Anda di halaman 1dari 3

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Fakultas Teknik
Departemen Teknik Sistem Perkapalan
RENCANA TUGAS MAHASISWA
MATA KULIAH Perpindahan Panas
KODE 208D3313 sks 3 SEMESTER 3
DOSEN 1. Ir. Syerly Klara, MT
PENGAMPU 2. Dr.Eng Andi Erwin Eka Putra, ST, MT
BENTUK TUGAS WAKTU PENGERJAAN TUGAS
Tugas kelompok Minggu XIII
JUDUL TUGAS
Perpindahan panas alat Linear dan Radial Heat Conduction

SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH


Mampu menerapkan dan menganalisis berbagai jenis alat penukar kalor

DISKRIPSI TUGAS
Melakukan pengujian pada alat Penukar kalor

METODE PENGERJAAN TUGAS


1) Atur unit pengukuran dan pra-panas peralatan eksperimental
Langkah 1) Hubungkan kekuatan perangkat HT15 ke unit pengukuran HT10X di bagian belakang.
Langkah 2) Hubungkan sembilan termokopel alat ke sembilan saluran di depan unit HT10X
Langkah 3) Periksa apakah semua switch di bagian belakang unit sudah habis.
Langkah 4) Putar OPERASI PEMILIHAN SWITCH ke posisi manual, dan atur tegangan input ke
minimum dengan memutar potensiometer VOLTAGE CONTROL ke arah berlawanan arah jarum
jam.
Langkah 5) Hidupkan sakelar daya di depan unit.
Langkah 6) Atur saklar FUNCTION SELECTOR ke posisi VOLTAGE, kemudian sesuaikan
potensiometer VOLTAGE CONTROL untuk mengatur tegangan pemanas menjadi 20 Volt.
Langkah 7) Set saklar TEMPERATUR PILIH ke posisi T1, dan tunggu sampai suhu mencapai 80 ℃.

2) Ukur suhu sepanjang batang diperpanjang pada kondisi kondisi pertama


Langkah 1) Ketika T1 thermocouple mencapai 80 ℃, kurangi potensiometer VOLTAGE CONTROL
menjadi 9 Volt. Suhu akan turun; tunggu sampai semua pembacaan suhu stabil (steady-state).
Langkah 2) Catat tegangan dan arus pemanas dengan mengalihkan saklar FUNCTION SELECTOR.
Langkah 3) Catat delapan suhu di sepanjang batang diperpanjang (T1 hingga T8) dan suhu udara
ambien, T9, dengan mengalihkan sakelar PEMILIH SUHU.

3) Ukur suhu sepanjang batang diperpanjang pada kondisi steady-state kedua.


Langkah 1) Tingkatkan potensiometer VOLTAGE CONTROL menjadi 16 Volt. Temperatur akan naik;
tunggu sampai semua pembacaan suhu stabil (steady-state).
Langkah 2) Ulangi Langkah 2 & 3 dari 2 (di atas).
i) Jika waktu memungkinkan, atur tegangan pemanas ke 12 Volt dan ulangi percobaan. Kemudian
atur pemanas ke 14 Volt dan ulangi percobaan lagi.
Langkah 3) Setelah selesai dan sebelum berangkat, matikan unit dan atur VOLTAGE CONTROL ke
nol.
BENTUK DAN FORMAT LUARAN
a. Obyek Garapan: Koefisien Perpindahan panas konduksi dan konveksi serta daya pada Linear
dan Radial Heat Conduction
b. Bentuk Luaran: Laporan tugas
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN
1. Urutan pengujian alat linier dan radial heat conduction jelas
2. Kerjasama team kompak
3. Ketelitian dalam pengambilan data benar

10 %

JADWAL PELAKSANAAN

LAIN-LAIN

DAFTAR RUJUKAN
 Welty, J., R., 1974, Engineering Heat Transfer, John Willey & Sons Inc.
 Frank Kreith, 1997., Prinsip Perpindahan Panas, ed 3 , Erlangga, Jakarta
 Necati Ozisik, 1985., Heat Transfer, Mcgraw-Hill, Singapura
 Cengel , Yunus., “Heat transfer a practical approach”.McGraw-Hill Science Engineering
Math.2002
 Discover with Armfield, 2011., Enginering Teaching and Research Equipment
 Syerly Klara, 2010, Buku Ajar PERPINDAHAN PANAS, LKPP Universitas Hasanuddin