Anda di halaman 1dari 70

LAPORAN PENDAHULUAN DAN KASUS

PRAKTEK PROFESI KEPERAWATAN JIWA

(KESIAPAN PENINGKATAN PERKEMBANGAN REMAJA)

Oleh :

Visca Dwi

Febriati

2141312067

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS ANDALAS

2021

Praktik Profesi F.Kep Unand


STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN SEHAT MENTAL PADA TAHAP REMAJA

(INDENTITY VS ROLE DIFFUSION)

1. Pengertian

Adalah tahap perkembangan remaja usia 12-18 tahun dimana pada saat ini
remaja harus mampu mencapai identitas diri meliputi peran, tujuan pribadi,
keunikan dan ciri khas diri. Bila hal ini tidak tercapai maka remaja akan
mengalami kebingungan peran yang berdampak pada rapuhnya kepribadian
sehingga akan terjadi gangguan konsep diri.

2. Pengkajian

Karakteristik perilaku remaja yang menunjukkan pembentukan identitas


diri adalah sebagai berikut :

a. Menilai diri secara obyektif, kelebihan dan kekurangan diri.


b. Bergaul dengan teman
c. Memiliki teman curhat
d. Mengikuti kegiatan diluar kegiatan rutin (olah raga, seni, pramuka,
pengajian, bela diri)
e. Bertanggungjawab dan mampu mengambil keputusan tanpa tergantung
pada orang tua
f. Menemukan identitas diri, memiliki tujuan dan cita-cita masa depan
g. Tidak menjadi pelaku tindak antisosial dan tindak asusila
h. Tidak menuntut orang tua secara paksa untuk memenuhi keinginan yang
berlebihan dan negative
i. Berperilaku santun, menghormati orang tua, guru dan bersikap baik
pada teman
j. Memiliki prestasi yang berarti dalam hidup

Karakteristik perilaku remaja yang menunjukkan penyimpangan


perkembangan adalah sebagai berikut :

a. Tidak menemukan ciri khas (kelebihan dan kekurangan diri)

Praktik Profesi F.Kep Unand


b. Merasa bingung, bimbang
c. Tidak memiliki rencana masa depan
d. Tidak mampu berinteraksi secara baik dengan lingkungan, perilaku
antisosial (kriminal, narkoba, tindak asusila, melawan orang tua dan guru,
tawuran)
e. Tidak menyukai dirinya sendiri, tidak mandiri
f. Kesulitan mengambil keputusan
g. Tidak mempunyai minat terhadap kegiatan yang positif
h. Menyendiri, tidak suka bergaul dengan teman

3. Diagnosa Keperawatan

Kesiapan peningkatan perkembangan usia remaja

4. Tindakan Keperawatan
a. Tindakan Keperawatan Ners untuk Klien
Tujuan :
1) Menyebutkan karakteristik perkembangan psikososial yang normal
dan menyimpang
2) Menjelaskan cara mencapai perkembangan psikososial yang normal
3) Melakukan tindakan untuk mencapai perkembangan psikososial
yang normal

Tindakan

 Mendiskusikan ciri perkembangan remaja yang normal dan


menyimpang
 Mendiskusikan cara mencapai perkembangan psikososial yang
normal

Praktik Profesi F.Kep Unand


 Anjurkan remaja untuk berinteraksi dengan orang lain yang
membuatnya nyaman mencurahkan perasaan, perhatian, dan
kekhawatiran
 Anjurkan remaja untuk mengikuti organisasi yang mempunyai
kegiatan positif (olahraga, seni, bela diri, pramuka, keagamaan)
 Anjurkan remaja untuk melakukan kegiatan di rumah sesuai
perannya
 Bimbing dan motivasi remaja dalam membuat rencana kegiatan
untuk melaksanakan rencana yang telah dibuatnya

b. Tindakan Keperawatan Ners Untuk Keluarga


Tujuan
1) Memahami perilaku yang menggambarkan perkembangan remaja
yang normal dan menyimpang
2) Memahami cara menstimulasi perkembangan remaja
3) Mendemonstrasikan tindakan untuk menstimulasi perkembangan
remaja
4) Merencanakan tindakan untuk mengembangkan kemampuan
psikososial remaja

Tindakan

 Jelaskan ciri perkembangan remaja yang normal dan menyimpang


 Jelaskan cara yang dapat dilakukan untuk
memfasilitasi perkembangan remaja yang normal
 Fasilitasi remaja untuk berinteraksi dengan kelompok sebaya
 Anjurkan remaja untuk berinteraksi dengan orang lain yang
membuatnya nyaman mencurahkan perasaan, perhatian, dan
kekhawatiran
 Anjurkan remaja untuk mengikuti organisasi yang mempunyai
kegiatan positif (olahraga, seni, bela diri, pramuka, keagamaan

Praktik Profesi F.Kep Unand


 Berperan sebagai teman curhat bagi remaja
 Berperan sebagai contoh bagi remaja dalam melakukan interaksi
sosial yang baik
 Beri lingkungan yang nyaman bagi remaja untuk melakukan
aktivitas bersama kelompoknya
 Diskusikan dan demonstrasikan tindakan untuk membantu remaja
memperoleh identitas diri
 Diskusikan rencana tindakan yang akan dilakukan keluarga untuk
memfasilitasi remaja memperoleh identitas diri

Praktik Profesi F.Kep Unand


DAFTAR PUSTAKA

Program Studi NERS Spesialis Keperawatan Jiwa. 2016. Standar Asuhan


Keperawatan Jiwa. Universitas Indonesia: Workshop Keperawatan Jiwa Ke-x

Praktik Profesi F.Kep Unand


PENGKAJIAN KESEHATAN JIWA DI KOMUNITAS DENGAN KLIEN
(KASUS KELOLAAN)

A. DATA BIOGRAFI
Pasien
Nama : Nn. S
Tempat/Tanggal Lahir : Padang, 24 November 2004 (17 Tahun)
Jenis Kelamin : Perempuan
Suku/Latar Belakang Budaya : Minang
Pendidikan : SMA
Agama : Islam
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Jl. Raya Pondok Kopi No.56, Siteba, Padang

Keluarga
1. Kepala Keluarga (KK) : Tn. Y
2. Alamat : Jl. Raya Pondok Kopi No.56, Siteba, Padang
3. Pekerjaan KK : Wiraswasta
4. Pendidikan KK : SMA
5. Anggota keluarga : 3 Orang

Anggota Keluarga

No Nama Umur JK Pekerjaan Status Pendidikan Gol Riwayat Ket


Darah Kesehatan
1 Ny. H 47 Th P Guru Ibu S1 O -
kandung
2 An. I 11 Th P Pelajar Adik SD O -
kandung

Praktik Profesi F.Kep Unand


Genogram:

Keterangan :

= Laki-laki = Meninggal

= Perempuan = Klien

= Tinggal serumah

Klien adalah anak pertama dari dua bersaudara, klien tinggal serumah dengan kedua
orang tua dan adiknya. Pola komunikasi dalam keluarga adalah pola komunikasi
demokratis, dimana sikap terbuka antara orang tua dan adiknya. Pengambilan keputusan
dalam permasalahan disepakati bersama. Di rumah klien dan keluarga menggunakan
bahasa minang untuk bahasa sehari-hari. Jarang ada konflik antara klien dengan keluarga.

Praktik Profesi F.Kep Unand


6. Tipe Keluarga:
Tipe keluarga pasien yaitu Nuclear Family (keluarga inti) adalah suatu keluarga yang
terdiri dari orang tua dan anak yang masih menjadi tanggungannya dan tinggal dalam
satu rumah,terpisah dari sanak keluarga lainnya (Friedman, 2010). Pada kasus ini Nn.
S tinggal bersama orang tua dan kakaknya, terpisah dengan sanak keluarga lainya.

7. Adat/budaya terkait kesehatan:


Nn. S menyatakan bahwa makanan yang dikonsumsi setiap hari berupa nasi, lauk
(goreng ikan, gulai ikan, dll), dan sayur. Bila Nn. S sakit maka Nn. S akan pergi
berobat ke Klinik begitu juga dengan anggota keluarga lainnya. Apabila penyakitnya
cukup berat maka Nn. S akan dibawa langsung ke rumah sakit umum.

8. Spiritual:

Nn. S dan keluarga beragama islam dan selalu melaksanakan sholat wajib, dan Nn. S
rutin mengaji setiap magrib.

9. Aktivitas Rekreasi keluarga:


Sebelum adanya wabah Virus Covid-19 ini, keluarga Nn. S sering berekreasi ke
tempat wisata, sedangkan didalam keadaan sekarang, bentuk rekreasi keluarga Nn. S
hanya menonton televisi bersama di ruang tengah rumah.

Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

10. Tahap perkembangan keluarga saat ini


Tahap perkembangan keluarga Nn. S saat ini berada pada tahap Keluarga Dengan
Anak Remaja, dimulai pada saat anak pertama mulai berumur 13 tahun, berakhir
pada saat anak berumur 18 tahun. (Duvall & Miller dalam Friedman 2010)
11. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ada tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi

Praktik Profesi F.Kep Unand


12. Riwayat kesehatan keluarga inti
Nn. S dan anggota keluarga lainnya memiliki riwayat penyakit Asma dimana Ibu
Kandung Nn. S memiliki penyakit asma.

13. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya


Nn. S dan anggota keluarga lainnya memiliki riwayat penyakit Asma dimana Ibu
Kandung Nn. S memiliki penyakit asma.

Data Lingkungan
14. Karakteristik rumah
DAPUR R. K. M

R. K
K. T

K. T R. T

TERAS

Rumah Nn. S merupakan jenis rumah permanen dengan lantai keramik, Nn. S
mengatakan bahwa rumah yang ia tempati saat ini adalah milik orang tua nya,
Rumah Nn. S terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, dua kamar tidur, satu kamar
mandi beserta WC, ruang makan dan dapur. Setiap kamar memiliki ventilasi, dan
jendela. Diruang tamu juga terdapat jendela dan ventilasi dan pencahayaan yang baik,
lantai rumah terbuat dari keramik, dan rumah Nn. S termasuk kriteria rumah sehat.
Untuk sumber air di rumah Nn. S diperoleh dari air PDAM. Alat mandi yang
digunakan Nn. S masih ada yang dipakai bersama seperti sabun, yang lainya sudah
terpisah masing-masing. Nn. S dan keluarga sudah merasa nyaman dengan rumah
dan isinya yang ditinggali sekarang. Rumah ini sudah ditinggali oleh Nn. S dan
keluarga semenjak Nn. S lahir.

