Anda di halaman 1dari 12

JOBSHEET

SISTEM PENGAPIAN ELEKTRONIK


TEKNIK KENDARAAN RINGAN

Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa


Program Keahlian : Teknik Otomotif
Kompetensi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan
Mata Pelajaran : Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan
Kompetensi Dasar : Merawat secara berkala sistem pengapian elektronik

Kelas : XII
Nama Peserta : ……………………...........................................
No peserta : ……………………
Pembina / Instruktur : 1. Drs. Hono Suparjo
2. Nanang Lukman, S.Pd
3. Ardi Setyanto, S.Pd
4. Ari Yuga Aswara, S.Pd
TUJUAN PEMBELAJARAN
 Dengan mengamati walchart siswa dapat memahami pengapian elektronik dengan kontak pemutus
 Dengan mengamati walchart siswa dapat menyebutkan macam-macam pengirim signal (pick up)
 Dengan diskusi siswa dapat menjelaskan pengapian elektroik kontak dengan pemutus

ALAT, BAHAN DAN WAKTU


 Alat :
1. Toolbox
2. Multimeter
3. Unit Trainer Sistem Pengapian Elektronik
4. Tes Lamp
 Bahan :
 Batere
 Fuse box
 Wiring diagram sistem pengapian elektronik
 Waktu :
1. Instruksi : 1 jam
2. Praktek : 3 jam

KESELAMATAN KERJA
 Lakukan setiap proses sesuai dengan SOP

LANGKAH KERJA
1. Indentifikasi semua komponen kelistrikan sistem pengapian elektronik
Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan
2. Jelaskan fungsi masing – masing komponen

a. Tuliskan fungsi komponen sistim pengapian elektronik diatas


1. ……………………………………………………………………………………………………………………………
2. ……………………………………………………………………………………………………………………………
3. ……………………………………………………………………………………………………………………………
4. ……………………………………………………………………………………………………………………………
5. ……………………………………………………………………………………………………………………………
6. ……………………………………………………………………………………………………………………………
7. ……………………………………………………………………………………………………………………………
8. ……………………………………………………………………………………………………………………………

b. Jelaskan kelebihan sistim pengapian elektronik dibandingkan dengan pengapian konvensional

…………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………

TANGGAL
TANDA TANGAN TANDA TANGAN TANDA TANGAN
SELESAI NILAI
ORANG TUA PESERTA PEMBINA
PRAKTEK

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan


Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang

SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN


TERAKREDITASI ”A”
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 34 Telp. 0341-395451, 399269 Fax 0341-398768 Kepanjen
Kabupaten Malang Jawa Timur 65163
Website : www.smkmuhammadiyah1-kepanjenmlg.sch.id. Email : info@smkmuhammadiyah1-kepanjenmlg,sch.id

JOB SHEET
SISTEM PENGAPIAN ELEKTRONIK DAN KOMPONENNYA

Program Keahlian : TEKNIK KENDARAAN RINGAN


Mata Pelajaran : PERBAIKAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN
Memahami Sistim Pengapian Elektronik
Standar Kompetensi :
Memelihara Sistim Pengapian Elektronik
Pertemuan Ke- : 6
Kelas/ Semester : XI / Gasal
Nama Peserta : _________________________________________________
Nomor Peserta : ____________
Pembina / Instruktur : 1. Drs. Hono Suparjo
2. M. Nanang Nukman A.
3. Ardi Septianto

TUJUAN PEMBELAJARAN
 Melalui pengamatan modul dan diskusi siswa dapat memahami masalah pada sistem advans konvensional
 Dengan diskusi siswa dapat menjelaskan cara kerja system pengapian computer
 Dengan mengamati trainer pengapianelektronik siswa dapat menguji & mengganti sistem pemberi sinyal induksi
dan hall
 Ditunjukan kendaraan yang menggunakan pengapian magnet dan melakukan identifikasi siswa dapat menyetel dan
menguji sistem pengapian magnet, memeriksa sistem pengapian baterai konvensional dan osiloskop, melakukan
pemeriksaan sistem pengapian elektronik dengan osiloskop dan merangkai sistem pengapian elektronik

