Anda di halaman 1dari 15

am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
PUTUSAN
Nomor : 262/Pid.B/2014/PN.Kag

si
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

ne
ng
Pengadilan Negeri Kayu Agung yang mengadili perkara pidana dengan acara

do
gu pemeriksaan biasa dalam tingkat pertama menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam
perkaraTerdakwa :

In
A
Nama lengkap : ZULKIFLI Als. SAMSUL Bin DULHAK
Tempat lahir : Ds Anyar
ah

lik
Umur/tanggallahir : 59 Tahun/25 Desember 1954
Jenis kelamin : Laki-laki
am

ub
Kebangsaan : Indonesia
Tempat tinggal : Kampung 5, Ds. Tugumulyo, Kec. Lempuing,
Kabupaten Ogan Komering Ilir
ep
k

Agama : Islam
ah

Pekerjaan : Wiraswasta
R

si
Terdakwa ditangkap berdasarkan berita acara penangkapan tanggal 14 Maret
2014 ;

ne
ng

Terdakwa telah ditahan dalam rumah tahanan negara berdasarkan surat perintah/
penetapan penahanan oleh :

do
gu

1 Penyidik sejak tanggal 15 Maret 2014 sampai dengan tanggal 3 April 2014;
2 Perpanjangan Penuntut Umum sejak tanggal 4 April 2014 sampai dengan
tanggal 13 Mei 2014 ;
In
A

3 Penuntut Umum sejak tanggal 8 Mei 2014 sampai dengan tanggal 27 Mei 2014 ;
4 Hakim Pengadilan Negeri Kayuagung sejak tanggal 19 Mei 2014 sampai dengan
ah

lik

17 Juni 2014 ;
5 Perpanjangan Penahanan oleh Ketua Pengadilan Negeri Kayuagung sejak
m

ub

tanggal 18 Juni 2014 sampai dengan tanggal 16 Agustus 2014 ;


ka

ep

Terdakwa dipersidangan didampingi oleh Penasihat Hukumnya H. HERMAN,


SH., MH MH Advocat/Pengacara dari Kantor LEMBAGA BANTUAN HUKUM
ah

(LBH) SEJAHTERA PALEMBANG CABANG OKI DAN OI yang beralamat di Jalan


R

es

Letnan Muchtar Saleh Nomor 119 Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir,
M

berdasarkan Penetapan Nomor : 262/Pid.B/2014/PN.Kag tertanggal 3 Juni 2014 ;


ng

on

Halaman 1 dari 15 Putusan Nomor 262/Pid.B/2014/PNKag


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Pengadilan Negeri tersebut;

R
Setelah membaca:

si
• Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kayu Agung Nomor : 262/Pid.B/2014/

ne
ng
PN.KAG tanggal 19Mei 2014 tentang penunjukan Majelis Hakim;
• Penetapan Majelis Hakim Nomor : 262/Pid.B/2014/PN.KAGtanggal 19Mei

do
gu •
2014 tentang penetapan hari sidang;
Berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;
Setelah mendengar keterangan Saksi-saksi, dan Terdakwaserta memperhatikan

In
A
barang bukti yang diajukan di persidangan;
Setelah mendengar pembacaan tuntutan pidana yang diajukan oleh Penuntut
ah

lik
Umum yang pada pokoknya sebagai berikut:
1. Menyatakan terdakwa ZULKIFLI Als. SAMSUL Bin DULHAKtelah terbukti
am

ub
bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana Pengeroyokan
yang mengakibatkan kematian sebagaimana diatur dalam Pasal 170 Ayat (2)
ep
ke-3 KUHP;
k

2. Menjatuhkan pidana oleh karena itu terhadap terdakwa ZULKIFLI Als.


ah

SAMSUL Bin DULHAKdengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun


R

si
dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan menetapkan agar

ne
ng

terdakwa tetap berada dalam tahanan;


3. Menyatakan barang bukti berupa:
- 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau.

do
gu

Dirampas untuk dimusnahkan.


4. Menghukum pula terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp.2.000,- (dua
In
A

ribu rupiah).
ah

lik

Setelah mendengar pembelaan Terdakwa dan Penasihat Hukum Terdakwa,


pada pokoknya Terdakwa menyesali perbuatannya dan memohon kepada Majelis Hakim
m

ub

untuk diberikan hukuman keringanan atas hukuman yang dijatuhkan ;


Setelah mendengar replik dari Penuntut Umum serta Duplik Terdakwa/
ka

Penasihat Hukum Terdakwa yang pada pokoknya masing-masing tetap pada


ep

pendiriannya semula ;
ah

Menimbang, bahwa terdakwa dihadapkan di persidangan oleh Penuntut Umum


R

berdasarkan surat dakwaan No.Reg.Perk : PDM-50/K/Epp/05/14 tanggal 07Mei 2014


es

dengan dakwaan sebagai berikut :


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Dakwaan:

