Anda di halaman 1dari 9

Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

STRATEGI PENINGKATAN MUTU PRODUK DIVISI KAPAL NIAGA DI PT PAL INDONESIA


(PERSERO)
Esti Perwitasari
(S1. Administrasi Negara, FIS, UNESA)

ABSTRAK

PT PAL Indonesia (Persero) adalah salah satu industry dan manufaktur milik negara yang bergerak di bidang
maritim. Kegiatan dan usaha PT PAL adalah memproduksi kapal, perbaikan dan pemeliharaan kapal serta rekayasa
umum (offshore construction). Dalam menghadapi persaingan bisnis di industri maritim PT PAL melakukan strategi
peningkatan mutu produk pada tingkatan bisnis yang ditekankan pada Divisi Kapal Niaga yang memproduksi kapal
niaga dan offshore construction.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi peningkatan mutu produk Divisi Kapal Niaga di PT
PAL Indonesia (Persero). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian
di Divisi Kapal Niaga PT PAL yang beralamat di Jl. Ujung Surabaya. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan
dan dokumen. Teknik pengumpulan data yaitu dengan triangulasi. Adapun narasumber penelitian ini terdiri dari Kepala
Departemen PPC, Kepala Departemen Konstruksi Lambung, Kepala Departemen Erektion, Kepala Departemen
HO&MO, Kepala Departemen Support, Kepala Bengkel, Pimpro. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik
interactive model.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi peningkatan mutu produk adalah strategi PT PAL di tingkat
bisnis yang ditekankan pada Divisi Kapal Niaga. Strategi bisnis PT PAL dengan strategi peningkatan mutu produk
menurut teori Griffin terdiri dari strategi pemosisian dan strategi penyesuaian. Strategi pemosisian terdiri dari
keunggulan biaya yang berkaitan dengan penawaran harga produk yang lebih murah pada pelanggan, differensiasi yang
berkaitan dengan kualitas/mutu produk kapal niaga, dan focus berkaitan dengan perhatian PT PAL yang hanya pada
produksi produk kapal. Strategi penyesuaian terdiri dari defenders terkait dengan peningkatan pelayanan kepada
pelanggan, prospectors berkaitan dengan pengembangan usaha pada produksi kapal niaga, analyzers hanya pada
perkembangan produksi divisi kapal niaga, reactors berhubungan dengan produksi produk rekayasa umum. PT PAL
melakukan strategi bisnis ini agar dapat bertahan dan mencapai kesuksesan dalam persaingan di industry maritim
melalui produk Divisi Kania sehingga mampu memberikan keuntungan bagi negara sesuai perannya sebagai BUMN
profitable. Seharusnya, strategi bisnis ini tidak hanya difokuskan pada produk Divisi Kania saja namun juga pada
produk Divisi Kaprang (kapal perang).

Kata kunci: strategi, mutu produk

1
Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

PRODUCT QUALITY IMPROVEMENT STRATEGIES DIVISION SHIP COMMERCE IN THE PT PAL


INDONESIA (PERSERO)
Esti Perwitasari
(S1. Administrasi Negara, FIS, UNESA)

Prasetyo Isbandono
(allea 2003@yahoo.co.id)
ABSTRACT

PT PAL Indonesia (Persero) is a State-owned industry and manufacturing in Britain. The activities and
efforts of PT PAL is the manufacture of ships, ship repair and maintenance as well as General Engineering (offshore
construction). As a State-Owned companies profitable, PT PAL should be capable of generating profit (profit) for
the country. Therefore, PT PAL do the product quality improvement strategies at business level is emphasized on
the Division of the commercial Ships that produce commercial ships and offshore construction.

The purpose of this study is to determine the strategy of improving product quality Division Commercial
Ships in PT PAL Indonesia (Persero). This research uses descriptive qualitative approach method. Research on
location of Commercial Ship Division PT. PAL is located at JL. Ujung Surabaya. The source of the data in this
study are the informants and documents. The technique of data collection is by triangulation. As for the interviewees
of this study consists of the head of The Commerce Department, the head of PPC, head of Department of Hull
Construction Erektion, head of Department Support HO&MO, head of the workshop, Pimpro. Data analysis was
conducted using the techniques of interactive models.