ALAT, BAHAN DAN WAKTU


 Alat :
1. Toolbox
2. Multimeter
3. Unit Trainer Sistem Pengapian Elektronik
4. Tes Lamp
5. Circuit tester (volt dan ohm meter, multi meter)
6. Feeler gauge
7. Spark plug gap gauge
8. Dry cell battery (1,5 V)
 Bahan :
1. Batere
2. Fuse box
3. Wiring diagram sistem pengapian elektronik
4. Engine model: 2E engine
 Waktu :
1. Instruksi : 1 jam
2. Praktek : 3 jam

KESELAMATAN KERJA
 Lakukan setiap proses sesuai dengan SOP

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan


LANGKAH KERJA

1. TES BUNGA API (Loncatan api listrik)


CATATAN : Test ini dilakukan untuk melihat adanya tegangan dari distributor ke tiap busi.
2. PUTARKAN MESIN DAN LIHAT MENYALANYA LAMPU
Hubungan timing light pada sebuah busi. Bila timing light tidak menyala, periksa sambungan kabel-kabel,
ignition coil, igniter dan distributor.
3. PEMERIKSAAN KABEL TEGANGAN TINGGI
a. LEPASKAN KABEL TEGANGAN
TINGGI DENGAN MENARIK
TUTUP KARETNYA
 PERHATIAN !
Bila kabel ditarik atau
dibengkokkan akan dapat
merusak konduktor di dalamnya.

b. PERIKSA TAHANAN ANTARA


KABEL TEGANGAN TINGGI
DENGAN TUTUP DISTRIBUTOR
1) Dengan menggunakan ohmmeter,
periksa bahwa tahanannya tidak
melebihi dari harga maksimum.
2) Tahanan maksimum : Kurang
dari 25 kΩ/kabel
3) Bila melebihi harga maksimum,
periksa terminalnya dan ganti
kabel tegangan tinggi dan/atau
tutup distributor bila diperlukan.
4) Hasil pemeriksaan : ....................
5) Kesimpulan : ..............................

4. PEMERIKSAAN BUSI
a. LEPASKAN SEMUA BUSI
b. BERSIHKAN DAN PERIKSA
SEMUA BUSI
1) Bersihkan busi dengan pembersih
busi atau sikat baja.
2) Periksa keausan elektroda busi,
kerusakan ulir dan kerusakan
isolasinya.
3) Bila ditemui problem ganti busi.

c. SETEL CELAH ELEKTRODA


1) Periksa celah elektroda, bila tidak
tepat, bengkokkan elektroda
luarnya dengan hati-hati untuk
memperoleh celah yang tepat.
2) Celah elektroda yang tepat : 0,8
mm (0,031 in) – 1,1 mm (0,043 in)
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................
d. PASANGKAN SEMUA BUSI
 Momen : 180 kg-cm (13 ft-lb, 18
N.m
Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan
5. PEMERIKSAAN IGNITION COIL (Convensional)
a. LEPASKAN KABEL TEGANGAN
TINGGI
b. LEPASKAN KONEKTOR KABEL
DISTRIBUTOR
c. PERIKSA TAHANAN
KUMPARAN PRIMER
1) Dengan menggunakan ohmmeter,
ukurlah tahanan antara terminal
positif (+) dan terminal negatif (-).
2) Tahanan kumparan primer
(dingin) : 1,3 – 1,6 Ω
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................

d. PERIKSA TAHANAN
KUMPARAN SEKUNDER
1) Dengan menggunakan ohmmeter,
ukurlah tahanan antara terminal
positif (+) dengan terminal
tegangan tinggi.
2) Tahanan kumparan sekunder
(dingin) : 10,7 – 14,5 kΩ
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................

e. PERIKSA TAHANAN RESISTOR


1) Dengan menggunakan ohmmeter,
ukur tahanan resistor.
2) Tahanan resistor (dingin) : 1,3 –
1,5 Ω
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................
f. SAMBUNGKAN KONEKTOR
KABEL DISTRIBUTOR

g. PERIKSA SUMBER TENAGA


(POWER SOURCE LINE)
1) Dengan kunci kontak pada posisi
ON, hubungkan probe positif (+)
volt meter ke terminal resistor
(kabel hitam dan merah) dengan
probe negatif (-) ke masa body
lihat tegangannya.
2) Tegangan : Sekitar 12 V
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan


5) Dengan kunci kontak pada posisi
START, hubungkan probe positif
(+) volt meter ke terminal positif (+)
ignition coil, dan probe negatif (-)
ke masa body. Lihat tegangannya.
6) Tegangan : sekitar 12 V
7) Bila ditemukan problem, periksa
kunci kontak dan wire harness.
8) Hasil pemeriksaan : ....................
9) Kesimpulan : ..............................

