Anda di halaman 1dari 14

LESKI CANDRA

PO712012000084

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. DATA UMUM

1. Nama Kepala keluarga : Tn. S

2. Umur : 60 Th

3. Pendidikan : SD

4. Jenis kelamin : Laki - Laki

5. Pekerjaan : Peternak Ikan

6. Alamat Rumah : Senaung Rt 08 Muaro Jambi

7. Komposisi keluarga :

No Nama Umur JK Pendidikan Pekerjaan Hub. dg


KK

1 Ny. F 55 th P SD IRT Istri

8. Riwayat kesehatan keluarga

Susunan anggota keluarga Genogram : ( 3 generasi)


Gambar 1. Genogram Keluarga Tn. S

Ket : : Laki - Laki

: Perempuan

: Tinggal dalam satu rumah

: Laki - Laki meninggal dunia

: Perempuan meninggal dunia

: Pasien

: Garis pernikahan

: Garis keturunan

9. Tipe keluarga : Tipe Keluaga TN. S adalah keluarga usila yaitu yang terdiri
dari suami, istri yang sudah tua dengan anak yang sudah memisahkan diri

10. Suku bangsa : Keluarga klien berasal dari suku Melayu atau Indonesia
kebudayaan yang dianut tidak bertentangan dengan masalah kesehatan, bahasa
sehari-hari yang digunakan yaitu bahasa melayu/jambi

11. Agama : Seluruh anggota TN. S beragama Islam dan taat beribadah,
sering mengikuti pengajian.

12. Status sosial ekonomi

a. Pendapatan KK perbulan : 2.500.000

b. Pendapatan tambahan : 500.000

c. Biaya yang dikeluarkan keluarga perbulan : 2.000.000

d. Barang-barang yang dimiliki keluarga : perlengkapan rumah seperti TV,


Kulkas, dan 1 sepeda motor

e. Tabungan dan biaya kesehatan keluarga : Tidak ada

13. Aktivitas rekreasi keluarga

Rekreasi digunakan untuk mengisi kekosongan waktu dengan menonton

televisi bersama dirumah, rekreasi di luar rumah kadang-kadang.


B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA

14. Tahap perkembangan keluarga saat ini (dilihat dari anak tertua)

Tahap perkembangan keluarga Tn. S merupakan tahap keluarga dengan usia


lanjut, anak – anak Tn S sudah bekeluarga dan tidak tinggal dirumah yang sama
lagi.
Kendala :

Aktifitas terhambat karena Tn. S hanya dengan istri yang sama-sama lansia.

15. Riwayat kesehatan keluarga inti

Keadaan 6 bln Pelayanan


Penyakit terakhir
No Nama kesehatan yg
Keturunan
Sehat Sakit digunakan

Diabetes
1 Tn. S √ Puskesmas
Melitus

2 Ny. F Tidak Ada √ Puskesmas

Masalah kesehatan keluarga yang menonjol saat ini :

Tn. S Mengalami Diabetes Melitus sejak 6 Bulan yang lalu, Tn. S jarang
kontrol gula darah dan berobat ke puskesmas, Tn. S tampak tidak bersemangat
dan murung, juga susah tidur dan merasa tidak berdaya.

C. KEBIASAAN ANGGOTA KELUARGA SEHARI-HARI

16. Nutrisi

a. Frekwensi makan : 2 x dalam sehari

b. Jenis makanan-makanan pokok :

1) Lauk pauk : Ikan, Ayam, Telor

2) Sayur-mayur : Bayam, Kangkung, Daun Ubi

3) Buah-buahan : Mangga, Jeruk, jambu air


4) Lain-lain : Tidak Ada

c. Makanan selingan : Goreng ubi, dan goreng pisang

d. Makanan pantangan : Makanan yang manis – manis dan tinggi glukosa

e. Cara mengelola makanan : Digoreng dan direbus

f. Cara menyajikan makanan : Tertutup di atas meja

g. Masalah dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi keluarga :

Pola makan yang tidak teratur karena berkurangnya nafsu makan

17. Pola istirahat :

a. Waktu istirahat/tidur : Kurang

b. Lama istirahat atau tidur : 3 - 4 Jam/hari

c. Masalah dalam pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur : Tidak ada