The results of this research show that the product quality improvement strategy is a strategy of PT PAL on
a business level is emphasized on the ship Commerce Division. A strategy of PT PAL on a business level with the
product quality improvement strategy as Griffin teory are strategy of positioning and the strategy of adjustment.
Strategy of positioning consists of cost leadership associated with cheapest product price given to customers,
differentiation associated with product quality of commercial ships, and focus only on production of ship product.
Strategy of adjustment consists of defender associated with customer serviced improvement, prospectors associated
with the growth of commercial ships production, analyzers only on production of Division of the commercial ships
only, reactors related with offshore construction production. PT PAL did a business level strategies to survive and
achieve success in the Britain industries competition with commercial ships Division product so capable of
generating profit for the country as a State-Owned companies profitable. These business level strategies is should be
not only focused in commercial ships Division product but also in army ship division product.

Keywords: strategies, product quality

2
Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

PENDAHULUAN profitable). Hal ini dikarenakan adanya peluang besar


A. Latar Belakang Masalah bagi PT PAL untuk mengembangkan perusahaan dan
Perkembangan industrialisasi maritim di pangsa pasarnya melalui produk kapal niaga yang
Indonesia yang semakin pesat, menimbulkan diproduksi oleh Divisi Kania. Melalui strategi ini
persaingan yang ketat bagi para pelaku bisnis pula, selain PT PAL memperoleh keuntungan, juga
(perusahaan) dalam menawarkan produknya. Adanya PT PAL dapat bertahan dan mencapai kesuksesan
persaingan antar perusahaan maritim ini, tentunya dalam persaingan di industri maritim.
membuat perusahaan-perusahaan yang ada saling Mengingat pentingnya PT PAL melakukan
berkompetisi untuk menjadi perusahaan maritim yang strategi peningkatan mutu produk dalam menghadapi
terbaik di pasar nasional maupun global. Perusahaan persaingan bisnis di bidang industry maritim untuk
perlu melakukan strategi untuk dapat mencapainya. mencapai kesuksesan dan bertahan (survive) sehingga
Strategi merupakan rencana komprehensif mampu menghasilkan keuntungan bagi negara, maka
untuk mencapai tujuan organisasi (strategy is peneliti tertarik untuk mengangkat sebuah penelitian
comprehensive plan for accomplishing an yang berjudul sebagai berikut: STRATEGI
organization’s goals). Tidak hanya sekadar PENINGKATAN MUTU PRODUK DIVISI
mencapai, akan tetapi strategi juga dimaksudkan KAPAL NIAGA DI PT PAL INDONESIA
untuk mempertahankan keberlangsungan organisasi (PERSERO).
di lingkungan dimana organisasi tersebut Berdasarkan uraian latar belakang diatas,
menjalankan aktivitasnya (Griffin dalam Sule & yaitu pentingnya PT PAL sebagai industry maritim
Saefullah, 2008:132). milik negara melakukan strategi peningkatan mutu
PT PAL Indonesia (Persero) merupakan produk untuk mencapai kesuksesan dalam persaingan