R
Primair:

si
Bahwa terdakwa ZULKIFLI als SAMSUL Bin DULHAK bersama-sama dengan

ne
ng
Sdr. LEO dan Sdr. Virus (masing-masing Daftar Pencarian Orang Polres Ogan
Komering Ilir) pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 sekira pukul 17.15 wib atau

do
setidak-tidaknya pada suatu waktu lain dibulan Maret dalam tahun 2014 bertempat di
gu Dsn. Kali Abang, Ds. Tugumulyo, Kec. Lempuing, Kab. Ogan Komering Ilir atau
setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yangmasih termasuk dalam daerah hukum

In
A
Pengadilan Negeri Kayuagung, Dengan terang-terangan dan secara terbua dengan
tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang yaitu
ah

lik
terhadap korban EDISON Bin SASTRO LIAS yang mengakibatkan mati,
perbuatan tersebut dilakukan oleh terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut:
am

ub
Pada hari dan tanggal seperti tersebut diatas bermula dari permainan sabung
ayam dimana ayam dari Sdr. Leo (Daftar Pencarian Orang Polres Ogan Komering Ilir)
ep
akan bertarung dengan ayam korban Edison Bin Sastro Lias dengan bermain memakai
k

sistim taruhan. Selanjutnya pada saat permainan sabung ayam tiba-tiba terjadi keributan
ah

antara korban Edison dengan Sdr. Leo di dalam arena gelanggang sabung ayam lalu
R

si
saat keributan terjadi datang Sdr. Virus (Daftar Pencarian Orang Polres Ogan Komering
Ilir) langsung mendekati korban Edison sehingga antara Sdr. Virus dan Sdr. Leo terlibat

ne
ng

perkelahian dengan korban Edison dan saat terlibat perkelahian tersebut tiba-tiba datang
terdakwa Zulkifli Als. Samsul Bin Dulhak dengan membawa 1 (satu) Bilah senjata

do
gu

tajam jenis pisau langsung mendekati korban Edison dan langsung menusukkan 1 (satu)
bilah senjata tajam tersebut ke arah dada sebelah kiri korban Edison dan akhirnya
In
A

korban Edison tersungkur ke tanah. Setelah melakukan perbuatannya terdakwa Zulkifli


dan Sdr. Virus serta Sdr. Leo langsung pergi meninggalkan korban Edison.
ah

Akibat perbuatan terdakwa Zulkifli korban Edison mengalami Vulnus Schizum


lik

(luka bacok) didaerah bahu kiri (Regio Brachi Sinistra) dengan panjang 15 cm, lebar 2
cm, kedalaman 3 cm, dasar otot. Pembuluh darah (Vena Brachialis) terputus. Daerah
m

ub

jempol dan telunjuk kaki kiri (Regio Digiti I-II pedis sinistral), tampak Vulnus
ka

Laceratum (luka robek) dan lepasnya kulit dengan batas tidak tegas. Tampak dan teraba
ep

patahan tulang jempol (fraktur penghalang distal digiti I pedis sinistral) dengan
penyebab kematian putusnya pembuluh darah besar yang mengakibatkan kehabisan
ah

darah (syok hemoragik), sebagaimana Visum Et Repertum dari Puskesmas Tugu Mulyo
es
M

ng

on

Halaman 3 dari 15 Putusan Nomor 262/Pid.B/2014/PNKag


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
No. 440/05/VR/III/2014 yang dibuat dr. Hj. Aisyah dan dr. Minda Nur’Aini pada

R
tanggal 15 Maret 2014;

si
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170

ne
ng
ayat (2) ke-3 KUHP.

do
Subsidiair
gu Bahwa terdakwa ZULKIFLI als SAMSUL Bin DULHAK pada hari Kamis
tanggal 13 Maret 2014 sekira pukul 17.15 wib atau setidak-tidaknya pada suatu waktu

In
A
lain dibulan Maret dalam tahun 2014 bertempat di Dsn. Kali Abang, Ds. Tugumulyo,
Kec. Lempuing, Kab. Ogan Komering Ilir atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain
ah

lik
yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Kayuagung atau setidak-
tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan
am

ub
Negeri Kayuagung, Melakukan penganiayaan terhadap korban EDISON Bin

SASTRO LIAS yang mengakibatkan mati, perbuatan tersebut dilakukan oleh


ep
terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut:
k

Pada hari dan tanggal seperti tersebut diatas bermula dari permainan sabung
ah

ayam tiba-tiba terjadi keributan di dalam arena gelanggang sabung ayam lalu saat
R

si
keributan terjadi tiba-tiba datang terdakwa Zulkifli Als. Samsul Bin Dulhak dengan
membawa 1 (satu) Bilah senjata tajam jenis pisau langsung mendekati korban Edison

ne
ng

dan langsung menusukkan 1 (satu) bilah senjata tajam tersebut ke arah dada sebelah kiri
korban Edison dan akhirnya korban Edison tersungkur ke tanah. Setelah melakukan

do
gu

perbuatannya terdakwa Zulkifli pergi meninggalkan korban Edison.


