Anda di halaman 1dari 6

Nama : Fira Marsela

Kelas : XI MIPA 4

No Absen : 16

RESENSI

NOVEL MARIPOSA

Identitas Novel

❖ Judul Buku : Mariposa


❖ Nama Pengarang : Luluk Hidayatul Fajriyah
❖ Penerbit / Tahun terbit : Coconut Books / 2018
❖ Jenis Buku : Novel Fiksi Indonesia
❖ Jumlah Halaman : 482

Hal Menarik Dari Novel

Hal yang menarik dari novel ini yaitu Mariposa merupakan sebuah tulisan karya Luluk HF yang
awalnya diterbitkan di Wattpad. Kemudian tulisan ini dibukukan menjadi sebuah novel. Mariposa telah
dibaca oleh sebanyak 130 juta kali di Wattpad, kisah ini memiliki pembaca pertama terbanyak di Indonesia.
Dinilai mempunyai jalan cerita yang sangat menarik, dan oleh karena itu maka Starvision dan Falcon Pictures
memutuskan untuk menaikannya ke layar lebar. Namun alur cerita dalam novel ini berbeda dengan yang di
tayangkan di layar lebar. Jika di layar lebar ayah Iqbal sangat overprotektif pada Iqbal, Iqbal hanya
diperintahkan untuk belajar terus menerus agar di terima di salah satu Universitas di luar Negeri, dan Ayah
Iqbal pun melarang keras Iqbal untuk pacaran. Namun cerita dalam novel sebaliknya dari cerita dalam film.

Sang penulis Luluk HF mengungkapkan bahwa Mariposa merupakan sebuah kata dari Bahasa Spanyol
yang memilik arti kupu – kupu. Mariposa memiliki filosofi yang sangat menarik. Kupu – kupu akan pergi saat
kita kejar namun kalau kita diam, kupu – kupu akan datang kepada kita. Hal ini mencerminkan bagaimana
karakter utama wanita yang mengejar – ngejar karakter utama cowok dalam kisah Mariposa. Seperti salah
satu quotes yang ada pada cerita ini “Kamu itu seperti mariposa. Kalau aku kejar dan coba tangkap, kamu
menghindar. Tapi, jika ku biarkan. Apakah kamu mau mendekat?” –Natasha Kay Loovi

Novel Mariposa ini memiliki banyak sekali quotes – quotes. Quotes tentang percintaan remaja
terutama pada novel ini. Namun bukan hanya quotes percintaan saja yang ada pada novel ini, tetapi banyak
pula quotes bijak dan motivasi.

Sinopsis

Kisah ini berawal pada saat Acha memiliki nama panjang Natasha Kay Loovi sedang mengikuti
olimpiade Kimia. Acha telah jatuh cinta pada Iqbal yang bernama panjang Iqbal Guanna Freedy saat Acha
melihat Iqbal di sebuah cafe, pertemuan mereka pun tidak secara sengaja, dan mereka sebelumnya tidak
saling mengenal. Setelah Acha melihat dan langsung jatuh cinta pada Iqbal, Acha pun mempunyai misi, yaitu
untuk mendapatkan nomor handphone Iqbal. Acha pun langsung bergegas untuk meminta nomor hp Iqbal,
namun gagal. Iqbal dan Amanda ternyata satu sekolah, Amanda adalah sahabat Acha dari kecil. Iqbal
bersekolah di Arwana, sedangkan Acha di Triabuna. Hanya karena Acha sangat ingin mendapatkan hati Iqbal,
Acha pun pindah sekolah ke SMA Arwana.

Disinilah kisah perjuangan Acha untuk mendapatkan Iqbal yang berhati dingin pun diimulai………

Langkah Iqbal mendadak terhenti, lima langkah lagi ia harusnya bisa sampai ke kelas. Namun, kedatangan
seorang gadis yang entah datang dari belahan planet mana, membuatnya terpaksa harus terdiam, berpura –
pura menjadi patung. “Selamat pagi, Iqbal,” sapa seorang gadis dengan senyum paling ceria se-Nusantara.
Iqbal mengerutkan kening, berusaha mengingat wajah gadis ini. Sepertinya dia pernah melihatnya. “Siapa?”
tanya Iqbal tak ramah. gadis itu berdecak, memberikan tatapan kesal. Namun, sedetik kemudian ia berusaha
tersenyum kembali, dan Acha pun memperkenalkan diri pada Iqbal secara detail. Iqbal ingat sekarang. Sangat
ingat. Dia adalah gadis gila yang ditemuinya di kafe lima hari yang lalu. Acha pun langsung bergegas untuk
minta nomor hp Iqbal secara memaksa, bukan hanya meminta nomor hp saja, tetapi Acha juga mengakui ke
Iqbal tentang perasaannya yang jatuh cinta pada Iqbal saat pertama kali bertemu. Iqbal pun sangat heran
dengan situasi saat itu, bagaimana bisa dia berhadapan dan berurusan dengan gadis seperti itu. Iqbal tetap
tidak mau memberi nomor hp-nya. Sikap Acha membuat Iqbal merinding. Iqbal dengan cepat berjalan masuk
ke dalam kelas, melewati teman – temannya yang sedari tadi mengintip kejadian tersebut. Iqbal tak ingin
mempunyai urusan dengan gadis gila seperti Acha.

