Anda di halaman 1dari 7

PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH

(PPAT)
.................
DAERAH KERJA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR
SK. KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL RI NOMOR ...............
Tanggal ..............
..........................................
..........................
Telp. .............., Fax. .................

SURAT KUASA
MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN
Nomor : ...../..........
Lembar Salinan
Pada hari ini, ........., tanggal ........., bulan ..........., tahun .........., hadir di hadapan
saya, ............... Sarjana Hukum yang berdasarkan Surat Keputusan KEPALA BADAN
PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA tanggal ........ (.............),
Nomor ........ diangkat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah, yang selanjutnya
disebut PPAT, yang dimaksud dalam Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 24
Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan daerah kerja Kota Administrasi
Jakarta Timur dan berkantor di ........., dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang Saya,
PPAT, kenal dan akan disebut pada bagian akhir Akta ini:
-----------------------------------------------------
1. -Tuan ........., lahir di ........, pada tanggal .......... (...........), Warga Negara
Indonesia, Swasta, bertempat tinggal di Jalan ........Nomor ......., Rukun
Tetangga ........., Rukun Warga ........, Kelurahan ......, Kecamatan .........,
Kota ........., pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor Induk
Kependudukan ............ yang berlaku ................, dan yang untuk melakukan
tindakan hukum dalam Akta ini, telah mendapat persetujuan dari dan ikut
hadir menandatangani Akta ini isterinya, Nyonya ........., lahir di ........, pada
tanggal .......... (...........), Warga Negara Indonesia, Swasta, bertempat tinggal di
Jalan ........Nomor ......., Rukun Tetangga ........., Rukun Warga ........,
Kelurahan ......, Kecamatan ........., Kota ........., pemegang Kartu Tanda

Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan


Halaman 1 dari 8 halaman
.............
....................................
Penduduk Nomor Induk Kependudukan ............ yang berlaku ................;
Pemegang hak atas Tanah yang akan dijadikan Objek Hak Tanggungan.
------------------------------------------------------------------
-Selanjutnya disebut “PEMBERI KUASA “. ------------------------------------------
2. –Tuan ........., lahir di ........, pada tanggal .......... (...........), Warga Negara
Indonesia, Swasta, bertempat tinggal di Jalan ........Nomor ......., Rukun
Tetangga ........., Rukun Warga ........, Kelurahan ......, Kecamatan .........,
Kota ........., pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor Induk
Kependudukan ............ yang berlaku ................;
--------------------------------------------------------------------
-menurut keterangannya dalam hal ini bertindak dalam jabatannya selaku
Kepala Divisi Sumber Daya Manusia, selaku Kuasa dari Tuan .......... dan
Tuan ..........., masing-masing dan berturut-turut selaku Direktur Utama dan
Direktur dari dan karenanya sah dan berwenang mewakili Direksi
bertindak untuk dan atas nama perseroan terbatas
PT BANK ............ Tbk., berkedudukan di ..........., yang Anggaran Dasar dan
perubahannya dimuat dalam: ----------------------------------------------------------
-Berita Negara Republik Indonesia tertanggal ......... (..........), Nomor ........,
Tambahan Berita Negara Nomor .............; ---------------------------------------------
-dan telah beberapa kali diubah yang selanjutnya diubah seluruhnya untuk
disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 (dua ribu
tujuh) tentang Perseroan Terbatas sebagaimana dimuat dalam Berita
Negara Republik Indonesia tertanggal .......... (.............), Nomor ........, Tambahan
Berita Negara Nomor .........; -----------------------------------------------
-Berita Negara Republik Indonesia tertanggal .......... (...........), Nomor ........,
Tambahan Berita Negara Nomor ...............; --------------------------------------------
-Akta Nomor ........, tanggal ........ (...........), dibuat di hadapan ........... Sarjana
Hukum, Master of Business Adiministration, sebagai Pengganti dari Notaris
........... Sarjana Hukum, Notaris berkedudukan di Kotamadya .............. dan
telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusannya Nomor ...........,
tanggal ........ (.................).
-----------------------------------------------------------------------------

Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan


Halaman 2 dari 8 halaman
.............
....................................
-Untuk selanjutnya disebut PENERIMA KUASA. -----------------------------------
Para penghadap dikenal oleh Saya, PPAT, berdasarkan Kartu Identitas mereka
masing-masing. -------------------------------------------------------------------------------------
Pemberi Kuasa menerangkan dengan ini memberi kuasa kepada Penerima Kuasa. -
----------------------------------------------- K H U S U S ------------------------------------------
untuk membebankan Hak Tanggungan guna menjamin pelunasan utang Tuan
..............selaku Debitor, sejumlah Rp........... (..........) sejumlah uang yang dapat
ditentukan dikemudian hari berdasarkan perjanjian utang-piutang yang
ditandatangani oleh Debitor/Pemberi Kuasa dengan: -------------------------------------
-perseroan terbatas PT BANK ............ Tbk., berkedudukan di Jakarta, selaku
Kreditor dan dibuktikan dengan: ---------------------------------------------------------------
-Perjanjian Kredit dan Pengakuan Hutang (Karyawan) Nomor ...............,
tanggal ........... (.............), yang surat asli/salinan resminya diperlihatkan kepada
Saya, PPAT, termasuk penambahan, perubahan, perpanjangan serta
pembaharuannya yang mungkin diadakan kemudian, sampai sejumlah nilai
Tanggungan peringkat I (pertama) sebesar Rp............ (............. rupiah) atas obyek
Hak Tanggungan, berupa 1 (satu) hak atas tanah Sertipkat Hak Milik yang
diuraikan di bawah ini: ----------------
 Hak Milik: Nomor ........ atas sebidang Tanah sebagaimana diuraikan dalam
Surat Ukur tanggal ....... (........) Nomor ........, seluas ...... m2 (........meter persegi)
dengan Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB): ............ dan Nomor Surat
Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPTPBB)
Nomor Objek Pajak (NOP): .....................
-terletak di : --------------------------------------------------------------------------------
-Provinsi :
-Kabupaten/Kota :
-Kecamatan :
-Desa/Kelurahan :
-Jalan :
-Sertipikat dan bukti pemilikan yang disebutkan di atas diperlihatkan kepada Saya,
PPAT, untuk keperluan pembuatan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan
ini. -----------------------------------------------------------------------------------------------------
-Obyek Hak Tanggungan ini meliputi pula : --------------------------------------------------

Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan


Halaman 3 dari 8 halaman
.............
....................................
Sebuah bangunan rumah tinggal beserta turutan-turutannya dan fasilitasnya,
setempat dikenal dengan ...................., dan segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan
berada di atas Tanah tersebut, serta segala sesuatu yang menurut sifatnya
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dianggap sebagai benda
tetap, baik yang saat ini ada maupun yang akan ada dikemudian hari di atas Tanah
tersebut.-------------------------------------------------------------------------------------------------
Kuasa untuk membebankan Hak Tanggungan ini meliputi kuasa untuk menghadap
dimana perlu, memberikan keterangan-keterangan serta memperlihatkan dan
menyerahkan surat-surat yang diminta, membuat/minta dibuatkan serta
menandatangani Akta Pemberian Hak serta surat-surat lain yang diperlukan,
memilih domisili, memberi pernyataan bahwa obyek Hak Tanggungan betul milik
Pemberi Kuasa, tidak tersangkut dalam sengketa, bebas dari sitaan dan dari
beban-beban apapun, mendaftarkan Hak Tanggungan tersebut, memberikan dan
menyetujui syarat-syarat atau aturan-aturan serta janji-janji yang disetujui oleh
Pemberi Kuasa dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan tersebut, sebagai berikut :
• Janji yang membatasi kewenangan pemberi Hak Tanggungan untuk
menyewakan obyek Hak Tanggungan dan/atau menentukan atau
mengubah jangka waktu sewa dan/atau menerima uang sewa di muka,
kecuali dengan persetujuan tertulis lebih dahulu dari pemegang Hak
Tanggungan; -------------------------------------------------------------------------------
 Janji yang membatasi kewenangan pemberi Hak Tanggungan untuk
mengubah bentuk atau tata susunan obyek Hak Tanggungan, kecuali
dengan persetujuan tertulis lebih dahulu dari pemegang Hak Tanggungan; -
 Janji yang memberikan kewenangan kepada pemegang Hak Tanggungan
untuk mengelola obyek Hak Tanggungan berdasarkan penetapan Ketua
Pengadilan Negeri yang daerah hukumnya meliputi letak obyek Hak
Tanggungan apabila Debitor sungguh-sungguh cidera janji; ---------------------
 Janji yang memberikan kewenangan kepada pemegang Hak Tanggungan
untuk menyelamatkan obyek Hak Tanggungan, jika hal itu diperlukan untuk
pelaksanaan eksekusi atau untuk mencegah menjadi hapusnya atau
dibatalkannya hak yang menjadi obyek Hak Tanggungan karena tidak
dipenuhi atau dilanggarnya ketentuan undang-undang, serta kewenangan

Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan


Halaman 4 dari 8 halaman
.............
....................................
untuk mengajukan permohonan memperpanjang jangka waktu dan/atau
memperbarui Hak atas tanah yang menjadi obyek Hak Tanggungan : ---------
 Janji bahwa pemegang Hak Tanggungan pertama mempunyai hak untuk
menjual atas kekuasaan sendiri obyek Hak Tanggungan apabila debitor
cidera janji; ---------------------------------------------------------------------------------
 Janji yang diberikan oleh pemegang Hak Tanggungan pertama bahwa obyek
Hak Tanggungan tidak akan dibersihkan dari Hak Tanggungan; ----------------
 Janji bahwa pemberi Hak Tanggungan tidak akan melepaskan haknya atas
obyek Hak Tanggungan tanpa persetujuan tertulis lebih dahulu dari
pemegang Hak Tanggungan; ------------------------------------------------------------
 Janji bahwa pemegang Hak Tanggungan akan memperoleh seluruh atau
sebagian dari ganti rugi yang diterima pemberi Hak Tanggungan untuk
pelunasan piutangnya apabila obyek Hak Tanggungan dilepaskan haknya
oleh pemberi Hak Tanggungan atau dicabut haknya untuk kepentingan
umum; ---------------------------------------------------------------------------------------
 Janji bahwa pemegang Hak Tanggungan akan memperoleh seluruh atau
sebagian dari uang asuransi yang diterima pemberi Hak Tanggungan untuk
pelunasan piutangnya, jika obyek Hak Tanggungan diasuransikan; ------------
 Janji bahwa pemberi Hak Tanggungan akan mengosongkan obyek Hak
Tanggungan pada waktu eksekusi Hak Tanggungan; ------------------------------
 Janji bahwa Sertipikat hak atas tanah yang telah dibubuhi catatan
pembebanan Hak Tanggungan diserahkan kepada dan untuk disimpan
Pemegang Hak Tanggungan; ------------------------------------------------------------
dan untuk pelaksanaan janji-janji tersebut memberikan kuasa yang diperlukan
kepada pemegang Hak Tanggungan di dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan. ----
-Kuasa yang diberikan dengan Akta ini tidak dapat ditarik kembali dan tidak
berakhir karena sebab apapun, kecuali oleh karena telah dilaksanakan pembuatan
Akta Pemberian Hak Tanggungan selambat-lambatnya pada tanggal ........... (...........).
serta pendaftarannya atau karena tanggal tersebut telah terlampaui tanpa
dilaksanakan pembuatan Akta Pemberian Hak Tanggungan. -----------------------------
Demikianlah Akta ini dibuat di hadapan para pihak dan: ----------------------------------
1. -Nyonya ........., lahir di ........, pada tanggal .......... (...........), Warga Negara
Indonesia, Swasta, bertempat tinggal di Jalan ........Nomor ......., Rukun

Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan


Halaman 5 dari 8 halaman
.............
....................................
Tetangga ........., Rukun Warga ........, Kelurahan ......, Kecamatan .........,
Kota ........., pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor Induk
Kependudukan ............ yang berlaku ................;
--------------------------------------------------------------------
-untuk sementara berada di Jakarta; dan --------------------------------------------
2. -Tuan ........., lahir di ........, pada tanggal .......... (...........), Warga Negara
Indonesia, Swasta, bertempat tinggal di Jalan ........Nomor ......., Rukun
Tetangga ........., Rukun Warga ........, Kelurahan ......, Kecamatan .........,
Kota ........., pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor Induk
Kependudukan ............ yang berlaku ................;
--------------------------------------------------------------------
-untuk sementara berada di Jakarta; --------------------------------------------------
-kedua-duanya karyawan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), sebagai saksi-
saksi, dan setelah dibacakan serta dijelaskan, maka sebagai bukti kebenaran
pernyataan yang dikemukakan oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa tersebut
di atas, Akta ini ditandatangani oleh Pemberi Kuasa, Penerima Kuasa, para saksi
dan Saya, PPAT, sebanyak 2 (dua) rangkap asli terdiri dari 1 (satu) rangkap lembar
pertama disimpan di kantor Saya, PPAT, dan 1 (satu) rangkap lembar kedua
disampaikan kepada Penerima Kuasa untuk dipergunakan sebagai dasar
penandatanganan Akta Pemberian Hak Tanggungan yang bersangkutan. -------------

Pemberi Kuasa Penerima Kuasa

_________________ ______________________

Persetujuan Isteri

__________________________

Saksi Saksi

_____________ ___________

Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan


Halaman 6 dari 8 halaman
.............
....................................
Pejabat Pembuat Akta Tanah/Notaris

________________

Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan


Halaman 7 dari 8 halaman
.............
....................................