18. Pola eliminasi

a. BAB : Baik

b. BAK : Baik

c. Masalah-masalah dalam pemenuhan kebutuhan eliminasi : Tidak ada

19. Aktivitas olahraga

a. Apakah keluarga senang olahraga : Tidak

b. Jenis olahraga : -

c. Kapan olahraga biasa dilakukan : -

20. Hygiene keluarga :

a. Kebiasaan mandi : Teratur

b. Menggosok gigi : iya

c. Kebiasaan mencuci rambut : iya

d. Kebiasaan mengganti pakaian : Teratur

e. Masalah higiene keluarga : Tidak ada


D. PENGKAJIAN LINGKUNGAN

21. Perumahan

a. Jenis bangunan : Semi permanen

b. Jenis lantai : semen biasa

c. Jumlah ruangan : 2 Kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruangan masak (dapur) 1


ruang keluarga

d. Ventilasi ruangan : Cukup

e. Denah rumah :
R. Keluarga

Dapur K. Mandi

K. Anak

K. Utama

22. Sarana air bersih

a. Sumber air minum keluarga : Sumur Gali (tertutup)

b. Jarak sumber air minim denan septiktank : ± 10 m

c. Keadaan fisik air yang digunakan : Baik (tidak bau dan tidak bewarna)

d. Lain-lain : Tidak ada

23. Air limbah

a. Tempat pembuangan limbah keluarga : Ada

b. Apakah pembuangan air limbah sesuai dengan syarat kesehatan : Tidak

c. Lain – lain : Tidak ada

24. Pengelolaan sampah

a. Tempat pembuangan sampah keluarga : Ada

b. Kondisi sampah (TERBUKA / TERTUTUP) : Terbuka

c. Pengelolaan sampah rumah tangga : Di buang ke tempat sampah dan dibakar


25. Jamban/ WC keluarga yang digunakan

a. Jenis WC keluarga yang digunakan : Leher angsa

b. Status jamban/ WC yang digunakan : pribadi

c. Apakah jamban/ WC yang digunakan sesuai dengan syarat kesehatan : Iya

d. Lain – lain : Tidak ada

26. Kandang ternak

a. Apakah keluarga mempunyai kandang ternak : Tidak

b. Jarak kandang ternak dengan rumah : -

c. Kebersihan kandang ternak : -

d. Lain – lain : Tidak ada

E. STRUKTUR KELUARGA

27. Pola komunikasi keluarga :

Pola komunikasi yang digunakan komunikasi terbuka, tiap keluarga berusaha


mengungkapkan pendapatnya masing masing, hal ini dapat dilihat pada waktu
melakukan pengkajian

28. Struktur kekuatan keluarga :

Keluarga selalu menyelesaikan masalah dengan musyawarah, semua anggota


keluarga berperan sesuai perannya masing-masing, dan apabila masalah tidak
teratasi, maka keputusan ada di tangan Tn. S

29. Pembagian peran dalam keluarga :

Tn. S sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah, Ny. F sebagai istri dan ibu
rumah tangga, pemenuhan kebutuhan sehari – hari Tn. S juga di bantu anak -
anaknya

30. Nilai / Norma yang dianut keluarga :

Keluarga percaya bahwa hidup sudah ada yang mengatur, demikian pula
dengan sehat dan sakit keluarga juga percaya bahwa tiap sakit ada obatnya, bila
ada keluarga yang sakit dibawa ke puskesmas atau petugas kesehatan yang
terdekat.
F. FUNGSI KELUARGA

31. Fungsi afektif :

Hubungan antara keluarga baik, saling mendukung, akan tetapi jika ada yang
sakit tidak langsung dibawa ke puskesmas atau petugas kesehatan.

32. Fungsi reproduksi :

TN. Smempunyai 3 orang anak perempuan

33. Fungsi sosialisasi :

Tn. S jarang bersosialisasi dengan tetangga semenjak sakit, Tn. S lebih


banyak menyendiri dirumah.

34. Fungsi ekonomi :

Keluarga dapat memenuhi kebutuhan makan yang cukup, pakaian dan biaya
untuk berobat walaupun kadang dibantu anak - anaknya

35. Fungsi perawatan kesehatan keluarga:

Kemampuan keluarga mengenal masalah :

Keluarga mampu mengenali masalah kesehatan, hanya saja jika ada anggota
keluarga yang sakit tidak langsung dibawa berobat ke fasilitas kesehatan

Kemampuan keluarga mengambil keputusan :

Pengambilan keputusan selalu oleh Tn.S dengan saran dari Ny.F, Seperti
pemilihan tempat berobat

Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit :

Keluarga bingung dan malas jika ada keluarga yang sakit harus dibawa berobat
kalau belum terlalu parah

Kemampuan keluarga memodifikasi lingkungan rumah :

Tn. S kurang baik dalam hal memodifikasi lingkungan rumah untuk menjaga
kesehatan anggota keluarga dan dirinya sendiri

Kemampuan keluarga memanfaatkan fasilitas yankes :

