Anda di halaman 1dari 19

000000Lampiran 4

KABUPATEN OKU
TAHUN 2021
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
BPK RI

Petunjuk
1 Kuesioner yang meliputi Lingkungan Pengendalian, Penaksiran Risiko, Aktivitas Pengendalian, Informasi dan
Komunikasi, serta Pemantauan diberikan kepada responden, dengan ketentuan:
a. Responden BKAD, Inpektorat, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan
RSUD Ibnu Soetowo : Quesioner Unsur Lingkungan Pengendalian

b. Responden Inpektorat, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan RSUD Ibnu
Soetowo : Quesioner Unsur Penaksiran Risiko
c. Responden Inpektorat, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan RSUD Ibnu
Soetowo : Quesioner Unsur Aktivitas Pengendalian
d. Responden Inpektorat, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan RSUD Ibnu
Soetowo : Quesioner Unsur Informasi dan Komunikasi
e. Responden Inpektorat, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan RSUD Ibnu
Soetowo : Quesioner Unsur Pemantauan
000000Lampiran 4.1

(diisi oleh BKAD, OPD Terkait)


KABUPATEN OKU
TAHUN 2021
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
UNSUR: LINGKUNGAN PENGENDALIAN
BPK RI

Diisi oleh : Di-review oleh : TIM PEMERIKSA BPK


Tanggal : Tanggal :
Ket :
S = Setuju
R = Ragu-ragu
TS = Tidak setuju
Keterangan diisi dengan kondisi yang telah/belum dilakukan
PERNYATAAN TS R S KETERANGAN
1. Integritas dan nilai-nilai etika
a. Terdapat kebijakan atau aturan-aturan intern mengenai pedoman
berperilaku secara tertulis yang memberikan sanksi terhadap
pegawai yang melakukan kecurangan atau ketidakjujuran yang
ditetapkan oleh Pemerintah Daerah (Kode etik dan sanksi atas
pelanggaran).
b. Kebijakan-kebijakan atau aturan-aturan tersebut telah
dikomunikasikan atau disosialisasikan kepada seluruh pegawai.
c. Terdapat pernyataan tertulis yang ditandatangani pegawai untuk
menerapkan aturan perilaku tersebut (Pembuatan Pakta Integritas
sebagaimana PermenPAN dan RB Nomor 60 Tahun 2012)

d. Terdapat unit khusus pada Pemda yang berfungsi sebagai penegak


aturan perilaku pegawai
e. Pegawai yang melanggar aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan
dikenakan sanksi oleh atasan pegawai tersebut sesuai aturan.
f. Sanksi yang diberikan kepada pegawai yang melanggar telah
dikomunikasikan kepada seluruh pegawai sehingga pegawai
mengetahui konskuensi dari penyimpangan dan pelanggaran yang
dilakukan
g. Terdapat prosedur formal untuk menetapkan, merubah atau
menghilangkan suatu pengendalian di lingkungan Pemerintah
Daerah.
2. Komitmen terhadap kompetensi
a. Pemerintah Daerah menentukan kualifikasi atau persyaratan
pendidikan, pengetahuan dan keterampilan yang harus dipenuhi
untuk menduduki jabatan atau melaksanakan tugas-tugas tertentu.
(Standar kompetensi untuk masing-masing jabatan dan pelaksana
tugas). Terdapat produk hukum atas standar kompetensi tersebut.

b. Terdapat pengujian terhadap pegawai yang akan menduduki


jabatan atau pelaksana tugas-tugas tertentu.
c. Terdapat upaya Pemerintah Daerah untuk meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan pegawai dengan diklat-diklat atau
kursus-kursus.
d. Terdapat diklat-diklat atau kursus-kursus yang diadakan oleh
Pemerintah sesuai dengan kebutuhan pegawai atau kebutuhan
kerja.
e. Terdapat program baik formal maupun informal untuk orientasi dan
pelatihan pegawai baru. Serta terdapat pedoman terkait hal
tersebut.
000000Lampiran 4.1

