Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KABUPATEN CILACAP

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS KESUGIHAN I
Jl. Serayu Raya No.16  0282- 695136
E-mail : puskesmas_kesugihan1@yahoo.com
KESUGIHAN Kode Pos 53274

KERANGKA ACUAN ORIENTASI P4K


BAGI BIDAN, KEPALA DESA/KELURAHAN, KADER, TOKOH MASYARAKAT
DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS KESUGIHAN I
TAHUN 2022
I. Pendahuluan

Kehamilan merupakan pertumbuhan dan perkembangan janin intrauteri mulai


sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan. Hal ini merupakan peristiwa
yang sangat membahagiakan bagi ibu hamil yang merencanakan dan menantikan
kehamilannya (Manuaba, 2010).
Kehamilan juga dapat menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran apabila
mengalami komplikasi yang dapat mengancam jiwa (Yulianti, 2006). Kehamilan dapat
berkembang menjadi masalah atau membawa resiko bagi ibu. WHO memperkirakan
bahwa 15 % dari seluruh Wanita yang hamil akan berkembang menjadi komplikasi yang
berkaitan dengan kehamilannya serta dapat mengancam jiwanya. Sebagian besar
penyebab tersebut dapat dicegah melalui pemberian asuhan kehamilan yang berkualitas
Angka kematian ibu di Indonesia termasuk tinggi jika dibandingkan dengan negara
ASEAN lainnya dan ini masih merupakan masalah utama di Indonesia. Tercatat secara umum di
Indonesia terjadi penurunan kematian ibu selama periode 1991-2015 dari 390 menjadi 305 per
100.000 kelahiran hidup. Meskipun terjadi kecenderungan penurunan angka kematian ibu,
namun tidak berhasil mencapai target SDGs yakni 70 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab
langsung kematian ibu adalah hipertensi dalam kehamilan 32,4 %, komplikasi puerpuerium 30,2
%, perdarahan 20,3 % dan lain-lain 17,1 %
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) adalah
suatu program yang dicanangkan dalam upaya mempercepat penurunan angka
kematian ibu dengan cara memantau, mencatat serta menandai setiap ibu hamil.
Program ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dibantu kader dan tokoh masyarakat.
Dengan menempelkan stiker berisi nama, tanggal taksiran persalinan, penolong
persalinan, tempat persalinan, pendamping persalinan, transportasi dan calon pendonor
darah pada rumah yang di dalamnya terdapat ibu hamil. Dengan begitu diharapkan
setiap ibu hamil sampai dengan bersalin dan nifas dapat dipantau oleh masyarakat
sekitar dan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pelayanan yang sesuai standar
sehingga proses persalinan sampai dengan nifas termasuk rujukannya dapat berjalan
dengan aman dan selamat, tidak terjadi kesakitan dan kematian ibu serta bayi yang
dilahirkan selamat dan sehat.

II. Latar Belakang


Pada tahun 2007 menteri kesehatan mencanangkan P4K (Program Perencanaan
dan Pencegahan  Komplikasi) dengan stiker yang merupakan “upaya terobosan” dalam
percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir melalui kegiatan
peningkatan akses dan kualitas pelayanan, yang sekaligus merupakan kegiatan yang
membangun potensi masyarakat, khususnya kepedulian masyarakat untuk persiapan
dan tindakan dalam menyelamatkan ibu dan bayi baru lahir,keluarga dan masyarakat
sehingga pada akhirnya  dapat meningkatkan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Melalui
P4K dengan Stiker, masyarakat mandiri untuk hidup sehat.ba norma sosial n
P4K dengan Stiker adalah merupakan suatu kegiatan yang di fasilitasi oleh Bidan
di desa dalam rangka peran aktif suami, keluarga dan masyarakat dalam merencanakan
persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi bagi ibu hamil, termasuk
perencanaan penggunaan KB pasca persalinan dengan menggunakan stiker sebagai
media notifikasi sasaran dalam rangka meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan
kesehatan bagi ibu dan bayi baru lahir.
Program P4K merupakan suatu program yang djalankan untuk mencapai target
MDG’S 2015 ( Millenium Development Goods ), yaitu menekan angka kematian ibu
melahirkan. Program P4K dan desa siaga harus bisa terus berjalan dan harus makin
harmonis. Tidak hanya petugas kesehatan saja yang wajib memantau kesehatan ibu
hamil tetapi juga masyarakat yang di desa baik itu secara organisasi misalnya pengurus
pokja desa siaga, Tim Penggerak PKK maupun secara perorangan atau individu. P4K
memungkinkan pemantauan ibu hamil dan upaya persalinan sehat bisa berjalan lebih
optimal. Pemantauan yang dilakukan sangat bermanfaat dalam hal deteksi dini, sebagai
pengingat sekaligus kontrol terhadap perkembangan kesehatan ibu hamil dan proses
persalinan.

