Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN HEWAN PERCOBAAN

PETUNJUK UMUM

1. Perlakukanlah hewan percobaan secara kemanusiaan

2. Jangan lakukan percobaan – percobaan untuk minat pribadi yang melibatkan hewan –
hewan percobaan atau membuat variasi dari prosedur tertulis, tanpa persetujuan
pembimbing.

Bagaimana membawa kelinci atau marmut ?

1. Jangan pegang telinga kelinci atau marmut, saraf, dan pembuluh darah dapat rusak.

Pemakaian kembali hewan

1. Untuk mengurangi biaya dari hewan untuk laboratorium, maka hewan


direkomendasikan dipakai kembali untuk lebih dari satu percobaan, jika mungkin.
Tetapi, jika hewan – hewan dipakai dalam waktu periode tertentu dimana obat dari
percobaan sebelumnya masih terdapat dalam tubuh, hasil mungkin dipengaruhi dan
tidak benar. Ini terutama dalam hal pemberian barbiturat dimana menyebabkan
induksi enzim. Untuk hal ini, hewan – hewan hendaknya hanya dipakai kembali
setelah waktu sekurang – kurangnya dua minggu. Tambahan lagi, kelinci hendaknya
dipakai berganti untuk pemberian rute internal dan eksternal, walaupun percobaan –
percobaan mungkin di luar urutan.

Pemberian makanan hewan percobaan

1. Percobaan – percobaan menggunakan hewan biasanya menghasilkan deviasi lebih


besar daripada percobaan – percobaan in vitro oleh karena variasi biologi. Untuk
mendapatkan variasi biologi yang minimum, maka dipakai hewan – hewan dari
spesies dan strain yang sama, umur yang sama, jenis kelamin yang sama, dan
dipelihara dalam kondisi yang sama.

2. Hewan – hewan hendaknya dipelihara dengan makanan pelet dan diberi air minum
adlibitum.

3. Tambahan lagi, untuk mengurangi variasi biologi, hewan – hewan hendaknya


dipuasakan satu malam sebelum percobaan, hanya dibolehan air adlibitum.

LUKA GIGITAN HEWAN

1. Imunisasi tetanus direkomendasikan untuk semua orang yang menangani atau


melakukan percobaan dengan hewan. Luka goresan atau tusukan yangt diakibatkan
oleh hewan – hewan laboratorium, hendaknya dirawat dengan cepat berdasarkan
prosedur pertolongan pertama. Jika orang yang mendapat luka tersebut belum
mendapat imunisasi tetanus yang baru, maka ia hendaknya mencari nasehat medis
mengenai imunisasi profilaksis. Beberapa luka, tentunya, terlepas dari kemungkinan
tetanus, tapi perhatian segera dari dokter adalah perlu.

PEMUSNAHAN HEWAN PERCOBAAN

1. Cara yang paling baik membunuh hewan adalah dengan overdosis suatu anestetik,
atau dengan injeksi barbiturat (pentobarbital natrium 300 mg/ml) secara intra vena
untuk anjing dan kelinci dan secra intraperitoneal atau intratorakal untuk marmut,
tikus, dan mencit, atau dengan inhalasi kloroform, karbondioksida, nitrogen, dsb., di
dalam tempat tertutup.

2. Hewan – hewan yang dibunuh atau dikorbankan pada akhir percobaan dibungkus
dengan plastik, tutup rapat dan disimpan dalam pendingin sebelum dimusnahkan
dengan pembakaran.