Persiapan untuk olimpiade Sains Nasional sudah dimulai dari seminggu lalu. Tujuh hari yang berat
pula bagi hidup seorang Iqbal Guanna. Ketenangannya semakin terusik karena durasi pertemuannya dengan
Acha bertambah banyak. Tujuh hari Acha tidak pernah menyerah dan semakin gencar untuk berusaha
mendapatkan hati Iqbal. Seperti biasa juga, seorang Iqbal tidak pernah dan selalu bersikap dingin. Namun,
perlahan Iqbal mulai agak terbiasa dan bisa menghadapi kegilaan Acha, walaupun terkadang gadis itu
beberapa kali suka kelewatan. Keesokan hari, Acha memantapkan hatinya, bahkan semalaman dia melatih
dirinya untuk bersikap tidak peduli kepada Iqbal. Acha benar – benar melakukan ide yang disarankan
Amanda. Empat hari berlalu dengan begitu cepat, empat hari itu pula Acha mati – matian mejauhi Iqbal.
Empat hari yang bagaikan empat tahun bagi Acha. Acha benar – benar tidak mempedulikan Iqbal saat itu.
Acha khawatir sendiri takut Iqbal marah dan tidak mau lagi menemuinya. Namun misi Acha gagal, Iqbal
sangat tiba – tiba memberi tiket nonton untuk Acha dan mengajak Acha nonton bersamanya, Acha pun tidak
bisa menolak dan akhirnya mereka nonton berdua.

Hari demi hari pun berlalu, setiap hal manis yang selalu diberikan Acha kepada Iqbal selalu berbalas
dengan tolakan Iqbal, namun ada kala ketika Iqbal sudah sangat muak dengan kelakuan Acha. Pada suatu
hari di kantin…

Acha langsung terdiam, tak bisa berkata apa – apa. Hal yang paling ditakutkannya itu kini terjadi. Acha
meneguk ludahnya dengan susah payah, menatap Iqbal tak percaya. Apa yang barusan Iqbal katakana
kepadanya? Murahan? Iqbal mengatakan langsung, bahkan di depan banyak orang. Bukan hanya Acha saja
yang terkejut dengan caci makian Iqbal kepadanya, namun semua orang di kantin sangat terkejut. Amanda
sahabat Acha pun tidak terima dengan perlakuan Iqbal terhadap Acha, Amanda pun langsung emosi kepada
Iqbal.

Sejak saat itu Acha memutuskan menyerah untuk mendapatkan Iqbal. Banyak sekali pria yang suka
kepada Acha, namun Acha tetap memilih Iqbal. Saat itu Juna ketua OSIS yang tidak kalah tampan dengan
Iqbal mengakui perasaannya kepada Acha, dan mengajak Acha untuk berpacaran. Karena Acha sudah
menyerah dengan Iqbal, Acha pun berniat utuk move on dan menerima cinta Juna. Namun, saat Acha ingin
menerima Juna, Iqbal pun akhirnya mengakui tentang perasaannya yang sudah jatuh cinta kepada Acha
sembari memberi bunga untuk Acha. Akhirnya pun mereka berpacaran, dan Acha menolak Juna secara halus
dan mengajak Juna untuk sahabatan.

Kini Acha dan Iqbal memasuki kelas XII. Hubungan mereka pun semakin romantic, bahkan sampai
dijuluki couple goals. Mereka selalu belajar bersama untuk menghadapi ujian kelulusan sekolah. Iqbal tadinya
bercita – cita untuk menjadi astronot dan berkuliah di luar negeri di Aerospace, tetapi Iqbal mengurungkan
niatnya itu dikarenakan beberapa faktor yaitu yang pertama ia tidak ingin meninggalkan ayahnya, karena
ayahnya kini semakin tua dan memiliki sakit jantung, Iqbal khawatir ayahnya tidak ada yang menjaga, karena
kedua kakak Iqbal sibuk dengan kuliahnya, dan faktor kedua yaitu Iqbal tidak ingin meninggalkan Acha,
karena kini Iqbal semakin sayang dengan Acha.

