Anda di halaman 1dari 3

Nomor : 007/AINEC.Ka.

Sr/I/2022 Jakarta, 7 Januari 2022


Lampiran : 1 berkas
Perihal : Undangan Mengikuti Try Out Uji Kompetensi Ners XXIV

Kepada Yth,
Pimpinan Institusi Perguruan Tinggi Keperawatan
Seluruh Indonesia
Di Tempat

Berdasarkan amanah UU nomor 38 tahun 2014 tentang keperawatan pasal 16 ayat 1


menyatakan bahwa mahasiswa keperawatan baik vokasi maupun profesi pada akhir
proses pendidikannya harus mengikuti Uji Kompetensi Nasional. Pernyataan ini identik
dengan pernyataan yang berarti uji kompetensi itu adalah exit-exam. Uji kompetensi ini
menjadi salah satu syarat kelulusan. Jika mahasiswa belum lulus uji kompetensi berarti
mahasiswa belum dapat dinyatakan lulus dari program pendidikan yang sedang diikuti
dan berarti pula belum boleh diwisuda atau diangkat sumpah bagi program profesi.
Selanjutnya dalam pasal 16 ayat 7 UU tersebut hal yang sama menyatakan bahwa untuk
melaksanakan uji kompetensi, Menteri yang mengurusi bidang pendidikan membentuk
Komite. Komite telah terbentuk dan telah menjalankan tugasnya.

AIPNI sebagai wadah institusi atau perguruan tinggi penyelenggara pendidikan profesi
Ners telah melakukan berbagai kegiatan sebagai bagian dari upaya peningkatan
kemampuan institusi dan juga mahasiswa. Berkontribusi dalam menyumbang soal
qualified sesuai dengan sistematika pengembangan soal berkualitas. Salah satu proses
akhir dari pengembangan item (soal) yang berkualitas adalah melalui item analisis yang
diperoleh dari try out soal ukom. Upaya lain adalah mengembangkan buku siNERSI
(panduan belajar dalam bentuk siNERSI Mobile) dan melakukan program pembinaan
retaker. Dalam peningkatan upaya tersebut AIPNI secara rutin dan teratur melakukan
Try Out Uji Kompetensi.

Tujuan try out uji kompetensi: Pertama, sebagai alat benchmarking institusi pendidikan
ners Indonesia dimana hasil Try Out uji kompetensi yang berskala nasional dapat
digunakan untuk menilai kelebihan dan kekurangan dari setiap institusi peserta. Kedua,
hasil try out dapat digunakan oleh institusi dan individu sebagai alat potret awal atau
prediksi yang kuat tentang kemampuannya dalam mengikuti Uji Kompetensi Nasional,
untuk menyusun strategi belajar yang lebih terarah dan spesifik. Ketiga, menurunkan
kecemasan saat menghadapi ujian sehingga mahasiswa memiliki kepercayaan diri yang
lebih baik saat uji kompetensi yang sesungguhnya.
Saat ini AIPNI turut bertanggungjawab atas terbangunnya sistem uji yang credible.
Untuk tujuan tersebut AIPNI menyelenggaraan try out uji kompetensi secara mandiri.
Try Out ini juga merupakan alat pembinaan anggota AIPNI dalam meningkatkan
persentasi kelulusan dan tidak ada unsur paksaan. Sesuai jadwal tahunan uji kompensi
exit-exam yang telah di keluarkan oleh Dirjen Belmawa, maka AIPNI akan
melaksanakan Try Out Uji Kompetensi Ners XXIV pada tanggal 12-13 Februari
2022. Terkait hal tersebut, kami mengundang peserta didik (calon lulusan ners atau
yang sudah lulus Ners namun belum lulus UKOM) dari institusi Bapak/Ibu untuk
mengikuti kegiatan tersebut.

Adapun ketentuan yang harus menjadi perhatian adalah syarat pendaftaran sebagaimana
terlampir.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami
sampaikan terima kasih.

Ketua Umum AIPNI

Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N


Lampiran surat No: 007/AINEC.Ka.Sr/I/2022

Ketentuan Pendaftaran try out Uji Kompetensi Ners XXIV:


1. Peserta adalah institusi anggota AIPNI dan non anggota dengan melampirkan
ijin penyelenggaraan profesi ners.
2. Peserta adalah mahasiswa yang sedang mengikuti program profesi atau yang
sudah pernah mengikuti uji kompetensi tapi belum beruntung dan dalam
persiapan mengikuti ujian periode berikut.
3. Mengisi format pendaftaran secara lengkap (terlampir).
4. Jumlah peserta pada setiap regional disesuaikan dengan kapasitas CBT yang
berada di regional tersebut dan try out akan dilaksanakan pada setiap CBT
center bila peserta minimal mencapai 50 orang. Bila tidak mencapai angka
tersebut dan tetap ingin diselenggarakan maka harus ada cost sharing oleh
institusi pengirim peserta.
5. Try Out akan mengikuti peraturan dan persyaratan PRO-KES COVID-19 sesuai
ketetapan SAT GAS COVID wilayah dimana CBT tersebut berada. Untuk
Prokes seperti hand sanitaizer, sarung tangan, masker dan bahan cuci tangan
diambil dari biaya pendaftaran. Jika suatu CBT mensyaratkan adanya Test rapid
atau swab antigen akan dibebankan kepada peserta. Namun demikian AIPNI
akan mengusahakan semaksimal mungkin menggunakan CBT center yang tidak
mensyaratkan hal tersebut. Jika hal ini terpaksa dilakukan maka peserta di
berikan kebebasan untuk menentukan pilihan tetap ikut atau membatalkannya
dalam kurun waktu yang telah ditentukan
6. Pendaftaran dimulai pada tanggal 10 Januari dan ditutup pada tangggal 24
Januari 2022 pukul 24.00 WIB.
7. Proses pendaftaran dikoordinasikan oleh setiap regional bekerjasama dengan
AIPNI Pusat. Pendaftaran dilakukan secara kolektif oleh institusi dengan
mengirimkan peserta dalam format yang telah disediakan (terlampir) ke
regional atau koordinator masing-masing (lihat lampiran sheet exel pada
format pendaftaran keberadaan institusi di regional bersangkutan)
8. Kontribusi biaya adalah Rp. 300.000/peserta bagi anggota AIPNI dan Rp.
325.000/peserta bagi non anggota AIPNI dan dibayarkan melalui institusi
secara berkelompok/ kolektif.
9. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening AIPNI di Bank BNI 46
Cabang UI Depok sesuai dengan Virtual Account masing-masing institusi.
10. Bukti transfer paling lambat dikirimkan tanggal 24 Januari 2022
dikirimkan melalui email: pendaftarantoukni21@gmail.com dan sebelumnya
mohon dikoordinasikan ke PJ regional (apabila bukti transfer dikirimkan
lewat dari tanggal 24 Januari 2022 maka data tidak akan kami proses).
11. Apabila ada perubahan data peserta TO UKNI XXIV mohon dikonfirmasi
paling lambat 24 Januari 2022.