Anda di halaman 1dari 19

DAMPAK REKLAMASI PANTAI

TERHADAP EKOSISTEM LAUT TROPIS

NEVIATY P ZAMANI
DEPARTEMEN ILMU DAN TEKNOLOGI KELAUTAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Fakta-Fakta
• mempunyai garis pantai terpanjang keempat di dunia
setelah Amerika Serikat, Kanada, dan Rusia (95.181 km)
• Wilayah Laut dan pesisir Indonesia mencapai ¾ wilayah
Indonesia (5,8 juta km2 dari 7.827.087 km2)
• Memiliki ekosistem tropis (coral reef, mangrove, seagrass
beds)
• Fungsi ekologI, sosial, ekonomi, religi
• ???? Perlu Reklamasi?????
Pengertian
• Apa pengertian Reklamasi?
• Undang- undang apa saja yang mengatur mengenai
Reklamasi?
• Apakah tujuan dari Reklamasi?
• Bagaimana Dampak positif dan negatifnya ?
Pengertian Reklamasi
• Reklamasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh Orang
dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan
ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan
cara pengurugan, pengeringan lahan atau drainase (UU No
27 Thn 2007).

• Tidak berguna ======== bernilai guna ????????


UNDANG UNDANG YANG
MENGATUR TENTANG REKLAMASI
• Pedoman perencanaan tata ruang kawasan reklamasi pantai (Peraturan
Menteri PU No. 4/PRT/M/2007) yang mencakup penjelasan tentang
faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam tahapan-tahapan pelaksanaan
kegiatan reklamasi, yaitu aspek fisik, ekologi, sosial ekonomi dan budaya,
tata lingkungan dan hukum, aspek kelayakan, perencanaan dan metode
yang digunakan.
• Pedoman ini juga memberikan batasan, persyaratan dan ketentuan teknis
yang harus dipenuhi agar suatu wilayah dapat melakukan reklamasi
pantai.
• Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah
yang memberi wewenang kepada daerah untuk mengelola wilayah laut
dengan memanfaatkan sumber daya alam secara optimal.
Lanjutan
• •Undang-undang No 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.
• Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang yang
merupakan guide line bagi daerah untuk mengatur, mengendalikan dan menata
wilayahnya dalam satu-kesatuan matra ekosistem,
• Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir
dan Pulau-Pulau Kecil yang mengamanatkan wilayah pesisir diatur secara
komprehensif mulai dari perencanaan, pengelolaan, pengawasan dan
pengendalian.
• Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana
yang mengatur tentang perlindungan terhadap aset baik berupa jiwa, raga, harta
sehingga ancaman bencana yang ada di wilayah pesisir dapat diminimalisir.
TUJUAN REKLAMASI
• menjadikan kawasan berair yang rusak atau tak berguna menjadi lebih baik dan
bermanfaat. Kawasan baru tersebut, biasanya dimanfaatkan untuk kawasan
pemukiman, perindustrian, bisnis dan pertokoan, pertanian, serta objek wisata.
• Ensiklopedi Nasional Indonesia, 1990, Tujuan reklamasi yaitu untuk
memperbaiki daerah atau areal yang tidak terpakai atau tidak berguna menjadi
daerah yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan manusia antara lain
untuk lahan pertanian, perumahan, tempat rekreasi dan industry.
• Sedangkan menurut Max Wagiu 2011 tujuan dari program reklamasi yaitu:
i.Untuk mendapatkan kembali tanah yang hilang akibat gelombang laut ii.Untuk
memperoleh tanah baru di kawasan depan garis pantai untuk mendirikan
bangunan yang akan difungsikan sebagai benteng perlindungan garis pantai
iii.Untuk alasan ekonomis, pembangunan atau untuk mendirikan konstruksi
bangungan dalam skala yang lebih besar.
• Dalam perencanaan kota, reklamasi pantai merupakan salah satu
langkah pemekaran kota, dikarenakan kearah darat sudah tidak ada
lahan lagi. Dengan kondisi tersebut, pemekaran kota ke arah
daratan sudah tidak memungkinkan lagi, sehingga diperlukan
daratan baru.
• Reklamasi kawasan perairan merupakan upaya pembentukan suatu
kawasan daratan baru baik di wilayah pesisir pantai ataupun di
tengah lautan. Tujuan utama reklamasi ini adalah untuk
menjadikan kawasan berair yang rusak atau belum termanfaatkan
menjadi suatu kawasan baru yang lebih baik dan bermanfaat untuk
berbagai keperluan ekonomi maupun untuk tujuan strategis lain.
Kawasan daratan baru tersebut dapat dimanfaatkan untuk kawasan
permukiman, perindustrian, bisnis dan pertokoan, pelabuhan udara,
perkotaan, pertanian, jalur transportasi alternatif, reservoir air tawar
di pinggir pantai, kawasan pengelolaan limbah dan lingkungan
terpadu, dan sebagai tanggul perlindungan daratan lama dari
METODE REKLAMASI
bentuk reklamasi ada dua: reklamasi menempel pantai dan
reklamasi lahan terpisah dari pantai daratan induk.
• Cara pelaksanaan reklamasi :
1.Sistem Timbunan Reklamasi dilakukan dengan cara menimbun
perairan pantai sampai muka lahan berada di atas muka air laut tinggi
(high water level).
2. Sistem Polder Reklamasi dilakukan dengan cara mengeringkan
perairan yang akan direklamasi dengan memompa air yang berada
didalam tanggul kedap air untuk dibuang keluar dari daerah lahan
reklamasi
Sistem Kombinasi antara Polder dan Timbunan
Reklamasi ini merupakan gabungan sistem polder dan
sistem timbunan, yaitu setelah lahan diperoleh dengan
metode pemompaan, lalu lahan tersebut ditimbun sampai
ketinggian tertentu sehingga perbedaan elevasi antara
lahan reklamasi dan muka air laut tidak besar.
4. Sistem Drainase Reklamasi sistem ini dipakai untuk
wilayah pesisir yang datar dan relatif rendah dari wilayah
di sekitarnya tetapi elevasi muka tanahnya masih lebih
tinggi dari elevasi muka air lau
DAMPAK POSITIF REKLAMASI
1.Peningkatan kualitas dan nilai ekonomi kawasan pesisir,
2.Mengurangi lahan yang dianggap kurang produktif,
3.Penambahan wilayah,
4.Perlindungan pantai dari erosi,
5.Peningkatan kondisi habitat perairan,
6.Memperbaiki rejim hidraulik kawasan pantai,
7.Penyerapan tenaga kerja Reklamasi banyak memberikan keuntungan dalam
mengembangkan wilayah.
8.Memberikan pilihan penyediaan lahan untuk pemekaran wilayah,
9.Penataan daerah pantai,
10.Menciptakan alternatif kegiatan dan pengembangan wisata bahari.
DAMPAK NEGATIF REKLAMASI
• 1.Dampak Fisik a.perubahan hidro-oseanografi, b.erosi
pantai, c.sedimentasi, d.peningkatan kekeruhan,
e.pencemaran laut, f. perubahan rejin air tanah,
g.peningkatan potensi banjir dan penggenangan di
wilayah pesisir
• Dampak Biologis a.terganggunya ekosistem mangrove,
b. terumbu karang, c.padang lamun, estuaria dan d.
penurunan keaneka ragaman hayati karena penimbunan
• Dampak Kimia a. Hilangnya sumber bahan baku alami,
pencemaran
• Dampak sosial ekonomi 1. kegiatan masyarakat diwilayah
pantai sebagian besar adalah petani tambak, nelayan dan
buruh, sehingga adanya reklamasi akan mempengaruhi hasil
tangkapan dan berimbas pada penurunan pendapatan mereka.
2. Terganggunya ekosistem perairan pantai dalam waktu yang
lama, pasti memberikan kerusakan ekosistem wilayah pantai,
kondisi ini menyebabkan kerusakan pantai. 3. Reklamasi
biasanya memerlukan material urugan yang cukup besar yang
tidak dapat diperoleh dari sekitar pantai, sehingga harus
didatangkan dari wilayah lain yang memerlukan jasa
angkutan. 4. Pengangkutan ini berakibat pada padatnya lalu
lintas, penurunan kualitas udara, debu, bising yang akan
mengganggu kesehatan masyarakat kesulitan akses publik
menuju pantai , karena sudah menjadi aset pribadi
REKLAMASI DI NEGARA LAIN
• Reklamasi di Cao Fe Dian, Tian Jin – Cina Cao Fe Dian merupakan satu
kawasan di pantai timur Beijing yang mengalami pertumbuhan cukup
pesat. Berada pada posisi pesisir timur negara Cina atau di pantai barat
laut Kuning. Laut Kuning menjadi kawasan perairan yang berkembang
karena meningkatkannya aktivitas transportasi dan kegiatan ekonomi
yang terjadi pada sisi-sisi pantainya (pantai barat : daratan dan pantai
timur Cina), sehingga menjadi sebuah kawasan yang mendunia karena
intensitas perkembangan kegiatan ekonominya. Penyelenggaraan
reklamasi di kawasan Cao Fe Dian, Tian Jin dinilai strategis karena selain
sebagai perluasan daratan yang ada, juga dinilai akan mampu bersaing
dalam perkembangan kawasan Asia Pasifik.
Dampak to tropical ekosistem
Dampaklangsung:
Hilangnya ekosistem tropis (mangrove, terumbu karang, padang lamun)
Hilangya fungsi –fungsi ekologis (feeding, nursery dan spawning
ground)==keseimbangan ekologi, sosial budaya, ekonomi ==
sebandingkah lost dan benefit dari kegiatan reklamasi????

