Anda di halaman 1dari 2

PELAKSANAAN SURVEY

MAWAS DIRI
No.
: 440/NO/SOP-
Dokume
UKM/2020
n
SOP No. Revisi :
Tanggal
:
Terbit
Halaman : 1/2

UPT
dr. Vini Setiawan
PUSKESMAS
NIP:198004262008012000
KEDAUNG
5
WETAN
Survey Mawas Diri program UKM adalah pengenalan pengumpulan
1. Pengertian
dan pengkajian kesehatan masyarakt yang dilakukan oleh kader dan
tokoh masyarakat setempat dibawah bimbingan Kepala Desa /
Kelurahan, petugas Puskesmas dan Pembina Desa.
1. Untuk mengetahui permasalah kesehatan yang ada di
2. Tujuan
masyarakat.
2. Hasil SMD digunakan sebagai dasar untuk menyusun
rencana usulan kegiatan tahun berikutnya dan bahan penyusun
pemecahan masalah.
Surat Keputusan Kepala Puskesmas Kedaung Wetan No: ………
3. Kebijakan
tentang Kewajiban Penanggung Jawab UKM dan Pelaksanaan untuk
Memfasilitasi Peran Serta Masyarakat
1. Penanggung jawab Upaya dan pembina desa melaporkan
4. Prosedur
rencana kegiatan kepada Kepala Puskesmas
2. Kepala Puskesmas memberikan Surat Tugas untuk
pelaksanaan kegiatan
3. Penanggung Jawab UKM membuat dan menyusun instrumen
untuk melakukan SMD
4. Pembina Desa memberikan instrumen untuk melakukan SMD
kepada kader yang telah ditunjuk untuk melakukan SMD
5. Pembina Desa menjelaskan tahapan kegiatan SMD kepada
kader yang ditunjuk untuk melakukan SMD
6. Pembina Desa menjelaskan cara pengisian instrumen
kepada kader SMD
7. Kader melakukan interview/wawancara terhadap Responden
8. Kader melakukan pengamatan terhadap rumah-tangga &

1
lingkungan
9. Pembina Desa melakukan rekapitulasi hasil pengamatan
10. Pembina Desa bersama tokoh masyarakat mengolah data
yang telah dikumpulkan
11. Pembina Desa dan tokoh masyarakat melakukan analisa
data dan menentukan prioritas masalah dibawah
Penanggung Jawab UKM
12. Penanggung Jawab UKM dan Pembina Desa menyusun
laporan hasil SMD sebagai bahan untuk MMD

1. Undang-Undang RI No. 36 Thaun 2009 Tentang Kesehatan


5. Referensi
2. Permenkes RI No. 564/MENKES/SK/VIII/2006 Tentang /
pedoman pelaksanaan pengembangan desa siaga
Hasil SMD
6. Dokumen
Kuesioner
Terkait
1. Seluruh program terkait
7. Unit Terkait
2. Masyarakat

8. Rekaman Historis Perubahan


No Yang Diubah Isi Perubahan Tgl. Mulai Diberlakukan

Badan SOP
Jenis Font:
No. Revisi : diisi dengan status revisi, Arial 11 pt
diisi menggunakan angka, misalnya Spasi 1,5
untuk dokumen baru dapat diberi Ditulis dengan
nomor 00, sedangkan dokumen revisi diawali huruf
pertama diberi nomor 01, revisi kapital.
kedua diberi nomor 02, dan
seterusnya