Lab. Akuntansi Lanjut A Fak.

Ekonomi Universitas Gunadarma

SISTEM BIAYA STANDAR
I. Pengertian Biaya Standar adalah biaya yang ditentukan dimuka, yang merupakan jumlah biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk membuat satu satuan produk atau membiayai kegiatan tertentu, dibawah asumsi kondisi ekonomi, efisiensi dan faktor-faktor lain tertentu. II. Prosedur Penentuan Biaya Standar Biaya Bahan Baku Standar, terdiri atas : 1. Masukan fisik yang diperlukan untuk memproduksi sejumlah keluaran fisik tertentu, atau lebih dikenal dengan nama kuantitas standar. 2. Harga satuan masukan fisik tersebut, atau disebut pula harga standar. Kuantitas Standar Bahan Baku dapat ditentukan dengan menggunakan : 1. Penyelidikan teknis. 2. Analisis catatan masa lalu dalam bentuk : a) Menghitung rata-rata pemakaian bahan baku untuk produk atau pekerjaan yang sama dalam periode tertentu dimasa lalu. b) Menghitung rata-rata pemakaian bahan baku dalam pelaksanaan pekerjaan yang paling baik dan yang paling buruk dimasa lalu. c) Menghitung rata-rata pemakaian bahan baku dalam pelaksanaan pekerjaan yang paling baik. Harga yang dipakai sebagai harga standar dapat berupa : 1. Harga yang diperkirakan akan berlaku di masa yang akan datang, biasanya untuk jangka waktu 1 tahun. 2. Harga yang berlaku pada saat penyusunan standar. 3. Harga yang diperkirakan akan merupakan harga normal dalam jangka panjang. III. Biaya Tenaga Kerja Standar Jam Tenaga Kerja Standar dapat ditentukan dengan cara : 1. Mnghitung rata-rata jam kerja yang dikonsumsi dalam suatu pekerjaan dari Kartu Harga Pokok (Cost Sheet) periode yang lalu. 2. Membuat test-run operasi produksi dibawah keadaan normal yang diharapkan. 3. Mengadakan penyelidikan gerak dan waktu dari berbagai kerja karyawan dibawah keadaan nyata yang diharapkan. 4. Mengadakan taksiran yang wajar, yang didasarkan pada pengalaman dan pengetahuan operasi produksi dan produk
Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya

Analisis Penyimpangan Biaya Sesungguhnya Dari Biaya Standar Penyimpangan biaya sesungguhnya dari biaya standar disebut dengan selisih (variance). perlu dibuat anggaran fleksibel. Di lain pihak anggaran fleksibel memisahkan faktor-faktor biaya tetap dan variabel. V. Selisih biaya sesungguhnya dengan biaya standar dianalisis. Sebagai akibatnya dalam tarif ini semua BOP diperlakukan sebagai biaya variabel. Akuntansi Lanjut A Fak. yaitu selisih harga dan selisih kuantitas atau efisiensi. Model Dua Selisih (The Two-Way Model) Selisih antara biaya sesungguhnya dengan biaya standar dipecah menjadi 2 macam selisih.Lab. VI. yaitu anggaran biaya untuk beberapa kisaran (range) kapasitas. Analisis Selisih Biaya Produksi Langsung Ada 3 model analisis selisih biaya produksi langsung : 1. Untuk pengendalian BOP dalam sistem biaya standar. Rumus perhitungan selisih dapat dinyatakan sebagai berikut : Perhitungan Selisih Harga Perhitungan Selisih Kuantitas SH = ( HSt – HS ) x KS Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya SK = ( KSt – KS ) x HSt . Model Satu Selisih (The One-Way Model) Dalam model ini. Tarif BOP standar menggabungkan biaya tetap dan variabel dalam satu tarif yang didasarkan pada tingkat kegiatan tertentu. Biaya Overhead Pabrik Standar Tarif Overhead Standar dihitung dengan membagi jumlah biaya overhead yang dianggarkan pada kapasitas normal dengan kapasitas normal. tetapi hanya ada satu macam selisih yang merupakan gabungan antara selisih harga dengan selisih kuantitas. selisih antara biaya sesungguhnya dengan biaya standar tidak dipecah kedalam selisih harga dan selisih kuantitas. Analisis selisih dalam model ini dapat digambarkan dengan rumus berikut ini : Diketahui : St = Hst = Kst = HS = KS = Total Selisih Harga Standar Kuantitas Standar Harga Sesungguhnya Kuantitas Sesungguhnya St = ( HSt x KSt ) – ( HS x KS ) 2. dan memperlakukan BOP tetap sebagai biaya yang jumlahnya tetap dalam volume tertentu. Hasil perhitungan selisih diberi tanda L (selisih Laba) dan R (selisih Rugi). dan dari analisi ini diselidiki penyebab terjadinya selisih yang merugikan. Ekonomi Universitas Gunadarma IV.

