Anda di halaman 1dari 7

INSTRUKSI KERJA

ALIGNMENT

IK/HAR/BOILU/009
No. Rev. : 00

Keterangan Nama Tanggal

Ardhi Handryan Nugroho


Dibuat Oleh : 13 Desember 2016
Teknisi Har Boiler PLTU

Diperiksa Oleh: Ulisaroha Simbolon 14 Desember 2016


Supervisor Har Boiler PLTU

Disetujui Oleh : Heppy Tarigan 14 Desember 2016


Asmen Har PLTU
INSTRUKSI KERJA
No. Dok. :
No. Rev. :

ALIGNMENT Tgl Berlaku :

Hal. :

1. Tujuan
Untuk memastikan terlaksananya perbaikan sesuai dengan kondisi yang
ditetapkan dalam referensi

2. Data Teknik
- Sesuai dengan IK dari pompa dan fan pada PLTU Belawan

3. Referensi
Instruksi kerja Alignment
http://alignmentknowledge.com
http://vibralign.com
http://thealignmentblog.com
http://soemarno.org

4. Alat dan Bahan

NO Alat dan bahan Jumlah


1 Kunci pas & ring untuk tapak 2 Ea
2 Kunci pas & ring untuk bolt jack 2 Ea
3 Dial indicator & stand 2 set
4 Feeler Gauge 2 Ea
5 Micrometer Screw 1 Ea
6 Penggaris 1 Ea
7 Shim Plate 1 box
8 Majun Apabila diperlukan
9 Kaca 1 Ea
9 Gunting Shim 1 Ea

5. Kualifikasi Personil Pelaksana


1 orang pegawai pemeliharaan PLTU & 3 helper

6. Catatan Mutu
Laporan pekerjaaan harian
7. Safety Induction.
1. Pastikan menggunakan APD(Safety
shoes, sarung tangan dan Helm)

2. Siapkan tool dan material yang


dibutuhkan

3. Menghubungi operator untuk


mencabut CB motor, melakukan
tagging, dan menutup valve/damper
yang menuju pada pompa/fan yang
akan dilakukan alignment

8. Langkah Kerja
PreAlignment
1. Bersihkan tapak motor dari
kotoran, pastikan tapak tidak
dicat dan rata.

2. Pastikan shaft motor & pompa


sudah di run out dan hasilnya
bagus, begitu juga dengan
couplingnya. Pastikan karet
kopling bagus.
3. Siapkan shim. Pastikan shim
bagus, Ganti shim yang
bengkok, rusak, kotor, dan
terdapat cat.
4. Ukur Diameter Kopling (D),
Jarak antara kopling dengan
tapak depan (A), dan jarak
antara kopling dengan tapak
belakang (B). Itulah yang
menjadi patokan perhitungan
matematis mencari Axial
Misalignment. Diketahui A=500 ;
B = 1000 ; D = 100 (dalam
1/100 mm)
4. Soft foot check, yaitu
mengganjal tapak motor supaya
rata. Pastikan shim sudah
kosong terlebih dahulu di tapak
dengan sebelumnya ditandai,
kendori baut motor, masukkan
feeler gauge di gap/celah
keempat tapak motor spt
gambar, ukur gapnya
menggunakan micrometer dan
masukkan shim sesuai ukuran
tadi. Pada mesin yang lebih
besar seperti FD Fan, MFO HP
Pump, dan Transfer pump
gunakan dial indicator seperti
pada gambar dan kunci silang
dan ukur penurunannya (/100
mm)
5. Lakukan Rough Alignment,
yaitu , tempelkan penggaris
diatas kedua kopling. Apabila
ada gap masukkan feeler
gauge/shim yang seukuran
dengan gap, mis : 200/100 mm.
Maka tambah shim 2 mm pada
seluruh tapak motor
6. Setelah selesai, maka pasang
stand & dial indicator dengan
posisi seperti digambar (Rim &
Face). Siap untuk dilakukan
alignment. Rim adalah
pembacaan radial, face adalah
pembacaan axial
Alignment Metode Rim & Face
Vertical Misalignment
1.Mencari data vertikal yaitu
atas bawah, kunci semua tapak
dengan cara silang
menggunakan kunci pas sesuai
dengan pompa. Tingkatan
kuncinya adalah span  sedang
 kencang
2. Posisikan dial pada 0o
clockwise dari motor. Set kedua
dial di angka nol.
2. Kemudian putar dial menuju
sudut 180o. Catat hasil kedua
dial. Spt gambar, misal rim :
+100(/100 mm) , dan face :
+50(/100) mm.
3. posisi kopling sekarang.