PERNYATAAN TS R S KETERANGAN
f. Para pegawai di lingkungan Satker memiliki kompetensi sesuai
standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing bidang.
(Misal: penyusun laporan keuangan memiliki latar belakang
pendidikan akuntansi, pelaksana teknis lapangan memiliki latar
belakang teknik, dll)
g. Kelanjutan pendidikan pegawai mendapat dukungan dari Pimpinan
Satker (Terdapat anggaran Beasiswa dan diklat bagi pegawai yang
telah memenuhi kualifikasi)
h. Setiap pegawai mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang
berkesinambungan sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing

i. Terdapat mekanisme monitoring untuk memastikan bahwa setiap


pegawai mendapatkan pelatihan teknis sesuai bidang kerja
j. Terdapat standar minimal jam pelatihan yang harus dipenuhi oleh
setiap pegawai
3. Falsafah dan gaya operasi manajemen
a. Pimpinan OPD membuat laporan rutin mengenai perkembangan
pelaksanaan program dan kegiatan untuk disampaikan kepada
Kepala Daerah
b. Laporan tersebut memuat target waktu, kendala, dan pencapaian
dari program dan kegiatan
c. Kepala Daerah melaksanakan rapat rutin dengan seluruh Kepala
OPD untuk melakukan evaluasi pencapaian program dan kegiatan
berdasarkan laporan dari masing-masing pimpinan OPD
d. Setiap keputusan yang dibuat oleh pimpinan didiskusikan dengan
bawahan.
e. Pemda terlibat dalam perancangan perubahan dalam struktur
pengendalian:
- Pengendalian dipantau secara memadai
- Terdapat tindak lanjut terhadap penyimpangan dari unsur
pengendalian yang berlaku
d. Pimpinan OPD membuat prosedur baku untuk setiap proses kerja
dan mewajibkan kepada pegawai untuk mengikuti prosedur baku
tersebut
e. Pemda bersedia menerima saran (advice) dari pihak yang
berkompeten mengenai hal-hal penting terkait masalah Teknis
dalam satker dan Pengendalian Intern.
f. Pimpinan satker mempunyai rasa tanggung jawab atas Laporan
Pertanggungjawaban atas Keuangan daerah serta kewajiban
melakukan rekonsiliasi rutin antar unit-unit terkait (Misal Bid. Aset,
dengan Pengurus Barang OPD).
g. Tidak ada salah satu pimpinan di lingkungan pemerintah daerah
yang dominan dibanding pimpinan lainnya sehingga cek and balance
diantara para pimpinan tersebut cukup memadai.
h. Terdapat kebijakan tertulis mengenai pola mutasi, rotasi, dan
promosi pegawai
4. Struktur organisasi
a. Struktur organisasi ditetapkan dengan Peraturan Daerah.
b. Struktur organisasi telah menggambarkan tugas pokok, fungsi,
tanggung jawab dan wewenang bagi setiap unit kerja.
c. Struktur organisasi telah memberikan kecukupan kerangka kerja
secara keseluruhan untuk merencanakan, mengarahkan,
mengawasi, serta memfasilitasi akan kecukupan arus informasi.
d. Terdapat penyesuaian perubahan struktur organisasi sehubungan
dengan adanya perubahan peraturan perundangan dan lingkungan
strategis
e. Terdapat analisa jabatan untuk menentukan kebutuhan jumlah
pegawai untuk masing-masing unit dalam organisasi pemerintah
daerah
5. Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab
000000Lampiran 4.1

PERNYATAAN TS R S KETERANGAN
a. Terdapat job discription (deskripsi tugas) yang ditetapkan atasan
untuk masing-masing pegawai, terutama kepada pegawai yang
bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran dan kekayaan
daerah
b. Kebijakan dan prosedur yang ditetapkan oleh pimpinan untuk setiap
tugas telah dinyatakan secara tertulis sehingga pelaksana tugas
tahu wewenang dan tanggung jawabnya, terutama prosedur yang
berkaitan dengan pengelolaan anggaran (adanya SOP dalam setiap
prosedur pengelolaan anggaran mulai dari perencanaan sampai
dengan pelaporan)
c. Pegawai yang tidak dapat melaksanakan tugas dan
tanggungjawabnya mendapatkan sanksi.
d. Pendelegasian tugas dan wewenang diberikan kepada pegawai yang
mampu merealisasikan tujuan pokok dan fungsi unit kerja.
e. Kapasitas pendelegasian wewenang telah diatur dengan baik
sehingga pembagian tugas cukup merata diantara para pegawai
(tidak terjadi seseorang tidak banyak melakukan pekerjaan
sementara yang lain mempunyai pekerjaan berlebihan, namun tidak
terdapat kompensasi atas pekerjaan yang berlebihan tersebut).