salah satu industri dan manufaktur milik negara yang dengan meningkatkan daya saing yaitu kualitas/mutu
bergerak di bidang maritim. Disamping itu, PT PAL dan bertahan (survive), maka dalam penelitian ini
adalah salah satu perusahaan BUMN yang profitable masalah yang dikemukakan adalah: “Bagaimana
yaitu perusahaan BUMN yang mampu menghasilkan strategi peningkatan mutu produk Divisi Kapal Niaga
keuntungan bagi negara. Kegiatan dan usaha dari PT di PT. PAL Indonesia (Persero)?”.
PAL Indonesia adalah memproduksi kapal perang
dan kapal niaga, memberikan jasa perbaikan dan KAJIAN PUSTAKA
pemeliharaan kapal serta rekayasa umum (Offshore A. Strategi
Construction) dengan spesifikasi tertentu berdasarkan 1. Pengertian Strategi
pesanan.Namun, sekarang banyak bermunculan Strategi berasal dari bahasa yunani Strategos
industri-industri maritim lainnya milik swasta seperti dengan akar kata stratos berarti militer dan ag berarti
suntos, batam corporation dan lain-lain, yang memimpin. Sehingga pengertian strategis merupakan
menawarkan produk yang tak kalah bersaing dengan penerjemahan visi perusahaan kedalam rumusan
produk PT PAL. Menghadapi lingkungan bisnis yang kebijakan jangka panjang untuk dijadikan pedoman
semakin ketat persaingannya, maka PT PAL dalam menggerakkan perusahaan ke tujuan yang
melakukan strategi pada setiap tingkatan. Strategi telah direncanakan dengan konsisten serta untuk
peningkatan mutu produk pada Divisi Kapal Niaga membuat keputusan yang relevan mengenai
merupakan strategi PT PAL pada tingkat bisnis. pemberdayaan sumberdaya yang dimiliki perusahaan
Dalam hal ini PT PAL memilih strategi pemosisian (Haming dan Jamuddin, 2007: 36-37).
(positioning strategy) dan strategi penyesuaian Griffin (dalam Sule & Saefullah, 2008:132)
(adaptive strategy). Dalam strategi pemosisian PT mendefinisikan strategi sebagai rencana
PAL melakukan strategi keunggulan biaya, strategi komprehensif untuk mencapai tujuan organisasi
differensiasi, dan strategi fokus. Strategi pemosisian (strategy is comprehensive plan for accomplishing an
ini dilakukan PT PAL untuk dapat memperoleh organization’s goals). Tidak hanya sekadar
perhatian dari pelanggan atau memenangkan mencapai, akan tetapi strategi juga dimaksudkan
persaingan. Sedangkan dalam menghadapi berbagai untuk mempertahankan keberlangsungan organisasi
perubahan yang terjadi di lingkungan bisnis yang di lingkungan dimana organisasi tersebut
sedag dijalankan, PT PAL melakukan strategi menjalankan aktivitasnya.
penyesuaian dengan strategi defenders, strategi Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa
prospector, strategi analyzers dan strategi reactors. strategi merupakan proses yang dilakukan oleh
Dengan melakukan strategi pemosisian dan perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan
strategi penyesuaian pada strategi tingkat bisnisnya, hidup perusahaan untuk jangka panjang terhadap
diharapkan PT PAL dapat meningkatkan perannya perubahan lingkungan internal atau eksternal
sebagai entitas bisnis negara yang mampu perusahaan.
menghasilkan keuntungan bagi negara (BUMN 2. Tujuan Strategi

