Anda di halaman 1dari 22

BAGIAN 2 PENGUKURAN KOMPARATIF

PENDAHULUAN

Pada bagian ini akan diperlihatkan berbagai jenis gauge yang digunakan dalam industri teknik
dan akan dijelaskan mengapa gauge didesain untuk pengukuran komparatif. Jenis-jenis gauge
yang diperlihatkan dalam bagian ini termasuk:

∙ Straight edge
∙ Feeler gauge
∙ Try square
∙ Radius gauge
∙ Thread gauge
∙ Telescopic gauge
∙ Dial indicator

Juga akan diperlihatkan penyimpanan dan pemeliharaan gauge.

Apakah gauge?
∙ Gauge adalah instrumen yang digunakan untuk menguji suatu bagian teknik
dengan jalan membandingkannya dengan ukuran atau bentuk sebenarnya.
Straight Edge

TR44 Gambar 1
Apakah straight edge?
∙ Straight edge adalah baja atau besi tuang panjang dan berbentuk
empat persegi panjang.
∙ Sepanjang permukaan straight edge telah diratakan oleh mesin
dengan akurat (lihat bagian 1 Gambar 1 di atas).
∙ Straight edge dibuat dari baja atau besi tuang. Lihat Gambar 2 di
bawah.

TR44 Gambar 2
Mengapa straight edge digunakan?
Straight edge digunakan untuk membandingkan kerataan atau kesejajaran suatu bagian teknik
dengan cara menempelkan permukaan straight edge lihat Gambar 2.
TR43 Gambar 3

Bagaimana bagian-bagian teknik disejajarkan dengan benar?


Kesejajaran yang benar dapat diperoleh jika permukaan masing-masing bagian teknik yang
disejajarkan bersentuhan dengan straight edge (lihat bagian 1 dan 2 pada Gambar 3 di atas).

Bagaimana memelihara straight edge?


∙ Simpan straight edge di lingkungan yang sejuk dan bersih.
∙ Simpan straight edge di rak atau menghadap ke atas.
∙ Jangan menjatuhkan straight edge.
∙ Lumuri straight edge dengan lapisan tipis minyak untuk mencegah karat.
Feeler Gauge

TR43 Gambar 4 TR43 Gambar 5

Apakah feeler gauge? Lihat Gambar 4 di atas.


∙ Feeler gauge adalah sepotong logam yang panjang dan tipis.
∙ Setiap feeler gauge memiliki ketebalan yang berbeda.
∙ Setiap feeler gauge memiliki tanda ketebalan pada bagian luar permukaannya untuk
memudahkan identifikasi. Lihat Gambar 5 di atas.

TR43 Gambar 6

Mengapa feeler gauge digunakan?


Feeler gauge digunakan untuk memeriksa celah-celah kecil. Di bawah ini adalah contoh
penggunaan feeler gauge:
∙ Memeriksa celah-celah antara dua bagian. Lihat Gambar 6 di atas.
∙ Celah bantalan.
∙ Memeriksa celah pada busi.
∙ Menggunakan straight edge untuk memeriksa kerataan suatu permukaan.
TR44 Gambar 7

Bagaimana menggunakan feeler gauge? Lihat Gambar 7 di atas.


∙ Keakuratan penggunaan feeler gauge tergantung pada pengalaman seseorang
dalam menggunakan gauge.
∙ Pengukuran celah yang akurat antara dua permukaan dilakukan oleh seseorang
dengan menggunakan satu set feeler gauge.
∙ Mendapatkan ukuran yang benar tergantung pada "hambatan" (atau "feel ")
yang dirasakan antara feeler gauge dan bagian teknik.
∙ Feeler gauge harus selalu ditarik melalui celah bagian teknik. Lihat Gambar 7
di atas.
∙ Ukuran yang benar diperoleh jika terasa adanya "hambatan" di antara setiap
bagian namun masih dapat digerakkan. Lihat Gambar 6 halaman 9.
Tindakan pencegahan
Tindakan pencegahan berikut ini harus diikuti ketika menggunakan feeler gauge.
∙ Jangan mendorong feeler gauge ke dalam celah karena dapat membengkokkan atau
membuat feeler gauge menyimpang. Lihat Gambar 7 di atas.
∙ Jangan menggunakan feeler gauge pada permukaan yang kasar atau yang belum
dikerjakan.
∙ Jangan memukul feeler gauge dengan palu.
∙ Jangan menggunakan feeler gauge untuk menyangga barang berat.
∙ Jangan menggunakan feeler gauge pada permukaan panas.
Bagaimana memelihara feeler gauge?
∙ Menjaga agar feeler gauge tetap bersih.
∙ Melipat feeler jika tidak sedang digunakan. Lihat Gambar 5 halaman 9.
∙ Simpan di lingkungan yang sejuk dan bersih untuk mencegah gauge berkarat.

