Anda di halaman 1dari 1

c Antibakteri adalah zat yang dapat mengganggu pertumbuhan atau bahkan

mematikan bakteri dengan cara mengganggu metabolisme mikroba yang merugikan (


Madigan 2005). .Mikroorganisme dapat menyebabkan bahaya karena kemampuan
menginfeksi dan menimbulkan penyakit serta merusak bahan pangan. Antibakteri
termasuk kedalam antimikroba yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan
bakteri ( Schunak 1990)

Pengujian aktivitas antibakteri adalah teknik untuk mengukur berapa besar


potensi atau konsentrasi suatu senyawa dapat memberikan efek bagi mikroorganisme
(Dart 1996) Berdasarkan sifat toksisitas selektif, ada zat yang bersifat menghambat
pertumbuhan bakteri yang dikenal sebagai bakteriostatik dan yang bersifat
membunuh bakteri yang dikenal sebagai bakterisida (Ganiswarna, 1995)

Untuk metode pengujian antibakteri suatu zat, metode yang sering digunakan
diantaranya metode difusi. Metode ini dapat dilakukan dengan menggunakan „ 
atau sumuran yang ke dalamnya dimasukkan antimikroba dalam gelas tertentu dan
ditempatkan dalam media padat yang telah diinokulasikan dengan bakteri indikator
setelah diinkubasi akan terjadi daerah jenuh di sekitar sumuran atau „ dan diameter
hambatan merupakan ukuran kekuatan hambatan dari substansi antimikrobia.
Terhadap bakteri yang digunakan. Lebarnya zona yang terbentuk, yang juga
ditentukan oleh konsentrasi senyawa efektif yang digunakan merupakan dasar
pengujian kuantitatif, hal ini mengindikasikan bahwa senyawa tersebut bisa bebas
berdifusi ke seluruh medium (Dart 1996). Penghambatan pertumbuhan bakteri
melalui mekanisme penghambatan sintesis dinding sel melibatkan gangguan pada
sintesis peptidoglikan.

°  c c

Madigan M.2005!   


     ! Hlmn :753. London:
PrenticeHall.

Schunack W, Mayer K, Haake M. 1990. 


   .Hlmn 27. Ed ke-2.
Wattimenna JR, Subito, penerjemah. Yogyakarta: UGM Press.
Soedibyo, BRA Mooryati. 1998. Alam sumber kesehatan, manfaat dan kegunaan:
kunyit. Cet.1. Jakarta, Balai Pustaka: 230-231