3
Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

Menurut Griffin, 2000 (dalam Sule & Terdapat beberapa strategi yang dapat
Saefullah, 2008:132) bagi organisasi bisnis dilakukan yaitu:
(perusahaan), strategi dimaksudkan untuk 1) Strategi Pemosisian (Positioning
mempertahankan keberlangsungan bisnis perusahaan Strategy)
dibandingkan para pesaingnya dalam memenuhi Ada 3 jenis strategi yang dapat
kebutuhan konsumen. Selain itu bagi perusahaan dilakukan, yaitu:
strategi diperlukan untuk memperoleh profit. a) Strategi keunggulan biaya
3. Komponen Strategi b) Strategi Diferensiasi
Menurut Sule & Saefullah (2008:133) ketiga c) Strategi focus
komponen tersebut adalah: 2) Strategi Penyesuaian (Adaptive
a. Kompetensi yang berbeda (distinctive Strategy).
competence).Misalnya, pemasaran dan Terdapat 4 jenis strategi
pembayaran secara online. penyesuaian, yaitu:
b. Ruang lingkup (scope) a) Strategi Defenders
c. Distribusi Sumber Daya (resource deployment) b) Strategi Prospectors
d. Tingkatan Strategi Perusahaan c) Strategi Analyzers
Menurut Griffin, Stoner, Freeman, & Gilbert (dalam d) Strategi reactors
Sule & Saefullah, 2008:138-146), secara umum c. Strategi pada tingkat fungsional (functional
strategi dapat dibagi menjadi 3 (tiga) jenis dilihat dari level strategy)
tingkatannya, diantaranya yaitu: Terdapat dua factor yang menetukan
a. Strategi pada tingkat perusahaan (corporate- bagaimana strategi di tingkat fungsional
level strategy) perlu dilakukan, diantaranya yaitu:
Terdapat dua pendekatan dalam melakukan 1) Kesamaan pasar
strategi tingkat perusahaan ini, yaitu: 2) Kesamaan sumber
1) Strategi Portfolio (Portfolio B. Mutu Produk
Strategy).Beberapa cara yang dapat 1. Pengertian Mutu
dilakukan pada strategi portfolio ini Menurut Goetsh dan Davis dalam Tjiptono
adalah: (2007:51), merumuskan definisi dari kualitas, yaitu
a) Pengambil alihan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan
perusahaan tertentu produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang
(acquisition). memenuhi atau melebihi harapan.
b) Diversifikasi yang tidak Perbendaharaan istilah ISO 8402 dan dari
berhubungan (unrelated Standar Nasional Indonesia (SNI 19-8402-1991)
diversification). mutu adalah keseluruhan ciri dan karakteristik
c) Penentuan strategi produk atau jasa yang kemampuannya dapat
berdasarkan analisis memuaskan kebutuhan baik yang dinyatakan secara
Matriks BCG (Boston tegas maupun tersamar. Kualitas produksi merupakan
Consulting Group). kualitas segala sesuatu yang berhubungan dengan
2) Strategi Utama (Main Strategy). proses produksi perusahaan.
Adalah strategi yang dapat dipilih Dari berbagai pengertian diatas dapat
oleh perusahaan untuk disimpulkan bahwa mutu sangat penting artinya bagi
mempertahankan kegiatan perusahaan. Mutu merupakan salah satu faktor
perusahaan dalam jangka panjang. keunggulan yang kompetitif bagi perusahaan dalam
Terdapat 3 jenis strategi utama menghadapi persaingan bisnis. Kondisi ini
yaitu: menyebabkan perusahaan terus melakukan perbaikan
a) Strategi Pertumbuhan dalam mutu/kualitas dari gerakan yang di manage
Strategi pertumbuhan antara pihak manajemen dan karyawan untuk
dapat dilakukan dengan 2 kepuasan pelanggan.
cara, yaitu: 2. Pengertian Produk
(1) Strategi internal Pengertian produk menurut Haming dan
(2) Strategi eksternal Jamuddin (2007:130) adalah hasil keluaran (output)
b) Strategi Kestabilan dari rangkaian proses pengelolaan keseluruhan
c) Strategi Penghematan sumber daya perusahaan yang dibutuhkan dalam
b. Strategi pada tingkat bisnis (business-level menghasilkan barang atau jasa yang akan ditawarkan
strategy). kepada konsumen. Produk meliputi produk olahan
pabrikan (produk jadi, komponen dan material