Try Square

TR44 Gambar 8

Apakah try square?


Try square adalah gauge yang digunakan untuk memeriksa keakuratan suatu permukaan
masing-masing pada garis 90°.
∙ Bagian 1 pada Gambar 8 menunjukkan try square sedang digunakan untuk
memeriksa keakuratan dua permukaan pada 90°.
∙ Bagian 2 Gambar 8 di atas menunjukkan bagaimana try square dapat digunakan
bersama dengan sebuah scriber untuk membuat garis pada 90° dari satu tepi.
TR44 Gambar 9

Apakah bagian-bagian utama try square?


Try square terdiri dari dua bagian. Lihat Gambar 9 di atas;
1 Blade.
2 Stock.
Bagian-bagian ini dibuat secara terpisah dan digabungkan menjadi satu. Sudut antara blade
dan stock adalah 90°. Permukaan bagian dalam dan luar stock dan blade memiliki tingkat
akurasi yang tinggi.
TR44 Gambar 10

Bagaimana memeriksa ketepatan try square? Lihat Gambar 10 di atas.


∙ Posisikan stock pada ujung rata suatu obyek kerja.
∙ Buat garis sepanjang blade pada posisi A.
∙ Balikkan stock pada try square dan buat garis kedua pada B.
∙ Jika garis berada pada posisi paralel maka blade dan stock diatur pada posisi
90°.
∙ Jika garis tidak paralel maka blade dan stock tidak diatur dengan benar dan
harus diatur kembali Lihat Gambar 10 di atas.

TR44 Gambar 11

Prosedur penggunaan try square.


∙ Lakukan suatu pekerjaan pada obyek kerja di mana hanya terdapat sedikit cahaya.
∙ Bersihkan kotoran yang menempel dan debu dari permukaan obyek kerja.
TR44 Gambar 12

∙ Posisikan obyek kerja dan try square sehingga hanya terdapat sedikit cahaya dari
belakang try square. Lihat Gambar 11 halaman 13.
∙ Letakkan stock pada tepi yang paling panjang obyek kerja tersebut dan geserkan try ke
bawah obyek kerja hingga blade bersentuhan dengan permukaan yaitu pada posisi 90°
terhadap stock. Lihat Gambar 11 halaman 13.
∙ Permukaan obyek kerja dapat dibandingkan dengan permukaan blade try square. Lihat
Gambar 12 di atas.
∙ Penyesuaian pada permukaan obyek kerja dapat dilakukan dengan mengisi (filing)
atau dengan menggunakan mesin (machining). Penting untuk melakukan pemeriksaan
reguler pada obyek kerja, untuk memastikan bahwa tidak ada lagi cahaya yang terlihat
di belakang blade try square.

Bagaimana memelihara try square?


∙ Menyimpan try square di tempat yang kering dan sejuk.
∙ Menguji try square secara reguler seperti terlihat pada Gambar 10 halaman 13.
∙ Melumuri try square dengan lapisan tipis minyak jika sedang tidak digunakan.
Radius Gauge.

TR44 Gambar 13

Apakah radius gauge? Lihat Gambar 13 di atas.


∙ Radius gauge adalah lempengan tipis logam dengan radius cekung (lihat bagian 1 pada
Gambar 13) dan radius cembung (lihat bagian 2 Gambar 13) pada ujungnya.
∙ Radius gauge dibuat dalam satu set dan terdiri dari berbagai ukuran.
∙ Blade setiap radius gauge memiliki ukuran radius yang berbeda.

TR44 Gambar 14

Untuk apa radius gauge digunakan? Lihat Gambar 14 (a) dan (b).
∙ Radius gauge digunakan untuk membandingkan lengkungan radius cembung atau
cekung pada suatu obyek kerja.
∙ Gambar 14 (a) menunjukkan percobaan sebuah radius cekung.
∙ Gambar 14 (b) menunjukkan percobaan radius cembung.
TR44 Gambar 15

Bagaimana menggunakan radius gauge? Lihat Gambar 15, 16 dan 17.