Praktik Profesi F.Kep Unand


15. Karakteristik tetangga dan komunitas
Nn. S tinggal di Siteba,Padang. Tipe lingkungan tempat tinggal keluarga Nn. S
adalah rumah permanen, memiliki jarak tidak berdempetan antara satu rumah dengan
rumah yang lain. Rumah Nn. S dekat dengan jalan raya dan keramaian. Nn. S
mengatakan sumber air di daerah rumah nya sudah menggunakan air PDAM,
pembuangan limbah rumah tangga keluarga Nn. S ke bandar. Untuk pembuangan
sampah Nn. S mengumpulkannya di belakang rumah kemudian dibuang ke pasar
tempat pembuangan sampah.
Tipe komunitas tempat tinggal Nn. S yaitu homogen. Penduduk yang tinggal di
lingkungan rumah Nn. S adalah penduduk asli disini. Perekonomian penduduk
dilingkungan rumah Nn. S merupakan kelas menengah kebawah. Mata pencarian
masyarakat dilingkungan Nn. S pada umumnya adalah pedagang. Fasilitas-fasilitas
umum yang terdapat di lingkungan komunitas Nn. S adalah satu TK, satu Masjid,
satu musholla, satu gedung perguruan tinggi negeri poltekkes padang dan satu
gedung perguruan tinggi swasta mercubakti jaya padang. Pelayanan kesehatan di
lingkungan komunitas Nn. S terdapat dua praktik bidan mandiri, dua praktik dokter
mandiri dan puskesmas. Trasportasi dilingkungan komunitas Nn. S pada umumnya
penduduk menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan lain nya.

16. Mobilitas geografis keluarga


Nn. S dan keluarga tinggal dikomunitas tersebut sudah sejak Nn. S lahir tahun 2004.

17. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


Nn. S mengatakan hubungan keluarga dengan tetangga baik, saling tolong menolong
antartetangga. Ikut serta dalam acara yang diadakan oleh masyarakat setempat
seperti yang acara kepemudaan dan lainnya. Nn. S juga sering berinteraksi dengan
masyarakat lainya di warung. Keluarga besar Nn. S akan berkumpul jika ada acara
keluarga seperti pesta.

Praktik Profesi F.Kep Unand


Struktur Keluarga
18. Struktur Peran
a. Struktur peran normal
- Tn. Y berperan sebagai kepala rumah tangga yang memiliki tanggung jawab
untuk mencari nafkah untuk keluarga
- Ny. H berperan sebagai istri dan ibu dari anaknya yang memiliki tanggung jawab
mengurus rumah tangga
- Nn. S 17 tahun berperan sebagai anak
- An. I 11 tahun berperan sebagai anak
- Tn. Y mengatakan Nn. S telah berperan baik sebagai anak
b. Struktur peran informal
- Tn. Y merupakan seorang martir dan koordinator keluarga. Seorang martir yaitu
tidak menginginkan apapun untuk dirinya tetapi mengorbankan apapun untuk
kebaikan anggota keluarga yang lain. Tn Y juga seorang yang pekerja keras dan
suka bergaul bersama tetangga. Koordinator keluarga mengatur dan
merencanakan aktivitas keluarga, dengan demikian menigkatakan kohesivitas
dan melawan perpecahan keluarga (Friedman, 2014).
- Nn. S lebih berperan sebagai pengikut. Pengikut sejalan dengan pergerakan
kelompok, kurang lebih menerima ide orang lain secara pasif, berfungsi sebagai
pendengar dalam diskusi dan keputusan kelompok (Friedman, 2014).

19. Pola komunikasi keluarga


Dalam berkomunikasi Nn. S dan keluarga baik, tidak memiliki gangguan berbicara
seperti bisu, tuli sehingga komunikasinya berjalan normal. Interaksi antar anggota
keluarga menggunakan proses komunikasi fungsional. Dimana anggota keluarga
menyatakan maksud pembicaraannya dengan tegas dan jelas. Komunikasi dalam
keluarga Nn. S dilakukan lebih intens ketika semua anggota keluarga berkumpul
bersama.

20. Struktur kekuatan keluarga


a. Dari segi finansial

Praktik Profesi F.Kep Unand


Nn. S mengatakan rumah yang ditinggali sekarang merupakan miliki kedua orang
tuanya, dan semua masalah keuangan rumah tangga diatur oleh ibunya.
Tanggungan dalam keluarga berjumlah tiga orang, dari segi finansial sudah
mencukupi.
b. Dari segi pengambilan keputusan
Nn. S mengatakan apabila ada permasalahan dalam keluarga Nn. S maka anggota
keluarga akan bermusyawrah untuk mengambil keputusan. Keputusan diambil
apabila semua anggota keluarga telah sepakat. Namun terkadang pengambil
keputusan dalam keluarga Nn. S adalah Tn. Y sebagai kepala keluarga.
c. Variabel yang mempengaruhi kekuasaan keluarga
Dalam kekuasaan keluarga Nn. S sering dipengaruhi oleh Tn. Y sebagai kepeala
keluarga. Kekuasaan keluarga Nn. S dipengaruhi oleh hirarki kekuatan keluarga,
dimana yang lebih tua seringkali mengembangkan dan mempertahankan
kekuasaanya, yang lebih tua hampir selalu lebih berkuasa dari pada yang lebih
muda (Friedman, 2014).
d. Keseluruhan kekuasaan sistem dan subsistem keluarga
Nn. S mengatakan bila ada permasalah didalam keluarga sering diselesaikan
dilingkup keluarga inti saja. Keputusan akhir sering diambil oleh Tn. Y sebagai
kepala keluarga. Landasan kekuasaan keluarga Tn. Y merupakan kekuasaan
legitimasi berkenaan dengan keyakinan dan persepsi bersama dari anggota
keluarga dan ditandai dengan adanya satu orang yang mempunyai hak
mengendalikan perilaku anggota keluarga. Sesuai dengan hakikat peran dan posisi
yang dimiliki seseorang, maka mendapatkan hak-hak istimewa terkait dengan
peran dari posisinya (Friedman, 2014).

Fungsi Keluarga
21. Fungsi afektif
Nn. S mempunyai kedekatan yang kuat antara setiap anggota keluarga. Nn. S
mengatakan komunikasi dengan ayah, ibu, dan kakaknya baik. Setiap anggota
keluarga selalu memberikan pujian bila ada anggota keluarga lainya yang berbuat
baik. Nn. S dan keluarga selalu saling mendukung dan membantu dalam pemenuhan

Praktik Profesi F.Kep Unand


kebutuhan keluarga. Nn. S dan keluarga selalu berkasih sayang dan menghargai
setiap pendapat.

22. Fungsi Sosialisasi


Sebagai anak terakhir dalam keluarga Nn. S selalu menjaga tingkah lakunya dalam
menjalin hubungan sosial, hal ini dilakukan Nn. S agar menjaga nama baik keluarga
An. I selalu terjaga dengan baik. Komunikasi Nn. S dan keluarga terjalin dengan baik.

23. Fungsi Reproduksi


Fungsi reproduksi baik dan tidak ada masalah, Nn. S menstruasi secara teratur

24. Fungsi Ekonomi


Sumber keuangan Nn. S dan didapatkan dari kedua orang tua Nn. S sebagai
wiraswasta dan guru. Ny.H mengatakan keluarga selalu menyisihkan sebagian
penghasilan untuk tabungan.

25. Fungsi Perawatan Kesehatan


Nn. S bila sakit akan pergi ke puskesmas bersama kakaknya untuk mendapatkan
layanan kesehatan. Jika penyakitnya agak parah maka Nn. S akan berobat ke rumah
sakit daerah dan begitu juga dengan keluarga Nn. S.

Stres dan Koping Keluarga


26. Stresor jangka pendek dan panjang
Dalam jangka pendek Nn. S dan keluarga mengatakan tidak ada stressor yang
dirasakan saat ini begitu juga untuk jangka panjang.

27. Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor


Nn. S selalu bermusyawarah dengan kedua orang tuanya bila ada sebuah stressor.
Setiap stressor yang ada dapat diselesaikan dengan baik oleh Nn. S dan keluarganya.

28. Strategi koping yg digunakan

Praktik Profesi F.Kep Unand


Ketika ada permasalahan Nn. S selalu berkomunikasi dan menyelesaikan dengan
cara bermusyawarah dengan keluarganya. Strategi koping yang digunakan Nn. S
dalam menghadapi masalah yaitu strategi koping fungsional. Dimana bila ada
masalah Nn. S selalu mencari jalan keluarnya dengan baik.

29. Strategi adaptasi disfungsional


Nn. S dan keluarga selalu menggunakan pendekatan yang adaptif dan edukatif jika
anggota keluarganya mengalami keterlambatan ataupun tidak sesuai target yang
diharapkan dan selalu mengambil hikmah dari setiap kejadian. Tidak ada koping
yang tidak sesuai terjadi pada keluarga Nn. S.

30. Harapan Keluarga


Harapan dari Nn. S dan keluarganya ingin bahagia selalu, sehat selalu, bisa
menjalani hidup dengan baik dan selalu dalam penjagaan Allah swt.