Dampak tidak langsung:


Sedimentasi/kekeruhan=
Ekosistem terumbu karang dan padang lamun= cahaya berkurang,
partikel2 menutupi polyp == jangka panjang mengakibatkan kematian
Bagaiman meminimalisasi Dampak?
• ????????? Tidak ada pustaka atau paper yang
menjelaskan ini?????
• ??????? Hasil diskusi dengan pakar2 internasional: tidak
ada cara menatasi ini??????== Ganti teknologi
reklamasi dengan teknologi lain utnuk mencapai goal
Dampak Reklamasi Pantai

DAMPAK TERHADAP HIDROLOGI. Pola pasang-surut, pola aliran runoff

DAMPAK KUALITAS AIR. Jumlah limbah buangan, dan efek pengenceran oleh air
laut

DAMPAK THD TAMBAK. Berkurangnya suplai air tawardari darat berdampak


negatif terhadap produktivitas tambak-tambak tradisional

DAMPAK THD BENTOS. Perubahan areal laut menjadi daratan mengakibatkan


kematian aneka jenis bentos

DAMPAK thd FITO-PLANKTON.


Blooming fitoplankton dpt membahayakan kehidupan ikan dan udang

DAMPAK THD DAERAH ASUHAN IKAN & UDANG.


Apa yang harus dilakukan????
• Lakukan analisis dampaklingkungan yang akuntable
(jujur, tidak berpihak/KKN)
• Lakukan kajian resiko dan manfaat secara komprehansif
dan akuntable
• Belum ada sejarah memulihkan kembali ekosistem tropis
pasca reklamasi, pilihannya lost for ever...........

Anda mungkin juga menyukai