6. Kebijakan dan praktek yang terkait dengan Sumber Daya Manusia.

a. Pemda memiliki standar kompetensi pegawai yang meliputi latar


belakang pengetahuan, keterampilan, dan pendidikan untuk setiap
posisi dan jabatan sebagai dasar rekrutmen pegawai baru
b. Pegawai yang direkrut atau diterima telah sesuai antara latar
belakang pengetahuan, keterampilan dan pendidikannya dengan
kualifikasi yang dibutuhkan.
c. Pegawai ditempatkan pada unit kerja yang sesuai dengan latar
belakang pendidikan dan kompetensi teknis yang dimiliki (Misal:
Pegawai dengan latar belakang pendidikan akuntansi ditempatkan
pada unit organisasi penyusun laporan keuangan, pegawai dengan
latar belakang teknik pada dinas teknis seperti PU, dsb)

d. Promosi pegawai didasarkan pada pertimbangan :


-      Prestasi kerja
-      Kepangkatan.
-      Senioritas.
yang dilaksanakan melalui Baperjakat
e. Terdapat mekanisme penilaian kinerja pegawai yang memadai selain
dengan DP3 yang dibuat pada akhir tahun
f. Setiap mutasi pegawai mempertimbangkan kemampuan teknis
pegawai dengan kebutuhan teknis suatu unit kerja.
g. Pemda menerapkan sistem reward and punishment atas pencapaian
kinerja pegawai
h. Terdapat kebijakan mutasi pegawai di lingkungan Biro/bagian
Keuangan (tugas-tugas dirotasikan secara periodik diantara
pegawai)
i Jumlah pegawai telah memadai dengan tugas pokok fungsi
(Tupoksi) dan tanggung jawab pekerjaan
JUMLAH

Permasalahan dan hambatan pada Satker di TA 2021 :


………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Baturaja, Oktober 2021


000000Lampiran 4.1

PERNYATAAN TS R S KETERANGAN

(………………………………………………)
NIP.
000000Lampiran 4.1
000000Lampiran 4.2

KABUPATEN OKU
TAHUN 2021
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
UNSUR: PENAKSIRAN RISIKO
BPK RI

Diisi oleh : Di-review oleh : TIM PEMERIKSA BPK


Tanggal : Tanggal :
Ket :
S = Setuju
R = Ragu-ragu
TS = Tidak setuju
Keterangan diisi dengan kondisi yang telah/belum dilakukan
PERNYATAAN TS R S
1. Pimpinan Satker telah mengidentifikasi risiko-risiko yang dapat
menghambat pelaksanaan kegiatan dan pembuatan Laporan
Pertanggungjawaban Kegiatan (LPJ)
2. Hasil identifikasi risiko telah dituangkan dalam laporan atau telah
didokumentasikan
3. Pimpinan Satker telah mengantisipasi perubahan peraturan, standar
dan pedoman yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dan
pembuatan Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan (LPJ)
4. Satker telah mengantisipasi kelemahan-kelemahan penggunaan
teknologi informasi dalam pemrosesan transaksi, seperti back up data
jika data yang tersimpan dalam komputer hilang, kemacetan program
dll.

5. Satker telah mengantisipasi jika terjadi perubahan personil, seperti


melakukan mutasi di lingkungan Biro/Bagian/unit kerja di Satkernya
sesuai dengan kemampuan personilnya

6. Pemerintah Daerah telah mengantisipasi kemungkinan kolusi antar


karyawan yang merupakan family. (Pegawai yang memiliki hubungan
keluarga tidak ditempatkan pada unit/jabatan/posisi yang memiliki
hubungan strategis. Misal: kakak sebagai panitia pengadaan sedangkan
adik sebagai pemeriksa barang)
7. Terdapat sistem (teknologi informasi) baru atau diperbaiki yang telah
diterapkan oleh Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan kegiatan pada
Satker anda
8. Semua sistem (teknologi informasi) yang dibuat atau diseleksi telah
dicoba sebelum diterapkan dalam pelaksanaannya

9. Tingkat rotasi (turnover) pegawai cukup tinggi pada satker anda

10. Jumlah personil sesuai dengan jumlah kegiatan/pekerjaan yang ada

11. Terdapat tekanan (pressure) kepada pegawai untuk segera


menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang terlalu pendek.