B. PENGKAJIAN KLIEN

1. Fisik
Tanda-tanda vital
a. Suhu : 36,5˚C
b. Tekanan darah : 105/95 mmHg
c. Nadi : 83x/menit
d. Pernapasan : 20x/menit
e. Tinggi badan : 158 cm
f. Berat badan : 65 kg

Pemeriksaan Fisik
a. Kepala : bentuk kepala simetris, tidak ada lesi, tidak ada pembengkakan

b. Mata : Penglihatan baik, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik

c. Hidung : Penciuman baik, tidak ada sinusitis, tidak ada polip

Praktik Profesi F.Kep Unand


d. Telinga : Pendengaran baik, tidak ada serumen

e. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan KGB

f. Dada : Simetris, tidak ada penggunaan otot bantu nafas tambahan

g. Abdomen : Perut tidak membuncit, tidak ada bekas luka, tidak ada nyeri
tekan
h. Ekstremitas: Tidak ada edema, Tidak ada nyeri, Akral teraba hangat

Praktik Profesi F.Kep Unand


2. PENGKAJIAN TUMBUH KEMBANG (Pengkajian Sehat Mental)
Pengkajian Berdasarkan Perkembangan Anak Usia Remaja Normal
a. Menilai diri secara objektif, kelebihan, dan kekurangan diri.
Nn. S mengatakan bahwa dia memiliki kelebihan yaitu mudah bergaul, ramah, dan juga
ceria. Sedangkan kekurangan Nn.S yaitu susah fokus ketika belajar.
b. Bergaul dengan teman
Nn.S mengatakan bahwa ia mudah bergaul dengan teman-temannya dan juga Nn.S
ramah kepada teman-temannya
c. Memiliki teman curhat
Nn.S mengatakan biasanya ketika ada masalah akan bercerita dengan ibu nya dan juga
sahabat dekatnya.
d. Mengikuti kegiatan rutin (olahraga, seni, pramuka, pengajian, bela diri)
Nn.S mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya yaitu pramuka.
e. Bertanggung jawab dan mampu mengambil keputusan tanpa tergantung
pada orang tua
Nn.S bisa bertanggung jawab dan mampu mengambil keputusan dalam kesehariannya.
Nn.S bisa menyiapkan keperluannya sendiri, seperti : menyiapkan pakaian
sekolahnya, menyiapkan bekal untuk ke sekolah, dll.
f. Menemukan identitas diri, memiliki tujuan, dan cita-cita masa depan
Nn. S mengatakan bahwa tujuan hidupnya yaitu untuk menjadi sukses dan
membahagiakan orang tuanya, serta bercita-cita untuk menjadi arsitektur.
g. Tidak menjadi pelaku tindak antisosial dan tindak asusila
Nn. S mengatakan bahwa dia tidak pernah melakukan tindakan-tindakan yang salah
seperti : mencuri, kriminal, dll. Karena Nn. S memikirkan dampak dari tindakannya
tersebut.
h. Tidak menuntuk orang tua secara paksa untuk memenuhi keinginan yang
berlebihan dan negatif
Nn. S tidak pernah memaksakan kepada orang tuanya untuk memenuhi keinginan yang
berlebihan. Nn. S mengerti kondisi keuangan orang tuanya sehingga tidak pernah
meminta hal yang berlebihan.
i. Berperilaku santun, menghormati orang tua, guru, dan bersikap baik pada teman
Nn. S mengatakan bahwa dia sangat menghormati kedua orang tuanya dan orang lain.
Nn.S juga tampak sopan dan juga suka menolong teman-temannya.
j. Memiliki prestasi yang berarti dalam hidup
Nn.S mengatakan bahwa prestasi yang berarti baginya yaitu dapat diterima di PTN
Favorit dan dapat membanggakan kedua orang tuanya.

3. STATUS MENTAL

1. Penampilan
Tidak rapi Penggunaan pakaian Cara berpakaian
seperti tidak sesuai biasanya
Jelaskan : Nn. S tampak berpakaian rapi dan sesuai
Masalah keperawatan : tidak ada masalah
2. Pembicaraan
Cepat Keras Gagap Inkoheren

Apatis Lambat Membisu Tidak mampu memulai pembicaraan


Jelaskan : Berbicara dengan Nn. S berjalan normal dan jelas, tidak ada gangguan, saat
berkomunikasi dan mampu menjawab pertanyaan sesuai dengan apa yang diharapkan
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

3. Aktivitas Motorik:
Lesu Tegang Gelisah Agitasi

Tik Grimasen Tremor Kompulsif

Jelaskan : Aktivitas motorik Nn. S tampak normal dan mampu untuk melakukan aktivitas
motorik yang sesuai
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

Praktik Profesi F.Kep


4. Alam perasaaan
Sedih Ketakutan Putus asa Khawatir Gembira berlebihan

Jelaskan : Alam perasaan Nn. S saat ini tidak ada perasaan sedih, ketakutan, putus asa atau
gembira yang berlebihan
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

5. Afek
Datar Tumpul Labil Tidak sesuai

Jelaskan : Afek Nn. S tampak normal dan tidak ada masalah dan sesuai dengan keadaan yang
sedang berlangsung.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

6. lnteraksi selama wawancara

bermusuhan Tidak kooperatif Mudah tersinggung

Kontak mata (-) Defensif Curiga

Jelaskan : Selama berkomunikasi, Nn. S sangat kooperatif dan mampu menjawab pertanyaan
dengan jelas dan tepat sesuai dengan hal apa yang ditanyakan
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

7. Persepsi

Pendengaran Penglihatan Perabaan

Praktik Profesi F.Kep


Pengecapan Penghidu

Jelaskan : Tidak ada kesalahan persepsi tentang sesuatu yang tidak ada objeknya.

Persepsi Nn. S sesuai dengan keadaan yang sedang dijalani nya


Masalah keperawatan : tidak ada masalah

8. Proses Pikir

sirkumtansial tangensial kehilangan asosiasi

flight of blocking pengulangan pembicaraan/persevarasi


idea

Jelaskan : Nn. S tidak mengalami proses fikir yang tidak normal, berbicara jelas dan tepat
sasaran, tanpa berbelit.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

9. Isi Pikir

Obsesi Fobia Hipokondria

depersonalisasi ide yang terkait pikiran magis


Jelaskan : Nn. S tidak mengalami gangguan isi pikir
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

10. Tingkat kesadaran

bingung
Praktik Profesi F.Kep
sedasi stupor

Praktik Profesi F.Kep


Disorientasi
waktu tempat orang

Jelaskan : Tingkat kesadaran Nn. S composmentis, mampu memusatkan perhatiannya, klien


mengatahui terkait waktu, tempat dan orang dengan benar.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

11. Memori

Gangguan daya ingat jangka panjang gangguan daya ingat jangka pendek

gangguan daya ingat saat ini konfabulasi

Jelaskan : Tidak ada gangguan pada daya ingat Nn. S baik jangka pendek maupun jangka
panjang, mampu mengingat kejadian yang terjadi dua hari yang lalu dan juga kejadian-kejadian
masa lalu.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

12. Tingkat konsentrasi dan berhitung

mudah beralih tidak mampu Tidak mampu berhitung sederhana


konsentrasi

Jelaskan : Nn. S mampu untuk berkonsentrasi dan berhitung, tidak ada kelainan dalam
konsentrasi dan berhitung.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

13. Kemampuan penilaian

Praktik Profesi F.Kep


Gangguan ringan gangguan bermakna

Jelaskan : Nn. S Mampu untuk menilai mana yang baik, buruk, benar atau salah terkait suatu
tindakan.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

14. Daya tilik diri

mengingkari penyakit yang diderita menyalahkan hal-hal diluar dirinya

Jelaskan : Nn. S mengatakan bahwa tidak dalam kondisi sakit, jika ia sakit, ia akan pergi
berobat ke puskesmas atau ke Rumah Sakit. Nn. S mengatakan memiliki kemampuan positif
dirinya seperti bisa melakukan perawatan diri secara sendiri.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

3. SUMBER KOPING
a. Personal ability :
Nn. S selalu bisa menyelesaikan masalahnya sendiri
b. Support system :
Sistem pendukung keluarga/teman sebaya/masyarakat
Nn. S mengatakan support systemnya adalah keluarga dan juga teman-temannya. Ketika
Nn. S memiliki masalah maka ia akan selalu bercerita dan meminta pendapat dari orang-
orang terdekatnya
c. Material aset :
Status Sosial ekonomi keluarga
Berapa penghasilan keluarga dalam sebulan ?
a. Kurang dari UMR ( )
b. Sama atau lebih dari UMR ( v )
Apakah keluarga memiliki asuransi ?
a. BPJS ( v )

Praktik Profesi F.Kep


b. Askeskin ( )
c. Jamsostek ( )
d. Tidak punya ( )
e. Lainnya ( )

d. Positive believe :
Nilai atau norma keluarga sangat kuat, Keluarga Nn. S selalu berfikir positif saat ditempa
musibah dan cobaan. Nn. S dan keluarga memiliki keyakinan yang kuat dan keinginan
yang besar untuk hidup sehat.
4. MEKANISME KOPING
Adaptif Maladaptif
□ Bicara dengan orang lain (v) □ Minum alkohol
□ Mampu menyelesaikan masalah (v) □ reaksi lambat/berlebih
□ Teknik relaksasi (v) □ bekerja berlebihan
□ Aktivitas konstruktif (v) □ menghindar
□ Olahraga (v) □ mencederai diri
□ Lainnya □ lainnya :

C. DIAGNOSA

Kesiapan peningkatan perkembangan usia sekolah

Diagnosa Karakteristik Perkembangan Karakteristik Perkembangan


Normal Remaja Nn. S
Kesiapan Karakteristik normal a. Nn. S mengatakan bahwa dia
peningkatan a. Menilai diri secara memiliki kelebihan yaitu
perkembangan obyektif, kelebihan dan mudah bergaul, ramah, dan
remaja juga ceria. Sedangkan
kekurangan diri. kekurangan Nn.S yaitu susah
b. Bergaul dengan teman fokus ketika belajar.
b. Nn.S mengatakan bahwa ia
c. Memiliki teman curhat
mudah bergaul dengan teman-
d. Mengikuti kegiatan temannya dan juga Nn.S
diluar kegiatan rutin ramah kepada teman-
temannya
(olah raga, seni, c. Nn.S mengatakan biasanya
ketika ada masalah akan

Praktik Profesi F.Kep


pramuka, pengajian, bela bercerita dengan ibu nya dan
diri) juga sahabat dekatnya.
d. Nn.S mengikuti kegiatan
e. Bertanggungjawab dan ekstrakurikuler di sekolahnya
mampu mengambil yaitu pramuka.
e. Nn.S bisa bertanggung jawab
keputusan tanpa
dan mampu mengambil
tergantung pada orang keputusan dalam
tua kesehariannya. Nn.S bisa
menyiapkan keperluannya
f. Menemukan identitas sendiri, seperti : menyiapkan
diri, memiliki tujuan dan pakaian sekolahnya,
menyiapkan bekal untuk ke
cita-cita masa depan
sekolah, dll.
g. Tidak menjadi pelaku f. Nn. S mengatakan bahwa
tindak antisosial dan tujuan hidupnya yaitu untuk
menjadi sukses dan
tindak asusila membahagiakan orang
h. Tidak menuntut orang tuanya, serta bercita-cita
untuk menjadi arsitektur.
tua secara paksa untuk
g. Nn. S mengatakan bahwa dia
memenuhi keinginan tidak pernah melakukan
yang berlebihan dan tindakan-tindakan yang salah
seperti : mencuri, kriminal,
negative dll. Karena Nn. S memikirkan
i. Berperilaku santun, dampak dari tindakannya
tersebut.
menghormati orang
h. Nn. S tidak pernah
tua, guru dan bersikap memaksakan kepada orang
baik pada teman tuanya untuk memenuhi
keinginan yang berlebihan.
j. Memiliki prestasi yang
Nn. S mengerti kondisi
berarti dalam hidup keuangan orang tuanya
sehingga tidak pernah
meminta hal yang berlebihan.
i. Nn. S mengatakan bahwa dia
sangat menghormati kedua
orang tuanya dan orang lain.
Nn.S juga tampak sopan dan
juga suka menolong teman-
temannya.
j. Nn.S mengatakan bahwa
prestasi yang berarti baginya

Praktik Profesi F.Kep


yaitu dapat diterima di PTN
Favorit dan dapat
membanggakan kedua orang
tuanya.

