Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

URGENSI GURU PAI DALAM MEMBUAT MENGGUNAKAN


SERTA MENILAI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA

MATA KULIAH : MEDIA PEMBELAJARAN PAI

DOSEN PENGAMPU : Edi Sahputra Siagian, S.Ag,M.Pd.I

DISUSUN OLEH :

Kelompok VII

1. HEIRATUL FADILLA SAGALA ( 2001040010)


2. PUSPA DEWI (2001040029)
3. PUTRI SRI DIANA (2001040032)

SEMESTER III
JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH
IAIDU ASAHAN
2021

ii
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Segala puji bagi Allah Swt, karena di beri kesehatan selalu berada di diri kita
sehingga masih dapat bertatapan dengan berbagai ilmu yang di peroleh. Salah
satunya berkat bimbingan dari Allah Swt. kami dapat menyelesaikan makalah ini
dalam memenuhi tugas yang diberikan dosen pembimbing dalam mata kuliah
“MEDIA PEMBELAJARAN PAI”

Kami menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih banyak


kekurangan, Maka dari itu jika ada kesalah pahaman dalam pembuatan makalah
ini kami mohon maaf sebesar-besarnya. Untuk itu kami mengharapkan dari
pembaca agar memberi kritik serta saran yang kondusif dan membangun makalah
ini sehingga dapat mencapai kesempurnaan.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Kisaran, 6 Desember 2021

penulis

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .....................................................................................i

DAFTAR ISI.....................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN................................................................................1

A. Latar belakang masalah .......................................................................1


B. Rumusan masalah.................................................................................1
C. Tujuan makalah....................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN.................................................................................3

A. Apa itu Urgensi guru pai dalam membuat menggunakan


serta menilai efektivitas penggunaan media...........................................3
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................?
................................................................................................................
................................................................................................................
B. Media apa yang dimiliki urgensi dalam pembelajaran...........................4
C. Apa Efektivitas penggunaan media pembelajaran
pendidikan agama Islam........................................................................5

BAB III PENUTUP..........................................................................................7

A. Kesimpulan.............................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................8

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu komponen pengajaran yang membantu guru dalam
menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan komunikatif adalah metodologi
pengajaran. Metode dan teknik digunakan guru dalam melakukan interaksi engan
siswa agar bahan pengajaran sampai kepada siswa. Siswa diharapkan
dapat menguasai tujuan pembelajaran. Dalam metodologi pengajaran ada dua
aspek yang menonjol yaitu metode pengajaran dan media pengajaran sebagai alat
bantu mengajar. Kedua aspek tersebut saling berkaitan.
Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis
media pengajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang
harus diperhatikan dalam memilih media, antara lain tujuan pengajaran, jenis
tugas dan respons yang diharapkan siswa setelah pegajaran berlangsung dan
karakteristik siswa. Jika salah sedikit saja dalam menentukan metode dan media
pembelajaran yang akan digunakan, maka proses pembelajaran tidak akan
mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk itu untuk menghindari hal tersebut,
seorang guru sebagai pendidik harus paham betul mengenai masing-masing fungsi
media pembelajaran, sehingga pemilihan media pembelajaran nantinya dapat
sesuai dengan metode yang digunakan.

B. Rumusan Masalah
1. Apa itu Urgensi guru pai dalam membuat menggunakan serta menilai
efektivitas penggunaan media?
2. Media apa yang dimiliki urgensi dalam pembelajaran?
3. Apa Efektivitas penggunaan media pembelajaran pendidikan agama
Islam?

