Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH MATEMATIKA DASAR

“Teknik Pengintegralan (Bagian II)”

Mata kuliah: Matematika Dasar

Disusun Oleh Kelompok 9 :

Verina Lutfiyah Dalimunthe ( 5213351031 )

Muhammad Fachrur Roji ( 5213351012 )

Dasminar Hutasoid ( 5213351036 )

Dosen Pengampu: Bapak Amirhud Dalimunthe, S. T., M. Kom

PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMPUTER

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2021

i
KATA PENGANTAR
 

Puji syukur atas Tuhan Yang Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang. Selain
itu, Kami juga memanjatkan puji syukur atas limpahan berkah dan hidayah-Nya,
sehingga makalah Matematika Dasar dengan materi “Teknik Pengintegralan (Bagian
II)” ini bisa berjalan dengan lancar. Kami juga berharap, supaya makalah ini bisa
menjadi tambahan pengetahuan dan berguna bagi semua pembaca makalah ini.

Makalah ini kami susun dengan lengkap dan detail dari berbagai sumber yang
ada, sehingga orang yang masih awam dapat memahami mengenai Teknik
Pengintegralan, Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak
yang sudah berkontribusi dalam penyelesaian makalah ini.

Kami juga menyadari bahwa kami masih memiliki banyak kekurangan dalam
penyusunan makalah ini. Kami memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam
penyusunan kata, sehingga kami membuka dan menerima kritik dan saran bagi seluruh
pembaca.

Akhir kata Kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan memberi
tambahan pengetahuan bagi seluruh orang yang membaca.
Sekian.
 
Medan, Oktober 2021

Kelompok 9
 
 

ii
DAFTAR ISI

COVER

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang .........................................................................................................1

1.2 Tujuan Penulisan ......................................................................................................1

1.3 Manfaat Penulisan ....................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengintegralan Parsial...............................................................................................2

2.2 Pengintegralan Fungsi Rasional................................................................................5

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan ..............................................................................................................10

3.2 Saran ........................................................................................................................10

DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................11

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang memiliki sifat universal, dimana
matematika ini memiliki peran penting di semua bidang ilmu pengetahuan. Melalui
perkembangan penalaran dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan,
perhitungan, pengukuran dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-
benda fisika. Matematika secara praktis mendaji salah satu kegiatan manusia sejak adanya
rekaman tertulis.
Penguasaan mata pelajaran Matematika khususnya mengenai integral bagi peserta didik
juga berfungsi membentuk kompetensi program keahlian. Integral adalah kebalikan dari
proses diferensiasi. integral ditemukan menyusul ditemukanya masalah dalam diferensiasi di
mana matematikawan hanya berfikir bagaimana menyelesaikan masalah yang berkebalikan
dengan solusi diferensiasi. Dengan mengajarkan Matematika khususnya dalam hal integral
diharapkan peserta didik dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan
mengembangkan diri di bidang matetmatika ini

1.2 Tujuan Penulisan


Pembuatan Makalah ini ditujukan untuk berikut:
a) Memenuhi salah satu tugas rutin Mata Kuliah Matematika Dasar
b) Mengembangkan pengetahuan dan kemampuan tentang Teknik Pengintegralan.
c) Menemukan solusi dari suatu permasalah yang terkait dengan materi Teknik
Pengintegralan.

1.3 Manfaat Penulisan

a) Dengan dibuatnya makalah ini maka akan dapat mempermudah untuk mengetahui
bagaimana Teknik Pengintegralan.

Dengan dibuatnya makalah ini dapat menjadi suatu acuan dalam pembelajaran matematika
yaitu materi Teknik Pengintegralan.

4
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengintegralan Parsial

Integral parsial adalah teknik pengintegralan dengan cara parsial. Apa itu teknik parsial?
Teknik parsial adalah teknik penyelesaian integral dengan cara pemisalan karena komponen
yang diintegralkan memuat variabel yang sama namun berbeda fungsi. Biasanya, integral
parsial ini digunakan untuk menyelesaikan persamaan yang cukup komplek. Bentuk umum
integral parsial adalah sebagai berikut.

Adapun keterangan masing-masing variabel adalah sebagai berikut.

u = f(x), sehingga du = f(x)dx

dv = g(x)dx, sehingga v = g(x)dx

Jika f(x) berupa polinom derajat n ≥ 1, n ∈ asli, maka bentuk formula di atas bisa
disederhanakan seperti skema berikut.

Tabel di atas menunjukkan bahwa, kolom fungsi f(x) di sebelah kiri merupakan fungsi yang
harus diturunkan sampai turunannya bernilai 0. Sementara itu, kolom fungsi g(x) sebelah
kanan harus diintegralkan sampai kolom sebelah kiri bernilai 0. Ketentuan lainnya adalah
tanda fungsinya selalu beselang-seling, yaitu dari positif (+) menjadi negatif (–) dan
seterusnya.

Dengan demikian, bentuk integralnya bisa dituliskan sebagai berikut.