6. PEMERIKSAAN IGNITION COIL (IIA)


a. LEPASKAN TUTUP
DISTRIBUTOR, ROTOR DAN
TUTUP DEBU
b. LEPASKAN KONEKTOR KABEL
DISTRIBUTOR
c. PERIKSA TAHANAN
KUMPARAN PRIMER
1) Dengan menggunakan ohmmeter,
ukur tahanan antara terminal positif
(+) dan terminal negatif (-).
2) Tahanan kumparan primer
(dingin) : 1,2 – 1,5 Ω
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................

d. PERIKSA TAHANAN
KUMPARAN SEKUNDER
1) Dengan menggunakan ohmmeter,
ukur tahanan antara terminal positif
(+) dengan terminal tegangan
tinggi.
2) Tahanan kumparan sekunder
(dingin) : 10,2 – 13,8 kΩ
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................
e. SAMBUNGKAN KONEKTOR
KABEL DISTRIBUTOR
7. PEMERIKSAAN IGNITER (IIA)
a. PUTAR KUNCI KONTAK ON
b. PERIKSA TEGANGAN SUMBER
TENAGA (POWER SORCE LINE)
1) Dengan voltmeter, hubungkan
probe positif (+) ke terminal positif
(+) ignition coil dan probe negatif
(-) ke masa body.
2) Tegangan : sekitar 12 V
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan


c. PERIKSA POWER TRANSISTOR
DALAM IGNITER
1) Dengan menggunakan voltmeter,
hubungkan probe postif (+) ke
terminal negatif (-) ignition coil dan
probe negatif (-) ke masa body.
Lihat tegangannya.
 Tegangan : sekitar 12 V
 Hasil pemeriksaan : ....................
 Kesimpulan : ..............................

2) Dengan menggunakan dry cell


battery (1,5 V), hubungkan kutub
positif (+) baterai ke terminal kabel
merah jambu dan kutub negatif (-)
ke terminal kabel putih.
 PERHATIAN !
Untuk mencegah kerusakan
pada power transistor di dalam
igniter, jangan mengalirkan
tegangan lebih dari 5 detik.

3) Dengan menggunakan voltmeter,


hubungkan probe positif (+) ke
terminal negatif (-) ignition coil dan
probe negatif (-) ke masa body.
 Baca tegangannya
 Tegangan : 0 – 3 V
 Bila ditemukan problem ganti
igniter.
 Hasil pemeriksaan : ....................
 Kesimpulan : ..............................
d. PUTAR KUNCI KONTAK OFF

8. PEMERIKSAAN DISTRIBUTOR (Convensional)


a. PERIKSA BREAKER POINT
1) Dengan menggunakan feeler
gauge, ukur celah antara rubbing
block dengan cam.
 Celah Rubbing block : 0,45 mm
(0,018 in).
2) Setel celahnya bila perlu
 Longgarkan kedua sekerup
pengikat dan gerakkan breaker
point hingga diperoleh celah yang
tepat. Keraskan sekerup pengikat
dan periksa gap kembali.
 Bersihkan permukaan titik kontak
dengan kain yang dibasahi larutan
pembersih.
 Hasil pemeriksaan : ....................
 Kesimpulan : ..............................

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan


b. PERIKSA VACUUM ADVANCE
1) Lepaskan selang vakum dan
sambungkan pompa vakum ke
diaphragm.
2) Berikan kevacuuman dan lihat
gerakan Vacuum Advancer. Bila
vacuum advancer tidak bekerja,
perbaiki atau ganti bila perlu.

c. PERIKSA GOVERNOR
ADVANCE
1) Putar rotor berlawanan dengan
jarum jam lalu lepaskan dan lihat
bahwa rotor dengan cepat kembali
searah dengan jarum jam.
2) Periksa bahwa rotor tidak terlalu
longgar.

