Anda di halaman 1dari 14

PROPOSAL

PEMBANGUNAN (NON FISIK)


PENANGANAN KASUS BALITA STUNTING
DI WILAYAH KELURAHAN JATIMULYA

UPTD PUSKESMAS JATIMULYA

Jl. Jatimulya Raya No. 500 RT 007 RW 015


Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi
Telp. 021 82406904, Hp. 0813 1561 1185

TAHUN 2022
Bekasi, 06 Januari 2022

Nomor : / PKM-JTM / I / 2022 Kepada :


Sifat : Biasa Yth. Bupati Kabupaten Bekasi
Lampiran : 1 Berkas Di -
Perihal : Permohonan Anggaran Penanganan Tempat
Kasus Stunting di Wilayah Kelurahan Jatimulya

Dengan hormat
Sehubung Kelurahan Jatimulya merupakah salah satu
Kelurahan/Desa Lokasi Fokus Stunting di Kabupaten Bekasi. Perlu adanya
Percepatan Penanganan kasus balita stunting di wilayah kelurahan Jatimulya. Maka
dari itu kami mengajukan permohonan bantuan dana untuk Penanganan
Kasus Balita Stunting di wilayah Kelurahan Jatimulya.
Demikian surat permohonan ini di sampaikan, atas perhatian dan
kerjasamanya kami ucapkan banyak terima kasih.

Plt. Kepala UPTD Puskesmas Jatimulya

Ernida Sianturi, S.Tr.Keb


NIP. 19690910 199303 2 006

Tembusan :
1. DPRD Kabupaten Bekasi
2. Kecamatan Tambun Selatan
3. Kelurahan Jatimulya
4. Arsip
I. Latar Belakang
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi
kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi
menderita penyakit kronis di masa dewasanya. Bahkan, stunting dan malnutrisi
diperkirakan berkontribusi pada berkurangnya 2-3% Produk Domestik Bruto (PDB) setiap
tahunnya.
Prevalensi stunting selama 10 tahun terakhir menunjukkan tidak adanya
perubahan yang signifikan dan ini menunjukkan bahwa masalah stunting perlu ditangani
segera. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan 30,8% atau sekitar
7 juta balita menderita stunting. Masalah gizi lain terkait dengan stunting yang masih
menjadi masalah kesehatan masyarakat adalah anemia pada ibu hamil (48,9%), Berat
Bayi Lahir Rendah atau BBLR (6,2%), balita kurus atau wasting (10,2%) dan anemia
pada balita.
Penurunan stunting memerlukan intervensi yang terpadu, mencakup intervensi
gizi spesifik dan gizi sensitif. Sejalan dengan inisiatif Percepatan Penurunan Stunting,
pemerintah meluncurkan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi (Gernas PPG)
yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 42 tahun 2013 tentang Gernas PPG
dalam kerangka 1.000 HPK. Selain itu, indikator dan target penurunan stunting telah
dimasukkan sebagai sasaran pembangunan nasional dan tertuang dalam Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan Rencana Aksi
Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2017-2019.
Kelurahan Jatimulya merupakan Kelurahan dengan Lokasi Fokus Stunting pada
Tahun 2021. Terdapat 11 balita dengan status gizi stunting, 3 orang diantaranya memiliki
status gizi pendek berdasarkan TB/U (Tinggi Badan Menurut Umur) dan 8 diantaranya
memiliki status gizi sangat pendek berdasarkan TB/U (Tinggi Badan Menurut Umur).
Salah satu cara dalam penanganan kasus balita stunting adalah dengan pemberian
Formula Rumah Sakit dengan alasan mengandung zat gizi yang dapat mengukung
pertumbuhan dan pemulihan kondisi balita stunting dan bahan makanan mudah dicari.
Formula rumah sakit terdiri dari bahan mineral mix, susu skim, minyak sayur, gula pasir
dan air. Namun rata-rata kasus balita stunting berada dalam keluarga dengan ekonomi
menengah kebawah yang memerlukan bantuan dana. Maka dari itu perlunya percepatan
penanganan stunting untuk memperbaiki kondisi balita stunting yang nantinya akan
menambah permasalahan nasional.
II. Maksud dan Tujuan
Memperbaiki kondisi dan status gizi balita stunting agar menjadi sumber daya
manusia yang bermanfaat dan mengurangi angka kematian anak di Indonesia.
III. Jenis kegiatan
Jenis kegiatan yang kami harapkan adalah Bantuan Dana Penanganan Kasus
Balita Stunting.
IV. Tempat kegiatan
Tempat kegiatan berada di UPTD Puskesmas Jatimulya yang beralamat di Jl.
Jatimulya Raya No. 500 RT 007 RW 015 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun
Selatan, Kabupaten Bekasi. Sebelah barat SMP Negeri 4 Tambun Selatan.