III. Tujuan
A. Tujuan Umum
Meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan
bayi baru lahir melalui peningkatan peran aktif keluarga dan masyarakat dalam
merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi dan
tanda bahaya kebidanan bagi ibu sehingga melahirkan bayi yang sehat
B. Tujuan Khusus
1. Terdatanya status ibu hamil dan terpasangnya stiker P4K disetiap rumah ibu
hamil yang memuat informasi ttg : lokasi tempat tinggal ibu hamil, identitas ibu
hamil, taksiran persalinan, penolong persalinan, pendamping persalinan, fasilitas
tempat persalinan, calon donor darah, transportasi yg akan digunakan serta
pembiayaan.
2. Terlaksananya pengambilan keputusan yang cepat dan tepat bila terjadi
komplikasi selama, hamil, bersalin maupun nifas.
3. Meningkatnya keterlibatan tokoh masyarakat baik formal maupun non formal,
dukun, kelompok masyarakat, dalam perencanaan dan pencegahan komplikasi
dengan stiker, KB pasca salin dengan perannya masing-masing
4. Cakupan Deteksi Resiko Tinggi Ibu Hamil, ibu bersalin dan Nifas dapat mencapai
target 20 % dari jumlah keseluruhan ibu hamil
5. Cakupan Penanganan Komplikasi Kebidanan yang ditangani dapat mencapai
target 100 % dari semua ibu hamil yang berisiko
6. Semua persalinan 100 % ditangani di Fasilitas Kesehatan

IV. Tata Nilai


Tata Nilai dalam pelaksanaan kegiatan adalah SATU

S : Solid
Yaitu selalu kompak, saling mendukung dan saling menghargai dalam
melaksanakan identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat/sasaran
program
A : Aman
Yaitu memberikan fasilitas yang aman dalam melaksanakan identifikasi
kebutuhan dan harapan/sasaran program
T : Tanggap
Yaitu cepat dan tanggap dalam melaksanakan identifikasi kebutuhan dan
harapan/sasaran program
U : Unggul dalam pelayanan
Yaitu unggul dalam kualitas dan terdepan dalam melaksanakan identifikasi
kebutuhan dan harapan/sasaran program
V. Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan
A. Persiapan sebelum hari H
1. Petugas mengirimkan surat pemberitahuan berisi informasi kegiatan P4K kepada
Kepala desa
2. Petugas membuat undangan kegiatan P4K dengan mencantumkan protokol
Kesehatan yang harus dipatuhi oleh peserta
3. Petugas berkoordinasi dengan BDD dalam membagikan undangan kepada
peserta ( Pengurus FKD, Kades, perangkat desa, toma, toga, kader, PLKB )