Akibat perbuatan terdakwa Zulkifli korban Edison mengalami Vulnus Schizum
In
(luka bacok) didaerah bahu kiri (Regio Brachi Sinistra) dengan panjang 15 cm, lebar 2
A

cm, kedalaman 3 cm, dasar otot. Pembuluh darah (Vena Brachialis) terputus. Daerah
ah

jempol dan telunjuk kaki kiri (Regio Digiti I-II pedis sinistral), tampak Vulnus
lik

Laceratum (luka robek) dan lepasnya kulit dengan batas tidak tegas. Tampak dan teraba
patahan tulang jempol (fraktur penghalang distal digiti I pedis sinistral) dengan
m

ub

penyebab kematian putusnya pembuluh darah besar yang mengakibatkan kehabisan


ka

darah (syok hemoragik), sebagaimana Visum Et Repertum dari Puskesmas Tugu Mulyo
ep

No. 440/05/VR/III/2014 yang dibuat dr. Hj. Aisyah dan dr. Minda Nur’Aini pada
tanggal 15 Maret 2014;
ah

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 351
es

ayat (3) KUHP.


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa atas dakwaan Penuntut Umum tersebut, Terdakwa

R
menyatakan telah mengerti akan isi dan maksud dakwaan tersebut dan tidak mengajukan

si
eksepsi/ keberatan ;

ne
ng
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya Penuntut Umum telah
mengajukan Saksi-saksi sebagai berikut:

do
gu 1 Saksi MIHRIN Bin SASTRO LIAS, dibawah disumpah pada pokoknya
menerangkan sebagai berikut:
• Bahwa saksi mengerti sebagai saksi dalam perkara ini sehubungan dengan tindak

In
A
pidana kekerasan terhadap korban Edison yang dilakukan oleh terdakwa bersama
dengan dua orang anaknya yang bernama Virus dan Leo;
ah

lik
• Bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 sekitar
jam 17.00 wib di Dusun Kali Abang Desa Tugumulyo Kec. Lempuing, Kab.
am

ub
Ogan Komering Ilir;
• Bahwa peristiwa tersebut terjadi bermula saat saksi berada di kebunnya di Desa
ep
Nirwana, kemudian ketika pulang saksi melintas di depan Klinik dr.Aisyah yang
k

berada di Tugumulyo yang saat itu sedang ramai, melihat hal tersebut saksipun
ah

mencari tahu ada kejadian apa, kemudian saksi mendapat informasi kalau korban
R

si
Edison meninggal dunia dengan luka dibagian dada sebelah kiri dan yang
melakukan kekerasan terhadap korban Edison tersebut adalah terdakwa;

ne
ng

Menimbang, bahwa terhadap keterangan saksi tersebut, terdakwa membenarkan;

do
gu

2 Saksi LENDRA Als. UNTUT Bin H. LUKMAN, dibawah disumpah pada


pokoknya menerangkan sebagai berikut:
In
A

• Bahwa saksi mengerti sebagai saksi dalam perkara ini sehubungan dengan tindak
pidana kekerasan terhadap korban Edison yang dilakukan oleh terdakwa
ah

lik

bersama-sama dengan Sdr.Virus dan Sdr.Leo ;


• Bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 sekitar
m

ub

jam 17.00 wib di Dusun Kali Abang Desa Tugumulyo Kec. Lempuing, Kab.
Ogan Komering Ilir;
ka

• Bahwa sepengetahuan saksi, peristiwa tersebut terjadi bermula saat saksi melihat
ep

ada keributan antara Sdr. Leo dengan korban Edison di Gelanggang sabung
ah

ayam, kemudian sdr. Virus masuk kedalam gelanggang dan menantang korban
R

Edison yang kemudian terjadilah perkelahian antara korban Edison dengan Sdr.
es
M

Virus dan Sdr. Leo, lalu sdr. Virus mencabut pisau, dan melihat hal tersebut
ng

on

Halaman 5 dari 15 Putusan Nomor 262/Pid.B/2014/PNKag


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
saksipun melerai dengan cara memegangi sdr. Virus, dan saksi Toni saat itu

R
memegangi Sdr. Leo, kemudian datang terdakwa yang langsung menusuk korban

si
Edison dengan menggunakan pisau dan mengenai dada korban sebelah kiri

ne
ng
hingga korban tersungkur ke tanah, yang kemudian terdakwa dan Sdr. Virus
serta Sdr. Leo langsung pergi meninggalkan korban Edison, dan korban Edison

do
dibawa ke Puskesmas Tugumulyo dengan luka tusuk di bagian dada kiri korban
gu hingga korban Edison meninggal dunia;
• Bahwa sepengetahuan saksi terdakwa melakukan hal tersebut karena terdakwa

In
A
kesal melihat sdr. Virus dan sdr. Leo yang merupakan anak terdakwa tersebut
cekcok dan berkelahi dengan korban;
ah

lik
• Bahwa akibat perbuatan terdakwa bersama dengan sdr.Leo dan sdr. Virus
tersebut korban Edison mengalami luka tusuk dibagian dada sebelah kiri dan
am

ub
meninggal dunia;
• Bahwa saksi membenarkan barang bukti yang diajukan dipersidangan;
ep
Menimbang, bahwa terhadap keterangan saksi tersebut terdakwa membenarkan;
k
ah