9. PEMERIKSAAN DISTRIBUTOR (IIA)


a. PERIKSA CELAH UDARA
1) Dengan menggunakan feeler
gauge, ukurlah celah antara signal
rotor dan pick-up coil projection.
2) Celah udara : 0,2 – 0,4 mm
3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................

b. PERIKSA PICK-UP COIL


1) Dengan menggunakan ohmmeter,
periksa tahanan pick-up coil.
2) Tahanan pick-up coil : 140 – 180

3) Hasil pemeriksaan : ....................
4) Kesimpulan : ..............................

c. PERIKSA VACUUM ADVANCE


1) Lepaskan selang vakum dan
hubungkan diaphragm dengan
pompa vakum.
2) Beriksan kevakuman dan lihat
bahwa vacuum advancer bergerak.
3) Bila vacuum advancer tidak
bekerja, perbaiki atau ganti bila
perlu.

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan


d. PERIKSA GOVERNOR
ADVANCE
1) Putar rotor berlawanan dengan
jarum jam dan kemudian lepaskan.
Perhatikan bahwa rotor bergerak
dengan cepat searah dengan
jarum jam.
2) Periksa bahwa rotor tidak terlalu
longgar.

10. REFERENSI
Karena ada dua buah pick-up coil pada mesin yang menggunakan ESA, maka celah udara dan tahanannya
harus diukur sendiri-sendiri.

11. PEMERIKSAAN IIA (4A-FE)


a. PERIKSA CELAH UDARA
1) Dengan menggunakan feeler
gauge, ukur celah antara signal
rotor dengan pick-up coil
projection.
2) Celah udara : 0,2 – 0,4 mm (0,008
– 0,016 in)
3) Bila celah udaranya tidak sesuai
dengan spesifikasi, ganti IIA
housing.
4) Hasil pemeriksaan : ....................
5) Kesimpulan : ..............................

b. PERIKSA TAHANAN SIGNAL


GENERATOR (PICK-UP COIL)
1) Dengan menggunakan ohmmeter,
periksa tahanan antara terminal-
terminalnya.
2) Tahanan G pick-up coil :
G (+) – G (-) : 140 – 180 Ω
3) Tahanan Ne pick-up coil :
Ne (+) – G (-) : 140 – 180 Ω
4) Bila tahanannya tidak sesuai
dengan spesifikasi, ganti IIA
housing.
5) Hasil pemeriksaan : ....................
6) Kesimpulan : ..............................

TANGGAL
TANDA TANGAN TANDA TANGAN TANDA TANGAN
SELESAI NILAI
ORANG TUA PESERTA PEMBINA
PRAKTEK

Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah


Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang
TERAKREDITASI ”A”
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 34 Telp. 0341-395451, 399269 Fax 0341-398768 Kepanjen
Kabupaten Malang Jawa Timur 65163
Website : www.smkmuhammadiyah1-kepanjenmlg.sch.id. Email : info@smkmuhammadiyah1-kepanjenmlg,sch.id

LEMBA KERJA SISTEM PENGAPIAN ELEKTRONIK

MATA PELAJARAN : PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN

NAMA PESERTA : …………………….

KELAS : XII. TKR

NO PESERTA : … ………………………..

1. Memeriksa hambatan pick up coil / pulser


Hasil pemeriksaan nilai tahan ………………………… Ohm
Kesimpulan hasil pemeriksaan …………………………
2. Memeriksa kerenganag pick up coil / pulser.
Hasil pemeriksaan ……………………….. mm
Kesimpulan hasil pemeriksaan celah pulser …………….
……………………………………………………………………………………

3. Pemeriksaan nilai hambatan coil pengapian


Hasil pemeriksaan hambatan kumparan primer coil
………………………………… ohm
Hasil pemeriksaan nilai habatan kupaaran sekunder coil
……………………………………………………… Kilo ohm
Kesimpulan kasil pemeriksaan nilai hambatan coil ………
…………………………………………………………………………………………

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan


Gb. Pemeriksaan hamabatan sekunder coil gb. Pemeriksaan hambatan primer coil

4. Memeriksaa saat pengapian


Hasil pemeriksaa saat pengapian sebelum TMA ……………………...derajat
Kesimpulan hasil pemeriksaan saat pengapian ……………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………
5. Lengkapilah gb. Wiring diagram system pengapian elektronik di bawah ini !

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan


6. Lengkapilah gb. Wiring diagram system pengapian konvensional

Kepanjen, ….. …… 2016

Peserta Penguji

…………………………. ……………………………………….

Perbaikan Kelistrikan Kendaraan Ringan