4
Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

setengah jadi) system, energy, perangkat lunak, (6) perusahaan survive dan menghasilkan
informasi dan semua manfaat lain yang disajikan laba.
untuk pelanggan.
Menurut Dessler dalam Sule & Saefullah, METODE PENELITIAN
2008:350-352) pengertian produk adalah hasil dari Penelitian merupakan proses yaitu langkah-
proses kegiatan produksi perusahaan. Kegiatan langkah yang dilakukan secara berencana dan
produksi adalah proses bagaimana sumber daya input sistematis karena berguna untuk mendapatkan suatu
(bahan-bahan baku, tenaga kerja, modal, dan pemecahan masalah dan jawaban atas pertanyaan.
informasi), kemudian dikelola melalui sebuah proses Pada penelitian ini, peneliti memilih untuk
konversi untuk menghasilkan sebuah produk menggunakan jenis penelitian deskriptif
(keluaran/output) sebagai berikut: kualitatif(Afifuddin, 2009:59).Dalam hal ini peneliti
a. keluaran langsung berupa barang atau jasa ingin mengumpulkan data di lapangan secara konkrit
yang dibutuhkan oleh konsumen sehingga dapat digunakan untuk mendeskripsikan
b. keluaran tidak langsung berupa pembayaran tentang strategi peningkatan mutu produk Divisi
gaji/upah kepada tenaga kerja, limbah Kapal Niaga di PT. PAL Indonesia (Persero). Selain
produksi yang memberikan dampak itu, penelitian kualitatif memiliki sifat generalisasi
lingkungan, dan lain-lain namun tetap yang dinamakan transferability.Maksud dari
tercapai kualitas produknya sesuai dengan transferability adalah “hasil data dari penelitian ini
standar yang telah ditetapkan. dapat digunakan di tempat lain, apabila tempat
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa tersebut memiliki karakteristik yang tidak jauh
produk adalah output/keluaran dari kegiatan yang berbeda” (Afifuddin, 2009:59). Metode penelitian
dilakukan dalam perusahaan. Oleh karena itu, setiap yang digunakan tersebut bertujuan untuk
perusahaan perlu merencanakan dan mengawasi mendapatkan data-data tentang tentang strategi
jalannya produksi. Tujuannya untuk memastikan perusahaan dalam meningkatkan mutu produk
produk yang dihasilkan sesuai dengan yang telah sebagai strategi bisnis dalam mencapai kesuksesan
direncanakan dan ditetapkan. dalam persaingan.
3. Pengertian Mutu Produk Dalam mengumpulkan data, peneliti
Mutu suatu produk adalah keadaan fisik, fungsi, dan menggunakan triangulasi.Triangulasi adalah
sifat suatu produk bersangkutan yang dapat penggabungan dari beberapa teknik yang telah ada
memenuhi selera dan kebutuhan konsumen dengan seperti observasi, wawancara serta dokumentasi.
memuaskan sesuai nilai uang yang telah dikeluarkan Sugiyono menyatakan bahwa dalam teknik
(Prawirosentono, 2007:6). pengumpulan data terdapat triangulasi teknik dan
Sedangkan menurut Sule dan Saefulloh triangulasi sumber, dalam hal ini peneliti
(2008:363) kualitas/mutu produk adalah kelengkapan menggunakan triangulasi teknik, yaitu menggunakan
fitur dan manfaat dari sebuah produk yang dihasilkan teknik yang berbeda-beda dalam mengambil data dari
perusahaan, dan kemampuan produk tersebut dalam sumber yang sama (Sugiyono, 2009:227). Adapun
memenuhi keinginan konsumen. Dari aspek yang terdapat dalam triangulasi teknik adalah
beberapa pengertian diatas maka dapat disimpulkan sebagai berikut Observasi, Wawancara serta
bahwa mutu produk selalu menjadi fokus utama di dokumentasi.Dalam melakukan penelitian ini,
perusahaan dalam menghadapi persaingan. peneliti menggunakan analisis data di lapangan
Perusahaan yang mampu berproduksi dengan mutu berdasarkan model dari Miles and Huberman.Miles
produk yang tinggi dan harga yang bersaing, and Huberman mengemukakan bahwa“aktifitas
cenderung akan menguasai pasar. dalam analisis data kualitatif dilakukan secara
4. Peranan Kualitas/Mutu interaktif dan berlangsung secara terus menerus
Menurut Tjiptono (2008:22-23) peranan sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh”
kualitas/mutu bagi perusahaan adalah sebagai (Sugiyono, 2009:246).Aktifitas dalam analisis data
berikut: yaitu data reduction, data display, conclusion
(1)dapat menciptakan kesetiaan/loyalitas drawing / verification.
pelanggan terhadap perusahaan yang
memberikan kualitas memuaskan. HASIL PENELITIAN DAN
(2) meningkatkan pangsa pasar perusahaan PEMBAHASAN
melalui pemenuhan kualitas yang A. Hasil Penelitian
bersifat customer driven. 1. Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi
(3) harga saham yang lebih tinggi. Kapal Niaga
(4) harga jual produk yang lebih tinggi.
(5) produktivitas yang lebih tinggi.