Selisih Harga / Kuantitas. dinyatakan dalam persamaan berikut ini : SH = ( HSt – HS ) x KSt Harga SK = ( KSt – Kuantitas Perhitungan SelisihKS ) x HSt Perhitungan Selisih SHK = ( HSt – HS ) x ( KSt – KS ) / Perhitungan Selisih Gabungan yang merupakan Selisih Harga Kuantitas Rumus perhitungan selisih harga dan kuantitas dalam kondisi Harga Standar dan Kuantitas Standar masing-masing ” Lebih Tinggi ” dari Harga Sesungguhnya dan Kuantitas Sesungguhnya. Hubungan harga dan kuantitas sesungguhnya dapat terjadi dengan kemungkinan berikut ini : a) Harga dan Kuantitas Standar masing-masing lebih tinggi atau lebih rendah dari harga dan kuantitas sesungguhnya. dinyatakan dalam persamaan berikut ini : SH = ( HSt – HS ) x KS Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya Perhitungan Selisih SK = ( KSt – KS ) x HS . Selisih Kuantitas.Lab. Akuntansi Lanjut A Fak. Rumus perhitungan selisih harga dan kuantitas dalam kondisi Harga Standar dan Kuantitas Standar masing-masing ” Lebih Rendah ” dari Harga Sesungguhnya dan Kuantitas Sesungguhnya. Model Tiga Selisih (The Two-Way Model) Selisih antara biaya standar dengan biaya sesungguhnya dipecah menjadi 3 macam selisih berikut ini : Selisih Harga. Ekonomi Universitas Gunadarma Diketahui : SH = Selisih Harga Hst HS = = Harga Standar Harga Sesungguhnya SK Kst KS = Selisih Kuantitas = Kuantitas Standar = Kuantitas Sesungguhnya 2.

Dengan demikian perhitungan selisih harga dan kuantitas dalam kondisi seperti ini dengan model 3 selisih dilakukan dengan rumus sebagai berikut : SH = ( HSt – HS ) x KS Harga SK = ( KSt – Kuantitas Perhitungan SelisihKS ) x HSt Selisih Harga / Kuantitas sama dengan nol Perhitungan Selisih c) Harga Standar “ Lebih Tinggi “ dari Harga Sesungguhnya.Lab. Akuntansi Lanjut A Fak. namun sebaliknya Kuantitas Standar ” Lebih Rendah “ dari Kuantitas Sesungguhnya. Ekonomi Universitas Gunadarma Harga Perhitungan Selisih Kuantitas Perhitungan Selisih Gabungan yang merupakan Selisih Harga Kuantitas SHK = ( HSt – HS ) x ( KSt – KS ) / b) Harga Standar “ Lebih Rendah “ dari Harga Sesungguhnya. Selisih gabungan tidak akan terjadi. Selisih gabungan yang merupakan selisih harga / kuantitas tidak akan terjadi. Perhitungan selisih dengan model 3 selisih dilakukan dengan rumus sebagai berikut : SH = ( HSt – HS ) x KSt Harga SK = ( KSt – Kuantitas Perhitungan Selisih KS ) x HS Selisih Harga / Kuantitas sama dengan nol Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya Perhitungan Selisih . namun sebaliknya Kuantitas Standar ” Lebih Tinggi “ dari Kuantitas Sesungguhnya.