D. INTERVENSI

Diagnosa Tujuan Intervensi


Kesiapan Setelah dilakukan tindakan a. Bina hubungan saling percaya
peningkatan
keperawatan maka klien dengan pasien :
perkembangan
usia dewasa mampu : 1) Perkenalkan diri
- Menyebutkan 2) Buat kontrak asuhan dengan
karakteristik pasien
perkembangan 3) Jelaskan bahwa perawat akan
psikososial yang membantu pasien
normal dan 4) Jelaskan bahwa perawat akan
menyimpang pada menjaga kerahasiaan informasi
remaja tentang pasien
- Menjelaskan cara 5) Dengarkan dengan penuh empati
mencapai ungkapan perasaan pasien
perkembangan b. Diskusikan tentang perkembangan
psikososial yang psikososial yang normal dan
normal menyimpang
- Melakukan tindakan c. Diskusikan cara mencapai
untuk mencapai perkembangan psikososial yang
perkembangan normal:
psikosial yang 1. Jelaskan ciri perkembangan
normal remaja yang normal dan
menyimpang
2. Jelaskan cara yang dapat

Praktik Profesi F.Kep


dilakukan untuk
memfasilitasi perkembangan
remaja yang normal
3. Fasilitasi remaja untuk
berinteraksi dengan
kelompok sebaya
4. Anjurkan remaja untuk
berinteraksi dengan orang lain
yang membuatnya nyaman
mencurahkan
perasaan, perhatian,
kekhawatirannya
5. Anjurkan remaja untuk
mengikuti organisasi yang
mempunyai kegiatan positif
(olahraga, seni, pramuka,
keagamaan)
6. Bimbing dan motivasi remaja
untuk membuat rencana kegiatan
dan melaksanakan rencana yang
telah dibuatnya
Setelah dilakukan tindakan 1. Jelaskan ciri perkembangan
keperawatan maka remaja yang normal dan
keluarga : menyimpang
- Memahami perilaku 2. Jelaskan cara untuk
yang menggambarkan memfasilitasi perkembangan
perkembangan remaja remaja normal
yang normal dan 3. Fasilitasi remaja untuk
menyimpang berinteraksi dengan kelompok
- Memahami cara sebaya
menstimulasi 4. Anjurkan remaja untuk

Praktik Profesi F.Kep


perkembangan remaja berinteraksi dengan oranglain
- Mendemonstrasikan 5. Anjurkan remaja untuk mengikuti
tindakan untuk organisasi yang mempunyai
menstimulasi kegiatan positif (olahraga, seni,
perkembangan remaja bela diri, dll)
- Merencanakan 6. Berperan sebagai teman curhat
tindakan untuk bagi remaja
mengembangkan 7. Berperan sebagai contoh bagi
kemampuan remaja dalam melakukan
psikososial remaja interaksi sosial yang baik
8. Beri lingkungan yang
nyaman bagi remaja untuk
melakukan aktivitas
kelompok.

9. Diskusikan dan
demonstrasikan tindakan untuk
membantu remaja memperoleh
identitas diri
10. Diskusikan rencana tindakan
yang akan dilakukan keluarga
untuk memfasilitasi remaja
memperoleh identitas diri.
E. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

No Hari/tanggal Implementasi Evaluasi Paraf


1 Senin,14 a. Membina hubungan S: Visca Dwi
September saling percaya dengan - Klien mengatakan Febriati
2021
15.00 WIB menggunakan bersedia dikelola oleh
komunikasi terapeutik mahasiswa selama
b. Melakukan orientasi satu minggu kedepan

meliputi, - Keluarga mengatakan

Praktik Profesi F.Kep


memperkenalkan diri, pentingnya untuk
menjelaskan tujuan, meningkatkan
dan kontrak waktu dan kesehatan pada
tempat remaja untuk
c. Melakukan pengkajian mencapai tahap
keperawatan meliputi perkembangan yang
1. Identitas keluarga sesuai tapi tidak
2. Pengkajian mengetahui caranya
biologis dan
psikososial O:
d. Melakukan pengkajian - Nn.S berusia 17 tahun
terkait dengan tinggi badan 158cm
perkembangan remaja dengan BB 65kg
normal - Klien mulai merasa
e. Mendiskusikan upaya nyaman dan terbuka
yang dilakukan untuk kepada perawat
meningkatkan - Nn.S tampak
kesehatan remaja menyenangi
f. Memberikan keadaannya yang
reinforcement positif sehat dengan selalu
menjaga tubuhnya
A:
- Klien belum
mengetahui bagaimana
karakteristik
pertumbuhan dan
perkembangan pada
usia remaja secara jelas

P:
- Intervensi dilanjutkan
dengan pertemuan 2
yaitu pendidikan

Praktik Profesi F.Kep


kesehatan
perkembangan
psikososial yang
normal dan
menyimpang
pada remaja hari Selasa/
14 September 2021
08.00 WIB

2 Selasa, 14 1. Membina hubungan S: Visca Dwi


September saling percaya Febriati
- Klien mengatakan
2021 2. Melakukan
08.00 WIB memahami tentang
evaluasi validasi
perkembangan
3. Menjelaskan kontrak
psikososial yang
yang telah disepakati
normal dan
sebelumnya
menyimpang pada
4. Mendiskusikan
remaja
dengan klien tentang
O:
perkembangan - Klien telah melakukan
psikososial yang yang dapat
normal dan meningkatkan
menyimpang pada kesehatan remaja
remaja seperti melakukan
5. Mengevaluasi kegiatan positif
materi yang olahraga, seni, dan
telah diberikan pramuka
6. Memberikan - Klien sudah kenal dan
reinforcement positif
7. Menyepakati terbuka kepada
pertemuan perawat
selanjutnya
- Klien tampak antusias
dalam diskusi tentang
perkembangan

Praktik Profesi F.Kep


psikososial pada
remaja
- Nn.S mampu
menjelaskan ciri-ciri
perkembangan remaja
yang normal
- Nn.S mampu
menjelaskan ciri-ciri
perkembangan remaja
yang menyimpang

- Klien tampak paham


dengan materi yang
disampaian dengan
menyebutkan
perkembangan
psikososial yang
normal dan
menyimpang pada
remaja
A:

- Klien memahami cara


mencapai
perkembangan
psikososial yang
normal
P:
- Intervensi dilanjutkan
dengan pertemuan ke-3
yaitu kegiatan positif
dan bermanfaat serta
aspek positif klien pada

Praktik Profesi F.Kep


hari Rabu/ 15 September
2021 pukul 10.00 WIB

3 Rabu / 15 a. Membina hubungan S: Visca Dwi


september saling percaya Febriati
2021  Klien mengatakan akan
b. Melakukan
melakukan kegiatan
evaluasi
yang positif dan
validasi /
bermanfaat
mendiskusi
 Klien mengatakan akan
kan tentang
melaksanakan aspek
perasaan
positif yang ia miliki
c. Menjelaskan kontrak
O:
yang telah
 Klien tampak antusias
disepakati
dan terbuka kepada
sebelumnya
perawat
d. Mendiskusikan
 Nn. S dapat
dengan klien
menyebutkan kegiatan
tentang kegiatan-
yang positif dan
kegiatan positif dan
bermanfaat
bermanfaat
e. Mendiskusikan  Nn. S dapat membuat
dengan klien daftar aspek positif
tentang aspek yang ia miliki
positif yang ada  Nn. S tampak antusias
pada klien dalam bertanya selama
f. Mengevaluasi diskusi
materi yang A:
telah diberikan  Klien memahami
g. Memberikan perkembangan
reinforcement
positif
Praktik Profesi F.Kep
Praktik Profesi F.Kep
h. Menyepakati psikososial yang normal
pertemuan dam mampu melakukan
tindakan untukmencapai
perkembagan
psikososial yang normal
pada remaja
P:
 Intervensi dihentikan
karena kontrak keluarga
sudah berakhir

LINK VIDEO
https://drive.google.com/file/d/1T6IVh6PcP7VVFDhAeXlTTJPpMgRhM1Bv/view?usp=dri
vesdk

DOKUMENTASI

Praktik Profesi F.Kep


Praktik Profesi F.Kep
LAPORAN PENDAHULUAN DAN KASUS

PRAKTEK PROFESI KEPERAWATAN JIWA

(KESIAPAN PENINGKATAN PERKEMBANGAN USIA SEKOLAH)

Oleh :

Visca Dwi

Febriati

2141312067

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS ANDALAS

2021

Praktik Profesi F.Kep


STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN

SEHAT MENTAL PADA USIA SEKOLAH TAHAP USIA SEKOLAH

(INDUSTRI VS HARGA DIRI RENDAH)

1. Pengertian

Anak usia sekoalah adalah dalam rentang usia 6-12 tahun. Perkembangan
kemampuan psikososial anak usia sekolah adalah kemampuan menghasilkan
karya, berinteraksi dan berprestasi dalam belajar berdasarkan kemapuan diri
sendiri (Keliat, Daulima, Farida.2011)