5
Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

Menurut Griffin dalam Sule dan Saefulloh Diklat Galangan. Diklat ini bertujuan agar
(2008) strategi bisnis perusahaan dalam upaya pegawai dapat menguasai peralatan tersebut
bertahan dan mencapai kesuksesan dalam persaingan dan memperlancarkan proses produksi.
terdiri dari: strategi pemosisian (positioning strategy) 3). strategi fokus
dan strategi penyesuaian (adaptive strategy). Strategi fokus PT PAL adalah
Penerapan strategi peningkatan Mutu produk lebih produk kapal. Tujuan, PT PAL di dirikan
diterapkan PT PAL terutama pada Divisi Kapal adalah memproduksi kapal perang negara
Niaga. Divisi Kapal Niaga (Divisi Kania) merupakan untuk menjaga pertahanan dan keamanan
salah satu Divisi di bawah pimpinan Direktorat negara. Namun mengalami sedikit
Produksi yang melaksanakan kegiatan produksi perkembangan dengan merambah produksi
pesanan (order) kapal niaga baik produk baru kapal niaga.
maupun harkan PT PAL. Selain itu, Divisi Kania Dengan dilakukannya strategi
juga melaksanakan produksi pesanan offshore fokus, maka PT PAL dapat dengan mudah
construction. Dari kegiatan dan usaha Divisi Kania menetapkan rencana dan strategi dalam
inilah, PT PAL melihat adanya peluang usaha. Oleh bisnisnya dibandingkan jika strategi lain
karena itu, PT PAL melakukan strategi pada dilakukan. Apalagi PT PAL merupakan
tingkatan bisnisnya sebagai berikut: industri maritim milik negara akan lebih
a. Strategi Pemosisian (Positioning Strategy) memudahkan hanya fokus pada satu bidang
Kegiatan dan usaha dari Divisi Kapal usaha spesialisasi dalam mengembangkan
Niaga PT PAL Indonesia adalah memproduksi perusahaan dan menetapkan strategi.
kapal, memberikan jasa perbaikan dan b. Strategi Penyesuaian (Adaptive Strategy)
pemeliharaan kapal serta rekayasa umum Tujuannya, untuk memilih strategi yang
(offshore construction) selain kapal perang. Untuk paling sesuai ketika perusahaan berhadapan
memperoleh perhatian dari pelanggan atau dengan berbagai perubahan yang terjadi di
memenangkan persaingan PT PAL melakukan lingkungan bisnis yang sedang dijalankan.PT
strategi sebagai berikut: PAL melakukan strategi ini pada Divisi Kapal
1). Strategi keunggulan biaya Niaga dalam upaya menghadapi berbagai
Dalam menjalankan produksi kapal perubahan yang terjadi di lingkungan bisnis
niaga PT PAL, Divisi Kania menjalin yang sedang dijalankan untuk memilih strategi
kerjasama dengan perusahaan supplier yang paling sesuai bagi perusahaan. Selain itu,
dalam bentuk kemitraan. Kemitraan ini adanya peluang besar pada Divisi Kapal Niaga
dilakukan untuk memasok semua kebutuhan untuk mengembangkan usaha PT PAL.
Divisi Kania selama menjalankan produksi Strategi penyesuaian terdiri dari:
baik material maupun pegawai pelaksana 1) strategi defenders
produksi. Agar Divisi Kania dapat Strategi ini dilakukan dengan
memperoleh perhatian dari pelanggan maka tujuan untuk mempertahankan perusahaan
Divisi Kania harus mampu menawarkan agar dapat tetap bertahan dalam bisnis yang
harga produk kapal niaga yang lebih murah sedang dijalankan, daripada harus gulung
dibandingkan dengan pesaingnya. Adapun tikar. Pelayanan tersebut yaitu
upaya yang dilakukan Divisi Kania adalah memaksimalkan kinerja dalam kegiatan
mampu mendapatkan harga yang lebih produksi agar produk dapat terselesaikan
murah dari supplier dibandingkan dengan tepat waktu sesuai dengan MOU (master of
pesaingnya. understanding) yang menjelaskan kerjasama
2). Strategi differensiasi yang lebih spesifik antara kedua belah pihak
Differensiasi yang ingin dan dilegalkan secara hukum.
ditonjolkan PT PAL dalam hal ini adalah Divisi Kania juga menanggapi
kualitas atau mutu produk kapal niaga. dengan baik semua keluhan-keluhan
Dalam meningkatkan kualitas/mutu produk pelanggan atas produk yang dihasilkannya
kapal niaga merupakan tugas pokok dari untuk kemudian ditindaklanjuti dengan
Departemen PPC dalam proses pembuatan upaya perbaikan secepatnya. Selain itu demi
kapal. PPC menjabarkan dan melaksanakan kepuasan pelanggan juga PT PAL bersedia
kerja di Divisi Kania dalam bidang mempekerjakan pegawainya lembur untuk
perencanaan dan pengendalian proses dapat menyelesaikan produksi kapal tepat
produksi. waktu.
Atas permintaan Kepala Divisi Selama masa garansi kapal yaitu 1
Kania, PT PAL akan menyelenggarakan tahun PT PAL bersedia melakukan

