Anda di halaman 1dari 8

BAB 1.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup memiliki tiga syarat pokok yang
harus terpenuhi. Salah satu kebutuhan pokok manusia tersebut adalah kebutuhan akan
papan atau bisa disebut tempat tinggal yang sering dinamakan rumah. Dalam arti
umum, rumah adalah bangunan yang dijadikan tempat tinggal selama jangka waktu
tertentu. Rumah bisa menjadi tempat tinggal manusia maupun hewan, namun tempat
tinggal yang khusus bagi hewan biasa disebut sangkar, sarang, atau kandang. Dalam
arti khusus, rumah mengacu pada konsep-konsep sosial-kemasyarakatan yang terjalin
di dalam bangunan tempat tinggal, seperti keluarga, tempat bertumbuh, makan, tidur,
beraktivitas, dll.
Sebagai bangunan, rumah berbentuk ruangan yang dibatasi oleh dinding dan atap,
biasanya memiliki jalan masuk berupa pintu, bisa berjendela ataupun tidak. Lantainya
bisa berupa tanah, ubin, babut, keramik, atau bahan lainnya. Rumah modern biasanya
lengkap memiliki unsur-unsur ini, dan ruangan di dalamnya terbagi-bagi menjadi
beberapa kamar yang berfungsi spesifik, seperti kamar tidur, kamar mandi, WC,
ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu, garasi, gudang, teras, dan pekarangan.
Dalam kegiatan sehari-hari, orang biasanya berada di luar rumah untuk bekerja
bersekolah, atau melakukan aktivitas lain, tetapi paling sedikit rumah berfungsi
sebagai tempat untuk tidur bagi keluarga ataupun perorangan. Selebihnya, rumah juga
digunakan sebagai tempat beraktivitas antara anggota keluarga atau teman, baik di
dalam maupun di luar rumah pekarangan.
Agar orang yang tinggal dirumah betah dan merasa nyaman, maka pekarangan
rumah sebaiknya diperindah. Untuk itu baik bagi tiap rumah dibuat taman. Taman
merupakan sebuah areal yang berisikan komponen material keras dan lunak yang
saling mendukung satu sama lainnya yang sengaja direncanakan dan dibuat oleh
manusia dalam kegunaanya sebagai tempat penyegar dalam dan luar ruangan. Taman
dapat dibagi dalam taman alami dan taman buatan. Taman yang sering dijumpai
adalah taman rumah tinggal, taman lingkungan, taman bermain, taman rekreasi,
taman botani. Taman yang dimaksut untuk memperindah di rumah yaitu taman rumah
tinggal. Dalam membuat taman, tidak semua orang bisa dan mampu. Maka dari itu
harus memiliki jiwa seni dan keahlian dalam membuat taman.
Arsitek, disainer, atau perencana-taman adalah ahli yang merancang
pembuatan taman ini. Dia dapat bekerja sendiri, atau dapat bekerja berkelompok
tergantung dari skala dan kompleksitas taman yang akan dirancang dan dilaksanakan.
Perencanaan tidak hanya perencanaan fisik atau perencanaan yang hanya melihat dan
mengukur aspek fisik saja; tetapi juga “to satisfy the complete human being”. Suatu
perencanaan yang baik adalah suatu perencanaan yang dapat memuaskan dan
menyenangkan pemakai, memuja, dapat meningkatkan inspirasi. Perencanaan yang
baik dapat dipelajari dari pengamatan dan pengalaman.
Seorang perencana atau disainer taman tak hanya bekerja dengan areal, ruang
dan material saja, tetapi juga bekerja dengan insting dan perasaan, konsep dan idea.
Dia harus memenuhi harapan, tak hanya perencana sendiri tetapi juga pemakai dan
sebaliknya.
Dari hal diatas, maka untuk menambah dan juga mengembangkan
kemampuan tersebut perlu latihan dan belajar. Sehingga keahlian dan kreatifitas
untuk mendesain taman dapat dimiliki. Di masa yang maju kini semua hal atau ilmu
dapat dimiliki dengan bantuan teknologi termasuk dalam mendesain taman. Salah
satu program untuk mendesain taman yaitu dengan mengunakan program Home
Design Architectural. Software ini adalah program gambar yang memberikan fasilitas
dan kemudahan bagi para desainer pemula untuk mendesain taman dengan tampilan
tiga dimensi.