3 Saksi TONI Bin JAYA HUSIN, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan
R

si
sebagai berikut:

ne
Bahwa saksi mengerti sebagai saksi dalam perkara ini sehubungan dengan tindak
ng

pidana kekerasan yang dilakukan oleh Terdakwa terhadap korban Edison ;


• Bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 sekitar

do
gu

jam 17.00 wib di Dusun Kali Abang Desa Tugumulyo Kec. Lempuing, Kab.
Ogan Komering Ilir;
In
A

• Bahwa terdakwa melakukan kekerasan tersebut dengan cara menusuk korban


Edison dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis pisau dan mengenai
ah

lik

dada korban sebelah kiri;


• Bahwa peristiwa tersebut bermula saat saksi sedang menonton sabung ayam,
m

ub

tiba-tiba saksi mendengar ada keributan didalam gelanggang sabung ayam


kemudian saksi mendekati gelanggang sabung ayam dan ternyata ada keributan
ka

antara sdr.Leo dengan korban Edison, tidak lama kemudian datang sdr. Virus dan
ep

terlibat perkelahian dengan korban Edison, melihat hal tersebut warga yang ada
ah

di sekitar arena sabung ayam tersbeut memisahkan atau melerai perkelahian


R

tersebut, dan tidak lama kemudian datang terdakwa dan langsung menusuk
es
M

korban Edison dengan menggunakan pisau dan mengenai dada korban sebelah
ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
kiri hingga korban tersungkur ke tanah, yang kemudian terdakwa dan Sdr. Virus

R
serta Sdr. Leo langsung pergi meninggalkan korban Edison, dan korban Edison

si
dibawa ke Puskesmas Tugumulyo dengan luka tusuk di bagian dada kiri korban

ne
ng
hingga korban Edison meninggal dunia;
• Bahwa akibat perbuatan terdakwa tersebut, korban Edison mengalami luka tusuk

do
gu pada dada sebelah kiri yang menyebabkan korban meninggal dunia;
• Bahwa saksi membenarkan barang bukti yang diajukan dipersidangan;
Menimbang, bahwa terhadap keterangan saksi tersebut, terdakwa membenarkan;

In
A
Menimbang, bahwa Terdakwa di persidangan telah memberikan keterangan yang
ah

lik
pada pokoknya sebagai berikut:
• Bahwa Terdakwa mengerti sebagai Terdakwa dalam perkara ini sehubungan
am

ub
dengan tindak pidana kekerasan terhadap korban Edison Bin Sastro Lias ;
• Bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 sekitar
ep
jam 17.00 wib di Dusun Kali Abang Desa Tugumulyo Kec. Lempuing, Kab.
k

Ogan Komering Ilir;


ah

• Bahwa terdakwa melakukan kekerasan tersebut dengan menggunakan alat


R

si
berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau dengan cara menusuk korban Edison

ne
ng

Bin Sastro Lias sebanyak 1 (satu) kali dan mengenai dada sebelah kiri korban;
• Bahwa antara terdakwa dengan korban Edison bin Sastro Lias tidak ada
permasalahan sebelumnya;

do
gu

• Bahwa terdakwa melakukan penusukan tersebut karena terdakwa melihat anak


terdakwa yang bernama Virus sedang dianiaya oleh korban, dan terdakwa
In
A

bermaksud untuk membantu anaknya tersebut yang selanjutnya terdakwa


melakukan penusukan terhadap korban;
ah

lik

• Bahwa peristiwa tersebut bermula saat ada pertarungan ayam antara ayam milik
korban Edison dengan ayam milik sdr. Adam, namun sdr. Adam meminta anak
m

ub

terdakwa yang bernama Leo untuk memasang pisau taji di kaki ayam tersebut,
yang kemudian setelah terpasang pada kedua kaki ayam tersebut kemudian
ka

dimulai pertarungan ayam dan ternyata ayam korban Edison kalah dan mati;
ep

• Bahwa selanjutnya korban Edison tidak terima ayam milik korban tersebut kalah
ah

dan menuduh sdr. Leo (anak terdakwa) telah berbuat curang, sehingga saksi
R

Edison tidak mau membayar uang taruhan dan kemudian korban Edison kleuar
es
M

dari gelanggang;
ng

on

Halaman 7 dari 15 Putusan Nomor 262/Pid.B/2014/PNKag


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa melihat hal tersebut kemudian anak terdakwa yang bernama Virus

si
memanggil korban Edison lalu korban Edison mendekati Virus dan terjadilah
keributan antara Virus dengan korban Edison, dimana korban memukuli dan

ne
ng
menendang sdr. Virus;
• Bahwa melihat hal tersebut lalu terdakwa menyabut pisau dari pinggangnya dan

do
gu mendekati korban Edison yang kemudian langsung menusuk korban edison
sebanyak 1 (satu) kali mengenai dada sebelah kiri korban lalu terdakwa pergi
melarikan diri;

