Anda di halaman 1dari 3

NAMA : FATORI ROBIT AZMI

NIT : 582111118138
ABSEN : 10
KELAS : N1B

UAS PANCASILA
Tanggal 24 Januari 2022

SOAL:
1. Jelaskan factor-faktor pendorong Pancasila sebagai ideologi terbuka
2. Sampai sejauh manakah keterbukaan ideologi Pancasila? Jelaskan.
3. Jelaskan makna yang terkandung dalam proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945!
4. Apa usaha yang dilakukan bangsa Indonesia untuk kembali ke Negara Kesatuan pada
tahun 1950?

JAWABAN:
1. FAKTOR PENDORONG PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
-Dalam proses pembangunan nasional berencana, dinamika masyarakat Indonesia
berkembang amat cepat. Dengan demikian, tidak semua persoalan hidup dapat ditemukan
jawabannya secara ideologis dalam pemikiran ideologi-ideologi sebelumnya.
-Kenyataan bangkrutnya ideologi tertutup seperti Marxisme-Leninisme/Komunis Dewasa ini
kubu Komunisme dihadapkan pada pilihan yang amat berat, menjadi suatu ideologi terbuka
atau tetap mempertahankan ideologi lama.
-Pengalaman sejarah politik kita sendiri dengan pengaruh Komunisme sangat penting. Karena
pengaruh ideologi Komunisme yang pada dasarnya bersifat tertutup, Pancasila pernah
merosot menjadi ancaman yang kaku.
-Tekad kita untuk menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

2. Keterbukaan ideologi Pancasila dapat diartikan sebagai kemampuan Pancasila untuk


menyesuaikan nilai-nilai instrumentalnya dalam menghadapi masyarakat dan kemajuan
zaman.
Berikut keterbukaan ideologi dari Pancasila di berbagai bidang:
-Politik
Adanya sistem perwakilan rakyat di Indonesia yang berfungsi untuk menampung aspirasi
rakyat dan memperjuangkannya.
-Hukum
Terbentuknya peraturan perundang-undangan yang mengikuti perkembangan zaman,
misalnya UU Informasi dan Transaksi Elektronik
-Sosial
Peningkatan penyadaran masyarakat untuk senantiasa melakukan toleransi dalam setiap
kesempatan
-Ekonomi
Adanya UU No. 7 tahun 2014 yang mengatur tentang jalannya perdagangan di Indonesia agar
tetap memihak rakyat dan berdasarkan pada Pancasila.
-Budaya
Adanya UU No. 5 Tahun 2017 yang mengatur tentang pemajuan budaya di Indonesia,
terdapat banyak efek positif dari aturan ini terhadap maju dan terjaganya budaya Indonesia.

3. Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagai berikut:


 Menuju masyarakat yang sejahtera dengan kekuasaan dan pengelolaan sumber daya
ekonomi secara mandiri.
 Kesempatan bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi masyarakat yang mandiri, cerdas,
dan memiliki nilai budaya tinggi.
 Kewajiban bagi seluruh bangsa Indonesia untuk menjaga dan mempertahankan
kedaulatan negara dari segala ancaman.
 Sebagai alat hukum internasional bagi bangsa Indonesia untuk menjalin hubungan
kerja sama dengan negara lain.
 Sebagai pernyataan bahwa bangsa Indonesia memiliki kedudukan yang sama dengan
bangsa lainnya.
 Merupakan jembatan bagi bangsa Indonesia menuju masyarakat yang adil, makmur,
dan berdaulat.

4. Usaha yang dilakukan bangsa Indonesia untuk kembali ke Negara Kesatuan


Pada 12 Agustus 1950, pihak KNIP RI menyetujui Rancangan UUD itu menjadi UUD
Sementara. Pada 14 Agustus 1950, DPR dan Senat RIS mengesahkan Rancangan UUD
Sementara KNIP menjadi UUD yang disebut Undang-undang Dasar Sementara (UUDS)
tahun 1950. Pada 15 Agustus 1950, diadakan rapat gabungan parlemen (DPR) dan Senat RIS.
Dalam rapat gabungan ini Presiden Soekarno membacakan Piagam Persetujuan terbentuknya
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pada hari itu, Presiden Soekarno langsung ke
Yogyakarta untuk menerima kembali jabatan Presiden Negara Kesatuan dari pejabat Presiden
RI, Mr Asaat. Dengan demikian, negara RIS berakhir dan secara resmi pada 17 Agustus 1950
terbentuk kembali NKRI. Dengan Soekarno sebagai Presiden dan Moh Hatta sebagai Wakil
Presiden RI.

Anda mungkin juga menyukai