Anda di halaman 1dari 10

BAB II

KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN PUSKESMAS (KMP)

KRITERIA

2.3.2
ELEMEN
DOKUMEN TERKAIT KETERANGAN
PENILAIAN
E.P 1 Uraian tugas kepala puskesmas, penanggung
jawab program dan pelaksana kegiatan
E.P 2 Bukti pelaksana sosialisasi uraian tugas, bukti
pelaksanaan penjelas uraian tugas kepada
karyawan baru
E.P 3 Bukti evaluasi pelaksanaan tugas

URAIAN TUGAS KEPALA PUSKESMAS, PENANGGUNG JAWAB


PROGRAM & PELAKSANA KEGIATAN UPT PUSKESMAS BLAMBANGAN
UMPU

NO. NAMA JABATAN URAIAN TUGAS


1 Kepala Puskesmas  Melaksanakan sebagian tugas Dinas
Kesehatan Kota di bidang pemberian
pelayanan kesehatan, tingkat pertama
pergerakan pembangunan yang
berwawasan kesehatan serta
memberdayakan masyarakat dibidang
kesehatan
 Merencanakan dan menyusun rencana
program puskesmas
 Melaporkan hasil kegiatan puskesmas
kepada atasan
 Memberikan petunjuk dan binaan kepada
bawahan
 Membagi tugas dan menyelenggarakan
pengawasan melekat pada bawahan
 Melaksanakan koordinasi kerja dengan
lintas program dan lintas sector
 Melaksanakan tugas-tugas lain yang
diberikan atasan sesuai peraturan yang
berlaku
2 kasubag Tata Usaha  Merencanakan dan mengevaluasi
kegiatan di unit TU.
 Mengkoordinir dan berperan aktif
terhadap kegiatan di unit TU.
 Menggantikan tugas Kepala Puskesmas
bila Kepala Puskesmas berhalangan
hadir.
 Menyelenggarakan rapat di tingkat
puskesmas.
3 Umum & Kepegawaian  Membuat laporan kepegawaian
(Absensi, DUK, Lap. Triwulan, tahunan,
dsb).
 Mengetik SKP yang sudah di isi nilai
oleh atasan langsung.
 Mendata dan mengarsipkan file pegawai.
 Mengusulkan cuti dan kenaikan pangkat.
 Mengusulkan tunjangan pegawai
(penyesuaian fungsional, baju dan lain-
lain).
 Merekap absensi(ijin, cuti, sakit).
 Membuat absensi mahasiswa atau siswa
yang praktik di puskesmas.
 Membuat pereencanaa untuk
pengembangan kualitas SDM staf
Puskesmas.
 Menyusun daftar pembagian tugas untuk
staf Puskesmas dengan persetujuan
kepala Puskesmas.
 Registrasi surat masuk dan keluar.
 Melanjutkan disposisi pimpinan.
 Membuat konsep surat.
 Mengkoordinir kegiatan petugas bagian
pengiriman sarana Puskesmas.
 Mengarsipkan surat.
 Melakukan kegiatan yang bersifat umum.
 Mengkoordinir pembuatan spanduk yang
bersifat umum.
 Melaksanakan pelayanan surat kesehatan
dan rekomendasi kesehatan lainnya.
4. Pengelola Inventaris Barang  Menyelenggarakan tata usaha
pergudangan puskesmas
 Menerima barang dari pejabat penerima
hasil pekerjaan.
 Mengeluarkan barang.
 Mendata barang puskesmas.
 Membuat laporan.
 Melaksanakan koordinasi kerja dengan
lintas program dan lintas sektor.
 Melaksanakan kegiatan
bantuan/partisipasi pelayanan kesehatan.
 Melakukan tugas lapangan lainnya.
 Melaksanakan tugas-tugas lain yang
diberikan atasan, sesuai peraturan yang
berlaku.
5. Keuangan  Melakukan perencanaan keuangan.
 Merealisasikan keuangan.
 Membuat pembukuan/penutupan kas.
 Mengambil gaji dan dana oprasional
serta yang berkaitan dengan
kesejahteraan pegawai.
 Membayar pajak yang timbul dari
kegiatan puskesmas.
 Pencatatan dan pelaporan.
 Menerima setoran dari masing-masing
unit pelayanan.
 Mengkoordinir bendahara-bendahara di
Puskesmas.
 Melakukan setoran perda ke kas daerah.
6. BP Umum  Melaksanakan pelayanan kesehatan
perorangan bagi usia >6 tahun.
 Menentukan pemeriksaan dan tindakan
penunjang.
 Melaksanakan rujukan.
 Memberikan surat keterangan
sakit/sehat/buta warna.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis dan non medis di poli Umum.
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan
pelayanan.
7. Pelayanan KIA  Melaksanakan pelayanan kesehatan
perorangan bagi anak usia 0-6 tahun dan
ibu hamil serta menyusui.
 Menentukan pemeriksaan dan tindakan
penunjang
 Melaksanakan rujukan.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis dan non medis di poli anak.
 Perencanaan, pencatatan, dan pelaporan