In
A
• Bahwa akibat perbuatan terdakwa tersebut saksi Edison mengalami luka tusuk
dan meninggal dunia;
ah

lik
• Bahwa Terdakwa membenarkan barang bukti yang diajukan dipersidangan;
• Bahwa terdakwa menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulangi lagi;
am

ub
Menimbang, bahwa di persidangan Penuntut Umum telah mengajukan barang
ep
bukti berupa :
k

• 1 (satu) bilah senjata tajamjenis pisau dengan panjang lebih kurang 18 cm


ah

R
(delapan belas centi meter) bergagang kayu bersarung kulit warna coklat;

si
Bahwabarang bukti tersebut telah disita secara sah menurut hukum dan telah diperiksa

ne
ng

dan diteliti oleh Majelis Hakim di persidangan serta dibenarkan oleh saksi-saksi maupun
terdakwa, sehingga dapat dipertimbangan sebagai barang bukti dalam perkara ini ;
Menimbang, bahwa di persidangan telah pula diperiksa dan dibacakan Visum Et

do
gu

Repertum jenazahAn. Edison als. Son Lias bin Sastro Liasdari Puskesmas Tugu Mulyo
Kabupaten Ogan Komering Ilir Nomor:440./05/VR/III/2014 tanggal 15Maret 2014 yang
In
A

ditandatangani oleh dr. Hj. Aisyah/ dr.Minda Nur’aini dengan kesimpulanPenyebab


kematian : Putusnya pembuluh darah besar yang mengakibatkan kehabisan darah (syok
ah

lik

hemoragik);
Menimbang, bahwa untuk menyingkat putusan ini maka segala sesuatu yang
m

ub

telah tercantum dalam Berita Acara Persidangan, secara keseluruhan dianggap telah
termuat dalam putusan ini;
ka

Menimbang, bahwa berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang diajukan
ep

diperoleh fakta-fakta hukum sebagai berikut:


ah

• Bahwa pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 sekitar jam 17.00 wib di Dusun
R

Kali Abang Desa Tugumulyo Kec. Lempuing, Kab. Ogan Komering Ilir telah
es
M

terjadi kekerasan dengan penusukan yang dilakukan oleh Terdakwa bersama


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
dengan Sdr. Leo (DPO) dan Sdr. Virus (DPO) hingga mengakibatkan korban

R
Edison bin Sastro Lias meninggal dunia;

si
• Bahwa penusukan terhadap korban Edison bin Sastro Lias tersebut sebanyak 1

ne
ng
(satu) kali dengan menggunakan alat berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis
pisau dengan panjang lebih kurang 18 cm bergagang kayu bersarung kulit warna

do
gu coklat;
• Bahwa peristiwa penusukan tersebut terjadi bermula saat ada taruhan sabung
ayam di tempat gelanggang sabung ayam antara Sdr. Leo (DPO) dengan korban

In
A
Edison dansetelah selesai pertarungan ternyata ayam korban Edison kalah dan
mati, namunkorban Edison tidak terima ayamnya tersebut kalah, dan tidak mau
ah

lik
membayar uang taruhan kemudian terjadi keributan antara sdr. Leo dengan
korban Edison di gelanggang sabung ayam;
am

ub
• Bahwa kemudian sdr. Virus masuk kedalam gelanggang dan menantang korban
Edison yang kemudian terjadilah perkelahian antara korban Edison dengan Sdr.
ep
Virus dan Sdr. Leo, lalu sdr. Virus mencabut pisau, dan melihat hal tersebut
k

warga disekitar gelanggang tersebut melerai dimana saksi Lendra melerai dengan
ah

cara memegangi sdr. Virus, dan saksi Toni saat itu memegangi Sdr. Leo,
R

si
kemudian tiba-tiba datang terdakwa yang langsung menusuk korban Edison
dengan menggunakan 1 (satu) Bilah senjata tajam jenis pisau tersebut ke arah

ne
ng

dada sebelah kiri korban Edison hingga akhirnya korban Edison tersungkur ke
tanah, yang kemudian terdakwa dan Sdr. Virus serta Sdr. Leo langsung pergi

do
gu

meninggalkan korban Edison, dan korban Edison dibawa ke Puskesmas


Tugumulyo dengan luka tusuk di bagian dada kiri korban hingga korban Edison
In
A

meninggal dunia;
• Bahwa akibat kejadian tersebut korban Edison als. Son Lias bin Sastro Lias
ah

lik

meninggal dunia sebagaimana hasil Visum Et Repertum dari Puskesmas


Tugumulyo Kabupaten Ogan Komering Ilir Nomor:440./05/VR/III/2014 tanggal
15Maret 2014 yang ditandatangani oleh dr.Hj.Aisyah/dr.Minda Nur’aini dengan
m

ub

kesimpulan penyebab kematian : putusnya pembuluh darah besar yang


ka

mengakibatkan kehabisan darah (syok hemoragik);


ep

Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akan mempertimbangkan apakah


ah

berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut diatas, Terdakwa dapat dinyatakan telah


