Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN HASIL DISKUSI

KELOMPOK 5 :
Desy ramadaningtyas (202303102031)
Bunga Faradista (202303102086)
Elvi Raditya Febrianti (202303102087)
Putri Wahyuni (202303102088)

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pancasila merupakan landasan dan dasar negara Indonesia yang mengatur
seluruh struktur ketatanegaraan Republik Indonesia. Dalam pemerintahan
Indonesia, masih baanyak bahkan sangat banyak anggota-anggotanya dan juga
sistem pemerintahannya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam
setiap sila Pancasila. Padahal jika membahas negara dan ketatanegaraan
Indonesia mengharuskan ingtan kita meninju dan memahami kembali sejarah
perumusan dan penetapan pancasila, pembukaan UUD dan UUD 1945 oleh para
pendiri dan pembentukan negara Repulik Indonesia.
Dalam perumusan ketatanegaraan Indonesia tidak boleh melenceng dari nilai-
nilai pncasila, pembentuksn karakter bangsa dilihat dari sistem ketatanegaraan
Indonesia harus mencerminkan nilai-nilai dari ideologi bangsa yaitu pancasila.
Namun jika dalam pemerintahan terdapat banyak penyimpangan dan kesalahan
yang merugikan bangsa Indonesia, itu akan membuat sistem ketatanegaraan
indonesia berantakan begitupun dengan bangsanya sendiri.

B. Tujuan
a. mengerti apa yang dimaksud dengan Pancasila
b. pembagian serta penyelesaikan tugas pembuatan makalah,ppt,dan video yang
menyangkut materi pancasila dalam konteks ketatanegaraan republik indonesia
c. mengaktifkan peran mahasiswa kelompok 5 dalam bekerja kelompok
menyelesaikan tugas
diskusi

PELAKSAAN DISKUSI

Hari / tanggal: Selasa 13 Oktober 2020


Waktu: 08:55 s/d 10.30 WIB
Tempat: video call whatsapp grup kelompok 5
Judul diskusi : Pancasila dalam konteks ketatanegraan republik Indonesia

URAIAN DISKUSI
Pembukaan
Elvi Raditya Febrianti membuka diskusi dengan mempertanyakan pembagian
penyelesaian tugas pembuatan makalah,ppt,jurnal,dan video. Setelah itu
disepakatilah bahwa hari ini pelaksanaan pembagian tugasnya dan dilanjut
dengan diskusi akhir.
Nama dan pembagian tugas :
1.Bunga Faradista sebagai pembuat format hasil diskusi hari ini
2.Desy Ramadaningtyas melanjutkan pengerjaan jurnal pancasila dalam konteks
ketatanegaraan republik Indonesia
3.Putri Wahyuni mengerjakan tugas pembuatan PPT pancasila dalam konteks
ketatanegaraan republik Indonesia.

Penyajian dan penutup


Desy Ramadaningtyas mempresentasikan hasil jurnal sementara yang dibuatnya
dan meminta saran apa ada kekurangan dan meminta teman teman jikalau ada
tambahan bisa diskusikan Kembali. Setelah penambahan dari teman teman
mengenai materi yang harus ditambahkan di jurnal selesai. kami tutup diskusi
pada siang hari ini dengan ucapan alhamdulillah.