FOTO LOKASI KEGIATAN

MAPS KOORDINAT
KONDISI BALITA STUNTING
DATA ANAK STUNTING PER JANUARI 2021
No Nam N U Alamat BB T St
. a a s (K B at
Anak m i g) ( us
a a C Gi
Or m zi
an A )
g n
T a
ua k
(
B
u
l
a
n
)
1. Razk Vi 5 Kp Jati RT 10 9 S
a ca 0 5 RW 8 .6 3 an
In ga
dr t
a K
ur
us
&
P
en
de
k
2. Varis A 5 Kp. Jati RT 12 9 K
ha da 0 4 RW 8 .5 4 ur
ng us
S &
u P
w en
an de
to k
3. Anwa R 2 Kp Jati RT 6 7 S
r h 4 3 RW 6 9 an
m ga
at t
Lu K
bi ur
s us
da
n
P
en
de
k
4. Daffa Di 2 Kp Legon 9. 7 K
on 5 RT 2 RW 4 4 9 ur
o . us
5 da
n
P
en
de
k
5. Qian S 3 Kp Jati RT 10 8 K
dra ari 9 5 RW 6 .5 8 ur
pu us
di da
n n
P
en
de
k
6. Ridh R 5 Kp Jati RT 10 9 B
wan aj 3 3 RW 6 0 ur
F a uk
mi da
n n
Lu S
bi an
s ga
t
P
en
de
k
7. Aina M 2 Kp Jati RT 8. 7 K
au 5 6 RW 8 3 0 ur
lin us
a da
n
S
an
ga
t
P
en
de
k
8. Al- gh 4 PTI RT 6 5. 5 K
Kayis ul RW 16 6 7 ur
a . us
m 5 da
n
S
an
ga
t
P
en
de
k
9. Azka Ty 2 RT 5 RW 8 9. 8 K
Rest as 7 6 0 ur
u us
da
n
P
en
de
k
10. M. S 3 Kp. Legon 10 8 K
Azza ari 0 RT 1 RW 2 .2 5 ur
m us
da
n
P
en
de
k
11. Farh M. 1 Kp. Jati RT 8. 7 K
an S 8 5 RW 8 6 6 ur
Al- od us
Ghifa ik da
ri n
P
en
de
k

CARA PEMBUATAN F-100 dan larutan Resomal

Bahan F-100 Resomal


 Gula Pasir 50 gr  Mineral mix 1 bungkus (8 gr)
 Mineral mix 1 bungkus (8 gr)  Gula pasir 10 gr
 Susu Skim 85 gr  Oralit 2,5 gr
 Minyak Sayur 60 gr  Air hangat
 Air Hangat

Cara Membuat F-75 dan F-100


1. Campurkan gula dan minyak sayur sampai homogen
2. Tambahkan susu skim kedalam campuran gula dan minyak sayur yang sudah
homogen, aduk kembali
3. Tambahkan air hangat sedikit demi sedikit hingga membentuk gel
4. Masukan ke dalam gelas ukur
5. Masukan air hangat dalam gelas ukur sampai 1000 ml
6. Masukan 1 bungkus mineral mix
7. Aduk hingga rata
Cara membuat Resomal
1. Larutkan 8 gr mineral mix ke dalam 20 ml air lalu ambil 8 ml larutan mineral mix
tersebut
2. Masukan 10 gr gula pasir kedalam gelas yang telah diberi mineral mix
3. Tambahkan 2,5 gr oralit, tambahkan 400 ml air hangat, aduk hingga rata
V. Rencana Anggaran Biaya

Rencana Anggaran Penganan Kasus Balita Stunting adalah sebagai berikut :


INSENTIF KADER POSYANDU KELURAHAN JATIMULYA
No Nama Barang Spesifikasi Harga Satuan Jumlah barang dalam setahun Total Harga
1. Mineral Mix dari PT 1 saschet isi 8 gram, 1 Rp. 4.000 11 kasus stunting x 1 saschet x 30 hari x Rp. 15.840.000
Indofarma pack isi 40 saschet 12 bulan
1 saschet dapat = 3960 Saschet
dilarutkan dalam 1000
ml air
1 kali pemakaian 8 gr
(1 saschet)
2. Susu Skim Bentuk bubuk Rp. 100.000 11 kasus stunting x 85 gram x 30 hari x Rp. 48.100.000
1 kemasan isi 700 12 bulan = 336.600 gram
gram 1 Kemasan isi 700 gram = 481 Kemasan
1 kali pemakaian
menggunakan susu
skim sebanyak 85
gram
TOTAL Rp. 63.940.000
Terbilang : Enam Puluh Tiga Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah
VI. SUMBER DANA
Sumber dana Penganggaran Dana Penanganan Kasus Balita Stunting Kelurahan
Jatimulya

VII. PENUTUP

Demikian Proposal ini kami ajukan dengan harapan dapat terealisasi dalam waktu
dekat demi percepatan penanganan kasus balita stunting agar menjadi sumber daya
manusia yang berkualitas dan mengurangi angka kematian anak. Atas perhatian,
bantuan dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Plt. Kepala UPTD Puskesmas Jatimulya

Ernida Sianturi, S.Tr.Keb


NIP. 19690910 199303 2 006