Lab. ditetapkan standar kuantitas bahan baku sebanyak 6 kg / unit dengan standar harga Rp. Namun kenyataan yang terjadi. Ekonomi Universitas Gunadarma CONTOH SOAL PT. Diminta Carilah : 1.100.( Laba ) 2. 37. 2..000 = Rp. Bahan baku yang dibeli dari pemasok sebanyak 750. CAHAYA MENTARI pada tahun 1996 memproduksi produk jadi sebanyak 120. Akuntansi Lanjut A Fak. 2. 2..000 ) ] x Rp. Selisih efisiensi tenaga kerja langsung. 2. Dalam menghasilkan produk.. / jam. Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang harus dibayar serta pengalokasian selisih gaji dan upah dengan mengabaikan pajak atas gaji dan upah PENYELESAIAN : 1. Selisih harga bahan baku. lalu ditentukan pula standar efisiensi tenaga kerja langsung 3 jam / unit dengan standar tarif upah Rp. 2. Selisih Harga Bahan Baku : Selisih Harga = ( Harga Ssg – Harga Std ) x Kuantitas Ssg = ( Rp.500./ kg dengan jumlah jam tenaga kerja sesungguhnya selama 365. 3.150.150 ) x 750.000 jam dengan tarif Rp.000. 2.500.000 – ( 6 x 120. 4.150 Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya ./ jam . Selisih Kuantitas Bahan Baku : Selisih Kuantitas = [ Kuantitas Ssg – Kuantitas Std yang ditetapkan ] x Harga Std = [ 700.400. Selisih kuantitas bahan baku. 2.000 unit.000 kg./ kg. 2. sedangkan yang digunakan dalam proses produksi sebanyak 700.000 kg.100 – Rp. Selisih Tarif tenaga kerja langsung 5.. harga bahan baku sesungguhnya hanya Rp.

500. 12.000.— — Rp.000.500.000.000.500 – Rp.- Jurnal untuk mengalokasikan gaji dan upah serta selisih-selisihnya : Barang dalam proses ( 360.( Rugi ) 4.000) Berbagai perkiraan hutang Rp.400 = Rp.- Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .000.( Rugi ) 5.000. 2. Akuntansi Lanjut A Fak. Selisih Efisiensi Jam Tenaga Kerja Langsung : Selisih Jam Kerja = [ Jam kerja Ssg – Jam kerja Std yang ditetapkan ] x Tarif upah Std = [ 365. Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang harus dibayar : Gaji dan upah ( 2. Selisih Tarif Upah Tenaga Kerja Langsung : Selisih Tarif Upah = [ Tarif upah Ssg – Tarif upah Std ] x Jam kerja Ssg = [ Rp. 912.000 ) ] x Rp. 912.000.400 ] x 365.— — Rp.000.— Rp..500. Ekonomi Universitas Gunadarma = Rp.Lab.— Rp. 36.400 ) Selisih efisiensi TK langsung Selisih tarif TL langsung Gaji dan upah Rp.000 x 2.000.000 = Rp. 36.000.500.000. 912.000 ( Laba ) 3. 12. 43.000.. 2.000 – ( 3 x 120. 2. 864.500 x 365.500.

225 1. SINAR REMBULAN dalam mengolah produknya menggunakan 2 macam bahan baku untuk produk A.220 1.240 1.225 1.250 1.300 Bahan Y STD 750 750 750 750 750 750 780 780 780 780 780 780 SSG 770 770 770 770 770 770 810 810 810 810 810 810 Data-data Kuantitas Pemakaian Standar (STD) dan Pemakaian Sesungguhnya (SSG) : Bulan Bahan X Bahan Y Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .200 1. Ekonomi Universitas Gunadarma SOAL-SOAL PRAKTIKUM KASUS 1 PT.300 1. Berikut data-data mengenai bahan baku X dan Y untuk tahun 1996.250 1.250 1.200 1. Akuntansi Lanjut A Fak.Lab.240 SSG 1.250 1.240 1. Data-data Harga Standar (STD) dan Harga Sesungguhnya (SSG) : Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Bahan X STD 1.225 1.250 1.250 1.250 1.250 1.225 1.225 1.225 1.300 1.225 1.