2. Karakteristik Perilaku

Karakteristik perilaku anak usia sekolah meliputi :

Perkembangan yang normal : Industri/produktif

1) Menyelesaikan tugas (sekolah atau rumah) yang diberikan


2) Mempunyai rasa bersaing (kompetisi)
3) Senang berkolompok dengan teman sebaya dan mempunyai sahabat karib
4) Berperan dalam kegiatan kelompok
5) Mulai mengerti nilai mata uang dan satuanya
6) Mampu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga sederhana, misalnya
merapikan tempat tidur, menyapu dll
7) Memiliki hobby tertentu, missal: naik sepeda, membaca buku cerita,
mengambar
8) Tidak ada tanda bekas luka penganiayaan

Penyimpangan Perkembangan: Harga diri rendah

1) Tidak mampu mengerjakan tugas sekolah


2) Membangkang pada orang tua untuk mengerjakan tugas
3) Tidak ada kemauan untuk beraing dan terkesan malas

Praktik Profesi F.Kep


4) Tidak mau terlibat dalam kegiatan kelompok
5) Memisahkan diri dari teman sepermainan dan teman sekolah
3. Diagnosa

Berdasarkan data yang didapatkan melalui wawancara, onservasi, maka perawat


dapat merumuskan diagnose keperawatan sebagai berikut :

Kesiapan peningkatan perkembangan usia sekolah

4. Tindakan Keperawatan Untuk Klien


a) Memberikan pemenuhan kebutuhan fisik yang optimal
b) Mengembangkan keterampilan motoric kasar dan halus
c) Mengembangkan keterampilan adaptasi psikososial
d) Mengembangkan kecerdasan
e) Mengembangkan nilai-nilai moral
f) Meningkatkan peran serta keluarga dalam meningkatkan pertumbuhan dan
perkembangan

5. Tindakan keperawatan
a) Mempertahankan pemenuhan kebutuhan fisik yang optimal
 Kaji pemenuhan kebutuhan fisik anak
 Anjurkan pemberian makanan dengan gizi yang seimbang
 Kalaborasi pemberian vitamin dan vaksinasi ulang ( booster)
 Ajarkan kebersihan diri
b) Mengembangkan keterampilan motoric kasar dan halus
 Kaji keterampilan motoric kasar dan halus anak
 Fasilitasi anak untuk bermain yang menggunakan motoric kasar ( kejar-
kejaran, papan seluncur, sepeda, sepak bola, tangkap bola dll)
 Fasilitasi anak untuk kegiatan dengan menggunakan motoric halus ( belajar
menggambar/melukis, menulis, mewarnai, membuat kerajinan tangan seperti vas,
kotak pensil, lampion dsb)

Praktik Profesi F.Kep


 Menciptakan lingkungan aman dan nyaman bagi anak untuk bermain dirumah.
c) Mengembangkan keterampilan adaptasi psikososial
 Kaji keterampilan adaptasi psikososial anak
 Sediakan waktu bagi anak untuk bermain keluar rumah bersama
teman kelompoknya
 Berikan dorongan dan kesempatan ikut berbagai perlombaan
 Berikan hadiah atas prestasi yang diraih
 Latih anak berhubungan dengan orang lain yang lebih dewasa
d) Mengembangkan kecerdasan
 Kaji perkembangan kecerdasan anak
 Mendiskusikan kelebihan dan kemampuannya
 Memberikan pendidikan dan keterampilan yang baik bagi anak
 Memberikan bahan bacaan dan pemainan yang meningkatkan
kreatifitas
 Bimbing anak belajar keterampilan baru
 Libatkan anak melakukan pekerjaan rumah sederhana misalnya
masak, membersihkan mobil, menyiram tanaman, menyapu
 Latih membaca, menggambar dan menghitung
 Asah dan kembangkan hobby ang dimiliki anak
e) Mengembangkan nilai-nilai moral
 Kaji nilai-nilai moral yang sudah diajarkan pada anak
 Ajarkan dan latih menerapkan nilai agama dan budaya yang positif
 Ajarkan hubungan sebab akibat suatu tindakan
 Bimbing anak saat menonton TV dan membaca buku cerita
 Berikan pujian atas nilai-nilai positif yang dilakukan anak
 Latihan kedisiplinan.
f) Meningkatkan peran serta keluarga dalam meningkatkan pertumbuhan dan
perkembangan
 Tanyakan kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak
 Tanyakan upaya yang sudah dilakukan keluarga terhadap anak

Praktik Profesi F.Kep


 Berikan reinforment atas upaya positif yang sudah dilakukan keluarga
 Ajurkan pada keluarga untuk memberikan makan bergizi seimbang
 Berikan pendidikan kesehatan tentang tugas perkembangan normal pada usia
sekolah.
 Berikan informasi cara menstimulasi perkembangan pada usia sekolah.

6. Tindakan keperawatan untuk keluarga klien

Tujuan:

 Keluarga mampu menamahami pengertian perkembangan anak usia sekolah


 Keluarga mampu memahami ciri perkembangan anak usia sekolah yang
normal pada usia sekolah
 Keluarga mampu menyusu rencana stimulasi agar anak mampu berkarya
 Keluarga mampu menstimulasi kemampuan anak berkarya

7. Tindakan keperawatan untuk keluarga


1) Jelaskan ciri perkembangan anak usia sekolah yang
norma dan menyimpang
2) Jelaskan kepada keluarga mengenai cara menstimulasi kemampuan anak berkarya
3) Libatkan anak dalam kegiatan sehari-hari yang sederhana dirumah, seperti
membuat kue, merapikan tempat tidur
4) Puji keberhasilan yang dicapai oleh anak
5) Diskusikan dengan anak mengenai harapannya dalam berinteraksi dan belajar
6) Tidak menuntut anak untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan
kemampuannya (menerima anak apa adanya), membantu kemampuan
belajar
7) Tidak menyalahkan dan menghina anak
8) Beri contoh cara menerima orang lain apa adanya
9) Beri kesempatan untuk mengikuti aktivitas kelompok yang
terorganisasi
10) Buat/ tetapkan aturan/disiplin dirumah bersama anak
11) Demostrasikan dan latih cara menstimulasi kemampuan anak untuk berkarya
Praktik Profesi F.Kep
12) Bersama keluarga susun rencana stimulasi kemampuan berkarya anak

8. Tindakan keperawatan spesialis jiwa


 Terapi individu: -
 Terapi keluarga : FPE
 Terapi kelompok : terapi kelompok terapeutik : anak usia sekolah

Praktik Profesi F.Kep


DAFTAR PUSTAKA

Keliat, B.A., Daulima, N.C.H., & Farida, P. (2011). Manajemen keperawatan


psikososial dan kader kesehatan jiwa: CMHN (intermediate course). Jakarta: EGC

Santrock Jhon, W.(2007). Child Devolempment.Dallas: University of Texas


Soetjiningsi C, H.(2012). Perkembangan Anak: Sejak pembuahan sampai dengan

kanak-kanak akhir.Jakarta: Prenada Media Group.

Praktik Profesi F.Kep


PENGKAJIAN KESEHATAN JIWA DI KOMUNITAS DENGAN KLIEN
(KASUS KELOLAAN)

A. DATA BIOGRAFI
Pasien
Nama : An. I
Tempat/Tanggal Lahir : Padang, 18 Juli 2010 (11 Tahun)
Jenis Kelamin : Perempuan
Suku/Latar Belakang Budaya : Minang
Pendidikan : SD
Agama : Islam
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Jl. Raya Pondok Kopi No.56, Siteba, Padang

Keluarga
1. Kepala Keluarga (KK) : Tn. Y
2. Alamat : Jl. Raya Pondok Kopi No.56, Siteba, Padang
3. Pekerjaan KK : Wiraswasta
4. Pendidikan KK : SMA
5. Anggota keluarga : 3 Orang

Anggota Keluarga

No Nama Umur JK Pekerjaan Status Pendidikan Gol Riwayat Ket


Darah Kesehatan
1 Ny. H 47 Th P Guru Ibu S1 O -
kandung
2 Nn. S 17 Th P Pelajar Kakak SMA O -
kandung

Praktik Profesi F.Kep


Genogram:

Keterangan :

= Laki-laki = Meninggal

= Perempuan = Klien

= Tinggal serumah

Klien adalah anak kedua dari dua bersaudara, klien tinggal serumah dengan kedua
orang tua dan kakanya. Pola komunikasi dalam keluarga adalah pola komunikasi
demokratis, dimana sikap terbuka antara orang tua dan kakaknya. Pengambilan keputusan
dalam permasalahan disepakati bersama. Di rumah klien dan keluarga menggunakan
bahasa minang untuk bahasa sehari-hari. Jarang ada konflik antara klien dengan keluarga

Praktik Profesi F.Kep


6. Tipe Keluarga:
Tipe keluarga pasien yaitu Nuclear Family (keluarga inti) adalah suatu keluarga yang
terdiri dari orang tua dan anak yang masih menjadi tanggungannya dan tinggal dalam
satu rumah,terpisah dari sanak keluarga lainnya (Friedman, 2010). Pada kasus ini An.
I tinggal bersama orang tua dan kakaknya, terpisah dengan sanak keluarga lainya.

7. Adat/budaya terkait kesehatan:


An. I menyatakan bahwa makanan yang dikonsumsi setiap hari berupa nasi, lauk
(goreng ikan, gulai ikan, dll), dan sayur. Bila An. I sakit maka An. I akan pergi
berobat ke Klinik begitu juga dengan anggota keluarga lainnya. Apabila penyakitnya
cukup berat maka An. I akan dibawa langsung ke rumah sakit umum.

8. Spiritual:

An. I dan keluarga beragama islam dan selalu melaksanakan sholat wajib, dan An. I
rutin mengaji setiap magrib.

9. Aktivitas Rekreasi keluarga:


Sebelum adanya wabah Virus Covid-19 ini, keluarga An. I sering berekreasi ke
tempat wisata, sedangkan didalam keadaan sekarang, bentuk rekreasi keluarga An. I
hanya menonton televisi bersama di ruang tengah rumah.

Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

10. Tahap perkembangan keluarga saat ini


Tahap perkembangan keluarga An. I saat ini berada pada tahap Keluarga Dengan
Anak Usia Sekolah, dimulai pada saat anak kedua mulai berumur 6 tahun, berakhir
pada saat anak berumur 12 tahun. (Duvall & Miller dalam Friedman 2010)
11. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ada tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi

Praktik Profesi F.Kep


12. Riwayat kesehatan keluarga inti
An. I dan anggota keluarga lainnya memiliki riwayat penyakit Asma dimana Ibu
Kandung An. I memiliki penyakit asma.

13. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya


An. I dan anggota keluarga lainnya memiliki riwayat penyakit Asma dimana Ibu
Kandung An. I memiliki penyakit asma.

Data Lingkungan
14. Karakteristik rumah
DAPUR R. K. M

R. K
K. T

K. T R. T

TERAS

Rumah An. I merupakan jenis rumah permanen dengan lantai keramik, An. I
mengatakan bahwa rumah yang ia tempati saat ini adalah milik orang tua nya,
Rumah An. I terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, dua kamar tidur, satu kamar
mandi beserta WC, ruang makan dan dapur. Setiap kamar memiliki ventilasi, dan
jendela. Diruang tamu juga terdapat jendela dan ventilasi dan pencahayaan yang baik,
lantai rumah terbuat dari keramik, dan rumah An. I termasuk kriteria rumah sehat.
Untuk sumber air di rumah An. I diperoleh dari air PDAM. Alat mandi yang
digunakan An. I masih ada yang dipakai bersama seperti sabun, yang lainya sudah
terpisah masing-masing. Nn. I dan keluarga sudah merasa nyaman dengan rumah dan
isinya yang ditinggali sekarang. Rumah ini sudah ditinggali oleh An. I dan keluarga
semenjak An. I lahir.

15. Karakteristik tetangga dan komunitas

Praktik Profesi F.Kep


An. I tinggal di Siteba,Padang. Tipe lingkungan tempat tinggal keluarga An. I adalah
rumah permanen, memiliki jarak tidak berdempetan antara satu rumah dengan rumah
yang lain. Rumah An. I dekat dengan jalan raya dan keramaian. An. I mengatakan
sumber air di daerah rumah nya sudah menggunakan air PDAM, pembuangan limbah
rumah tangga keluarga An. I ke bandar. Untuk pembuangan sampah An. I
mengumpulkannya di belakang rumah kemudian dibuang ke pasar tempat
pembuangan sampah.
Tipe komunitas tempat tinggal An. I yaitu homogen. Penduduk yang tinggal di
lingkungan rumah An. I adalah penduduk asli disini. Perekonomian penduduk
dilingkungan rumah An. I merupakan kelas menengah kebawah. Mata pencarian
masyarakat dilingkungan An. I pada umumnya adalah pedagang. Fasilitas-fasilitas
umum yang terdapat di lingkungan komunitas An. I adalah satu TK, satu Masjid,
satu musholla, satu gedung perguruan tinggi negeri poltekkes padang dan satu
gedung perguruan tinggi swasta mercubakti jaya padang. Pelayanan kesehatan di
lingkungan komunitas An. I terdapat dua praktik bidan mandiri, dua praktik dokter
mandiri dan puskesmas. Trasportasi dilingkungan komunitas An. I pada umumnya
penduduk menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan lain nya.

16. Mobilitas geografis keluarga


An. I dan keluarga tinggal dikomunitas tersebut sudah sejak kecil yaitu ketika An. I
baru lahir dan kakak An. I lahir.

17. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


An. I mengatakan hubungan keluarga dengan tetangga baik, saling tolong menolong
antartetangga. Ikut serta dalam acara yang diadakan oleh masyarakat setempat
seperti yang acara kepemudaan dan lainnya. An. I juga sering berinteraksi dengan
masyarakat lainya di warung. Keluarga besar An. I akan berkumpul jika ada acara
keluarga seperti pesta.

Struktur Keluarga
18. Struktur Peran

Praktik Profesi F.Kep


a. Struktur peran normal
- Tn. Y berperan sebagai kepala rumah tangga yang memiliki tanggung jawab
untuk mencari nafkah untuk keluarga
- Ny. H berperan sebagai istri dan ibu dari anaknya yang memiliki tanggung jawab
mengurus rumah tangga
- Nn. S 17 tahun berperan sebagai anak
- An. I 11 tahun berperan sebagai anak
- Tn. Y mengatakan An. I telah berperan baik sebagai anak
b. Struktur peran informal
- Tn. Y merupakan seorang martir dan koordinator keluarga. Seorang martir yaitu
tidak menginginkan apapun untuk dirinya tetapi mengorbankan apapun untuk
kebaikan anggota keluarga yang lain. Tn Y juga seorang yang pekerja keras dan
suka bergaul bersama tetangga. Koordinator keluarga mengatur dan
merencanakan aktivitas keluarga, dengan demikian menigkatakan kohesivitas
dan melawan perpecahan keluarga (Friedman, 2014).
- An. I lebih berperan sebagai pengikut. Pengikut sejalan dengan pergerakan
kelompok, kurang lebih menerima ide orang lain secara pasif, berfungsi sebagai
pendengar dalam diskusi dan keputusan kelompok (Friedman, 2014).

19. Pola komunikasi keluarga


Dalam berkomunikasi An. I dan keluarga baik, tidak memiliki gangguan berbicara
seperti bisu, tuli sehingga komunikasinya berjalan normal. Interaksi antar anggota
keluarga menggunakan proses komunikasi fungsional. Dimana anggota keluarga
menyatakan maksud pembicaraannya dengan tegas dan jelas. Komunikasi dalam
keluarga An. I dilakukan lebih intens ketika semua anggota keluarga berkumpul
bersama.

20. Struktur kekuatan keluarga


a. Dari segi finansial
An. I mengatakan rumah yang ditinggali sekarang merupakan miliki kedua orang
tuanya, dan semua masalah keuangan rumah tangga diatur oleh ibunya.

Praktik Profesi F.Kep


Tanggungan dalam keluarga berjumlah tiga orang, dari segi finansial sudah
mencukupi.
b. Dari segi pengambilan keputusan
An. I mengatakan apabila ada permasalahan dalam keluarga An. I maka anggota
keluarga akan bermusyawrah untuk mengambil keputusan. Keputusan diambil
apabila semua anggota keluarga telah sepakat. Namun terkadang pengambil
keputusan dalam keluarga An. I adalah Tn. Y sebagai kepala keluarga.
c. Variabel yang mempengaruhi kekuasaan keluarga
Dalam kekuasaan keluarga An. I sering dipengaruhi oleh Tn. Y sebagai kepeala
keluarga. Kekuasaan keluarga An. I dipengaruhi oleh hirarki kekuatan keluarga,
dimana yang lebih tua seringkali mengembangkan dan mempertahankan
kekuasaanya, yang lebih tua hampir selalu lebih berkuasa dari pada yang lebih
muda (Friedman, 2014).
d. Keseluruhan kekuasaan sistem dan subsistem keluarga
An. I mengatakan bila ada permasalah didalam keluarga sering diselesaikan
dilingkup keluarga inti saja. Keputusan akhir sering diambil oleh Tn. Y sebagai
kepala keluarga. Landasan kekuasaan keluarga Tn. Y merupakan kekuasaan
legitimasi berkenaan dengan keyakinan dan persepsi bersama dari anggota
keluarga dan ditandai dengan adanya satu orang yang mempunyai hak
mengendalikan perilaku anggota keluarga. Sesuai dengan hakikat peran dan posisi
yang dimiliki seseorang, maka mendapatkan hak-hak istimewa terkait dengan
peran dari posisinya (Friedman, 2014).

Fungsi Keluarga
21. Fungsi afektif
An. I mempunyai kedekatan yang kuat antara setiap anggota keluarga. An. I
mengatakan komunikasi dengan ayah, ibu, dan kakaknya baik. Setiap anggota
keluarga selalu memberikan pujian bila ada anggota keluarga lainya yang berbuat
baik. An. I dan keluarga selalu saling mendukung dan membantu dalam pemenuhan
kebutuhan keluarga. An. I dan keluarga selalu berkasih sayang dan menghargai
setiap pendapat.

Praktik Profesi F.Kep


22. Fungsi Sosialisasi
Sebagai anak terakhir dalam keluarga An. I selalu menjaga tingkah lakunya dalam
menjalin hubungan sosial, hal ini dilakukan An. I agar menjaga nama baik keluarga
An. I selalu terjaga dengan baik. Komunikasi An. I dan keluarga terjalin dengan baik.

23. Fungsi Reproduksi


Fungsi reproduksi baik dan tidak ada masalah, An. I menstruasi secara teratur

24. Fungsi Ekonomi


Sumber keuangan An. I dan didapatkan dari kedua orang tua An. I sebagai
wiraswasta dan guru. Ny.H mengatakan keluarga selalu menyisihkan sebagian
penghasilan untuk tabungan.

25. Fungsi Perawatan Kesehatan


An. I bila sakit akan pergi ke puskesmas bersama kakaknya untuk mendapatkan
layanan kesehatan. Jika penyakitnya agak parah maka An. I akan berobat ke rumah
sakit daerah dan begitu juga dengan keluarga An. I.

Stres dan Koping Keluarga


26. Stresor jangka pendek dan panjang
Dalam jangka pendek An. I dan keluarga mengatakan tidak ada stressor yang
dirasakan saat ini begitu juga untuk jangka panjang.

27. Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor


An. I selalu bermusyawarah dengan kedua orang tuanya bila ada sebuah stressor.
Setiap stressor yang ada dapat diselesaikan dengan baik oleh An. I dan keluarganya.

28. Strategi koping yg digunakan


Ketika ada permasalahan An. I selalu berkomunikasi dan menyelesaikan dengan cara
bermusyawarah dengan keluarganya. Strategi koping yang digunakan An. I dalam

Praktik Profesi F.Kep


menghadapi masalah yaitu strategi koping fungsional. Dimana bila ada masalah
An. I selalu mencari jalan keluarnya dengan baik.

29. Strategi adaptasi disfungsional


An. I dan keluarga selalu menggunakan pendekatan yang adaptif dan edukatif jika
anggota keluarganya mengalami keterlambatan ataupun tidak sesuai target yang
diharapkan dan selalu mengambil hikmah dari setiap kejadian. Tidak ada koping
yang tidak sesuai terjadi pada keluarga An.I.