6
Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

perbaikan kerusakan yang terjadi tergantung kemitraan dengan beberapa supplier untuk satu
permintaan owner. tender produk kapal niaga. Hanya supplier
2) strategi prospectors yang benar-benar berkualifikasilah yang dapat
PT PAL menekankan strategi ini menjadi mitra Divisi Kania dalam memenuhi
pada produk kapal niaga yang diproduksi pesanan produk kapal niaga PT PAL.
Divisi Kania dikarenakan adanya peluang b.Strategi differensiasi
yang besar. Peluang ini dimanfaatkan PT Divisi Kapal Niaga mengacu pada
PAL untuk mengembangkan perusahaan diferensiasi dari segi kualitas/mutu produk.
selanjutnya sebagai entitas bisnis negara Dalam produksi Departemen PPC yang
yaitu peranya sebagai BUMN profitable. bertugas merencanakan dan mengendalikan
3) strategi analyzers kegiatan produksi sehingga tepat waktu,
Melalui analisa peluang dan biaya, dan standard yang telah ditetapkan
sumberdaya yang dimiliki, maka PT PAL dan direncanakan dalam MOU (master of
dapat bertahan dalam lingkungan yang understanding).
berubah. Terutama mengembangkan c. Strategi fokus
usahanya pada Divisi Kapal Niaga. Selain Strategi fokus daripada PT PAL
itu, PT PAL dapat mencapai kesuksesan adalah produk kapal. Seiring perkembangan
dalam persaingan. industry maritim di Indonesia PT PAL
4) strategi reactors mengembangkan produksinya adalah produk
Produk Divisi Kania yang bersifat kapal niaga yang pelaksanaan produksinya
tidak tetap atau musiman adalah rekayasa dilaksanakan oleh Divisi Kania. PT PAL
umum (offshore contruction). Dikarenakan melihat adanya peluang usaha dan pangsa
produk Divisi Kania ini bukan merupakan pasar yang besar dalam produk kapal
produk utama. Oleh karenanya, Divisi Kania niaganya.
menerima pesanan produk rekayasa umum 2. Strategi penyesuaian (adaptive strategy)
apabila Divisi dalam kondisi tidak ada Strategi penyesuaian dilakukan
kegiatan produksi kapal selama satu tahun. perusahaan untuk berhadapan dengan berbagai
perubahan yang terjadi di lingkungan bisnis yang
B. Pembahasan sedang dijalankan. Strategi penyesuaian terdiri
Divisi Kapal Niaga (Divisi Kania) adalah dari:
Divisi dibawah pimpinan Direktorat Produksi yang a. Strategi defenders
melakukan kegiatan produksi kapal niaga PT PAL Adapun perbaikan pelayanan yang
sesuai dengan order (pesanan). Dengan fasilitas dilakukan Divisi kania yaitu
lengkap yang dimiliki PT PAL serta memenuhi memaksimalkan kinerja dalam kegiatan
standar internasional dalam memproduksi kapal niaga produksi agar produk dapat terselesaikan
sehingga memungkinkan Divisi Kania untuk tepat waktu sesuai dengan MOU (master of
menerima pesanan produk kapal niaga baik nasional understanding). Divisi Kania juga
maupun internasional. Oleh karenanya, PT PAL menanggapi dengan baik semua keluhan-
melakukan strategi pada tingkatan bisnisnya. Strategi keluhan pelanggan baik yang diutarakan
bisnis menurut teori Griffin dalam Sule dan Saefulloh secara langsung maupun tidak. Divisi Kania
terdiri dari dua strategi yaitu strategi pemosisian dan juga memberikan garansi selama 1 tahun
strategi penyesuaian. PT PAL melakukan strategi dan menanggung perbaikan kerusakan yang
pada tingkatan bisnisnya sebagai berikut: diakibatkan adanya kecelakaan pada saat
1. Strategi pemosisian (positioning strategy) pelepasan kapal di penyerahan pada owner,
Strategi pemosisian dapat dilakukan perbaikan kerusakan tergantung permintaan
oleh perusahaan untuk memastikan dengan cara owner, dan sebagainya.
bagaimana perusahaan dapat memperoleh b. Strategi prospectors
perhatian atau memenangkan persaingan. Strategi prospector dilakukan PT
Strategi pemosisian terdiri dari: PAL pada produk yang diproduksi oleh
a. Strategi keunggulan biaya Divisi Kania yaitu produk kapal niaga.
Dalam menghadapi persaingan bisnis Tujuannya, agar tidak menjadi BUMN
agar dapat menawarkan produk kapal niaga profitable yang pasif dan mampu
dengan harga yang lebih murah kepada menghasilkan keuntungan bagi negara.
pelanggan maka Divisi Kania harus mampu Selain itu juga rekayasa umum.
mendapatkan harga yang lebih murah dari para Produk ini adalah produk sampingan Divisi
pemasoknya (supplier). Divisi Kania menjalin Kania dan berbeda jenisnya daripada produk