250 1.250 1.700 2. JAWABAN : KASUS 1 PT.575 1.500 1. Ekonomi Universitas Gunadarma STD Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Diminta : 1.850 2.700 2.375 Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .500 40.250 1.250 39. Hitung selisih harga bahan baku X dan Y untuk tahun 1996.700 2.500 1.550 1.250 40.600 1.700 2.870 1.570 1. 2.500 1.250 1.500 1.800 2.800 2.500 1.700 2.600 1.225 1.700 2.870 2.220 1.570 1.600 1.550 1.200 1.850 2.500 1.500 1.550 1.500 1.250 1.225 1.600 1. Selisih Harga Bahan Baku X Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Kuantitas Sesungguhnya ( Kg ) 1.600 1.000 40.570 1.700 2.570 1.700 2.600 1.825 2.825 2.225 Harga Sesungguhnya ( Rp.250 1.550 1.200 1. ) 1. Hitung selisih kuantitas bahan baku X dan Y untuk tahun 1996.500 1.570 1.500 1.000 39.500 SSG 1.225 1.575 STD 2.250 Selisih ( Rp.550 1.500 1. ) 1.600 1.250 39.700 SSG 2.700 2.575 Harga Standar ( Rp.225 1. SINAR REMBULAN Tabel 1.700 2.570 1.700 2. ) 31. Akuntansi Lanjut A Fak.225 1.250 1.800 2.850 2.850 2.225 1.000 77.870 2.Lab.000 39.

825 2. ) Kuantitas Standar ( Kg ) Kuantitas Sesungguhnya ( Kg ) Selisih ( Rp. ) 750 750 750 750 750 750 780 780 780 780 780 780 Jumlah Harga Sesungguhnya ( Rp.825 2. Selisih Harga Bahan Baku Y Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Kuantitas Sesungguhnya ( Kg ) 2.870 2. Selisih Kuantitas Bahan Baku Tabel 1.800 2.500 85. Akuntansi Lanjut A Fak.850 2.850 2.500 851.550 1.100 85.240 1.125 Tabel 2.000 56.950 2.000 56. ) Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .500 669.575 1.500 56.800 2. ) 770 770 770 770 770 770 810 810 810 810 810 810 Selisih ( Rp.870 2.100 86. Selisih Kuantitas Bahan Baku X Bulan Harga Standar ( Rp.300 1. ) 57.000 94.850 2.000 56.500 86.850 2.750 85.Lab.240 Jumlah 1.000 96. Ekonomi Universitas Gunadarma Okt Nov Des 1.800 2.000 84.300 1.000 57.240 1.850 Harga Standar ( Rp.600 1.300 93.

570 1.600 1.700 2.700 Jumlah Kuantitas Sesungguhnya ( Kg ) 2.500 1.700 2.700 2.700 2. Akuntansi Lanjut A Fak.500 122.000 117.870 2.600 1.570 1.000 124.870 2.550 1.225 1.000 112.500 97.225 1.500 1.500 85.625 Tabel 2.800 2.750 85.500 1.600 132.500 1.500 1.225 1. ) 112.500 1.825 2.200 1.700 2.600 1.500 1.850 2.000 93.825 2.700 2.875 62.115.240 1.200 1. ) 750 750 750 750 750 750 780 780 780 780 780 780 Kuantitas Standar ( Kg ) 2.500 75.000 1.600 132.050 Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .550 1.700 2.575 1.550 1.700 2.500 1.850 2.850 2.500 1.700 2. Selisih Kuantitas Bahan Baku Y Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Harga Standar ( Rp.500 1.225 1.000 60.500 Jumlah 1.700 2.240 1.700 2.575 60.500 91.000 75.800 2.273.600 1.000 93.000 132.Lab.240 1.750 75.800 2. Ekonomi Universitas Gunadarma Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des 1.750 85.000 122.570 1.500 117.870 Selisih ( Rp.225 1.600 1.750 122.225 1.850 2.225 1.500 1.