1.2 Tujuan
Untuk menambah keterampilan mahasiswa dalam mendesain taman dengan
memanfaatkan salah satu program software komputer.
BAB 2. METODE PELAKSANAAN

2.1 Tempat dan Waktu


Praktikum Pertamanan acara I (Aplikasi Program Home Design Architectural
Dalam Mendesain Taman Rumah Tinggal) dilaksanakan pada hari Jumat dan
bertempat di Unit Layanan Komputer (ULK) Fakultas Pertanian Universitas Jember
pada pukul 14.30 WIB.

2.2 Bahan dan Alat


1. Personal Computer (PC) /Laptop/Notebook (dengan program Windows XP, Vista,
Microsoft Office 2003/2007, RAM min 1GB)
2. Program Punch! Home Design Architectural Series 18
3. CDR/CDRW
4. Printer warna
5. Kertas HVS/Glossy Photo Paper

3.3 Cara Kerja


1. Memiliki konsep gambar taman dan menyusunnya dengan skala ukuran gambar
yang jelas.
2. Menginstal program Punch! Home Design Architectural Series 18.
3. Bekerja dengan lembar kosong (new).
4. Mengaplikasikan konsep desain taman yang telah dibuat dengan mendrag dan drop
fasilitas-fasilitas yang tersedia di program Punch! Home Design Architectural
Series 18.
5. Mencetak desain yang telah dibuat dan dilengkapi dengan daftar komponen-
komponen yang terganbar ditambah dengan fungsi dari tiap-tiap komponen
tersebut.
BAB 3. HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Hasil Kegiatan


Berikut hasil dari praktikum yang telah dilakukan:
1. Desain dilihat dari atas

2. Desain dilihat dari bawah

Gambar 1. Taman bagian kiri Gambar 2. Taman bagian tengah

Gambar 3. Taman bagian kanan Gambar 4. Taman bagian belakang


3. Daftar Komponen Taman
Nama
Komponen Fungsi Komponen Keterangan Lain
No Taman
1 Rumput Sebagai dasar untuk Rumput yang digunakan sebaiknya
menata taman. rumput yang tidak begitu tinggi, contoh
seperti rumput untuk lapangan sepak
bola(rumput jepang.

2 Pohon Sebagai tempat Pohon yang baik dibuat taman adalah


bernaung atau pohon yang cepat besar dan berdaun
berteduh lebar serta tumbuh rindang. Bisa juga
menggunakan pohon buah-buahan,
contoh seperti pohon mangga, rambutan,
jambu, dll.
3 Bunga Sebagai penghias Bunga yang dibuat untuk taman
taman sebaiknya bunga bunga yang awat
umurnya dan cepat berbunga serta
memiliki warna dan bentuk yang indah
Jalan Sebagai arah saat Jalan dibuat tidak lurus(berbelok)agar
4 melewati taman. terkesan lebih indah.

5 Kursi Sebagai tempat Kursi yang cocok untuk taman


beristirahat. bentuknya simpel dan nyaman serta
dalam peletakannya mengarah pada
posisi melihat taman.
6 Sekat/ Sebagai pembatas Sekat yang tinggi juga dapat menjaga
tembok prifasi.
7 kolam Sebagai sarana Kolam renang disesuaikan dengan
renang hiburan dan olah ukuran halaman rumah.
raga
8 Sebagai tempat Gazebo berukuran tidak terlalu besar
gubuk/ berkumpul dan dan tidak terlalu kecil, umumnya dapat
gazebo sebagai tempat menampung 4-6 orang.
beristirahat