∙ Tempelkan blade radius gauge pada sebuah obyek kerja dan amati seberapa baik
lengkungan radius sesuai dengan radius obyek kerja. Lihat Gambar 15 di atas.

TR44 Gambar 16

∙ Mengidentifikasi ukuran radius gauge lihat bagian 1 Gambar 16 di atas.


∙ Gambar 16 menunjukkan sebuah obyek kerja dengan radius cembung, sedang
dibandingkan dengan radius gauge 12mm.

TR44 Gambar 17

∙ Gambar 17 di atas menunjukkan sebuah obyek kerja dengan radius cekung, sedang
dibandingkan dengan radius gauge 12mm.
TR44 Gambar 18

∙ Dengan menahan radius gauge tetap bersentuhan dengan obyek kerja, maka akurasi
antara obyek kerja dan gauge dapat dibandingkan.
∙ Gambar 18 di atas menunjukkan ketidaksesuaian antara radius gauge bagian 1
(Gambar 18) dan radius obyek kerja bagian 2 (Gambar 18).
∙ Pada Gambar 18 di atas, "r" adalah radius obyek kerja dan "R" adalah radius gauge.
∙ Pada contoh yang diperlihatkan di Gambar 18, radius lengkungan pada obyek kerja
terlalu kecil.

Perawatan radius gauge


∙ Menyimpan radius gauge di tempat yang kering dan dingin.
∙ Menjaga agar radius gauge tetap bersih.
∙ Melumuri radius gauge dengan lapisan tipis minyak jika sedang tidak digunakan.
Gauge Ulir

TR44 Gambar 19

Apakah screw pitch gauge metrik?


∙ Screw pitch gauge adalah lempengan logam tipis dengan bentuk ulir metrik di setiap
ujung blade nya . Lihat Gambar 19 di atas.
∙ Satu set screw pitch gauge metrik terdiri dari sejumlah blade.
∙ Setiap blade memiliki ukuran jarak ulir yang berbeda.

TR44 Gambar 20

∙ Screw pitch gauge metrik memiliki tanda ukuran jarak ulir dalam milimeter pada
bagian luar bladenya. Lihat bagian 1 Gambar 20.
∙ Screw pitch gauge metrik memiliki sudut ulir 60°.
TR44 Gambar 21

Apakah yang dimaksud dengan jarak ulir?


Jarak ulir metrik adalah:
"jarak antara satu ulir metrik ke ulir metrik berikutnya yang diukur dalam satu garis
lurus". Lihat "P" pada Gambar 21 di atas.

TR44
TR44 Gambar
Gambar 22 23

Bagaimana menggunakan screw pitch gauge?


∙ Bandingkan perbedaan screw pitch gauge dengan ulir metrik. Lihat Gambar 22 di atas.
∙ Tempelkan screw pitch gauge pada ulir.
∙ Periksa bahwa bentuk ulir yang terdapat pada obyek kerja sesuai dengan
bentuk screw pitch gauge. Lihat Gambar 23 di atas.
TR44 Gambar 24

Untuk memeriksa ulir bagian dalam, dapat dilakukan melalui prosedur yang sama seperti
yang digambarkan pada Gambar 22, 23 & 20.
Bagaimana memelihara screw pitch gauge?
∙ Simpan screw pitch gauge di tempat yang kering dan sejuk.
∙ Jaga agar screw pitch gauge tetap bersih.
∙ Melumuri screw pitch gauge dengan lapisan tipis minyak jika sedang tidak digunakan.

Telescopic Gauge

TR44 Gambar 25 TR44 Gambar 26

Apakah telescopic gauge? Lihat Gambar 25 dan Gambar 26 di atas.


∙ Gauge jenis ini berisikan dua per yang dapat digerakkan pada
ujung gagangnya, dan sebuah baut penjepit diujung lainnya. Gagang secara otomatis
bergerak keluar ketika baut penjepitnya dilepaskan. Lihat Gambar 25 di atas.
∙ Bagian 1 Gambar 26 di atas menunjukkan telescopic gauge yang berisikan per
∙ Bagian 2 Gambar 26 menunjukkan baut penjepit dalam posisi mengunci.
TR44 Gambar 27

Apakah tujuan penggunaan telescopic gauge?


∙ Telescopic gauge digunakan untuk mengukur lubang atau lubang kecil lihat Gambar
27 di atas.

TR44 Gambar 28

Bagaimana menggunakan telescopic gauge?


∙ Masukkan ukuran telescopic gauge yang tepat di dalam lubang obyek kerja. Lihat
Gambar 27.
∙ Kencangkan perlahan-lahan baut penjepit yang terdapat di ujung gagang (lihat bagian
2 Gambar 26).
∙ Untuk mendapatkan rasa ("feel") yang tepat, gauge harus disetel dengan melepas baut
penjepitnya secara perlahan, sehingga memungkinkan setiap gagang gauge bergerak
keluar.
∙ Miringkan gagang gauge, dan kencangkan baut penjepitnya perlahan-lahan.
∙ Gerakkan gagang telescopic gauge perlahan-lahan sesuai dengan arah panah pada
Gambar 28 di atas.
∙ Kencangkan baut penjepit ketika gagang gauge berada pada posisi vertikal hingga
hambatan sedikit terasa dari setiap gagang gauge.
∙ Lepaskan gauge perlahan-lahan dari lubangnya.
TR44 Gambar 29

Peralatan apakah yang digunakan untuk mengukur telescopic gauge? Lihat Gambar 29
di atas.
Pemindahan diameter lubang dilakukan dengan menggunakan telescopic gauge. Mikrometer
luar digunakan untuk pengukuran langsung.
∙ Bagian 1 Gambar 29 menunjukkan sebuah telescopic gauge.
∙ Bagian 2 Gambar 29 di atas menunjukkan sebuah mikrometer luar.

TR43 Gambar 30
Perawatan telescopic gauge. Lihat Gambar 30 di atas.
∙ Simpan telescopic gauge di tempat yang kering dan dingin.
∙ Jaga agar telescopic gauge tetap bersih.
∙ Simpan telescopic gauge di rak kayu agar tidak rusak. Lihat Gambar 30.
Dial Indicator

TR43 Gambar 31

Apakah dial indicator? Lihat Gambar 31 di atas.

Dial indicator adalah instrumen pengukur yang dapat digunakan untuk pengukuran langsung
dan komparatif Lihat Gambar 31

TR43 Gambar 32

Dial indicator terbuat dari bagian-bagian berikut ini. Lihat Gambar 32 di atas.
∙ Bagian 1 Poros vertikal dan horizontal.
∙ Bagian 2 Dial indicator.
∙ Bagian 3 Mekanisme penjepit.
∙ Bagian 4 Dial indicator plunger. Bagian 5 Medan magnet.
Apakah berbagai kegunaan dial indicator?
Umumnya, terdapat tiga contoh penggunaan dial indicator yang dilakukan di workshop.

TR43 Gambar 33

1. Dial indicator digunakan untuk memeriksa kesejajaran/kelurusan dua poros kopling.


Lihat Gambar 33 di atas.

TR43 Gambar 34

2. Menguji keakurasian kumparan mesin. Lihat Gambar 34 di atas.


∙ Bagian 1 menunjukkan kumparan mesin
∙ Bagian 2 menunjukkan dial indicator
∙ Bagian 3 menunjukkan arah gerakan dial indicator.

TR43 Gambar 33
35
TR43 Gambar 36

3 Gambar 35 dan 36 menunjukkan dial indicator sedang digunakan sebagai komparator.


∙ Dial dapat diatur hingga ketinggian tertentu.
∙ Ketinggian setiap bagian diukur ketika ditempatkan di bawah plunger yang
terdapat pada dial indicator.

TR43 Gambar 37

Apa sajakah jenis-jenis dial indicator yang diperlihatkan pada Gambar 37 di atas?

1 Dial indicator jenis Finger.


2 Dial indicator jenis Plunger.
Bagaimana memelihara dial indicator?
∙ Menggunakan dial indicator dengan benar
∙ Menyimpannya di tempat yang sejuk dan kering
∙ Menggunakan dial indicator hanya pada permukaan yang telah dikerjakan
∙ Mencegah dial indicator agar tidak bersentuhan dengan permukaan panas
∙ Menjaga medan magnet "tetap bekerja" agar tidak jatuh