R

melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya;


es
M

ng

on

Halaman 9 dari 15 Putusan Nomor 262/Pid.B/2014/PNKag


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa untuk menyatakan seseorang telah melakukan suatu tindak

R
pidana, maka perbuatan orang tersebut haruslah memenuhi seluruh unsur dari pasal yang

si
didakwakan kepadanya;

ne
ng
Menimbang, bahwa berdasarkan dakwaan Penuntut Umum, Terdakwa telah
didakwa dengan jenis Dakwaan Subsidaritas sebagaimana diatur dan diancam pidana

do
gu sebagai berikut :
⇒ Primair : Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP;
⇒ Subsidiair : Pasal 351 ayat (3) KUHP;

In
A
Menimbang, bahwa oleh karena dakwaan Penuntut Umum tersebut disusun
secara Subsidaritas, maka konsekwensi pembuktian dari bentuk dakwaan tersebut
ah

lik
Majelis Hakim akan mempertimbangkan terlebih dahulu dakwaan Primair, yang mana
apabila dakwaan Primair tersebut terbukti maka untuk dakwaan Subsidiair tidak perlu
am

ub
lagi dipertimbangkan, namun apabila dakwaan Primair tidak terbukti maka Majelis
Hakim akan mempertimbangkan dakwaan Subsidair;
ep
Menimbang, bahwa dalam dakwaan Primair tersebut Terdakwa telah didakwa
k

oleh Penuntut Umum sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal Pasal 170 ayat (2)
ah

ke-3 KUHP, yang unsur-unsurnya sebagai berikut:


R

si
1 Barang siapa;
2 Dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang;

ne
ng

3 Menyebabkan matinya orang;


Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut Majelis Hakim

do
gu

mempertimbangkan sebagai berikut:


1 Unsur “barang siapa”;
In
A

Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan “barang siapa” dalam unsur ini
adalah setiap orang selaku subjek hukum yang didakwa melakukan sesuatu tindak
ah

lik

pidana sebagaimana yang didakwakan Penuntut Umum kepadanya dan yang


bersangkutan sedang dihadapkan ke persidangan, apabila perbuatannya memenuhi
m

unsur-unsur dari tindak pidana yang didakwakan maka orang tersebut akan dinyatakan
ub

sebagai pelaku;
ka

Menimbang, bahwa di persidangan Terdakwa telah membenarkan identitas


ep

dirinya sebagaimana yang termuat dalam surat dakwaaan Penuntut Umum, dan
ah

pengakuan Terdakwa sepanjang mengenai identitas dirinya tersebut ternyata bersesuaian


R

serta didukung pula oleh keterangan para saksi, maka Majelis Hakim menilai dalam
es

perkara ini tidak terdapat error in persona/ kekeliruan dalam mengadili orang, sehingga
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Hakim berpendapat yang dimaksudkan dengan barang siapa dalam hal ini adalah

R
Terdakwa ZULKIFLI Als. SAMSUL Bin DULHAKyang selanjutnya akan diteliti dan

si
dipertimbangkan apakah perbuatannya memenuhi unsur-unsur dari tindak pidana yang

ne
ng
didakwakan kepadanya;
Menimbang, bahwa dengan demikiansebagaimana pertimbangan hukum

do
tersebutdiatas Majelis Hakim berpendapatunsur Barang siapa, telah terpenuhi menurut
gu hukum ;

In
A
2 Unsur “Dimuka umum bersama-sama melakukan
kekerasan terhadap orang”;
ah

lik
Menimbang, bahwa yang dimaksud “di muka umum” adalah suatu tempat
dilakukannya suatu perbuatan tindak pidana, tidaklah harus di tepi jalan, asalkan tempat
am

ub
tersebut dapat dilihat dan atau dikunjungi oleh orang banyak / umum;
Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan “bersama-sama” adalah suatu
ep
perbuatan tindak pidana yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama;
k

Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan melakukan kekerasan adalah dengan


ah

menggunakan tenaga atau kekuatan jasmani yang tidak kecil yang secara tidak sah atau
R

si
berlebihan misalnya perbuatan yang menyebabkan rasa sakit pada orang yang terkena
perbuatan kekerasan tersebut;

ne
ng

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta dipersidangan yang membuktikan adanya


kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama dimuka umum hal mana terlihat dari

do
gu

kronologis sebagai berikut:


Menimbang, bahwa pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 sekitar jam 17.00
In
wib di Dusun Kali Abang Desa Tugumulyo Kec. Lempuing, Kab. Ogan Komering Ilir
A

telah terjadi kekerasan dengan penusukan yang dilakukan oleh Terdakwa bersama
ah

dengan Sdr. Leo (DPO) dan Sdr. Virus (DPO) hingga mengakibatkan korban Edison bin
lik

Sastro Lias meninggal dunia;