Jika ada anggota keluarga yang sakit, Keluarga Tn. S tidak lansung dibawa
berobat atau memanfaatkan Fasyankes
G. STRES DAN KOPING KELUARGA

36. Stressor jangka panjang dan jangka pendek :

 ...........Pendek : Stresor jangka pendek yang dipikir keluarga saat ini yaitu
memikirkan bagaimana agar kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi
dengan keterbatasan yang ada
 Panjang : Saat ini Tn. S memikirkan bagaimana agar penyakit yang diderita
nya bisa sembuh dan berharap anak – anaknya tidak terkena penyakit yang
sama akibat faktor keturunan

37. Strategi koping yang digunakan :

Anggota keluarga selalu bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah


yang ada.

38. Harapan keluarga

Agar Tn. S cepat sembuh dari penyakitnya dan berharap anggota keluarga
yang lain terkena penyakit yang sama akibat faktor keturunan

39. Catatan tambahan

Keluarga Tn. S masih bergantung kepada anak – anak nya dalam pemenuhan
kebutuhan sehari – hari, dikarenakan kondisi Tn. S yang sudah lansia dan
menderita Diabetes Melitus

Yang Melakukan Pengkajian

( Leski Candra )
NIM.PO71201200084
PENGKAJIAN FISIK SETIAP ANGGOTA KELUARGA

Initial nama:

NO ASPEK PENGKAJIAN Tn. S Ny. F


1 Penampilan umum Baik Baik
(tingkat kesadaran, BB, CM, 60kg, 168cm, 21,25 CM, 52kg, 154cm, 21,92,
TB, IMT, TD, N, S, RR) 140/90mmHg, 80x/i, 36,20c, 24x/i 110/80mmHg, 80x/i, 36,0c, 24x/i

2 Kepala dan Wajah Bentuk Kepala dan wajah simetris Bentuk Kepala dan wajah simetris

3 Leher Tidak ada pembesaran kelenjar Tidak ada pembesaran kelenjar


thyroid thyroid

4 Dada Tidak ada wezhing dan tarikan Tidak ada wezhing dan tarikan
dinding dada dinding dada

5 Abdomen Tidak ada kembung, dan nyeri Tidak ada kembung, dan nyeri
tekan tekan

6 Genitalia BAK Lancar, Tidak Ada kelainan BAK Lancar, Tidak Ada kelainan

7 Punggung Punggung tegak lurus, tidak ada Punggung tegak lurus, tidak ada
kelainan kelainan

8 Ekstremitas atas dan Pegerakan Ekstrmeitas atas dan Pegerakan Ekstrmeitas atas dan
bawah bawah normal bawah normal
ANALISIS DATA

NAMA KK : Tn. S
ALAMAT : Senaung Rt.08
HARI/ TGL : Selasa, 09 Maret 2021

NO DATA DIAGNOSIS KEPERAWATAN


1 Data Subjektif: Manajemen kesehatan keluarga
 Keluarga mengatakan kurang tidak efektif
memahami cara merawat.
 Istri “Tn. S” juga lansia
 Pola tidur Tn”S” tidak sesuai
dan kurang dari kebutuhan
 Tn “S” mengatakan khawatir
penyakitnya menurun ke anak-
anaknya
 Keluarga kurang memahami
cara mengenal masalah Tn “S”
yang khawatir penyakitnya
bertambah parah
 Tidak pernah berolahraga

Data Objektif:
Keluarga tampak bingung dengan
penyakit yang diderita Tn.S
TD : 140/90 mmHg
N : 84 x/mnt
RR : 20 x/mnt
Gds : 180 mg/dl
PRIORITAS MASALAH

NAMA KK : Tn. S
ALAMAT : Senaung Rt.08
HARI/ TGL : Selasa, 09 Maret 2021
DIAGNOSIS KEPERAWATAN : Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif

Kriteria Skor Bobot Pembenaran


1. Ada/ tidaknya masalah Rasa takut menyebabkan Tn. S
Skala: kehilangan semangat dan nafsu
Defisit (aktual) 3 1 makan yang dapat memperburuk
Ancaman (risiko) 2 keadaan
Krisis yang akan datang 1

2. Kondisi masalah untuk diubah Pemberian penjelasan yang tepat


Skala: dapat membantu menurunkan rasa
Mudah untuk diubah 2 2 takut
Sebagian mudah untuk diubah 1
Tidak dapat diubah 0