JUMLAH

Permasalahan dan hambatan pada Satker di TA 2021 :


000000Lampiran 4.2

PERNYATAAN TS R S
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Baturaja, Oktober 2021

(………………………………………………)
NIP.
000000Lampiran 4.2

(diisi oleh OPD Terkait)

TIM PEMERIKSA BPK

KETERANGAN
000000Lampiran 4.2

KETERANGAN
……………………………………………………
……………………………………………………
……………………………………………………
……………………………………………………

aturaja, Oktober 2021

…………………………………………)
000000Lampiran 4.2
000000Lampiran 4.3

(diisi oleh OPD Terkait)


KABUPATEN OKU
TAHUN 2021
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
UNSUR: AKTIVITAS PENGENDALIAN
BPK RI

Diisi oleh : Di-review oleh : TIM PEMERIKSA BPK


Tanggal : Tanggal :
Ket :
S = Setuju
R = Ragu-ragu
TS = Tidak setuju
Keterangan diisi dengan kondisi yang telah/belum dilakukan
PERNYATAAN TS R S KETERANGAN
1. Pengendalian Pengolahan Informasi (Information Processing
Controls) terhadap kegiatan
a. Penandatanganan SPM, check, SP2D atau dokumen-dokumen
pengadaan lainnya hanya dilakukan oleh personil yang telah
ditunjuk dalam SK Kepala Daerah.
b. SPM, check, SP2D atau dokumen pengadaan lainnya sebelum
ditandatangani oleh personil yang ditunjuk, diverifikasi secara detail.
(misal kontrak pekerjaan ditandatangani oleh PPK, dll)
c. SPM, check, SP2D dan dokumen-dokumen pengadaan lainnya yang
tidak digunakan disimpan ditempat yang aman.
2. Pemisahan Tugas (Segregation of duties)
a. Pemisahan tugas dan tanggung jawab telah dilakukan dalam hal
otorisasi, persetujuan approval, pemrosesan, pencatatan,
pembayaran/penerimaan uang, pemeriksaan dan dalam fungsi
penyimpanan. (Misalnya Kepala Dinas selaku Pengguna Anggaran
mendelegasikan wewenangnya kepada PPK untuk pelaksanaan
kegiatan)
b. Pemisahan tersebut dilakukan dengan adanya keputusan kepala
dinas terkait, tentang penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen
(PPK), PPTK, dan Pengawas Lapangan (ada SK terkait penunjukan
PPK, PPTK dan Pengawas lapangan)
c. Para pejabat pengadaan telah diberikan orientasi, pelatihan,
sertifikasi dan dukungan lain dalam rangka melaksanakan tugas
d. Pejabat pengadaan, PPK/PPTK dan Pengawas lapangan semuanya
memiliki sertifikasi keahlian
e. Satu PPTK hanya melaksanakan satu Kegiatan/Pekerjaan

f. Jumlah personil PPTK dan Pengawas Lapangan sesuai dengan


jumlah kegiatan/pekerjaan yang ada (sudah optimal)
3. Pengendalian Fisik (Physical Controls), data, dokumen, dan catatan
a. Terdapat pembatasan akses terhadap orang-orang untuk masuk ke
ruang penyimpanan dokumen, peralatan pengolahan data, dan
penyimpanan aset (seperti komputer pada bagian pembukuan dan
gudang persediaan/barang).
b. Satker memiliki unit/bidang/seksi/unit kerja lainnya dalam
melakukan penjaminan kualitas (quality assurance) dan
pengendalian kualitas (quality control) pekerjaan konstruksi agar
mutu pekerjaan selalu terkendali dengan mengacu kepada
spesifikasi teknis yang ditetapkan
c. Satker memiliki peralatan pengujian yang memadai dalam
melakukan penjaminan kualitas (quality assurance) dan
pengendalian kualitas (quality control) pekerjaan konstruksi agar
mutu pekerjaan selalu terkendali dengan mengacu kepada
spesifikasi teknis yang ditetapkan
000000Lampiran 4.3

PERNYATAAN TS R S KETERANGAN
d. Terdapat anggaran khusus terkait kegiatan pemeliharaan peralatan
pengujian pada satker
e. Akses terhadap peralatan pengujian sudah diproteksi dengan baik
dan pengawasan (monitoring) sistem sudah dilaksanakan dan
tindakan diambil jika diperlukan.
f. Pada Kegiatan pengadaan barang/jasa, dokumentasi telah dilakukan
dengan adanya penyusunan dokumen penawaran, lelang, dan
kontrak, serta dokumen lain yang masih terkait dengan kontrak,
diantaranya dokumen pembayaran, berita acara serah terima
(BAST), laporan kemajuan pekerjaan, as built drawing, dan back-up
data (data pendukung)
4. Review atas Kinerja (Performance Reviews)
a. Pimpinan Satker mereview/melakukan analisa perbandingan antara
realisasi dengan anggaran atas kegiatan/pekerjaan yang telah
dilakukan
b. Hasil analisa perbandingan anggaran dan realisasi pendapatan dan
belanja serta pencapaian kinerja mengungkap
permasalahan/kendala/hambatan tidak tercapainya target yang
telah ditetapkan
c. Satker telah menindaklanjuti hasil analisa tersebut dan tindak lanjut
tersebut didokumentasikan untuk perbaikan kinerja
JUMLAH

