Anda di halaman 1dari 18

The Effects of Alpha-Lipoic Acid

Supplementation on Glucose Control and


Lipid Profiles Among Patients with
Metabolic Disease and Obesity
dr. Putri Sakti DP, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K
dr. Putri Sakti Dwi Permanasari, M.Gizi, SpGK, AIFO-K

Tahun 2011 Lulus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga


Tahun 2017 Lulus Magister Gizi Klinik Universitas Indonesia
Tahun 2020 Lulus Spesialis Gizi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Work:
• RS Permata Cibubur
• RS Permata Jonggol

Workshop:
• Certified Ahli Ilmu Faal Olahraga-Klinik (AIFO-K) (March 4th 2021)
• Certified Nutrigenomic Expert by Fitgenes (July 7&9th 2020)
• Certified Nutrigenomic Expert by Nutrigenme Kalbe (May 2020)
• Workshop Comprehensive Obesity Management and Dietary Intake Analysis (24-25
Agustus 2019)
• The Workshop of Master Class 2019 Healthy Hydration Education Program IHWG
Science Lectures (8 Agustus 2019)
• All About Nutrigenomics from Assessment to Planning (23 Februari 2019)
• The Workshop of Master Class 2018 Healthy Hydration Education Program IHWG
Science Lectures (8 November 2018)
Prevalensi Faktor Risiko Kematian (2017)
Prevalensi Obesitas, Dislipidemia, dan Diabetes Melitus

Source IDF, Diabetes Atlas and World Health Organizsation, 2020

Rivas et al. Arquivos Brasileiros de Cardiologia 2017; 110.


Perubahan Pola Diet Meningkatkan Produksi Radikal Bebas

Savini et al. Oxidative Stress and Obesity. Obesity, 2016; 65–86.


Masschelin et al. Frontiers in Physiology 2019 ;10:1638.
Proses Produksi Radikal Bebas
Kerja ALA sebagai Antioksidan Endogen

Derosa et al. Int. J. Mol. Sci. 2016, 17(11), 1802


Alpha Lipoic Acid (ALA)
• ALA mencegah kerusakan akibat radikal
bebas pada setiap sisi di dalam tubuh :
-Lipofilik: cairan otak, darah, tempat
penyimpanan lemak, jantung, pankreas,
ginjal, tulang, tulang rawan, hati dan
• Nama lain : Thioctic acid (theion = 2 atom setiap sel pada setiap organ.
sulfur; octo = atom carbon).
-Hidrofilik: cairan pada sel dan darah dan
• Dapat diproduksi secara alami oleh tubuh cairan tubuh yang kontak dengan jaringan
manusia.
• Salah satu antioksidan terkuat • Krn karakterisitiknya, ALA dapat
• Terdiri fase lipofilik dan hidrofilik melewati sawar darah otak dan
sehingga dapat menjangkau semua sel meningkatkan ketersediaan energi di
tubuh dengan cara bekerja di dalam sel otak
dan di luar membran sel.
• Bekerja aktif pada setiap sel dan pada
ruang antar sel
Mekanisme Kerja ALA/DHLA
Physiologically, α-LA acts as a cofactor for enzymatic
complexes during the oxidative phosphorylation
process, such as LA are utilized by KGDH, a component
of the mitochondrial antioxidant system and a key
sensor of redox status, to catalyze the multistep
reaction.

Ambrosi et al. Int. J. Mol. Sci. 2018, 19, 102


Can. J. Physiol. Pharmacol. 2015; 93: 1021–1027
Dos Santos, et al. Oxidative Medicine and Cellular Longevity 2019; 1–14
Mekanisme Kerja ALA

Huerta, et al. Nonvitamin and Nonmineral Nutritional Supplements, 2019; 85–92.


Evidence Based ALA on Glucose Control and Lipid Profile

Akbari et al. J.metabol.2018.07.002


Evidence Based ALA on Lipid Profile

Mousavi et al. J.nut.2018;08:004


Evidence Based ALA on Obesity

Vajdi et al. Int J Clin Pract. 2020;74:e13493


Evidence Based ALA on Weightloss (Long-Term)

Bobeet al. The Journal of Nutrition 2020; 10: 1-10


DOSIS DAN KEAMANAN ALA
• FDA : Safe (clinical trial : maximal 2400 mg/hari aman)
• Efek samping : ringan dan jarang terjadi (nausea,
vomiting, dizziness, and cutaneous rash, hypoglikemia,
• Tidak dianjurkan : ibu hamil, menyusui dan anak-anak
• Bahan makanan sumber: Terutama dari bahan makanan
sumber hewani (daging merah, liver, jantung, ginjal) dan
nabati (bayam, brokoli, tomat, kentang, rice brand,
Brussel sprout • ALA from food does not appear to produce a
• Asupan makanan menurunkan bioavailabilitas ALA  noticeable increase in the level of free ALA in the
body.
konsumsi 30 menit sebelum makan atau 2 jam setelah • supplements can pack up to 1,000 times more
makan alpha-lipoic acid than food sources
• Toksisitas: sampai 60 mg/kg/hari jangka panjang (sampai • Studies show that about 30% to 40% of the oral
2 tahun) tidak menunjukkan adanya efek samping dose of an ALA supplement is absorbed. ALA may
be better absorbed if it is taken on an empty
toksisitas  dosis tinggi (121 mg/kg/hari) mengganggu stomach
fungsi enzim liver

Rochette et al. Int. J. Mol. Sci. 2021, 22, 7979.


DOSIS DAN KEAMANAN ALA
ALA has been safely used in a dose range of 100–1800 mg/day in a multitude of trials

Rochette et al. Int. J. Mol. Sci. 2021, 22, 7979.


Take Home Message
• Diabetes melitus dan dyslipidemia merupakan salah satu faktor komorbid pada obesitas
• Obesitas meningkatkan produksi radikal bebas (ROS)  ↑ resistensi insulin dan gangguan
profil lipid  ↑ faktor risiko DM dan penyakit kardiovaskular
• ALA merupakan salah 1 antioksidan poten yang dapat mencegah kerusakan akibat radikal
bebas pada setiap sisi tubuh (lipofilik maupun hidrofilik)
• ALA memperbaiki kontrol gula darah, profil lipid, maupun menurunkan berat badan
• ALA bersifat aman dengan efek samping minimal (dosis aman antara 100-1800 mg/hari)
• Konsumsi ALA sampai 60 mg/kg/hari jangka panjang (sampai 2 tahun) tidak menunjukkan
adanya efek samping toksisitas