3. Potensial masalah untuk Penjelasan dapat membantu


dicegah mengurangi rasa takut
Skala:
Tinggi 3 1
Sedang 2
Rendah 1

4. Menonjolnya masalah Keluarga menyadari dengan


Skala: mematuhi diet yang dianjurkan dapat
Masalah butuh perhatian 2 1 mengurangi rasa khawatir Tn”S”
segera tentang penyakitnya
Masalah tidak butuh perhatian 1
segera
Tidak dianggap sebagai 0
masalah yang membutuhkan
perubahan

Total skor 3.2


DIAGNOSIS KEPERAWATAN

NAMA KK : Tn. S
ALAMAT : Senaung Rt.08
HARI/ TGL : Selasa, 09 Maret 2021

DIAGNOSIS
NO TUJUAN (NOC) INTERVENSI (NIC)
KEPERAWATAN
Setelah dilakukan kunjungan 1. Berikan penjelasan pada
1 Manajemen kesehatan rumah 3x diharapakan keluarga tentang diet yang
keluarga tidak efektif keluarga mampu memberikan sesuai untuk penderita
perawatan pada Tn. S dengan diabetes melitus yaitu diet
kriteria hasil : glukosa (gula)
1. Adanya usaha untuk tidur 2. Anjurkan pada keluarga
sesuai kebutuhan untuk memberikan makanan
kepada Tn. S sesuai dengan
2. Periksa secara teratur ke
diet diabetes melitus
pelayanan kesehatan 3. Anjurkan pada keluarga
3. Ungkapan Tn S tidak untuk mengatur jadwal tidur
takut Tn. S
4. Wajah Tn S tampak relaks 4. Anjurkan kepada keluarga
untuk memeriksakan Tn. S
secara teratur
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

NAMA KK : Tn.S
ALAMAT : Senaung, Rt 08

HARI/TGL DIAGNOSIS
IMPLEMENTASI EVALUASI (SOAP)
/JAM KEPERAWATAN
Jum’at, 12 Manajemen 1. Menganjurkan pada S : Keluarga mengatakan
Maret 2021 kesehatan keluarga keluarga memerikasakan sudah memahami tentang cara
tidak efektif Tn. S setiap minggu dan merawat keluarga dengan
minum obat secara diabetes melitus dengan
teratur. memperhatikan diet, pola tidur
2. Memberikan penjelasan dan kontrol secara teratur
pada keluarga tentang O : Keluarga dapat
diet yang sesuai mengungkapkan kembali cara
dengan diabetes melitus merawat keluarga diabetes
pada makanan yang melitus dengan memperhatikan
diberikan Tn. S harus diet, pola tidur dan kontrol
benar-benar rendah teratur, Makanan yang
glukosa (gula) disajikan untuk Tn. S sama
3. Menganjurkan pada dengan anggota keluarga yang
keluarga untuk lain
mengatur pola tidur pada A : Tujuan tercapai
siang hari sebaiknya sebagian
digunakan untuk istirahat P : Lanjutkan Intervensi

Sabtu, 13 Manajemen 1. Menganjurkan pada S : Keluarga mengatakan


Maret 2021 kesehatan keluarga keluarga memerikasakan sudah menyendirikan makanan
tidak efektif Tn. S setiap minggu dan Tn. S dengan anggota keluarga
minum obat secara O : Tn. S mengatakan sudah
teratur. tidak takut lagi dengan
2. Memberikan penjelasan keadaanya sekarang
pada keluarga tentang A : Tujuan tercapai
diet yang sesuai P : Lanjutkan Intervensi
dengan diabetes melitus
pada makanan yang
diberikan Tn. S harus
benar-benar rendah
glukosa (gula)
3. Menganjurkan pada
keluarga untuk
mengatur pola tidur pada
siang hari sebaiknya
digunakan untuk istirahat
Senin, 15 Manajemen 1. Menganjurkan pada S : Keluarga mengatakan
Maret 2021 kesehatan keluarga keluarga memerikasakan sudah menyendirikan
tidak efektif Tn. S setiap minggu dan makanan Tn. S dengan
minum obat secara anggota keluarga
teratur. O : Tn. S mengatakan sudah
2. Memberikan penjelasan tidak takut lagi dengan
pada keluarga tentang keadaannya sekarang
diet yang sesuai  Makanan yang disajikan
dengan diabetes melitus untuk Tn. S nasi, sayur
pada makanan yang asam, lauk tahu, tempe
diberikan Tn. S harus garing, dan dengan nasi
benar-benar rendah yang rendah glukosa
glukosa (gula)  Makanan untuk Tn. S dan
3. Menganjurkan pada anggota keluarga yang lain
keluarga untuk tersendiri
mengatur pola tidur pada  Wajah Tn.S tampak lebih
siang hari sebaiknya relaks
digunakan untuk istirahat
A : Tujuan tercapai
P : Lanjutkan Intervensi