JAWABAN : KASUS 2 PT. 4. 3. Akuntansi Lanjut A Fak.000 = Rp.500.600. 4. lalu ditentukan pula standar efisiensi tenaga kerja langsung 2 jam / unit dengan standar tarif upah Rp. 1. GEMERLAP BINTANG 1.Lab... Diminta : 1. GEMERLAP BINTANG pada tahun 1995 memproduksi produk jadi sebanyak 20./ kg.000 kg. 3. Bahan baku yang dibeli dari pemasok sebanyak 70.000 kg. harga bahan baku sesungguhnya hanya Rp.( Laba ) 2. 1. Dalam menghasilkan produk. Selisih harga bahan baku.100.800.. sedangkan yang digunakan dalam proses produksi sebanyak 60. 1./ kg dengan jumlah jam tenaga kerja sesungguhnya selama 41. Ekonomi Universitas Gunadarma KASUS 2 PT. 2. Selisih Tarif tenaga kerja langsung 5.100 ) x 70. ditetapkan standar kuantitas bahan baku sebanyak 4 kg / unit dengan standar harga Rp. Namun kenyataan yang terjadi. 4.050. Selisih Harga Bahan Baku : Selisih Harga = ( Harga Ssg – Harga Std ) x Kuantitas Ssg = ( Rp. / jam. Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang harus dibayar serta pengalokasian selisih gaji dan upah. 1. Selisih efisiensi tenaga kerja langsung. Selisih Kuantitas Bahan Baku : Selisih Kuantitas = [ Kuantitas Ssg – Kuantitas Std yang ditetapkan ] x Harga Std Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .000. Selisih kuantitas bahan baku.000 unit.800 jam dengan tarif Rp./ jam .050 – Rp..

600 = Rp.— — Rp. Akuntansi Lanjut A Fak.000. 8.— — Rp.640. 22.000.( Rugi ) 5.800 – ( 2 x 20.000.000. 8.000 ) ] x Rp. 8.000. 200.100 = Rp.000..800 = Rp. Selisih Efisiensi Jam Tenaga Kerja Langsung : Selisih Jam Kerja = [ Jam kerja Ssg – Jam kerja Std yang ditetapkan ] x Tarif upah Std = [ 41.Lab. 4.- Jurnal untuk mengalokasikan gaji dan upah serta selisih-selisihnya : Barang dalam proses ( 40. Selisih Tarif Upah Tenaga Kerja Langsung : Selisih Tarif Upah = [ Tarif upah Ssg – Tarif upah Std ] x Jam kerja Ssg = [ Rp.- Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .( Laba ) 3.360.800 x 41..800) Berbagai perkiraan hutang Rp.— Rp.280.360.000.280.000 ) ] x Rp. 184.000.600 ] x 41. 8.000.000 – ( 4 x 20. Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang harus dibayar : Gaji dan upah ( 4.640.. Ekonomi Universitas Gunadarma = [ 60.— Rp. 4.000.800 – Rp.( Rugi ) 4.640.600 ) Selisih efisiensi TK langsung Selisih tarif TL langsung Gaji dan upah Rp. 4.000 x 4. 1. 200.000. 200.

