Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN KONDISI DARURAT

PENCEMARAN AIR TIMBAH


PT. NUGUNA ELMOE AULIA
IRS ISLAM HARAPAN SEHAT]
No Dokumen: Revisi: Hala
soP-DrR-001lxt/2021 0 man

qlf,1r, 1/2
(
TanggalTerbit: *
STANDAR
23 Agustus 2021
OPERASIONAL
PROSEDUR

Keadaan Darurat adalah suatu kejadian, kondisi, atau peristiwa yang akan
membahayakan kesehatan/ keselamatan iingkungan dan akan mengganggu
PENGERTIAN keberlangsungan operasional kerja, di manabila terjadi keadaan tersebut harus
dilakukan tindakan pengendalian dan penanggulangan sesegera mungkin.
Prosedur ini digunakan untuk mengatur tata cara melaksanakan kesiagaan dan
tanggapan dalam mencegah, mengendalikan, menanggulangi, dan mengevaluasi
terulangnya kembali suatu keadaan darurat pencemaran lingkungan yang
TUJUAN disebabkan oleh keberadaan IPAL RS Isiam Harapan Sehat a.n. PT. Nuguna Elmoe
Aulia yang dapat menyebabkan dampak penting terhadap iingkungan, kesehatan/
keselamatan baik pekerja ataupun penduduk sekitar lokasi IPAL.
KEBIJAKAN Mencegah terjadinya suatu keadaan darurat pada lingkungan sekitar IPAL RS Isiam
Harapan Sehat a.n. PT. Nuguna Elmoe Aulia yang dapat menyebabkan terganggunya
keberlangsungan operasional kerja dan terganggunya kesehatan atau keselamatan
lingkungan sekitar lokasi IPAL.
PROSEDUR 1. Apabila hasil anaiisa air limbah melebihi standard baku mutu:
a. Periksa proses yang berlangsung di IPAL RS Islam Harapan Sehat a.n. PT.
Nuguna Elmoe Auiia, lakukan penanganan sesuai penyimpangan yang
ditemukan.
b. Periksa seluruh mesin [pompa) dan peralatan pada IPAL, lakukan
penanganan sesuai penyimpangan yang ditemukan.
c. Tutup aliran yang menuju kesaluran outlet untuk mencegah air limbah
mengaiir kebadan air.
d. Evaluasi unit system pengolahan yang tidak optimal.
e. Padaunit pengolahan yang tidak optimal ditambahkan bakteri pengurai
untuk menambah jurnlah bakteri dan mengoptimaikan penguraian
senyawa organik.
f. Periksa kembali air limbah effluent hingga memenuhi baku mutu.
g. Bila keadaan terus berlanjut dalam waktu yang lama infokan pada unit
operasional untuk menghentikan kegiatan pompa.
h. Lakukan evaluasi secara optimal, dapat dengan memperpanjang waktu
tinggal pada unit proses pengolahan, dan menambah system pengolahan
secara kimia atau menghubungi pihak pemanfaat Limbah B3 cair.

2. Apabila terjadi pencemaran lingkungan kebadan air:


a. Laporkan temuan keatasan dan Kepala Bagian.
b. Stop atau tutup aliran dari bak outlet kesaluran outlet.
c. Informasikan kewarga sekitar aliran badan air.
d, Lakukan pengendalian pencemaran dengan menghubungi pihak terkait
dalam hal ini PU untuk meiakukan penutupan aliran saluran yang menuju
kesaiuran drainase/ badan air terdekat.
UNIT 1,. Kesehatan Lingkungan
TERKAIT 2. Divisi Teknik