Anda di halaman 1dari 5

A.

Berikut jenis – jenis motor penggerak


 MOTOR AC
1.    Motor AC induksi
Motor AC Induksi adalah motor yang menggunakan tegangan listrik AC (bolak balik) untuk
sumber energynya. Motor AC induksi tidak menggunakan magnet permanen, melainkan menggunakan
bahan induksi besi lunak/besi khusus untuk menyalurkan gaya induksi menjadi gerakan.
2.  Motor PMAC (permanen magnet AC)
Motor PM AC tidak jauh beda denga AC induksi, hanya saja besi lunak penyalur induksi
digantikan oleh susunan magnet permanen. Hampir bisa dikatakan motor PMAC mirip dengan motor
BLDC sensorless.

 MOTOR DC
1.    MOTOR PMDC (PERMANEN MAGNET DC)
a.    Motor Brushed DC
Ini adalah jenis motor DC yang pada umumnya. Dari motor mobil mainan tamiya hingga dynamo
stater sepeda motor adalah motor jenis Brushed DC. Konsep motor Brushed DC sangat sederhana hanya
terdiri kumparan yang berperan sebagai rotor lalu magnet permanen berperan sebagai stator.
b. Motor Brushless DC (BLDC)
Motor BLDC adalah motor yang paling sering digunakan kendaraan listrik kelas kecepatan
menegah. Motor ini tidak lagi menggunakan Brush / sikat. Apabila pada motor Brushed DC kumparan
beperan sebagai rotot, pada motor BLDC magnet permanet yang beperan sebagai rotor.

2.    MOTOR SERIES WOUND DC / AC


Motor Series Wound adalah motor yang tidak menggunakan magnet permanen. Prinsip dasar
sistemnya sama dengan Permanen magnet DC, hanya saja peran magnet permanen digantikan oleh
kumparan listrik. Motor jenis ini juga menggunakan sikat/ brush.

B. Mini Projeck Alrm sensor Pintu sederhana


 IC Lm318, soket IC
 PCB board
 Led merah 5mm
 Resistor variable 50k
 Transmiter/infra led
 Receiver/photodiode
 Resistor (100,220,1k ohm)
Fungsi Untuk jaminan keamanan yang lebih maksimal karena terdapat sensor yang berfungsi
untuk mencegah tamu tak diundang masuk dalam rumah, kantor maupun tempat yang lainnya.
Prinsip kerja Apabila pintu dibuka maka alarm akan berbunyi. Karena sensor yang dipasang
dibingkai pintu akan terpisah dengan alarm yang dipasang didaun pintu.
C. Berikut beberapa perbedaan Generator dan Motor listrik
1. Motor Listrik mengambil energi listrik sedangkan generator menghasilkan energi
listrik
2. Motor listrik tidak memiliki magnet alami, sedangkan Generator memilikinya (ada
juga yang tidak memilikinya karena diganti dengan magnet buatan)
3. Motor listrik lebih banyak beredar dibanding Generator listrik yang ada pada
pembangkit listrik saja
4.  Pada umumnya, dengan Besar arus yang sama, ukuran Motor listrik lebih kecil
5.  Generator dibuat sesuai dengan fenomena induksi elektromagnetik; sedangkan motor
listrik dibuat sesuai dengan prinsip gerak gerak konduktor konduktor di medan magnet
6. Harga Generator listrik lebih mahal dibanding dengan Motor listrik
 Komponen motor
1. Stator Coil
2. Rotor Coil
3. Main Shaft
4. Brush
5. Bearing
6. Drive pulley
7. Motor Housing

 Komponen Utama Generator Set


1. Mesin
2. Sistem Bahan Bakar
3. Alternator
4. Sistem Pembuangan Panas & Sistem Pendingin
5. Regulator Tegangan
6. Charger Baterai
7. Panel Kontrol
8. Sistem Pelumas
9. Bingkai Atau Ruangan

D. Perbedaan rangkaian Star dan Delta

Jika kita membuat hubungan star maka yang terjadi pada kumparan motor tersebut adalah sbb:

Gambar di atas menunjukan susunan kumparan motor yang dihubungkan secara star yang
bentuk susunannya mirip seperti lambang mobil mercy.\ Pada gambar tampak bahwa terminal
W2, U2, dan V2 digabung menjadi satu.

Selanjutnya jika kita membuat hubungan kumparan motor sistem delta, maka yang terjadi
pada kumparan motor adalah sbb:
Gambar diatas menunjukan susunan kumparan motor yang dihubungkan secara delta
yang bentuknya mirip segitiga yang merupakan lambang delta.
Masing –masing sudut dari segitiga, merupakan pertemuan 2 ujung kumparan motor,
yaitu terminal W2 – U1, U2 – V1 dan V2 – W1.

E. Cara merubah putaran motor listrik 3 phase

untuk mengubah putaran motor listrik 3 fasa cukup sederhana yaitu dengan mengubah posisi
kabel fasenya, jika sebelumnya urutan R-S-T diubah menjadi urutan fasenya R-T-S atau S-R-T

1. Miniatur Circuit Breaker 1 fasa dan 3 fasa

MCB 1 fasa dan 3 fasa adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai pengaman hubung singkat
listrik dan sebagai pembatas arus. MCB secara otomatis juga berfungsi sebagai pembatas daya listrik
yang digunakan agar tidak melebihi kapasitas.

2. Magnetic Contactor
Magnetic Contactor (MC) adalah perangkat elegtromagnetik yang mengubah energi listrik
menjadi magnet menggunakan sebuah coil yang disupplai listrik AC. Magnetic Contactor dirasa tepat
sebagai saklar mekanis karena proses menyambung dan memutus sambungan 3 fasa, karena jika tidak
cepat dan bersamaan akan terjadi ledakan.

3. thermal Overload Relay


Thermal Overload Relay (TOR) adalah alat yang digunakan untuk mengamankan motor dari
beban lebih dengan memanfaatkan suhu dari penghantar, karena arus itu hubungannya dengan suhu, jika
beban motor lebih maka suhu akan meningkat dan membuat TOR trip sehingga motor listrik aman. 

4. Push button
Push button atau tombol tekan adalah alat yang digunakan untuk menghidupkan dan mematikan
motor listrik. Push button NC digunakan sebagai tombol OFF, sedangkan NO digunakan sebagai tomblol
START/ON.

5. Lampu indicator
Lampu indikator berfungsi sebagai pemberi tanda mengenai keadaan motor yang sedang terjadi.

6. Box panel
Box panel berfungsi sebagai rumah atau tempat rangkaian agar lebih rapi, ringkas, dan aman. 
7. Kabel NYAF dan terminal kabel
Pemilihan kabel NYAF / serabut karena karakter kabelnya yang mudah diatur sehingga sangat
cocok digunakan untuk inatalasi dalam panel yang umumnya sangat rumit dan sempit. 

8. Motor listrik induksi 3 fasa


Motor listrik induksi fasa 3 fasa bekerja karena ada induksi dari stator motor yang mempunyai
medan magnet putar sehingga rotor akan terinduksi dan perputaran rotor mengikuti perputaran medan
magnet putar pada stator motor.

F. Proses aliran listrik yang masuk dari PLN hingga masuk ke motor penggerak mesin
fraish

PLN - masuk ke panel primer - terus masuk ke sekunder - breaker masuk ke mcb - terus masuk ke motor
mesin milling

Anda mungkin juga menyukai