B. Pelaksanaan hari H
1. Petugas menyiapkan sarana dan prasarana serta konsumsi
a. Peserta pertemuan berjumlah 20 orang
b. Dilaksanakan diarea terbuka / cukup paparan sinar matahari ( jika di dalam
ruangan AC dimatikan, jendela dibuka )
c. Rasio ruangan dengan jumlah peserta diperhatikan guna mengoptimalkan
Physical Distancing
d. Semua peralatan yang digunakan didesinfeksi sebelum pelaksanaan
e. Atur jarak 2 minimal 1.5 meter
f. Disediakan alat cuci tangan pakai sabun dan tissue bersih
g. Setiap peserta wajib memakai masker dan face shield
h. Sebelum memasuki area pertemuan, peserta wajib mencuci tangan pakai
sabun ( disediakan oleh penyelenggara ) dengan metode yang benar minimal
20 detik
i. Setiap peserta dilakukan cek suhu badan dengan menggunakan termogan.
Apabila suhu badan lebih dari 37 o C tidak diperkenankan mengikuti kegiatan
2. Peserta mengisi daftar hadir
3. Pelaksanakan kegiatan P4K jarak peserta diatur minimal 1.5 meter dengan durasi
pelaksanaan kegiatan maksimal 2 jam
a. Pembukaan oleh dokter Puskesmas
b. Sambutan oleh Kepala Desa
c. Pemberian Materi oleh bidan Koordinator
d. Diskusi dan membuat kesepakatan
e. Evaluasi hasil kegiatan
4. Setelah kegiatan selesai seluruh peserta wajib mencuci tangan dengan sabun
pada tempat yang sudah disediakan
5. Petugas mengisi format laporan yang sudah disediakan oleh Bendahara BOK
6. Petugas menyerahkan hasil kegiatan kepada bendahara BOK untuk di verifikasi
tingkat Puskesmas
VI. Cara Melaksanakan Kegiatan
A. Kegiatan P4K dilaksanakan di bulan Maret 2022
1. Tempat/lokasi kegiatan di 7 desa wilayah UPTD Puskesmas Kesugihan I
2. Bentuk Kegiatan : Pertemuan di Tk.Desa (Forum Kesehatan Desa)
3. Peserta Pertemuan : 20 orang terdiri dari pengurus FKD, BDD, kades, perangkat
desa, toma, toga, kader, PLKB
4. Petugas puskesmas 2 orang : Bidan Koordinator dan Dokter

B. Sarana dan prasarana yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan P4K :


1. Ruang pertemuan
2. Tempat cuci tangan dengan air yang mengalir, sabun, tissue kering
3. Termogan
4. Alat tulis menulis (,kertas,balpoin)
5. Buku KIA, stiker P4K, Kohort Ibu
6. Materi P4K
7. Daftar hadir

VII. Sasaran
Sasaran kegiatan yaitu BDD, Kades, Pengurus FKD, Perangkat desa, toga, toma, kader,
PLKB

VIII. Sumber Dana dan SPJ


Bantuan Operasional Kesehatan ( BOK )

A. Sumber dana BOK untuk bantuan transport petugas (Dokter, Bikor ibu) = 2 orang x 7
ds x 1 kali x Rp.100.000 = Rp. 1.400.000,-
SPJ : Kwitansi, tanda terima, surat tugas ,laporan hasil kegiatan
B.Konsumsi pertemuan =
Makan 22 org x 7 desa x 1 kali x Rp. 35.000 = Rp.5.390.000,-
Snak 22 org x 7 desa x 1 kali x Rp. 15.000 = Rp. 2.310.000,-
SPJ. Kerangka Acuan kegiatan, kwitansi BOK, nota toko / warung makan, kwitansi
toko / warung makan, daftar hadir peserta, undangan, foto kegiatan
IX. Jadwal Kegiatan Pelaksanaan

No Kegiatan Bulan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Orientasi P4K bagi √
bidan, kepala
desa/kelurahan,
kader, tokoh
masyarakat

X. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Dan Pelaporan


Evaluasi dilakukan pada akhir bulan kegiatan

XI. Pencatatan, Pelaporan Dan Evaluasi Kegiatan


Kegiatan Pencatatan, Pelaporan dan evaluasi kegiatan meliputi :
A. Pencatatan
Hasil pelaksanaan kegiatan dicatat dalam notulen kegiatan
B. Pelaporan
Pelaksanaan kegiatan dilaporkan ke kepala puskesmas
C. Evaluasi
Evaluasi dilakukan pada saat miniloka karya lintas program dan miniloka karya lintas
sektor meliputi
1. Kendala, permasalahan, kesulitan yang ditemui pada saat kegiatan dengan
melibatkan pihak terkait
2. Penyusuan RTL

Mengetahui Kesugihan 1 Januari 2022


Kepala UPTD Puskesmas Kesugihan I Koordinator Ibu

Affif Melli Rahman,S.Kep.Ners Pujiastuti, A.md Keb


Penata NIP : 197607212003122007
NIP. 198005102003121007