ii
C. Tujuan Makalah
1. Untuk mengetahui apa itu Urgensi guru pai dalam membuat menggunakan
serta menilai efektivitaa penggunaan media
2. Untuk mengetahui media apa yang dimiliki urgensi dalam pembelajaran
3. Untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran pendidikan
agama Islam

ii
BAB II
PEMBAHASAN

A. Urgensi guru pai dalam membuat menggunakan serta menilai efektivitas


penggunaan media
Kata urgensi berasal dari bahasa inggris urgency yang berarti keadaan
yangmendesak. Dalam kamus bahasa Indonesia urgensi mempunyai arti keperluan
yang amat penting dan mendesak. Sedangkan selanjutnya telah dijelaskan pada
pembahasan hakikatmetodologi pembelajaran ssebelumnya bahwa metodologi
pembelajaran, yaitu ilmu yang membahas tentang cara/strategi dalam interaksi
peserta didik dengan pendidik dansumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Jadi, pengertian urgensi penerapan metode pembelajaran PAI adalah
keperluanyang mendesak akan pentingnya penerapan ilmu yang membahas
tentang cara dalammelaksanakan proses interaksi peserta didik dengan pendidik
dan sumber belajar padasuatu lingkungan.
Guru adalah figur sentral dalam dunia pendidikan khususnya saat
terjalinnya proses interaksi pembelajaran dengan menggunakan media sebagai
sarana dalam meningkatkan pemahaman peserta didik. Oleh karena itu, setiap
adanya inovasi pendidikan, khususnya dalam penerapan media pembelajaran dan
peningkatan sumber daya manusia yang dihasilkan dalam upaya pendidikan
selalu bermuara pada faktor guru, yang mempunyai kompetensi dasar untuk
selalu menyusun rencana pembelajaran, interaksi belajar mengajar, mengem-
bangkan profesi.
Proses belajar mengajar khususnya pendidikan agama Islam, guru harus
memiliki strategi, agar siswa dapat belajar efektif mengenai tujuan yang
diharapkan. Salah satu langkah untuk memiliki strategi itu harus menguasai
penggunaan media pembelajaran atau efektivitas pembelajaran agama Islam
dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Media mengajar adalah suatu
pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau
instruktur kepada siswanya.

ii
Proses pembelajaran efektif terjadi jika media pembelajaran yang
digunakan memiliki kesan pada peserta didik, kesan pada media yang digunakan
menggambarkan urgensi media yang digunakan dalam proses pembelajaran.
Secara garis besar urgensi media dalam proses pembelajaran mempunyai fungsi
sebagai berikut:
a) Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalitas
shinggamempermudah siswa dalam memahami pesan yang disampaikan.
b) Mengatasi keterbatasan ruang waktu dan daya indera.
c) Menarik minat perhatian siswa dalam proses pembelajaran.
d) Meninimbulkan gairah belajar siswa.
e) Memungkinkan terjadinya interaksi yang lebih lansung antara anak didik
dengan lingkungan dan kenyataan.
f) Memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan
dan minantnya.
g) Mempersamakan pengalaman dan persepsi antar siswa dalam menerima
pesan.1
Dengan demikian, urgensi media dalam proses pembelajaran memiliki
kedudukan yang sangat signifikan. Bahkan boleh dikatakan sejajar dengan metode
yang digunakan dalam proses pembelajaran. Sebab antara metode dan media
memiliki sinergitas dalam mendukung proses pembelajaran yang dilakukan sesuai
dengan kebutuhan pembelajaran.

B. Media yang dimilki urgensi dalam pembelajaran


Jika media memiliki urgensi dalam pembelajaran, setidaknya alur
pemanfaatan media adalah sebagai berikut:
a. Alur Penggunaan Media Pembelajaran
Secara deskriptif, alur penggunaan media pembelajaran dimulai dari sumber
pesan yakni seorang guru menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta
didik dengan menggunakan media, di dalam media berisi tentang pesan.