pelayanan.
8. BP Gigi  Melaksanakan pelayanan kesehatan gigi
dan mulut.
 Menentukan pemeriksaan dan tindakan
penunjang.
 Melaksanakan rujukan.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis dan non medis di poli Gigi.
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan.
9. Pelayanan KB  Melaksanakan pelayanan keluarga
berencana seperti (Pil KB, suntik KB,
IUD, dll).
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis, non medis di poli KB.
 Menentukan pemeriksaan dan tindakan
penunjang.
 Melaksanakan rujukan.
 Perencanaan, pencatatan, dan pelaporan.
10. Imunisasi  Melaksanakan pelayana imunisasi.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis dan non medis di poli
Imunisasi.
 Perncanaan, pencatatan dan pelaporan.
11. TB dan Kusta  Melksanakan pelayanan TB dan Kusta.
 Menentukan pemeriksaan dan tindakan
penunjang.
 Melaksanakan rujukan.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis dan medis di poli TB dan
Kusta.
 Perencanaan, pencatatatan dan
pelaporan.
12. Gizi  Melaksankan pelayanan dan konsultasi
Gizi.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis dan non medis di poli gizi.
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan.
13. Laboratorium  Melaksanakan pelayanan laboratorium
sesuai indikasi dokter.
 Merencanakan kebutuhan bahan alkes
dan reagen dalam satu tahun.
 Pemeriksaan khusus TB/crosschek.
 Menjamin hasil, alat dan bahan sesuai
standar.
 Melaksanakan rujukan.
 Melaksanakan pemeriksaan laboratorium
di luar gedung bila diperlukan.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis dan non medis di
laboratorium.
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan.
14. Apotek dan Gudang Obat  Melaksankana pelayana kefarmasian
sesuai resep.
 Memberikan penjelasan tentang obat
sesuai kaidah.
 Mencetak resep.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
alat medis dan non medis di apotek dan
gudang obat.
 Merencanakan amprahan dan pengadaan
obat serta pendistribusian obat.
 Penerimaan, pengeluaran dan
penyimpanan obat puskesmas, pustu dan
poskesdes.
 Pengecekan obat di puskesmas, pustu
dan poskesdes (kerapian dan kebersihan
gudang obat)
 Penyuluhan cara pemakaian obat yang
benar di puskesmas, pustu dan
poskesdes.
15. Rekam Medik dan  Melaksanakan pelayanan pendaftaran
Pendaftaran (Loket) sesuai ketentuan berlaku.
 Mencetak kartu berobat.
 Mengarahkan, membantu dan
memberikan penjelasan tentang jenis
pelayanan di Puskesmas serta tata cara
pelayanan.
 Mengelola meja informasi pelayanan
puskesmas.
 Bertanggung jawab atas pemeliharaan
inventaris puskesmas diruang loket.
 Bbertanggung jawab terhadap alur
pelayanan di puskesmas.
 Perncanaan, pencatatan dan pelaporan.
16. Pustu dan Polindes  Melksankan pelayana kesehatan.
 Menggerakkan, mengembangkan dan
membina kesehatan masyarakat di
wilayah nya.
 Membantu upaya masyarakat dalam
meningkatkan derajat kesehatan.
 Pencatatan dan pelaporan.
 Perpanjangan tangaan seluruh program
puskesmas.
17. Pencegahan dan  Menyusun perncanaan dan evaluasi
pemberantasan penyakit kegiatan di unit P2M.
menular (P2M)  Mengkoordinir dan berperan aktif
terhadap kegiatan di unitnya.
 Ikut secara aktif mencegah dan
mengawasi terjadinya peningkatan kasus
penyakit menular serta menindak lanjuti
terjadinya KLB.
18. Program KIA  Pemeliharaan kesehtan ibu dari hamil,
melahirkan dan menyusui, serta bayi,
anak balita dan anak pra sekolah.
 Imunisasi TT 2 kali pada bumil dan
imunisasi pada bayi berupa BCG,DPT,
Plio dan HB sebanyak 3 kali serta
campak sebanyak 1 kali berkoordinasi
dengan program imunisasi.
 Penyuluhan kesehatan meliputi berbagai
aspek dalam mencapai tujuan program
KIA, Gizi dan perkembangn anak.
 Pelayanan KB kepada semua PUS,
dengan perhatian khusus kepada mereka
yang melahirkan anak berkali-kali karena
termasuk golongan ibu beresiko tinggi
(resti) berkoordinasi dengan program
