakan tidak konsisten.

1910AJBR01
CONTOH SISTEM PERSAMAAN
8

LINEAR (SPL) DUA DIMENSI


Penyelesaian Cara
SPL Solusi Sifat SPL
Substitusi
−𝑥 + 2𝑦 = 1  − 𝑥 = −2𝑦 + 1
−𝑥 + 2𝑦 = 1 Tepat satu solusi,
−2𝑦 + 1 + 3𝑦 = 3  𝒚 = 𝟐 SPL konsisten dan
−𝑥 + 3𝑦 = 3 yaitu (3, 2)
 𝒙 = 𝟐. 𝟐 – 𝟏 = 𝟑 kedua SPL ekuivalen
𝑥– 2𝑦 = −1  𝑥 = 2𝑦– 1 karena memiliki solusi
𝑥 – 2𝑦 = −1 Tepat satu solusi,
− 2𝑦– 1 + 3𝑦 = 3  𝒚 = 𝟐 yang sama
−𝑥 + 3𝑦 = 3 yaitu (3, 2)
 𝒙 = 𝟐. 𝟐– 𝟏 = 𝟑

𝑥– 2𝑦 = −1 −𝑥 + 2𝑦 = 1  2𝑦 = 𝑥 + 1
Banyak solusi SPL konsisten
−𝑥 + 2𝑦 = 1 𝑥– 𝑥 + 1 = −1  − 1 = −1  𝟏 = 𝟏

𝑥– 2𝑦 = −1 𝑥– 2𝑦 = −1  𝑥 = 2𝑦– 1
Tidak ada solusi SPL tidak konsisten
−𝑥 + 2𝑦 = 3 − 2𝑦– 1 + 2𝑦 = 3  𝟏𝟑

1910AJBR01
PERSAMAAN PARAMETRIK 9

SEBAGAI SOLUSI SPL (1)


Himpunan solusi untuk sistem persamaan linear yang memiliki
banyak solusi bisa dinyatakan dalam persamaan parametrik
(setiap variabel (unknown) dinyatakan dalam parameter).
Contoh
Selesaikan sistem persamaan linear berikut.
• 4𝑥 − 2𝑦 = 1
• 16𝑥 − 8𝑦 = 4
1 Penyelesaian menggunakan eliminasi
−16𝑥 + 8𝑦 = −4 Cara pertama tidak
4𝑥 − 2𝑦 = 1 memberikan batasan
16𝑥 − 8𝑦 = 4 16𝑥 − 8𝑦 = 4
untuk variabel x dan y.
𝟎=𝟎
1910AJBR01
PERSAMAAN PARAMETRIK 10

SEBAGAI SOLUSI SPL (2)


Contoh
Selesaikan sistem persamaan linear berikut.
• 4𝑥 − 2𝑦 = 1
• 16𝑥 − 8𝑦 = 4
2 Penyelesaian menggunakan cara lain
1 1
4𝑥 − 2𝑦 = 1 𝑥= + 𝑦
4 2
1 1
𝑥= + 𝑡 .............. . 𝑦 = 𝑡
4 2
1 1 3
𝑥= + 1 = . . . . . . . . . (𝑡 = 𝑦 = 1)
4 2 4
1910AJBR01
PERSAMAAN PARAMETRIK 11

SEBAGAI SOLUSI SPL (3)


Kesimpulan
• 4𝑥 − 2𝑦 = 1
• 16𝑥 − 8𝑦 = 4
Jadi, hasil dari sistem persamaan linear tersebut akan diperoleh
solusi 𝒙 = ¾ dan 𝒚 = 𝟏.

1705EMO04
🔑 DAFTAR PUSTAKA
Anton, H., & Rorres, C. (2010). Elementary linear algebra (10 th ed.).
USA: John Wiley & Son.

1910AJBR01
© KREDIT
Lecturer
Della Maulidiya, S.Si., M.Kom.

Subject Matter Expert


Arfika Nurhudatiana, Ph.D.

Instructional Design Reviewer


Joko Sutaryo, S.Kom.

Content Developer
Serin Imsa Arizuni, S.Si.

1910AJBR01