Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pengelolaan merupakan suatu proses pendayagunaan sumber
daya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu sasaran yang
diharapkansecara optimal dengan memperhatikan keberlanjutan
fungsi sumber daya.
Henri Fayol (1996: 86) menyatakan bahwa pengelolaan
hendaknya dijalankan berkaitan dengan unsur atau fungsi-fungsi
manajer, yakni perencanaan, pengorganisasian, pemberian komando,
pengkoordinasian, dan pengendalian. Sementara Luther M. Gullick
(1993:31) menyatakan fungsi-fungsi manajemen yang penting adalah
perencanaan, pengorganisasian, pengadaan tenaga kerja, pemberian
bimbingan, pengkoordinasian, pelaporan, dan penganggaran. Dalam
pengelolaan laboratorium meliputi beberapa aspek yaitu sebagai
berikut.
1. Perencanaan
2. Penataan
3. Pengadministrasian
4. Pengamanan, perawatan, dan pengawasan
Pengelolaan laboratorium berkaitan dengan pengelola dan
pengguna, fasilitas laboratorium (bangunan, peralatan laboratorium,
spesimen biologi, bahan kimia), dan aktivitas yang dilaksanakan di
laboratorium yang menjaga keberlanjutan fungsinya. Pada dasarnya
pengelolaan laboratorium merupakan tanggung jawabbersama baik
pengelola maupun pengguna. Oleh karena itu, setiap orang yang
terlibat harus memiliki kesadaran dan merasa terpanggil untuk
mengatur, memelihara, dan mengusahakan keselamatan kerja.

1
Mengatur dan memelihara laboratorium merupakan upaya agar
laboratorium selalu tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Sedangkan
upaya menjaga keselamatan kerja mencakup usaha untuk selalu
mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan sewaktu bekerja di
laboratorium dan penangannya bila terjadi kecelakaan. Para pengelola
laboratorium hendaknya memiliki pemahaman dan keterampilan kerja
di laboratorium, bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya, dan
mengikuti peraturan. (http://www.p4tkipa.org/data/laboratorium/ipa/)

1.2 Tujuan Makalah


Tujuan makalah ini dibuat adalah untuk mengetahui fungsi dan
peranan laboratorium terutama laboratorium biologi, dalam hal ini
dibahas mengenai fungsi laborotorium sebagai perpustakaan ilmiah.
Tujuan lain dibuatnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dari
mata kuliah Teknik Laboratorium.

1.3 Ruang Lingkup


Dalam makalah ini dipaparkan mengenai hal-hal sebagai berikut:
• Pengertian laboratorium biologi; dalam naskah ini yang
dimaksud dengan laboratorium adalah suatu tempat atau
bangunan yang berisi alat dan bahan yang digunakan untuk
pembelajaran biologi.
• Fungsi laboratorium biologi; antara lain membantu siswa
membangun pengetahuan tentang fenomena alam dan
mengembangkan keterampilan kecakapan hidup melalui
kegiatan ilmiah untuk memperoleh generalisasi atau kesimpulan
berupa eksplanasi ilmiah.
• Fungsi Laboratorium Biologi sebagai Perpustakaaan Ilmiah.

2
BAB II
ISI

2.1 Pengenalan Laboratorium


2.1.1 Pengertian Laboratorium
Menurut Direktorat Pendidikan Menengah Umum (1995:7),
Laboratorium adalah tempat melakukan percobaan dan penyelidikan.
Tempat ini dapat merupakan suatu ruangan tertutup, kamar, atau
ruangan terbuka, misalnya kebun. Dalam pengertian yang terbatas
laboratorium ialah suatu ruangan yang tertutup tempat melakukan
percobaan dan penyelidikan. Selain itu, menurut Widyarti (2005:1)
“Laboratorium adalah suatu ruangan tempat melakukan kegiatan
praktek atau penelitian yang ditunjang oleh adanya seperangkat alat-
alat Laboratorium serta adanya infrastruktur Laboratorium yang
lengkap”. Kemudian, menurut Wirjosoemarto dkk (2004:40) “pada
konteks proses belajar mengajar sains di sekolah-sekolah seringkali
istilah Laboratorium diartikan dalam pengertian sempit yaitu suatu
ruangan yang didalamnya terdapat sejumlah alat-alat dan bahan
praktikum”.

2.1.2 Jenis Laboratorium


Laboratorium dapat bermacam macam jenisnya. Menurut
Wirjosoemarto dkk (2004: 41): di Sekolah Menengah, umumnya jenis
laboratorium disesuaikan dengan mata pelajaran yang membutuhkan
laboratorium tersebut. Karena itu di sekolah-sekolah untuk
pembelajaran IPA biasanya hanya dikenal Laboratorium Fisika,
Laboratorium Kimia dan Laboratorium Biologi. Di SLTP mungkin hanya

3
ada Laboratorium IPA saja. Di Perguruan Tinggi, untuk satu jurusan
saja, mungkin terdapat banyak laboratorium. Di Jurusan Fisika, dikenal
Laboratorium Fisika Teori dan Komputasi, Laboratorium Material dan
Energi, Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi, Laboratorium
Spektroskopi dan Geofisika. Kadang kadang atas pertimbangan
efisiensi, suatu ruangan laboratorium difungsikan sekaligus sebagai
ruangan kelas

2.1.3 Fungsi/Peranan Laboratorium dalam Pembelajaran


Amien dalam Tarmizi (2005:12) mengemukakan bahwa fungsi
laboratorium adalah sebagai tempat untuk menguatkan/memberi
kepastian keterangan (informasi), menentukan hubungan sebab-akibat
(causalitas), membuktikan benar tidaknya faktor-faktor atau
fenomena-fenomena tertentu, membuat hukum atau dalil dari suatu
fenomena apabila sudah dibuktikan kebenarannya, mempraktekkan
sesuatu yang diketahui, mengembangkan keterampilan, memberikan
latihan, menggunakan metode ilmiah dalam memecahkan problem
dan untuk melaksanakan penelitian perorangan (individual research).
Menurut Departemen Pendidikan Nasional (2006:15) fungsi dari pada
ruangan Laboratorium Sains/PA adalah sebagai tempat pembelajaran,
tempat peragaan dan tempat praktik Sains/ PA.