Menimbang, bahwa peristiwa penusukan tersebut terjadi bermula saat ada
m

ub

taruhan sabung ayam di tempat gelanggang sabung ayam antara Sdr. Leo (DPO) dengan
ka

korban Edison dan setelah selesai pertarungan ternyata ayam korban Edison kalah dan
ep

mati, namun korban Edison tidak terima ayamnya tersebut kalah, dan tidak mau
membayar uang taruhan kemudian terjadi keributan antara sdr. Leo dengan korban
ah

Edison di gelanggang sabung ayam, kemudian datang sdr. Virus dan masuk kedalam
es

gelanggang dan menantang korban Edison yang kemudian terjadilah perkelahian antara
M

ng

korban Edison dengan Sdr. Virus dan Sdr. Leo, dan kemudian tiba-tiba datang terdakwa
on

Halaman 11 dari 15 Putusan Nomor 262/Pid.B/2014/PNKag


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
yang langsung menusuk korban Edison dengan menggunakan 1 (satu) Bilah senjata

R
tajam jenis pisau tersebut ke arah dada sebelah kiri korban Edison hingga akhirnya

si
korban Edison tersungkur ke tanah, yang kemudian terdakwa dan Sdr. Virus serta Sdr.

ne
ng
Leo langsung pergi meninggalkan korban Edison, dan korban Edison dibawa ke
Puskesmas Tugumulyo dengan luka tusuk di bagian dada kiri korban hingga korban

do
Edison meninggal dunia;
gu Menimbang, bahwa dengan demikiansebagaimana pertimbangan hukum
tersebutdiatas Majelis Hakim berpendapatunsur Dimuka umum bersama-sama

In
A
melakukan kekerasan terhadap orang, telah terpenuhi menurut hukum ;
ah

lik
3. Unsur “Menyebabkan matinya orang”;
Menimbang, bahwa kaitannya dengan unsur ini berdasarkan fakta di persidangan
am

ub
bahwa akibat dari kekerasan dengan penusukan tersebut korban Edison als. Son Lias bin
Sastro Lias meninggal dunia sebagaimana hasil Visum Et Repertum dari Puskesmas
Tugumulyo Kabupaten Ogan Komering Ilir Nomor:440./05/VR/III/2014 tanggal
ep
k

15Maret 2014 yang ditandatangani oleh dr.Hj.Aisyah/dr.Minda Nur’aini dengan


ah

kesimpulan penyebab kematian: putusnya pembuluh darah besar yang mengakibatkan


R

si
kehabisan darah (syok hemoragik);
Menimbang, bahwa dengan demikiansebagaimana pertimbangan hukum tersebut

ne
ng

diatas Majelis Hakim berpendapat unsurmenyebabkan matinya orang telah terpenuhi


menurut hukum ;

do
gu

Menimbang, bahwa oleh karena seluruh unsur dari Pasal 170 ayat (2) ke-3
In
KUHP telah terpenuhi, maka Terdakwa haruslah dinyatakan telah terbukti secara sah
A

dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan


primair Penuntut Umum;
ah

lik

Menimbang, bahwa oleh karena dakwaan Primair telah terbukti, maka dakwaan
Subsidiair tidak lagi dipertimbangkan;
m

ub

Menimbang, bahwa dalam persidangan Majelis Hakim tidak menemukan hal-hal


yang dapat menghapuskan pertanggungjawaban pidana, baik sebagai alasan pembenar
ka

ep

dan atau alasan pemaaf, dengan demikian maka Terdakwa harus


mempertanggungjawabkan perbuatannya;
ah

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa mampu bertanggung jawab,


R

es

makaharuslah dinyatakan bersalah dan dijatuhipidana yang setimpal dengan


M

ng

perbuatannya;
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa untuk menjatuhkan pidana yang setimpal adalah merupakan

R
suatu keharusan dalam menegakkan keadilan oleh karenanya dalam menjatuhkan pidana

si
tidak hanya memperhatikan unsur-unsur yuridis akan tetapi tidak terlepas dari unsur

ne
ng
filosofis dan sosiologis. Secara filosofis penjatuhan pidana bukanlah semata-mata untuk
menghukum Terdakwa yang bersifat pembalasan akan tetapi pidana tersebut haruslah

do
dijadikan oleh Terdakwa sebagai suatu hal yang dapat mendidik dan menyadarkan
gu Terdakwa akan kesalahan yang telah dilakukannya sehingga di masa yang akan datang
tidak terulangi lagi, karenanya pidana yang adil adalah sanksi yang dirasakan tidak

In
A
melebihi dari apa yang harus dipertanggungjawabkan oleh Terdakwa. Secara sosiologis
sanksi tersebut adalah dirasakan oleh masyarakat sebagai suatu hal yang dapat diterima
ah

lik
dan adil;
Menimbang, bahwa dalam perkara ini terhadap diri Terdakwa telah dikenakan
am

ub
penangkapan dan penahanan yang sah, maka berdasarkan pasal 22 ayat (4) KUHAP,
masa penangkapan dan penahanan tersebut harus dikurangkan seluruhnya dari pidana
yang dijatuhkan;
ep
k