Permasalahan dan hambatan pada Satker di TA 2021 :


…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Baturaja, Oktober 2021

(………………………………………………)
NIP.
000000Lampiran 4.3
000000Lampiran 4.3
000000Lampiran 4.4

(diisi oleh OPD Terkait)


KABUPATEN OKU
TAHUN 2021
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
UNSUR: INFORMASI DAN KOMUNIKASI
BPK RI

Diisi oleh : Di-review oleh : TIM PEMERIKSA BPK


Tanggal : Tanggal :
Ket :
S = Setuju
R = Ragu-ragu
TS = Tidak setuju
Keterangan diisi dengan kondisi yang telah/belum dilakukan
PERNYATAAN TS R S KETERANGAN
1. Satker telah memberikan informasi baik informasi keuangan maupun
non keuangan, yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa ekternal
maupun internal dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang
membutuhkan sesuai kewenangannya
2. Laporan yang disiapkan tepat waktu, informatif dan didistribusikan
kepada pihak yang berhak.
3. OPD tersebut telah menginformasikan dan mengkomunikasikan
program dan kegiatannya di lingkungan internalnya melalui pertemuan
rutin dan pertemuan-pertemuan insidentil.
4. OPD mempunyai sarana dan mekanisme yang dapat menjamin pihak
manajemen dapat mengetahui semua informasi dan kondisi yang
terjadi di OPD

5. Setiap subbagian dan seksi mempunyai kewajiban untuk


menyampaikan laporan-laporan rutin kepada atasan secara berjenjang.

6. Laporan tersebut didokumentasikan berupa laporan pelaksanaan


kegiatan, laporan realisasi fisik dan keuangan, serta laporan mingguan
dan bulanan.
7. Setiap tugas yang dilaksanakan sesuai dengan tupoksi

JUMLAH

Permasalahan dan hambatan pada Satker di TA 2021 :


………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Baturaja, Oktober 2021

(………………………………………………)
NIP.
000000Lampiran 4.4
000000Lampiran 4.5

(diisi oleh OPD terkait)


KABUPATEN OKU
TAHUN 2021
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
UNSUR: PEMANTAUAN
BPK RI

Diisi oleh : Di-review oleh : TIM PEMERIKSA BPK


Tanggal : Tanggal :
Ket :
S = Setuju
R = Ragu-ragu
TS = Tidak setuju
Keterangan diisi dengan kondisi yang telah/belum dilakukan
PERNYATAAN TS R S KETERANGAN
1. Setiap rekomendasi untuk perbaikan Struktur Pengendalian Intern
yang disampaikan oleh Internal Auditor dan Eksternal Auditor telah
dilaksanakan dan dipantau oleh Pimpinan Satker
2. Temuan audit (audit finding) telah ditindaklanjuti secara keseluruhan.

3. Pengaduan masyarakat atau issu-issu di media massa mendapat


perhatian dari Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah serta ditindaklanjuti oleh OPD yang berwenang.
4. Pembagian tugas dan wewenang sudah dimonitor dengan baik

5. Pimpinan secara berkala mendapat laporan status penyelesaian


rekomendasi yang disampaikan auditor internal dan eksternal sehingga
pimpinan dapat menyakinkan kualitas dan ketepatan waktu
penyelesaian setiap rekomendasi

6. OPD terkait melakukan pengawasan, pemantauan dan monitoring atas


pekerjaan yang telah dilakukannya dan melakukan perbaikan atas
pekerjaannya apabila terdapat kekurangan volume atas pekerjaan fisik
yang telah dilakukan maupun pengenaan denda keterlambatan apabila
pekerjaan mengalami keterlambatan
7. OPD mempunyai personel yang memadai dalam melakukan
pengawasan dan pemantauan pada pekerjaan/kegiatan fisik yang
dilakukan (adanya sub unit khusus dalam melakukan pengawasan dan
pemantauan)
JUMLAH

Permasalahan dan hambatan pada Satker di TA 2021 :


……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Baturaja, Oktober 2021

(………………………………………………)
000000Lampiran 4.5