30. Harapan Keluarga


Harapan dari An. I dan keluarganya ingin bahagia selalu, sehat selalu, bisa menjalani
hidup dengan baik dan selalu dalam penjagaan Allah swt.

B. PENGKAJIAN KLIEN

1. Fisik
Tanda-tanda vital
a. Suhu : 36,5˚C
b. Tekanan darah : 110/90 mmHg
c. Nadi : 80x/menit
d. Pernapasan : 20x/menit
e. Tinggi badan : 145 cm
f. Berat badan : 35 kg

Pemeriksaan Fisik
a. Kepala : bentuk kepala simetris, tidak ada lesi, tidak ada pembengkakan

b. Mata : Penglihatan baik, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik

c. Hidung : Penciuman baik, tidak ada sinusitis, tidak ada polip

d. Telinga : Pendengaran baik, tidak ada serumen

Praktik Profesi F.Kep


e. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan KGB

f. Dada : Simetris, tidak ada penggunaan otot bantu nafas tambahan

g. Abdomen : Perut tidak membuncit, tidak ada bekas luka, tidak ada nyeri
tekan
h. Ekstremitas: Tidak ada edema, Tidak ada nyeri, Akral teraba hangat

Praktik Profesi F.Kep


2. PENGKAJIAN TUMBUH KEMBANG (Pengkajian Sehat Mental)
a. Menyelesaikan tugas (sekolah atau rumah) yang diberikan
An. I mengatakan mampu menyelesaikan tugas sekolah dan rumah, meskipun
diingatkan oleh ibu/kakak terlebih dahulu
b. Mempunyai rasa bersaing (kompetisi)
An.I mengatakan dalam peringkat sekolah tidak masalah, tetapi nilai harus lebih
tinggi dari yang lain dan An.I banyak mengikuti perlombaan disekolah.
c. Senang berkolompok dengan teman sebaya dan mempunyai sahabat karib
An. I mengatakan ia lebih menyukai berkelompok daripada sendiri terutama pada
saat mengerjakan tugas sekolah. An.I juga mengatakan temannya ada disekolah
maupun dirumah.
d. Berperan dalam kegiatan kelompok
An.I mengatakan dalam kegiatan kelompok ia suka berpendapat dan menonjol pada
yang lain.
e. Mulai mengerti nilai mata uang dan satuanya
An.I mengatakan ia sangat mengetahui nilai mata uang dan satuannya dalam rupiah
f. Mampu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga sederhana, misalnya
merapikan tempat tidur, menyapu dll
An.I mengatakan pembagian tugas rumah tangga dibagi dengan kakaknya dimana
kegiatan rutin dilakukan merapikan tempat tidur dan merapikan piring yang sudah
dicuci
g. Memiliki hobby tertentu, missal: naik sepeda, membaca buku cerita,
mengambar
An. I mengatakan hobinya edit video animasi di hpnya
h. Tidak ada tanda bekas luka penganiayaan
Setelah inpeksi , pada tubuh An.I tampak tidak ada tanda bekas luka penganiayaan
3. STATUS MENTAL

1. Penampilan
Tidak rapi Penggunaan pakaian Cara berpakaian
seperti tidak sesuai biasanya
Jelaskan : An. I tampak berpakaian rapi dan
sesuai Masalah keperawatan : tidak ada masalah
2. Pembicaraan
Cepat Keras Gagap Inkoheren

Apatis Lambat Membisu Tidak mampu memulai pembicaraan


Jelaskan : Berbicara dengan An. I berjalan normal dan jelas, tidak ada gangguan, saat
berkomunikasi dan mampu menjawab pertanyaan sesuai dengan apa yang
diharapkan
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

3. Aktivitas Motorik:
Lesu Tegang Gelisah Agitasi

Tik Grimasen Tremor Kompulsif

Jelaskan : Aktivitas motorik An. I tampak normal dan mampu untuk melakukan aktivitas
motorik yang sesuai
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

4. Alam perasaaan
Sedih Ketakutan Putus asa Khawatir Gembira berlebihan

Jelaskan : Alam perasaan An. I saat ini tidak ada perasaan sedih, ketakutan, putus asa atau
gembira yang berlebihan

Praktik Profesi F.Kep


Masalah keperawatan : tidak ada masalah

Praktik Profesi F.Kep


5. Afek
Datar Tumpul Labil Tidak sesuai

Jelaskan : Afek An. I tampak normal dan tidak ada masalah dan sesuai dengan keadaan yang
sedang berlangsung.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

6. lnteraksi selama wawancara

bermusuhan Tidak kooperatif Mudah tersinggung

Kontak mata (-) Defensif Curiga

Jelaskan : Selama berkomunikasi, An. I sangat kooperatif dan mampu menjawab pertanyaan
dengan jelas dan tepat sesuai dengan hal apa yang ditanyakan
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

7. Persepsi

Pendengaran Penglihatan Perabaan

Pengecapan Penghidu

Jelaskan : Tidak ada kesalahan persepsi tentang sesuatu yang tidak ada objeknya.

Persepsi An. I sesuai dengan keadaan yang sedang dijalani nya


Masalah keperawatan : tidak ada masalah

Praktik Profesi F.Kep


8. Proses Pikir

sirkumtansial tangensial kehilangan asosiasi

flight of blocking pengulangan pembicaraan/persevarasi


idea

Jelaskan : An. I tidak mengalami proses fikir yang tidak normal, berbicara jelas dan tepat
sasaran, tanpa berbelit.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

9. Isi Pikir

Obsesi Fobia Hipokondria

depersonalisasi ide yang terkait pikiran magis


Jelaskan : An. I tidak mengalami gangguan isi pikir
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

10. Tingkat kesadaran

bingung sedasi stupor

Disorientasi
waktu tempat orang

Jelaskan : Tingkat kesadaran An. I composmentis, mampu memusatkan perhatiannya, klien


mengatahui terkait waktu, tempat dan orang dengan benar.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

Praktik Profesi F.Kep


Praktik Profesi F.Kep
11. Memori

Gangguan daya ingat jangka panjang gangguan daya ingat jangka pendek

gangguan daya ingat saat ini konfabulasi

Jelaskan : Tidak ada gangguan pada daya ingat An. I baik jangka pendek maupun jangka
panjang, mampu mengingat kejadian yang terjadi dua hari yang lalu dan juga kejadian-kejadian
masa lalu.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

12. Tingkat konsentrasi dan berhitung

mudah beralih tidak mampu Tidak mampu berhitung sederhana


konsentrasi

Jelaskan : An. I mampu untuk berkonsentrasi dan berhitung, tidak ada kelainan dalam
konsentrasi dan berhitung.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

13. Kemampuan penilaian

Gangguan ringan gangguan bermakna

Jelaskan : An. I Mampu untuk menilai mana yang baik, buruk, benar atau salah terkait suatu
tindakan.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

Praktik Profesi F.Kep


14. Daya tilik diri

mengingkari penyakit yang diderita menyalahkan hal-hal diluar dirinya

Jelaskan : An. I mengatakan bahwa tidak dalam kondisi sakit, jika ia sakit, ia akan pergi
berobat ke puskesmas atau ke Rumah Sakit. An. I mengatakan memiliki kemampuan positif
dirinya seperti bisa melakukan perawatan diri secara sendiri.
Masalah keperawatan : tidak ada masalah

3. SUMBER KOPING
a. Personal ability :
An. I selalu bisa menyelesaikan masalahnya sendiri
b. Support system :
Sistem pendukung keluarga/teman sebaya/masyarakat
An. I mengatakan support systemnya adalah keluarga dan juga teman-temannya. Ketika
An. I memiliki masalah maka ia akan selalu bercerita dan meminta pendapat dari orang-
orang terdekatnya

c. Material aset :
Status Sosial ekonomi keluarga
Berapa penghasilan keluarga dalam sebulan ?
a. Kurang dari UMR ( )
b. Sama atau lebih dari UMR ( v )
Apakah keluarga memiliki asuransi ?
a. BPJS ( v )
b. Askeskin ( )
c. Jamsostek ( )
d. Tidak punya ( )
e. Lainnya ( )

d. Positive believe :
Nilai atau norma keluarga sangat kuat, Keluarga An. I selalu berfikir positif saat ditempa
musibah dan cobaan. An. I dan keluarga memiliki keyakinan yang kuat dan keinginan
yang besar untuk hidup sehat.

Praktik Profesi F.Kep


4. MEKANISME KOPING
Adaptif Maladaptif
□ Bicara dengan orang lain (v) □ Minum alkohol
□ Mampu menyelesaikan masalah (v) □ reaksi lambat/berlebih
□ Teknik relaksasi (v) □ bekerja berlebihan
□ Aktivitas konstruktif (v) □ menghindar
□ Olahraga (v) □ mencederai diri
□ Lainnya □ lainnya :

C. DIAGNOSA

Kesiapan peningkatan perkembangan usia sekolah

Diagnosa Karakteristik Perkembangan Karakteristik Perkembangan


Normal Anak Usia Sekolah An. I
Kesiapan Karakteristik normal
peningkatan a. Menyelesaikan tugas a. An. I mengatakan mampu
perkembangan usia (sekolah atau rumah) menyelesaikan tugas
sekolah
yang diberikan sekolah dan rumah,
b. Mempunyai rasa meskipun diingatkan oleh
bersaing (kompetisi) ibu/kakak terlebih dahulu
c. Senang berkolompok b. An.I mengatakan dalam
dengan teman sebaya peringkat sekolah tidak
dan mempunyai masalah, tetapi nilai harus
sahabat karib lebih tinggi dari yang lain
d. Berperan dalam dan An.I banyak
kegiatan kelompok mengikuti perlombaan
e. Mulai mengerti nilai disekolah.
mata uang dan satuanya c. An. I mengatakan ia lebih
f. Mampu menyelesaikan menyukai berkelompok
pekerjaan rumah tangga daripada sendiri terutama

Praktik Profesi F.Kep


sederhana, misalnya pada saat mengerjakan
merapikan tempat tidur, tugas sekolah. An.I juga
menyapu dll mengatakan temannya ada
g. Memiliki hobby disekolah maupun
tertentu, missal: naik dirumah.
sepeda, membaca buku d. An.I mengatakan dalam
cerita, mengambar kegiatan kelompok ia suka
h. Tidak ada tanda bekas berpendapat dan menonjol
luka penganiayaan pada yang lain.
e. An.I mengatakan ia sangat
mengetahui nilai mata
uang dan satuannya dalam
rupiah
f. An.I mengatakan
pembagian tugas rumah
tangga dibagi dengan
kakaknya dimana kegiatan
rutin dilakukan merapikan
tempat tidur dan
merapikan piring yang
sudah dicuci
g. An. I mengatakan hobinya
edit video animasi di
hpnya
h. Setelah inpeksi , pada
tubuh An.I tampak tidak
ada tanda bekas luka
penganiayaan.