Menimbang, bahwa oleh karena status penahanan Terdakwa ditahan dan ternyata
ah

Terdakwa terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana sesuai apa yang
R

si
didakwakanPenuntut Umum, maka dengan dilandasi alasan yang cukup berdasarkan
pasal 193 ayat (2) sub b KUHAP perlu ditetapkan agar Terdakwa tetap berada dalam

ne
ng

tahanan;
Menimbang, bahwa mengenai barang bukti yang diajukan dalam perkara ini

do
gu

yaitu berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang lebih kurang 18 cm
(delapan belas centi meter) bergagang kayu bersarung kulit warna coklat, dimana barang
In
bukti tersebut merupakan barang yang digunakan sebagai alat dalam perbuatan tindak
A

pidana tersebut, sehingga cukup alasan apabila barang bukti tersebut dirampas untuk
dimusnahkan ;
ah

lik

Menimbang, bahwa sesuai dengan ketentuan yang terkandung dalam ketentuan


Pasal 222 ayat (1) KUHAP yang menegaskan bahwa siapapun yang dijatuhi pidana
m

ub

haruslah dibebani untuk membayar biaya perkara dan olehkarena dalam hal ini terdakwa
dijatuhi pidana maka terhadapnya haruslah dibebani untuk membayar biaya perkara;
ka

ep

Menimbang, bahwa untuk memenuhi rasa keadilan sebelum Majelis Hakim


menjatuhkan pidana, maka perlu dipertimbangkan terlebih dahulu hal-hal yang
ah

memberatkan dan yang meringankanpada diri Terdakwa sebagai berikut :


R

es

Hal-hal yang memberatkan :


M


ng

Perbuatan Terdakwa telah menimbulkan trauma pada keluarga korban ;


on

Halaman 13 dari 15 Putusan Nomor 262/Pid.B/2014/PNKag


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Perbuatan Terdakwa menimbulkan keresahan dimasyarakat ;

si
• Perbuatan Terdakwa dilakukan dengan tidak berperikemanusiaan ;

ne
ng
Hal-hal yang meringankan:
• Terdakwa bersikap sopan dan tidak menyulitkan persidangan ;

do
gu •

Terdakwa belum pernah dihukum ;
Terdakwa mengakui terus terang dan menyesali perbuatannya ;

In
• Terdakwa telah berusia lanjut ;
A
ah

Mengingat, dan memperhatikan ketentuan Pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHP,

lik
Undang-undang No. 8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara
Pidana dan peraturan-peraturan lain yang bersangkutan;
am

ub
M E N G A D I L I:
ep
k
ah

1 Menyatakan Terdakwa ZULKIFLI Als. SAMSUL Bin DULHAK, terbukti


R

si
secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “ Dimuka umum
melakukan kekerasan yang mengakibatkan orang lain mati ” ;

ne
ng

2 Menjatuhkan pidana kepadaTerdakwa, oleh karena itu dengan pidana penjara


selama 8 (delapan) tahun;

do
gu

3 Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa


dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
4 Menetapkan Terdakwa tetap berada dalam tahanan;
In
A

5 Menetapkan barang bukti berupa :


• 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang lebih kurang 18cm
ah

lik

(delapan belas centi meter) bergagang kayu bersarung kulit warna coklat;
Dirampas untuk dimusnahkan;
m

ub

6 Membebani Terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp.2000.- (dua ribu


rupiah);
ka

ep

Demikian diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan


ah

Negeri Kayuagung pada hari Rabu tanggal 16 Juli 2014 oleh kami IMAN BUDI
R

es

PUTRA NOOR, SH., MH selaku Hakim Ketua Majelis, YOGA MAHARDHIKA, SH


M

dan INA DWI MAHARDEKA, SH masing-masing sebagai Hakim Anggota, putusan


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
mana yang diucapkan dalam persidangan yang terbuka untuk umum pada hari Kamis

R
Tanggal 17 Juli 2014 oleh Hakim Ketua Majelis dengan didampingi oleh para Hakim

si
Anggota tersebut, dibantu oleh Abu Bakri, SH Panitera Pengganti pada Pengadilan

ne
ng
Negeri Kayuagung serta dihadiri oleh IMAM HIDAYAT, SH Jaksa/Penuntut Umum
pada Kejaksaan Negeri Kayuagung dihadapan terdakwa serta Penasihat Hukum

do
Terdakwa.
gu
Hakim-Hakim Anggota, Hakim Ketua Majelis,

In
A
ah

lik
YOGA MAHARDHIKA, S.H. IMAN BUDI PUTRA NOOR, S.H.
am

INA DWI MAHARDEKA, S.H.

ub
ep
k
ah

Panitera Pengganti,
R

si
ne
ng

ABU BAKRI, S.H.

do
gu

In
A
ah

lik
m

ub
ka

ep
ah

es
M

ng

on

Halaman 15 dari 15 Putusan Nomor 262/Pid.B/2014/PNKag


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15