2.1.4 Fasilitas dan Penataan Ruang Laboratorium


Menurut Wirjosoemarto dkk (2004: 44) fasilitas Laboratorium
adalah sebagai berikut: laboratorium yang baik harus dilengkapi
dengan berbagai fasilitas untuk memudahkan pemakaian laboratorium
dalam melakukan aktivitasnya. Fasilitas tersebut ada yang berupa
fasilitas umum dan fasilitas khusus. Fasilitas umum merupakan
fasilitas yang dapat digunakan oleh semua pemakai Laboratorium

4
contohnya penerangan, ventilasi, air, bak cuci (sinks), aliran listrik dan
gas. Fasilitas khusus berupa peralatan dan mebelair, contohnya meja
siswa/mahasiswa, meja guru/dosen, kursi, papan tulis, lemari alat,
lemari bahan, ruang timbang, lemari asam, perlengkapan P3K,
pemadam kebakaran dan lain-lain.
Menurut Wicahyono (2003:30), untuk menentukan apakah suatu
ruangan itu cocok atau tidak untuk dijadikan laboratorium, kita perlu
memperhatikan beberapa hal seperti arah angin, dan arah datangnya
cahaya. Apabila memungkinkan, ruangan Laboratorium sebaiknya
terpisah dari bangunan ruangan kelas. Hal ini perlu untuk menghindari
terganggunya proses belajar mengajar di kelas yang dekat dengan
laboratorium akibat dari kegiatan yang berlangsung di laboratorium,
baik suara atau bau yang ditimbulkan.(http://www.bsn.or.id/files/peran-
laboratorium/)

2.2 LABORATORIUM SEBAGAI PERPUSTAKAAN ILMIAH

2.2.1 Pengertian Perpustakaan


Dalam arti tradisional, perpustakaan adalah sebuah
koleksi buku dan majalah. Perpustakaan dapat juga diartikan
sebagai kumpulan informasi yang bersifat ilmu pengetahuan,
hiburan, rekreasi, dan ibadah yang merupakan kebutuhan hakiki
manusia. Perpustakaan merupakan upaya untuk memelihara dan
meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses belajar-mengajar.
Perpustakaan yang terorganisir secara baik dan sisitematis, secara
langsung atau pun tidak langsung dapat memberikan kemudahan bagi
proses belajar mengajar di sekolah tempat perpustakaan tersebut
berada. Hal ini, trekait dengan kemajuan bidang pendidikan dan
dengan adanya perbaikan metode belajar-mengajar yang dirasakan

5
tidak bisa dipisahkan dari masalah penyediaan fasilitas dan sarana
pendidikan.(http://id.wikipedia.org/wiki/Perpustakaan)

2.2.2 Perpustakaan Ilmiah


Perpustakaan ilmiah disini maksudnya adalah laboratorium itu
sendiri. Laboratorium dapat menjadi perpustakaan bagi setiap orang
yang masuk ke dalamnya terutama bagi pelajar dan mahasiswa. Di
dalam laboratorium IPA, misalnya laboratorium biologi terdapat
preparat-preparat hasil eksperimen yang secara tidak langsung
menunjukkan fungsi perpustakaan sebagai sumber informasi.
Contohnya di dalam laboratorium Biologi (Struktur Hewan,
Taks.Hewan Rendah) di FMIPA Universitas Negeri Medan terdapat
preparat awetan basah yang dikerjakan sendiri oleh para mahasiswa.
Semua preparat awetan tersebut rata-rata dikemas dalam toples kaca
dan di bagian luar toples kaca ditempelkan jenis (species) awetan
serta kedudukannya dalam suatu taksonomi. Ketika mahasiswa masuk
untuk mengadakan penelitian/eksperimen, mahasiswa akan melihat,
membaca, kemudian mengetahui asal, tanggal pengambilan,
bentuknya yang mungkin belum pernah dilihat langsung dan klasifikasi
hewan yang diawetkan tersebut, serta yang terakhir mengaguminya.

6
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan
Pengertian laboratorium biologi; dalam naskah ini yang
dimaksud dengan laboratorium adalah suatu tempat atau bangunan
yang berisi alat dan bahan yang digunakan untuk pembelajaran
biologi.
Fungsi laboratorium biologi; antara lain membantu siswa
membangun pengetahuan tentang fenomena alam dan
mengembangkan keterampilan kecakapan hidup melalui kegiatan
ilmiah untuk memperoleh generalisasi atau kesimpulan berupa
eksplanasi ilmiah.
Laboratorium dapat menjadi perpustakaan bagi setiap orang
yang masuk ke dalamnya terutama bagi pelajar dan mahasiswa. Di
dalam laboratorium IPA, misalnya laboratorium biologi terdapat
preparat-preparat hasil eksperimen yang secara tidak langsung
menunjukkan fungsi perpustakaan sebagai sumber informasi.
3.2 Saran
Di dalam makalah ini banyak terdapat kesalahan yang mungkin
tidak disadari penulis. Maka dari itu penulis menerima kritik dan saran
terhadap penulisan makalah.

7
DAFTAR PUSTAKA

http://www.p4tkipa.org/data/laboratorium/ipa/
http://www.bsn.or.id/files/peran-laboratorium/
http://id.wikipedia.org/wiki/perpustakaan/