Kesimpulan
PANCASILA DALAM KONTEKS KETATANEGARAAN REPUBLIK
INDONESIA • 1.Pancasila merupakan suatu asas kerohanian yang disebut
sebagai dasar filsafat negara. • Dalam kedudukan ini pancasila merupakan
sumber nilai dan sumber norma dalam setiap aspek penyelenggaraan negara dan
sumber tertib hukum.Negara Indonesia adalah negara demokrasi berdasarkan
atas hukum,maka segala aspek pelaksanaan dan penyelenggaraan negara diatur
melalui peraturan perundangan • Pancasila dalam kontek ketatanegaraan
Republik Indonesia adalah pembagian kekuasaan lembaga lembaga tinggi
negara, hak dan kewajiban, keadilan sosial, dan lainnya diatur dalam undang
undang dasar negara.
2. SISTEM KETATANEGARAAN RI BERDASARKAN PANCASILA DAN
UUD 1945 Sistem Konstitusi (hukum dasar) republik Indonesia, selain tersusun
dalam hukum dasar yang tertulis yaitu UUD 1945, juga mengakui hukum dasar
yang tidak tertulis. Perlu diperhatikan bahwa kaidah-kaidah hukum
ketatanegaraa terdapat juga pada berbagai peraturan ketatanegaraan lainnya
seperti dalam TAP MPR, UU, Perpu, dan sebagainya.
3. Undang-Undang Dasar 1945 Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945, adalah konstitusi negara Republik Indonesia yang
disahkan sebagai undang-undang dasar negara oleh PPKI pada tanggal 18
Agustus 1945, yang pada kurun waktu tahun 1999-2002, UUD 1945 mengalami
4 kali perubahan (amandemen), yang merubah susunan lembaga-lembaga dalam
sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.
4. UUD dan Konstitusi Istilah konstitusi dan UUD di Indonesia sering
disejajarkan, namun istilah konstitusi dimaknai dalam arti yang luas (materiil)
yang lebih luas dari UUD. Konstitusi yang dimaksudkan adalah hukum dasar,
baik yang tertulis (UUD) maupun yang tidk tertulis (convensi).
5. Pancasila Sebagai Sumber Hukum Dasar Negara Indonesia Pengertian
Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari 2 kelompok yaitu: Pembukaan, Batang
Tubuh yang memuat pasal-pasal, dan terdiri 16 bab, 37 pasal, 3 pasal aturan
peralihan dan aturan tambahan 2 pasal. Mengenai kedudukan Undang-Undang
Dasar 1945 sebagai sumber hukum tertinggi, Pancasila merupakan segala
sumber hukum. Dilihat dari tata urutan peraturan perundang-undangan menurut
TAP MPR No. III/MPR/2000, tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan
Peraturan Perundang-undangan.
6. Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan TAP MPR NO
XX/MPRS/1966 TAP MPR NO III/MPR/2000 Tata urutannya sebagai berikut:
1. UUD 1945 2. TAP MPR 3. Undang-Undang / Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang 4. Peraturan Pemerintah 5. Keputusan Presiden 6.

Tata urutannya sebagai berikut: 1. UUD 1945 2. TAP MPR RI 3. Undang-


Undang 4. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) 5.
Peraturan Pemerintah 6. Keputusan Presiden 7. Peraturan Daerah
7. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum Indonesia, Pancasila
sebagai sumber dari segala sumber hukum Indonesia, yang berwujud di dalam
tertib hukumnya. Yang dimaksud dengan tertib hukum, ialah keseluruhan dari
pada peraturan-peraturan hukum yang memenuhi syarat-syarat: a. Kesatuan
subyek yang mengadakan peraturan-peraturan hukum tersebut, yang untuk
Indonesia ialah Pemerintahan Republik Indonesia b. Kesatuan asas kerohanian
yang meliputi keseluruhan peraturan-peraturan hukum itu, yang untuk indonesia
ialah Pancasila c. Kesatuan waktu yang menetapkan saat berlaku peraturan-
peraturan tersebut, yang untuk indonesia ialah sejak tanggal 18 Agustus 1945 d.
Kesatuan daerah, sebagai batas wilayah berlaku bagi peraturan-peraturan
tersebut, yang untuk Indonesia ialah seluruh wilayah bekas daerah Hindia
Belanda, mulai dari Sabang sampai Merauke.
8. Struktur Pemerintahan Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Demokrasi
Indonesia merupakan sistem pemerintahan dari rakyat, dalam arti rakyat sebagai
asal mula kekuasaan negara sehingga rakyat harus ikut serta dalam
pemerintahan untuk mewujudkan suatu cita –citanya. Secara umun sistem
pemerintahan yang demokratis mengandung unsur-unsur penting yaitu: a)
Keterlibatan warga negara dalam pembuatan keputusan politik b) Tingkat
persamaan tertentu diantara warga negara c) Tingkat kebebasan atau
kemerdekaan tertentu yang diakui dan dipakai oleh warga negara d) Suatu
sistem perwakilan e) Suatu sistem pemilihan kekuasaan mayoritas
9. Hubungan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945 Pancasila
mempunyai fungsi dan kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan
bernegara dan merupakan unsur penentu berlakunya tertib hukum Indonesia.
Dengan demikian Pancasila merupakan inti dari Pembukaan UUD 1945, itu
terbukti pada alinea keempat yang menunjukan bahwa pancasila merupakan
dasar negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat, yang bentuk dan
wujudnya tertuang dalam UUD.
10. Indonesia adalah Negara demokrasi yang berdasarkan atas hukum. Oleh
karena itu, dalam segala aspek pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara diatur
dalam sistem peraturan perundang-undangan. Hal inilah yang dimaksud dengan
pengertian Pancasila dalam konteks ketatanegaraan Republik Indonesia