KB.
 Pengobatan bagi ibu untuk jenis penyakit
ringan.
 Kunjungan rumah untuk puskesmas bagi
yang memerlukan, pemeliharaan,
memberi penerangan dan pendidikan
kesehatan dan untuk mengadakan
pemantauanpada mereka yang lalai
mengunjungi puskesmas serta meminta
agar mereka datang ke puskesmas lagi.
 Pembeinaan dukun bayi.
 Melaksanakan audit maternal dan
perinatal (AMP).
 Bertanggung jawab terhadap cakupan
dan keberhasilan indikator SPM KIA.
 Bertanggung jawab terhadap pelayanan
KIA di posyandu.
 Pembinaanm klinik bersalin dan BPS di
wilayah kerja.
 Melakukan PWS KIA.
 Pengawasan mutu pelayanan bersalin dan
KIA.
 Pengawasan dan bimbingan kepada
taman kanak-kanak.
 Pemantauan/pelaksanaan DDTKA pada
bayi, anak balita dan anak pra sekolah.
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan.
19 Program Kesehatan Remaja  Penyuluhan ke sekolah (SMP, SMA).
 Pembinaan & konseling remaja.
 Pendataan jumlah remaja usia 10-14
tahun
 Pencatatan & pelaporan.
20 Surveilans  Berperan aktif secara dini melakukan
pengamatan terhadap penderita, kesling,
perilaku masyarakat dan perubahan
kondisi.
 Melaksanakan SARS penyakit menular
 Analisis tentang KLB
 Penyuluhan kesehatan secara intensif
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan
21 Pencegahan dan  Penentuan target sasaran, khususnya di
Pemberantasan DBD desa endemis DBD
 Penyuluhan DBD
 Pemberantasan vektor melalui PJB dan
PSM serta
 Pelaksanaan ULV di wilayah kerja
 Penemuan dan pengobatan penderita
 Pencatatn dan pelaporan
 Melaksanakan penyelidikan
Epidemiologi DBD
 Pemeriksaan Larva
 Pemantauan/monitoring jumantik desa
endemis
 Pertemuan berkala jumantik
 Rekapitulasi laporan jumantik
 Melaksanakan SARS DBD
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan
22 pencegahan dan  Penyuluhan tentang TB serta kunjungan
pemberantasan TB dan Kusta dan follow up ke rumah pasien
 Pencatatan dan pelaporan kasus
 Penemuan secara dini penderita TB
termasuk di LAPAS
 Pengobatan penderita secara lengkap
 Koordinasi dengan petugas laboratorium
terhadap penderita/tersangka TB untuk
mencari BTA+
 Penyuluhan tentang kusta
 Penemuan penderita kusta dengan
pemeriksaan kontak, pemeriksaan anak
sekolah dan cae survei
 Memberikan pengobatan yang tepat
sesuai diagnoasa dan klarifikasinya.
 Melakukan pencegahan cacat dengan
mengawasi dan mengevaluasi
pengobatan
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan
23 pencegahan dan  Penyuluhan untuk memasyrakatkan
pemberantasan Diare hidup bersih dan sehat serta
memasyarakatkan oralit.
 Kaporitasi sumur-sumur dan sumber air
sebanyak 2 kali setahun.
 Surveillance yaitu mengurangi dan
menghindari kontak untuk mencegah
penyebaran kasus.
 Penemuan dan pengobatan penderita
diare di dalam maupun di luar gedung.
 Aktif dalam penyelidikan
KLB/Peningkatan kasus
 Bertanggung jawab pembinaan
pengobatan diare sesuai standar
 Melaksanakan perencanaan dan
pemberian obat cacing di SD
 Pelatihan kader tentang diare dan
distribusi oralit di posyandu
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan
24 pencegahan dan  Penyuluhan tentang ISPA
pemberantasan ISPA  Penemuan secara dini penderita ISPA
 Pengobatan penderita secara lengkap
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan
kasus
25 pencegahan dan  Penyuluhan tentang malaria
pemberantasan malaria  Pemberantasan Nyamuk Anopeles.
 Kerja ama dengan aparat pemerintahan
desa dalam
 Pelaporan pendatang terutama yang
berasal dari daerah endemis malaria.
 Penemuan secara dini penderita malaria
 Pengobatan penderita yang menderita
maupun yang dicurigai
 Berkoordinasi dengan petugas
laboratorium tentang pemeriksaan
mikroskopis malaria
 Survei malaria di masyarakat
 Distribusi obat malaria di puskesmas dan
bahan pemeriksaan rapid tes malaria di
pustu dan poskesdes
 Perencanaan, pencatatan dan pelaporan
26 pencegahan dan  Pencatatan pasien
pemberantasan Rabies