3.2 Pembahasan
Dari praktikum yang telah dilakukan, didapatkan rumah beserta taman di
dalamnya. Saya membuat taman menjadi empat bagian yaitu taman bagian kiri,
taman bagian tengah, taman bagian kanan, dan taman bagian belakang. Keempat
taman tersebut terdiri dari komponen yang berbeda- beda dan disesuaikan fungsi serta
letaknya.
Taman bagian kiri yaitu seperti pada gambar 1 yang ada di hasil kegiatan
berada di depan rumah( disamping garasi). Komponen taman tersebut terdiri dari
rerumputan, pohon-pohon kecil, dan juga pohon besar. Taman bagian ini dapat
terlihat dari depan dan di lantai dua. Taman bagian ini menggunakan tanaman yang
hijau agar terkesan sejuk dan segar sehungga memberikan rasa fresh saat akan pergi
ataupun saat pulang.
Taman bagian tengah yaitu seperti pada gambar 2 yang ditampilkan di hasil
kegiatan berada di depan teras rumah. Taman ini terdiri dari rumput-rumput yang
hijau, bunga-bunga dengan warna beragam dan ditengahnya terdapat kolam kecil
serta dikelilingi bebatuan di pinggirnya. Taman ini berfungsi sebagai penyegar dan
kenyamanan saat pagi-pagi duduk di teras depan rumah. Teras di lantai dua juga
dapat melihat dan ikut menikmati pemandangan taman di lantai dua. Melihat taman
bagian ini sangat cocok sambil membaca koran dan menghirup udara sejuk serta
ditemani dengan minuman yang hangat.
Taman bagian kanan yang dapat dilihat di gambar 3 di hasil kegiatan berada di
samping taman tengah. Taman ini terdiri dari rumput-rumput yang hijau, rumput
yang agak tinggi dengan perpaduan warna berbeda yang berpola, aneka bunga dengan
warberbeda, pohon besar sebagai titik atau pusat, kursi taman dan dikelilingi oleh
bebatuan. Rumput hijau menjadi dasar dari taman, sedangkan taman disusun
melingkar dengan pola yang bergantian dan berlapis membentuk shaf- shaf. Pada
lapisan pertaman berisi rumput yang agak besar dengan warna hijau muda dan putih.
Pada lapisan ke-2 ditanami bunga berwarna merah, lapisan ke-3 ditanami bunga
berwarna kuning dan pada bagian tengah terdapat pohon besar sebagai pusat dan
peneduh. Tanaman yang ditanam disusun secara rapi dan ketinggian dari tiap
tanaman berbeda, jadi semakin ke bagian pusat, tanaman semakin tinggi. Kegunaan
taman ini sebagai penyejuk dan penyegar saat di sore hari. Dengan adanya warna
yang beragam maka akan menjadikan suasana penuh warna. Kursi yang diletakkan
dipinggir taman dapat digunakan sebagai tempat beristirahat sambil melihat taman.
Taman ini cocok dinikmati bersama pasangan karena akan menimbulkan rasa nyaman
yang begitu besar.
Taman yang terakhir yaitu taman ke-4 berada di bagian belakang rumah. Taman
ini terdiri dari kolam renang dan juga bangunan kecil yang bisa disebut dengan
gazebo. Gazebo tentu sudah tidak asing di telinga kita. Kehadirannya menambah
suasana sebagai ruang interaksi (berkumpul) bagi seluruh anggota keluarga maupun
teman yang berkunjung. Umumnya gazebo cukup untuk 4-6 orang. Dengan adanya
gazebo, maka akan ada tempat berkumpul yang nyaman di tempat terbuka dan
menghilangkan segala penat srta deapat menambah hiburan. Gazebo juga berfungsi
untuk tempat beristirahat setelah berenag di kolam renang yang berada di depan
gazebo. Di pinggir gazebo juga di tanamami tanaman yang besar sehingga menambah
kesegaran dan juga kesejukan dan ditambah dengan tanaman yang berbunga
menambah keindahan dari gazebo ini. Gazebo dapat ditempati atau digunakan di
setiap waktu saat pagi, siang, sore, bahkan saat malam hari.
Keempat taman yang telah dibuat memiliki fungsi yang berbeda dan dapat
dinikmati pada waktu yang berbeda pula. Terkadang taman juga tidak berarti jika
penataan dan peletakannya tidak tepat atau tidak sesuai. Oleh karena itu dalam
membuat taman rumah ditentukan letak yang baik dan yang paling penting ialah
komponen pada taman tersebut harus sesuai.
BAB 4. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan maka dapat diambil beberapa


kesimpulan sebagai berikut :
1. Dalam arti umum, rumah adalah bangunan yang dijadikan tempat tinggal
selama jangka waktu tertentu.
2. Taman merupakan sebuah areal yang berisikan komponen material keras dan
lunak yang saling mendukung satu sama lainnya yang sengaja direncanakan dan
dibuat oleh manusia dalam kegunaanya sebagai tempat penyegar dalam dan luar
ruangan.
3. Taman menjadi kurang berarti jika kurang tepat dalam meletakkan posisi
taman dan penggunaan komponennya.