Iqbal pun memutuskan untuk kuliah di Jakarta dan mengambil jurusan kedokteran, alasan ia
mengambil kedokteran adalah ia ingin membantu banyak orang, bukan hanya untuk kepentingan dirinya
saja. Iqbal juga termotivasi oleh dokter yang merawat ayahnya. Iqbal pun segera mendaftar SNMPTN, namun
Iqbal tidak keterima, dan Iqbal harus mengikuti SBMPTN. Bagi Iqbal mengikuti SBMPTN bukan lah hal yang
rumit. Akhirnya pun Iqbal memasuki salah satu universitas di Jakarta jurusan kedokteran. Acha memutuskan
tidak mendaftar kuliah tahun ini, dikarenakan Acha belum tahu ingin masuk kemana. Acha adalah wanita
yang pintar, tidak kalah pintar dengan Iqbal, jadi bagi Acha untuk mengikuti ujian tahun depan bukanlah hal
yang rumit. Iqbal dan Acha pun terlihat semakin dekat dan saling menyayangi.

Analisis Tema

1. Tema Percintaan
Hal ini jelas adanya, karena pada awal kisah di novel ini menceritakan bahwa seorang gadis, yaitu
Acha yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada pria berhati dingin, yaitu Iqbal.
2. Tema Berjuang dan Bertahan Melawan Rintangan
Jelas sekali pada kisah ini seorang Acha yang tak pernah menyerah untuk mendapatkan hati
seorang Iqbal yang berhati dingin dan batu. Seribu cara ia lakukan demi mendapatkan hati Iqbal,
dan ia tidak pernah mundur walau sudah ditolak berkali – berkali dengan Iqbal.
3. Tema Pendidikan
Dalam kisah ini bukan hanya saja menceritakan tentang percintaan. Namun juga menceritakan
tentang sekolah Acha dan yang lainnya. Acha dan Iqbal adalah murid yang sangat berprestasi.

Penilaian

➢ Keunggulan :
Menurut saya, novel ini memiliki banyak sekali quotes yang bagus dan menarik. Ada pula
quotes yang mengandung materi pelajaran, berikut kutipan quotes yang mengandung materi
pelajaran “Nitrogen ketemu hidrogen jadi ammonia. Hidrogen ketemu oksigen jadi molekul
air. Logam natrium ketemu asam klorida jadi natrium klorida. Sama kayak Iqbal ketemu Acha
jadi, kita itu lebih ‘simple”. Dengan quotes tersebut dapat menambah pengetahuan kita pada
pelajaran kimia. Cara penulis menceritakan suasana, keadaan, dan karakter setiap tokoh
sangat menarik. Pembaca dapat merasakan seolah – olah merasakan juga apa yang
diceritakan pada novel ini, sehingga pembaca dapat tertawa terbahak - bahak jika ada scene
yang lucu, dan pembaca juga dapat sedih jika ada scene yang menyedihkan.

➢ Kelemahan :
Pembaca kurang mendapatkan informasi mengenai Tokoh-tokoh di buku novel ini. Konflik
bukunya lebih menonjol dibandingkan dengan karakter tokoh dalam buku novel ini. Serta
banyak salah ketik dalam kata – kata dalam novel ini atau biasa disebut dengan “Typo”.

Penutup

➢ Amanat :
Amanat yang dapat kita ambil dari novel ini yaitu kita tidak boleh mudah menyerah untuk
mendapatkan apa yang kita mau, kita harus menghargai orang yang telah berjuang untuk
mendapatkan cinta kita, meskipun kita tidak menyukai orang tersebut, kita tidak boleh
berkata kasar apalagi sampai mencaci maki orang itu, karena jika kita bersikap seperti itu
maka akan sangat menyakiti hati orang itu.

➢ Kesimpulan :
Kesimpulannya adalah perjuangan seorang gadis yang bernama Acha untuk mendapatkan
Iqbal tidak sia – sia, meskipun Acha berkali – kali mendapat tolakan dan tersakiti berkali –
kali hatinya.

PROFIL PENULIS
LULUK HF dilahirkan di negara Indonesia pada 14 Juni 1995. Memiliki nama panjang Hidayatul Fajriyah
dengan nama panggilan asli diberikan orang tua, yaitu Luluk hingga akhirnya menciptakan nama pena
sendiri Luluk HF. Memiliki hobi berimajinasi lalu dituangkan dalam tulisan sejak kelas X SMA.

Saat ini sedang menyelesaikan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, jurusan Manajemen.