100 %. BOP yang terdiri dari overhead tetap dan variabel pada kapasitas normal adalah : Upah pegawai Bahan pembantu Lain-lain Penyusutan Mesin Listrik Pemeliharaan. 875. produksi dimana Bahan Baku hanya dipakai pada Dept. I dan BOP pada Dept. JAWABAN : KASUS 3 PT. Upah dan gaji total per minggu Dept. II selama 2 jam.. 20. CAHAYA MENTARI Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .-/kg untuk bahan B ditambah biaya penanganan masing-masing 10 %.-/kg untuk bahan A dan Rp.– Rp. Ekonomi Universitas Gunadarma KASUS 3 CV.ditambah 20 % sebagai cadangan premi lembur dan premi lain-lain.000.000.000.– – Rp.5 kg bahan A dan 2 kg bahan B.5 jam dan dalam Dept.000.000 jam mesin dengan batas terendah produksi 80 % dan kapasitas penuh 120 %.000 dan Dept. dimana diperkirakan tiap pekerja bisa bekerja efektif 35 jam / minggu.– Rp.- Dari data-data tersebut anda diminta untuk menyusun biaya standar per unit produk jadi dan fleksible budget untuk BOP pada kapasitas 80 %. 320. Akuntansi Lanjut A Fak. c. I bahan diolah selama 2. Dalam Dept.000 unit ( 100 % ) atau 4.000. I dan 100 orang di Dept. 100. II. berdasarkan data-data sebagai berikut : a.. 320. II Rp. II. 140.– Rp. dll Variabel Tetap Rp. 400. Kapasitas normal produksi adalah 1. 120 %. 80.000. 50. 480. I Rp. Jumlah tenaga kerja yang menangani langsung produksi adalah 40 orang di Dept.000. CAHAYA MENTARI yang berproduksi dengan 2 jenis bahan baku dan memiliki 2 dept. 280.Lab. Biaya standar untuk menentukan biaya produksi.– Rp.000.Rp. 190. Untuk membuat satu unit produk jadi diperlukan 2.000.Rp. b. Harga bahan distandarkan Rp.

240) + (2 x 300) = Rp. 440. x Rp.000 168.000 Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .6. Harga standar bahan per kg Rp.**) 6..10 % 2 kg Rp. Harga bahan per unit (kg) Rp.000 50.) 384. Ekonomi Universitas Gunadarma • Penyusunan Biaya Standar Bahan Baku per Unit Produk Bahan A 1. 250. Jumlah biaya per minggu Rp. I 1.500 Rp. 200.000 140.Rp. 100.100.) Per jam (Rp. 875.000 80.000 50. 110.000 80 35 5 120 100 % Total (Rp.000 112.5 kg 4.- • Penyusunan Biaya Standar Upah Langsung per Unit Produk : Dept.) 320. 240. 110.000 80 35 5 120 Dept.000 320. Kebutuhan jam kerja 2.Rp.7.+ Rp 1. 400. Biaya penanganan bahan 10 % 3.000 190.) Per jam (Rp. 1.2. II 100 35 3. 275.000 16.400 4.= Rp. Biaya standar upah (2. Tenaga Kerja 40 2.000 80.000 320. 275.Lab. Kebutuhan bahan 2. 1.. 1. 40.*) **) : Bahan B Rp.000 480.000 190.000 190. Jam kerja per minggu / orang 35 3. Cadangan premi 20 % Rp.000 896.) = Rp.000 384.000 80.200.5.000 Rp. pembantu Lain-lain Biaya Tetap : Peny.5. Jumlah jam kerja / minggu (1 x 2) 1. Akuntansi Lanjut A Fak. 50. 320. 275.5 9.000 24. Biaya standar bahan Rp.000 50.375.000 800. 400 + ( 10 % x 400 ) = Rp.000 576. Biaya per jam (4 : 3) Rp. 440.100. 300..) (Rp.000. Biaya per jam total (5 + 6) Rp. 480.*) Rp. Biaya standar bahan baku (Rp.-/unit • Penyusunan Biaya Standar Overhead Pabrik per Unit Produk : Jenis Biaya Biaya variabel : Upah pengawas Bahan.2..2 120 % Total (Rp.5 kg x Rp.) 256.000 320.Rp.. mesin Listrik Pemeliharaan Jumlah Biaya 80 % Total Per jam (Rp.000 20.- Rp.000 80 35 5 120 Biaya standar overhead pabrik dibuat pada kapasitas normal dimana : Rp.000.8. 280.000 704.

200. 1.Rp.4. 200 Biaya overhead pabrik = Rp. 120.000 Overhead Standar / jam = Rp.• Biaya Standar Produksi per unit : Bahan Baku Upah Langsung Overhead Pabrik Biaya Produksi Standar Rp.375.. 200 x 4 = Rp. 3. 80 = Rp.Rp. 120 + Rp. 80.375.Rp. 800. Ekonomi Universitas Gunadarma BOP / jam = —————– = Rp.Lab. 1.4000 BOP Tetap = —————– = Rp. 800. Akuntansi Lanjut A Fak./ unit Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful