Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Semua usaha pasti melibatkan manusia dalam menjalankan aktivitas

usahanya. Baik kegiatannya masih sederhana ataupun kegiatannya sudah

kompleks, manusialah yang menjadi intinya. Dalam bahasa berbeda, manusia

merupakan sumber daya yang paling penting dalam menjalankan roda perusahaan, baik yang

berskala kecil, sedang maupun besar dan merupakan asset yang mempunyai fisik dan

daya faktor dalam menggerakkan, mengatur dan memutuskan. Sehingga manusia

adalah satu-satunya yang mampu melaksanakan fungsi manajemen berupa perencanaan,

pengorganisasian, menggerakkan dan mengontrol agar perusahaan berjalan baik.

Manusia sebagai penggerak utama perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan

merupakan sumber daya yang tidak dapat diganti fungsinya dengan peralatan lain,

betapapun pesatnya perkembangan teknologi namun bila tidak ditunjang oleh

sumber daya manusia yang berkualitas maka hasilnya tidak akan mungkin

menjadi seperti yang diharapkan.

Saat ini berdiri banyak usaha penjualan beton siap pakai (ready mix)

dimana pasir, semen dan batu sudah tercampur menjadi satu dan siap dipakai

untuk segala kebutuhan pembangunan. Produk ini sebagai ganti semen, pasir dan

koral yang dahulu diaduk secara manual atau alat bantu yang sederhana. Usaha

beton siap pakai ini mengurangi waktu kerja dan bangunan dapat selesai sesuai

jadwal kerja. Hingga hanya perusahaan yang memiliki manajemen yang baik yang

1
2

dapat bersaing dalam bisnis ini. Mereka harus mempunyai alat yang modern,

tenaga kerja yang terampil dan memiliki lingkungan perusahaan yang sehat.

Sehingga mereka dapat bertahan dan tangguh dalam memaksimalkan tingkat laba

perusahaan yang direncanakan.

PT.Panca Mixindo Abadi merupakan perusahaan yang mengolah

campuran beton sesuai dengan perencanaan campuran (mix design) yang dipesan

oleh konsumen. Konsumen dalam hal ini adalah kontraktor atau pihak perorangan

yang sedang melakukan pembangunan. Beton ready mix ini, dahulunya digunakan

pada proyek-proyek berskala besar, namun pada saat ini, proyek-proyek kecil pun

sudah mulai beralih menggunakan beton ready mix. Adapun kelebihan dari beton

ready mix ini adalah selain waktu produksi yang lebih singkat, mutu dari beton

yang dihasilkan pun lebih sesuai dengan mix design, hal ini terjadi karena semua

proses pencampuran dilakukan menggunakan alat. Kekurangan dari beton ready

mix ini adalah dibutuhkan akses jalan yang cukup luas yang mampu dilalui oleh

mixer truck. Mixer truck adalah mobil yang mengangkut beton ready mix dari

pabrik menuju lokasi proyek.

Hingga memerlukan kerjasama yang baik antara perusahaan dengan

masyarakat atas lalu lintas alat perusahaan, begitupun didalam lingkungan

perusahaan (pabrik) juga memerlukan peralatan tambahan bagi setiap pekerja,

sepatu safety, helm, masker dan kenyamanan lainnya yang memastikan kesehatan

dan keselamatan kerja. Artinya Perusahaan harus memperhatikan lingkungan kerja

yang baik untuk memaksimalkan kinerja karyawan secara keseluruhan. Berikut ini

tabel jumlah Karyawan PT.Panca Mixindo Abadi:


3

Tabel 1.1 : Perkembangan Jumlah Karyawan PT.Panca Mixindo Abadi


Tahun 2012-2016
Jumlah Karyawan
Tahun
Awal Tahun Masuk Keluar Akhir Tahun
2012 38 2 - 40
2013 40 3 - 43
2014 43 - - 43
2015 43 17 25 35
2016 35 - 4 31
Sumber : PT.Panca Mixindo Abadi, Data Olahan 2017

Berdasarkan tabel diatas dapat dijelaskan bahwa jumlah karyawan

PT.Panca Mixindo Abadi tiap tahunnya selalu mengalami perubahan, yaitu dari

awal tahun 2012 sebanyak 38 orang, akhir tahun meningkat menjadi 40 orang

pada akhir tahun 2012. Kemudian sampai akhir tahun 2014, jumlah karyawan

masih tetap berjumlah 43 orang. Namun tahun 2015 ada pengurangan sebanyak

25 orang karyawan lama kemudian masuk 17 karyawan baru jadi pada akhir

tahun 2015 menjadi 35 orang, selanjutnya pada tahun 2016 kembali keluar 4

orang karyawan, berarti jumlah karyawan menjadi 31 orang.

Berikutnya adalah data target dan realisasi penjualan selamat lima tahun

terakhir, yaitu:

Tabel 1. 2 : Target dan Realisasi Penjualan PT.Panca Mixindo Abadi


Tahun 2012-2016
Tahun Target Penjualan Realisasi Persentase
(Meter Kubik) (Meter Kubik)
2012 35.000 38.625 110 %
2013 40.000 40.850 102 %
2014 42.500 34.425 81 %
2015 38.000 29.260 77 %
2016 40.000 35.600 89 %
4

Sumber : PT.Panca Mixindo Abadi, 2017

Berdasarkan tabel diatas dapat dijelaskan bahwa target dan realisasi

penjualan PT.Panca Mixindo Abadi pada tahun 2012 dan 2013 melampaui target

yang ditetapkan, 2012 terealisasi 110 % atau mencapai 38.625 dan tahun tercapai

40.850 meter kubik atau 102 %. Selanjutnya tahun 2014, 2015 dan 2016 terus

mengalami penurunan. Dari tabel tersebut juga dapat disimpulkan terjadi

penurunan omset perusahaan yang mengakibatkan turun juga kinerja karyawan

secara keseluruhan.

Ini juga terlihat pada absensi karyawan selama lima tahun terakhir

sebagai berikut ini:

Tabel 1.3 : Data Absensi Karyawan PT.Panca Mixindo Abadi


Tahun 2012 - 2016
Tingkat Jumlah
Hari
Jumlah Ketidakhadiran Jam Kerja
Tahun Efektif Persentase
Karyawan yang
Kerja Sakit Izin Alfa
Hilang
2012 38 298 6 5 5 16 5,4 %
2013 40 300 4 9 4 17 5,7 %
2014 43 298 5 8 7 20 6,7 %
2015 43 298 8 6 17 31 10,4 %
2016 35 300 3 5 11 19 6,4 %
Sumber : PT.Panca Mixindo Abadi, Data Olahan 2017

Dari tabel 1.3 diatas dapat dijelaskan bahwa tingkat ketidakhadiran

karyawan pada tahun 2012 dengan jumlah hari kerja 298, jam kerja yang hilang

16 hari (5,4%). Pada tahun 2013 meningkat menjadi 17 hari (5,7%) dengan
5

jumlah jam kerja 300. Selanjutnya pada tahun 2014 meningkat lagi menjadi 20

hari (6,7%) dari jam kerja efektif 298 hari. Kemudian puncaknya pada tahun 2015

jumlah jam hari kerja efektif 298, jam kerja yang hilang sebanyak 31 hari (10,4%)

Namun pada tahun 2016 ini menurun kembali menjadi 19 hari kerja yang hilang

(6,7%) dari jumlah jam hari kerja efektif 300.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan turunnya kinerja para

karyawan, salah satunya lingkungan kerja, sebab semakin baik lingkungan kerja

(alat-alat kerja utama, tempat kerja dan alat-alat pengaman) termasuk hubungan

antar karyawan, pimpinan dan suasana lingkungan perusahaan. Berikut adalah

tabel tentang keadaan tempat, Alat Kerja Utama dan Alat Pengaman Kerja pada

PT. Panca Mixindo Abadi:

Tabel 1.3 : Sarana dan Prasarana PT.Panca Mixindo Abadi


No Uraian Jumlah Kondisi/Keterangan
1 Fasilitas Pabrik
Air Mineral 1 Unit Baik
Helm, Sarung tangan dan Sepatu Safety 18 Unit Baik untuk Karyawan
Masker dan Kotak P3K 1 Paket Tersedia, bila masker habis atau
hilang. Maka di tambah
Helm untuk tamu 5 unit Baik, ada pos jaga.
Ruang Istirahat Operator 1 ruangan Baik, tapi terlalu sempit
Dengan ukuran 3 M x 3,40 M
2 Falisitas Kantor
Komputer dan Printer 3 Unit Baik
AC 3 unit Baik
Kendaraan (Motor untuk OB dan Kurir) 1 Unit Baik
3 Fasilitas Umum
Toilet 2 ruangan Bersih tapi kurang bagus
Parkir Kendaraan Karyawan dan Tamu 1 area Baik, tapi tercampur dengan tamu
Kantin 1 unit Sederhana sekali
Ruang Tunggu Tamu Belum ada Gabung dengan Pos SATPAM
Sumber : PT.Panca Mixindo Abadi, 2017
6

Berdasarkan tabel diatas dapat dijelaskan bahwa keadaan tempat kerja,

fasilitas pabrik secara standar sudah cukup, namun ruang istirahat masih sempit

untuk 6 orang pekerja (setiap shift) saat istirahat. Selain itu toilet perlu perbaikan,

perlu mushola dan tempat parkir yang khusus tamu, kendaraan operasional perlu

ditambah, sementara sarana dan prasarana sangat mendukung kerja para

karyawan.

Hal-hal lain yang saya temukan di lapangan yaitu debu semen dan abu

batu yang berterbangan saat hari panas juga merupakan masalah, walaupun ada

masker untuk pengaman. Hingga alat minum mereka pakai botol dan gelas yang

ada tutupnya agar terhidar dari debu.

Berdasarkan penjelasan diatas, maka peneliti tertarik mengambil judul

penelitian yaitu pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja Karyawan pada

PT.Panca Mixindo Abadi.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah dan penjelasan diatas, maka rumusan

masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh yang signifikan antara

Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT.Panca Mixindo

Abadi Pekanbaru.

1.3 Tujuan Dan Manfaat Penelitian

1.3.1 Tujuan Penelitian

Untuk melihat pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

pada PT.Panca Mixindo Abadi Pekanbaru.

1.3.2 Manfaat Penelitian


7

a. Bagi penulis, dapat memperdalam pengetahuan tentang pengaruh

Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT.Panca Mixindo

Abadi Pekanbaru.

b. Untuk Perusahaan, dapat menjadi suatu masukan untuk mendapatkan

gambaran tentang pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja

Karyawan pada PT.Panca Mixindo Abadi Pekanbaru.

c. Bagi pihak lain, dapat digunakan sebagai perbandingan atau acuan bagi

penelitian selanjutnya dimasa yang akan datang.

1.4 Sistematika Penulisan

Adapun sistematika penulisan skripsi ini adalah :

BAB I : PENDAHULUAN

Menjelaskan latar belakang masalah, tujuan dan

manfaaat penelitian serta sistematika penulisan.


BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

Menguraikan teori-teori yang berkaitan dengan

masalah yang dikemukakan dalam pembahasan

serta membahas hipotesis.


BAB III : METODE PENELITIAN

Menguraikan tentang lokasi penelitian, jenis dan

sumber data, populasi dan sampel penelitian, serta

analisis data.
BAB IV : GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN pada

PT.Panca Mixindo Abadi, berisikan tentang sejarah

singkat perusahaan, struktur dan uraian tugas.


8

BAB V : HASIL DAN PEMBAHASAN

Menguraikan tentang pembahasan dan hasil

penelitian yang dilakukan.


BAB VI : PENUTUP

Merupakan bagian penutup, di mana penulis

mengemukakan kesimpulan dan memberikan

saran-saran yang bermanfaat bagi objek penelitian.