1
Nurdin. Syaffruddin, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Rajawali Pers,
2016.)

ii
Adapun pesan dalam media berisikan tentang materi yang akan disampaikan
pada proses pembelajaran saat di dalam kelas, kemudian pesan di dalam media
disampaikan kepada penerima pesan dalam hal ini adalah peserta didik.
Dengan demikian media pembelajaran yang digunakan, memiliki beberapa
urgensi dalam proses pembelajaran bagi guru atau tenaga pengajar diantaranya:
a) Sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.
b) Memudahkan guru dalam mengefektifkan waktu.
c) Mempermudah guru menyampaikan pesan secara jelas kepada peserta
didik/siswa.
d) Menarik perhatian siswa dalam proses pembelajaran
e) Mempermudah.
Efektivitas penggunaan media pembelajaran pendidikan agama Islam di
sekolah terdiri beberapa aspek, yaitu aspek al-Qur’an dan Hadis,
keimanan/akidah, akhlaq, fiqih (hukum Islam), dan aspek tarikh (sejarah).
menekankan pada kemampuan cara melaksanakan ibadah dan muamalah yang
benar dan baik. Sedangkan aspek tarikh dan Kebudayaan Islam, menekankan pada
kemampuan mengambil ibrah (contoh/hikmah) dari peristiwa- peristiwa
bersejarah dalam Islam, meneladani tokoh-tokoh berprestasi, dan mengaitkannya
dengan fenomena social, budaya, politik, ekonomi, iptek, dan lain-lain untuk
mengembangkan kebudayaan, dan peradaban Islam.

C. Efektivitas penggunaan media pembelajaran pendidikan agama Islam


Efektivitas penggunaan media pembelajaran pendidikan agama Islam di
sekolah terdiri beberapa aspek, yaitu aspek al-Qur’an dan al-Hadis,
keimanan/akidah akhlaq, fiqh (hukum Islam), dan aspek tarikh (sejarah).
Meskipun masing-masing aspek tersebut dalam praktiknya saling terkait saling
mengisi dan melengkapi, tetapi jika dilihat secara teoritis masing-masing
memiliki karakteristik tersendiri. Aspek al-Qur’an dan al-Hadis, menekankan
pada kemampuan baca tulis yang baik dan benar, memahami makna secara
tekstual dan kontekstual, serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan
sehari-hari. Aspek akidah, menekankan pada kemampuan memahami dan

ii
mempertahankan keyakinan/keimanan yang benar serta menghayati dan
mengamalkan nilai-nilai al-asma’ al-husna. Aspek akhlak, menekankan pada
pembiasaan untuk melaksanakan akhlak terpuji dan menjauhi akhlak tercela
dalam kehidupan sehari-hari. Aspek Fiqih, menekankan pada kemampuan cara
melaksanakan ibadah dan muamalah yang benar dan baik. Sedangkan aspek
tarikh dan Kebudayaan Islam, menekankan pada kemampuan mengambil ibrah
(contoh/hikmah) dari peristiwa-peristiwa bersejarah dalam Islam meneladani
tokoh-tokoh berprestasi, dan mengaitkannya dengan fenomena social, budaya,
politik, ekonomi, iptek, dan lain-lain untuk mengembangkan kebudayaan, dan
peradaban Islam.2

2
Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam (Bandung: Raja Grafindo 2004), h. 33

ii
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dunia pendidikan saat ini mengalami kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang sangat pesat, khususnya teknologi informasi, kemajuan tersebut
sangat berpengaruh terhadap implementasi media pembelajaran di dalam kelas.
Dengan adanya kemajuan tersebut, guru dapat menggunakan berbagai media
sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran, sehingga membuat proses
pembelajaran lebih menarik. Selain itu, juga semakin mendorong upaya-upaya
pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasilteknologi dalam proses pembelajaran
Dalam proses pembelajaran, banyak sekali pilihan media yang akan di pilih untuk
diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Tidak sedikit para guru yang
keliru dalam pemilihan media sehingga membuat para peserta didik atau siswa
merasa bosan, bahkan tidak memberikan kesan apapun pada pesan yang
disampaikan melalui media yang digunakan. Oleh karena itu, dalam pemilihan
media hendaknya seorang tenaga pengajar mampu merencanakan penggunaan
kebutuhan media yang akan diimplementasikan dalam proses pembelajaran sesuai
dengan kebutuhan peserta didik.

ii
DAFTAR PUSTAKA

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam, Bandung: Raja Grafindo 2004.


Nurdin. Syaffruddin, Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta: Rajawali Pers,
2016.

ii