Praktik Profesi F.Kep


D. INTERVENSI

Diagnosa Tujuan Intervensi


Kesiapan Setelah dilakukan tindakan a. Bina hubungan saling percaya
peningkatan
keperawatan maka klien dengan pasien :
perkembangan
usia dewasa mampu : 1) Perkenalkan diri
- Menyebutkan 2) Buat kontrak asuhan dengan
karakteristik pasien
perkembangan 3) Jelaskan bahwa perawat akan
psikososial yang membantu pasien
normal dan 4) Jelaskan bahwa perawat akan
menyimpang pada menjaga kerahasiaan informasi
remaja tentang pasien
- Menjelaskan cara 5) Dengarkan dengan penuh empati
mencapai ungkapan perasaan pasien
perkembangan b. Diskusikan tentang perkembangan
psikososial yang psikososial yang normal dan
normal menyimpang
- Melakukan tindakan c. Diskusikan cara mencapai
untuk mencapai perkembangan psikososial yang
perkembangan normal dengan menjelaskan cara :
psikososial yang 1. Memberikan pemenuhan kebutuhan
normal. fisik yang optimal
2. Mengembangkan keterampilan
motoric kasar dan halus
3. Mengembangkan keterampilan
adaptasi psikososial
4. Mengembangkan kecerdasan
5. Mengembangkan nilai-nilai moral
6. Meningkatkan peran serta keluarga
dalam meningkatkan pertumbuhan
dan perkembangan

Praktik Profesi F.Kep


Setelah dilakukan tindakan 1. Jelaskan ciri perkembangan
keperawatan maka 2. anak usia sekolah yang norma
keluarga : dan menyimpang
- Keluarga mampu 3. Jelaskan kepada keluarga mengenai
menamahami pengertian cara menstimulasi kemampuan anak
perkembangan anak usia berkarya
sekolah 4. Libatkan anak dalam kegiatan sehari-
- Keluarga mampu hari yang sederhana dirumah, seperti
memahami ciri membuat kue, merapikan tempat tidur
perkembangan anak usia 5. Puji keberhasilan yang dicapai
sekolah yang normal oleh anak
pada usia sekolah 6. Diskusikan dengan anak mengenai
- Keluarga mampu harapannya dalam berinteraksi dan
menyusun rencana belajar
stimulasi agar 7. Tidak menuntut anak untuk
anak mampu melakukan hal-hal yang tidak sesuai
berkarya dengan kemampuannya (menerima
- Keluarga mampu anak apa adanya), membantu
menstimulasi kemampuan belajar
kemampuan anak 8. Tidak menyalahkan dan menghina
berkarya anak
9. Beri contoh cara menerima orang lain
apa adanya
10. Beri kesempatan untuk
mengikuti aktivitas kelompok
yang terorganisasi
11. Buat/ tetapkan aturan/disiplin
dirumah bersama anak
12. Demostrasikan dan latih cara
menstimulasi kemampuan anak untuk
berkarya

Praktik Profesi F.Kep


E. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

No Hari/tanggal Implementasi Evaluasi Paraf


1 Senin,13 1. Membina hubungan S: Visca Dwi
September 2021 saling percaya dengan  An.I mengatakan paham Febriati
An.I dengan tentang pengertian anak
menggunakan usia sekolah
komunikasi terapeutik  An.I mengatakan paham
2. Melakukan orientasi tentang perkembangan
meliputi anak usia sekolah
memperkenalkan diri, O:
menjelaskan  An.I mau berkomunikasi
tujuan,kontrak waktu, dan terbuka dengan
dan tempat perawat
3. Melakukan  An.I tampak antusias
pengkajian dengan pertemuan
keperawatan  An.I dapat menyebutkan
4. Mendiskusikan pengertian anak usia
tentang perasaan yang sekolah
dirasakan klien  An.I dapat menjelaskan
5. Menjelaskan tentang dan diskusi tentang
pengertian anak usia perkembangan nya saat ini
sekolah dan perkembangan anak
6. Menjelaskan dan usia sekolah
diskusi tentang A:
perkembangan anak  An.I mengatakan sudah
usia sekolah mengetahui perubahan
7. Memberikan pada usia dia sekarang
reinfocement positif P:
8. Menyepakati kontrak  Intervensi dilanjutkan
selanjutnya yaitu mendiskusikan
karakteristik
perkembangan psikososial
yang normal dan
menyimpang pada An.I
pada hari selasa tanggal
15 september 2021 jam
11.00 WIB

2 Selasa, 14 1. Membina hubungan S: Visca Dwi


September 2021 saling percaya dengan  An.I mengatakan lega Febriati
menggunakan setelah mengetahui

Praktik Profesi F.Kep


komunikasi terapeutik karakteristik
2. Melakukan evaluasi perkembangan
validasi dan psikososial yang normal
mendiskusikan tentang dan menyimpang
perasaan  An.I mengatakan
3. Mendiskusikan tentang paham dengan materi
materi pertemuan yang dijelaskan oleh
sebelumnya perawat O :
4. Memberikan  An.I mau
reinfocement positif berkomunikasi dan
5. Menjelaskan materi terbuka dengan perawat
selanjutnya yaitu  An.I tampak antusias
mengenal karakteristik dengan pertemuan
perkembangan  An.I dapat menyebutkan
psikososial yang beberapa karakteristik
normal dan perkembangan
menyimpang pada psikososial yang normal
tahap anak usia dan menyimpang
sekolah A:
6. Memberikan
An.I telah mengetahui
reinfocement positif
karakteristik didalam dirinya
7. Menyepakati kontrak
selanjutnya P:
Intervensi dilanjutkan yaitu
mendiskusikan cara mencapai
perkembangan psikososial
yang normal pada hari Selasa,
15 September 2021 jam 19.00
WIB
1. Memberikan
pemenuhan kebutuhan
fisik yang optimal
2. Mengembangkan
keterampilan motoric
kasar dan halus
3. Mengembangkan
keterampilan adaptasi
psikososial

Praktik Profesi F.Kep


3. Selasa / 14 1. Membina hubungan S : Visca Dwi
September 2021 saling percaya Febriati
 Klien mengatakan
dengan menggunakan
komunikasi akan melakukan
terapeutik kegiatan yang
2. Melakukan evaluasi
validasi dan mengembangkan
mendiskusikan keterampilan
tentang perasaan motoric kasar dan
3. Mendiskusikan
tentang materi halus, memenuhi
pertemuan ketubuhan fisik
sebelumnya
yang optimal dan
4. Memberikan
reinfocement positif keterampilan
5. Menjelaskan materi beradaptasi.
selanjutnya yaitu
 Klien mengatakan
mengenal pemenuhan
kebutuhan fisik yang akan melaksanakan
optimal, kegiatan yang
mengembangkan
keterampilan motorik mengembangkan
kasar dan halus, dan keterampilan
mengembangkan
motoric kasar dan
keterampilan adaptasi
sosial halus, memenuhi
6. Memberikan ketubuhan fisik
reinfocement positif
yang optimal dan
7. Menyepakati kontrak
selanjutnya keterampilan
beradaptasi.
O:
 An.I mau
berkomunikasi dan
terbuka dengan
perawat
 An.I tampak antusias
dengan pertemuan
 An.I dapat
menyebutkan kegiatan

Praktik Profesi F.Kep


yang mengembangkan
keterampilan motoric
kasar dan halus,
memenuhi ketubuhan
fisik yang optimal dan
keterampilan
beradaptasi.
A:
An.I telah mengetahui
kegiatan yang
mengembangkan
keterampilan motoric kasar
dan halus, memenuhi
ketubuhan fisik yang optimal
dan keterampilan beradaptasi.
P:
Intervensi dilanjutkan yaitu
mendiskusikan cara

1. Mengembangkan
kecerdasan
2. Mengembangkan nilai-
nilai moral
3. Meningkatkan peran
serta keluarga dalam
meningkatkan
pertumbuhan dan
perkembangan , pada hari
Rabu, 15 September
2021 jam 12.00 WIB
4. Rabu / 15 1. Membina hubungan S : Visca Dwi
September 2021 saling percaya Febriati
 Klien mengatakan
dengan
menggunakan akan melakukan
komunikasi kegiatan yang
terapeutik
2. Melakukan evaluasi mengembangkan

Praktik Profesi F.Kep


validasi dan kecerdasan, nilai-
mendiskusikan nilai moral dan
tentang perasaan
3. Mendiskusikan meningkatkan peran
tentang materi serta dalam
pertemuan
keluarga.
sebelumnya
4. Memberikan  Klien mengatakan
reinfocement positif akan melaksanakan
5. Menjelaskan kegiatan yang
materi mengembangkan
selanjutnya kecerdasan, nilai-
yaitu mengenal nilai moral dan
cara meningkatkan peran
mengembangka serta dalam
n kecerdasan, keluarga.
nilai-nilai moral O:
dan  An.I mau
meningkatkan berkomunikasi dan
terbuka dengan
peran serta
perawat
dalam keluarga.  An.I tampak antusias
6. Memberikan dengan pertemuan
reinfocement positif  An.I dapat
7. Menyepakati
kontrak selanjutnya menyebutkan
kegiatan yang
mengembangkan
kecerdasan, nilai-
nilai moral dan
meningkatkan peran
serta dalam
keluarga.

A:

Praktik Profesi F.Kep


 An.I telah
mengetahui kegiatan
yang
mengembangkan
kecerdasan, nilai-
nilai moral dan
meningkatkan peran
serta dalam
keluarga.
.
P:
 Intervensi dilanjutkan
yaitu mendiskusikan
cara

DOKUMENTASI

Praktik Profesi F.Kep