7
Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

utamanya yaitu kapal niaga meliputi alat Sedangkan strategi penyesuaian terdiri dari
pengeboran lepas pantai Pertamina defenders melalui peningkatan pelayanan kepada
(offshoreconstruction), pembangunan pelanggan, prospectors berkaitan dengan kegiatan PT
gudang pabrik, dan lain sebagainya. PAL dalam mengembangkan usaha pada produksi
c. Strategi analyzers kapal niaga, analyzers hanya pada perkembangan
Berdasarkan laporan produksi divisi kapal niaga untuk meminimalisasi
ketercapaian rencana dalam produksi risiko, reactors berhubungan dengan produksi produk
kapal niaga dari Kepala Departemen rekayasa umum yang sifatnya tidak tetap untuk
PPC maka dapat dipantau seberapa mengisi kegiatan produksi selama menunggu masa
banyak kesuksesan target produk yang garansi produk kapal.
dihasilkan. Produk inilah yang kemudian Strategi bisnis ini ditekankan pada produk
akan menjadi bahan masukan bagi yang diproduksi oleh Divisi Kapal Niaga. Produk
Direktorat Produksi pada Direktur Divisi Kapal Niaga terdiri dari produk baru kapal
Utama untuk dikembangkan. niaga, harkan kapal niaga dan rekayasa umun.
d. Strategi reactors Dengan melakukan strategi pemosisian dan strategi
Strategi ini hanya dilakukan penyesuaian pada strategi tingkatan bisnisnya yaitu
oleh PT PAL pada produk Divisi Kania pada Divisi Kapal Niaga, agar PT PAL dapat
yang rekayasa umum. Produk ini bertahan dan mencapai kesuksesan dalam persaingan
dilakukan untuk mengisi kegiatan dan lingkungan yang berubah sehingga mampu
produksi selama menunggu masa memberikan keuntungan bagi negara sesuai perannya
garansi kapal selama satu tahun yang sebagai BUMN profitable.
diberikan kepada pelanggan. Produk ini
diantaranya yaitu produk alat Saran
pengeboran minyak lepas pantai, Orientasi PT PAL adalah kepuasan
pembangunan gudang perusahaan dan pelanggan. Oleh karenanya, PT PAL melakukan
lain sebagainya. strategi pada tiap tingkatan perusahaan. Strategi PT
PAL pada tingkatan bisnisnya lebih ditekankan pada
PENUTUP produk Kapal niaga yang produksinya dilaksanakan
oleh divisi Kapal Niaga. Seharusnya, strategi bisnis
Simpulan ini tidak hanya difokuskan pada produk Divisi Kapal
Dalam menghadapi persaingan bisnis yang Niaga saja namun juga pada Divisi Kaprang (kapal
semakin ketat dalam industry maritim maka PT PAL perang). Dikarenakan awal tujuan didirikannya PT
melakukan strategi bisnis. Strategis bisnis PT PAL PAL adalah untuk memproduksi kapal untuk
terdiri dari strategi pemosisian dan strategi menjaga keamanan dan ketahanan nasional negara.
penyesuaian. Strategi pemosisian terdiri dari Amat disayangkan apabila negara pemilik sendiri
keunggulan biaya melalui penyeleksian yang ketat sampai melakukan import kapal dari negara asing
terhadap para suppliernya dalam kemitraan agar padahal negara mempunyai industry maritim yang
dapat menawarkaan harga produk yang lebih murah sudah diakui oleh negara asing baik produknya
pada pelanggan, differensiasi yang berkaitan dengan maupun mutunya. Hal ini juga tidak terlepas dari
upaya menghasilkan produk kapal yang kualitas/mutu kepedulian pemerintah dalam menetapkan sebuah
produk kapal niaga, dan focus yang hanya pada kebijakan.
produksi produk kapal.

8
Strategi Peningkatan Mutu Produk Divisi Kapal Niaga Di PT PAL Indonesia (Persero)

Makmur.2009.“Teori Manajemen Strategi Dalam


DAFTAR PUSTAKA Pemerintahan dan Pembangunan”.Bandung:
Refika Aditama.
Afifudin. 2009, “Metodologi Penelitian Sosial”.
Jakarta: Bumi Aksara. Sule , Ernie Tisnawati & Kurniawan Saefullah.
2008.“Pengantar Manajemen”, Edisi Pertama,
Ellitan, Lena dan Lina Anatan. 2008. “Manajemen Jakarta: Kencana Prenada Group.
Strategi Operasi: Teori dan Riset di Indonesia”.
Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2010.”Metode Penelitian Administrasi”,
Bandung: Alfabeta.
Haming, Murdifin dan Mahfud Nurna Jamuddin.
2007. “Manajemen Produksi Modern: Operasi Sutarno. 2012.”Serba-serbi Manajemen Bisnis”,
Manufaktur dan Jasa” Buku Kesatu, Jakarta: PT. cetakan I, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Bumi Aksara.
Suyanto, M. 2007. “Strategic Management: Global
Haming, Murdifin dan Mahfud Nurna Jamuddin. Most Admired Companies”. Yoyakarta: Andi.
2007. “Manajemen Produksi Modern: Operasi
Manufaktur dan Jasa” Buku Kedua, Jakarta: PT.
Bumi Aksara.

Iksan. 2009. “Manajemen Strategis Dalam Kompetisi


Pasar Global” Jakarta: Gaung Persada.

Sutarno. 2012.”Serba-serbi Manajemen Bisnis”,


cetakan I, Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suyanto, M. 2007. “Strategic Management: Global


Most Admired Companies”. Yoyakarta: Andi.

Tjiptono,Fandy.2008.”Stategi
Bisnis”.Yogyakarta:Andi.

Anda mungkin juga menyukai