4. Untuk menghitung alignment


secara langsung axial & radial ,
untuk menambah/mengurangi
shim adalah sebagai berikut :

*catatan :
AT = axial top (yang terbaca di atas)
AB = axial bottom (yang terbaca di bawah)
Rim = pembacaan radial di bawah (180o)
A = jarak kopling ke tapak depan
B = jarak kopling ke tapak belakang
D = diameter kopling
Apabila hasil (+) maka tambah shim , apabila
hasil (-) maka kurangi shim
Merah = axial ; Biru = radial
Perhitungan ini berlaku untuk pengukuran
gap axial kopling menggunakan feeler gauge
5.Setelah mengetahui
persamaan di atas maka
masukkan data dan lakukan
penghitungan. Kemudian
kendorkan baut secara silang,
masukkan shim sesuai
perhitungan yaitu shim depan Maka tambahkan shim depan sebesar 300 dan shim
300 dan shim belakang 550 belakang sebesar 550 (dalam 1/100 mm)
(dalam 1/100 mm). Kemudian
lakukan horisontal
misalignment
Horisontal Misalignment
1. Mencari data horisontal yaitu
kanan kiri, lakukan rough
alignment kiri kanan terlebih
dahulu menggunakan penggaris.
Setelah itu geser tapak hingga
secara visual tampak rata.
2. Kemudian posisikan dial pada
90o clockwise dari motor. Set
kedua dial di angka nol.
3. Kemudian putar dial menuju
sudut 270o. Catat hasil kedua
dial. Spt gambar, misal rim
(radial) : +100(/100 mm) , dan
face (axial) : +50(/100) mm.
4. Khusus horisontal mencari axial
terlebih dahulu, geser tapak
belakang pompa ke kiri dan tapak
depan ke kanan hingga ketika
diputar 90o dial menunjuk angka
nol.
5. Mencari radial horisontal.
Bagian radial pasti bergeser ,
karena sudah diubah posisinya.
Misal radial=-100. Maka motor
didorong ke kanan hingga 50.
Untuk memastikan axialnya
tidak berubah , jangan lupa
untuk menaruh dial pada tapak
belakang mengarah ke
kanan/kiri motor, jaga nilai
pada dial tetap 0.
Vertical Misalignment 2
1.Kemudian lakukan lagi
perhitungan secara vertikal,
lakukan langkah 2-4 pada bab
vertical misalignment. Kunci
tapak dengan cara silang,
tahapan kunci : span  sedang
 kencang.

2. Biasanya apabila prosedur di


atas sudah dilakukan dengan
baik & benar akan langsung
tercapai dengan nilai di sekitar ±
5/100 mm. Hal tersebut dapat
diatasi dengan metode
penguncian silang. Apabila hasil
radial & axial sudah dibawah ±
2,5 (/100 mm) maka alignment
selesai dan pompa/fan sudah
diijinkan untuk beroperasi.
9. Post Maintenance

1. Hubungi operator untuk pengetesan


dan operasikan pompa / fan
(mengacu pada IK/SOP pengoperasian
pompa/fan)
2. Bersihkan / rapikan peralatan dan
tempat kerja dan selesai