Anda di halaman 1dari 2

KESIMPULAN HASIL DARI PENGUKURAN DAN PERHITUNGAN

HIDROLOGI DAN HIDROLIKA ADALAH :


A. MASUKAN DATA
1 Data-data Primer (pengukuran langsung lapangan) seperti :
- Pengukuran topografi/kontur/elevasi
- Pengukuran titik koordinat
- Pengukuran eksisting drainase/saluran
- Pengamatan aliran air dan tinggi muka air
2 Data-data Sekunder seperti :
- Pengecekan dengan basis data topografi
- siteplan perumahan dari owner

B. PENGOLAHAN DATA
1 Pengolahan data topografi/kontur/elevasi memakai software CAD maupun MAP
2 Pengolahan data hidrologi dengan perhitungan pada aplikasi excel
3 Pengolahan data hidrolika dengan perhitungan pada software HEC RAS ( Hydrologic Engineering
Center - River Analysis Sistem )

C. OUTPUT/KELUARAN
1 Laporan perhitungan/analisis data berupa hitungan angka, tabel maupun grafik
2 Gambar-gambar CAD seperti siteplan, kontur, aliran air potongan dsb

D. HASIL/RESUME DARI PENGOLAHAN DATA


- Luas lokasi Bina Asri yang diukur adalah ± 0,27Ha
- Kondisi elevasi berada di sekitar 15,747 s.d. 16,405 MdPL
- ketinggian drainase utama berada di 17,722 s.d. 18,378 MdPL. Lebih tinggi dari perumahan
sehingga arah pembuanggan air limpasan hujan tidak bisa dialirkan ke saluran tersebut. Selisih
beda tinggi dengan perumahan adalah ± 1,5 M lebih rendah dari saluran primer yang dimaksud.

- Dari bacaan kontur, posisi perumahan berada di titik paling rendah apabila dibandingkan
dengan sekelilingnya. Infiltrasi air kedalam tanahnya juga rendah akibat dari muka air tanah
yang tinggi. Apabila intensitas hujan sedang s.d. Hujan berat dalam durasi 24 jam, maka lokasi
akan mengalami penggenangan air setinggi ± 307 mm atau 0,3 M (dari tabel perhitungan
Intensitas curah hujan) . apabila ketinggian nol lantai 0,5 M maka masih ada 0,2 M jarak aman
untuk air menggenangi lantai rumah.
- Arah pembuangan air limpasan hujan ditujukan ke arah rencana drainase jalan. Direncanakan
saluran/drainase jalan berdimensi La=2 m, Lb=1,6 M, t=1,2 m sehingga kapasitas saluran adalah
1,8 m3/detik
- Debit aliran dasar Qs adalah 0,13 m3/detik dan Debit Rencana banjir maksimal adalah 0,58
m3/detik sehingga di dapat Debit gabungan 0,64 m3/detik pada periode ulang 100 tahun, 0,52
m3/detik periode ulang 50 tahun, 0,48 m3/detik periode ulang 25 tahun, 0,44 m3/detik periode
ulang 20 tahun, 0,41 m3/detik periode 10 tahun, 0,38 m3/detik pada periode ulang 5 tahun dan
0,35 m3/detik pada periode ulang 2 tahun
KESIMPULAN HASIL DARI PENGUKURAN DAN PERHITUNGAN HIDROLOGI
DAN HIDROLIKA ADALAH :
E. KESIMPULAN :
1 Lokasi perumahan BTN Bina Asri rawan terjadi genangan karena berada diposisi kontur
terendah.
2 Ketinggian lantai 0 rumah dari tanah asli masih aman dari genangan karena berada di level + 0,5
M (dengan asumsi genangan maksimal 0,3 M)
3
arah aliran air baiknya dialirkan pada rencana saluran/darinase jalan Nagasari dengan dimensi
saluran La=2 m, Lb=1,6 M, t=1,2 m sehingga kapasitas saluran adalah 1,8 m3/detik
4
Ketinggian jalan masuk ke perumahan minimal pada level 0,4 m dari tanah dasar rata-rata

Palangka Raya, 21-5-2020


Diukur dan dianalisa oleh :
Konsultan Individu,

Andri Rachmad Fitriadi, ST