Integral parsial didasarkan pada rumus turunan dari perkalian dua fungsi.

5
di mana u dan v adalah fungsi-fungsi yang terdiferensialkan dalam x. Jika u’ dan v’ kontinu,
kita dapat mengintegralkan kedua ruas dari persamaan di atas dan memperoleh

Dengan menulis kembali persamaan di atas, diperoleh teorema berikut.

Jika u dan v adalah fungsi-fungsi dalam x yang kontinu dan terdiferensialkan, maka

Contoh soal :

1. Tentukan

Untuk menerapkan integral parsial, kita perlu untuk menuliskan integral tersebut ke dalam

Terdapat beberapa cara untuk melakukan hal tersebut, yaitu

Panduan dalam pemilihan u dan dv sebelumnya menyarankan kita untuk memilih


pilihan pertama karena turunan dari u = x lebih sederhana dari x, dan dv = ex merupakan
bagian yang paling rumit dari integran yang sesuai dengan aturan dasar integral.

Sekarang, dengan integral parsial akan dihasilkan

6
Untuk memeriksa hasil pengintegralan ini, kita dapat menurunkan hasil tersebut untuk
mendapatkan integran aslinya.
Catatan : Pada contoh 1 di atas kita tidak perlu menuliskan konstanta ketika menyelesaikan

Untuk mengilustrasikan hal ini, cobalah mengganti v = ex dengan v = ex + C1 kemudian


terapkan proses integral parsial untuk melihat bahwa kamu akan mendapatkan hasil yang
sama.

2.2 Pengintegralan Fungsi Rasional

Menurut definisi, suatu fungsi rasional adalah hasil bagi dua fungsi suku banyak (polinom).

Misalnya,

Fungsi \(f\) dan \(g\) dinamakan fungsi rasional sejati jika derajat atau pangkat pembilang

kurang dari derajat penyebut. Sebaliknya, fungsi \(h\) adalah fungsi rasional tidak sejati

karena derajat pembilang lebih dari derajat penyebut. Fungsi rasional tidak sejati selalu dapat

ditulis sebagai jumlah fungsi suku banyak dan fungsi rasional sejati. Misalnya,

Hasil di atas kita peroleh dengan melakukan pembagian pembilang oleh penyebut, seperti

dapat dilihat pada perhitungan berikut.

7
Oleh karena fungsi suku banyak mudah diintegralkan, maka persoalan mengintegralkan

fungsi rasional terletak pada persoalan mengintegralkan fungsi rasional sejati. Tetapi apakah

fungsi rasional sejati selalu dapat diintegralkan? Dalam teori, jawabannya selalu dapat,

walaupun pencariannya tidak selalu mudah. Perhatikan kasus fungsi \(f\) dan \(g\) di atas.

CONTOH 1:

Penyelesaian:

Dengan mengggunakan substitusi \(u=x+1\), maka

CONTOH 2:

Penyelesaian:

Pikirkan dahulu substitusi \(u=x^2-4x+8\) sehingga \(du=(2x-4) \ dx\). Kemudian kita

peroleh,

8
Dalam integral kedua, buatlah menjadi kuadrat murni, sebagai berikut.

Dengan demikian, kita peroleh

9
BAB III

Penutup
 

3.1 Kesimpulan
Dari makalah diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa kalkulus mempunyai cabang
utama yaitu kalkulus differensial, dan kalkulus integral. Sedangkan kalkulusintegral terbagi
atas dua macam lagi yaitu integral tertentu dan integral tak tentu.integral terbagi atas dua
macam lagi yaitu integral tertentu dan integral tak tentu.Integral mempunyai banyak aplikasi
baik dalam kehidupan sehari, maupun dalamIntegral mempunyai banyak aplikasi baik dalam
kehidupan sehari, maupun dalam bidang sosial ekonomi pertanian. bidang sosial ekonomi
pertanian.
Dalam makalah ini ternyata integral memiliki aplikasi dalam bidang sosial ekonomi
yaitu untuk mencari fungsi asal dari fungsi marginalnya (fungsi turunannya) mencari fungsi
biaya total, mencari fungsi penerimaan marginal, mencari fungsi konsumsi dari fungsi
konsumsi marginal, mencari fungsitabungan dari fungsi tabungan marginal dan mencari
fungsi kapital dari fungsi investasi

3.2 Saran
Kami sebagai penyusun makalah menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini jauh
dari sempurna. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang dapat
membangun dari para pembaca. Semoga makalah ini dapat memberi manfaat kepada kami
dan pembaca pada umumnya

10
DAFTAR PUSTAKA

StudioBelajar, 2019, https://www.studiobelajar.com/integral-substitusi-parsial/

Smatika, 2016, https://smatika.blogspot.com/2016/09/integral-substitusi.html

Smatika, 2016, https://smatika.blogspot.com/2016/08/integral-fungsi-trigonometri.html ,13


agustus 2016

Idschool, 2018, https://idschool.net/uncategorized/rumus-integral-trigonometri/,17 februari


2018

11

Anda mungkin juga menyukai