Anda di halaman 1dari 28

KATA PENGANTAR

Kebijakan pokok Direktorat Pembinaan SMK mengacu pada tujuan strategis


Kementerian Pendidikan Nasional yaitu tersedianya dan terjangkaunya
layanan pendidikan menengah kejuruan yang bermutu, relevan, dan
berkesetaraan di semua provinsi, kabupaten, dan kota.
Tujuan strategis tersebut akan dicapai melalui program dan kegiatan secara
bertahap sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kunci
(IKK) dalam Rencana Strategis Direktorat Pembinaan SMK 2010-2014. Pada
tahun anggaran 2011, pendanaan Program Pembinaan SMK dialokasikan
melalui dana pusat (Direktorat Pembinaan SMK) dan dana dekonsentrasi
(Dinas Pendidikan Provinsi). Program Bantuan yang dialokasikan melalui
dana pusat akan disampaikan melalui bantuan langsung ke Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK), dan Institusi terkait dalam bentuk uang atau
barang/jasa. Sedangkan program yang dialokasikan melalui dana
dekonsentrasi akan dimanfaatkan untuk kegiatan pembinaan SMK secara
swakelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan untuk bantuan langsung ke
SMK.
Panduan Pelaksanaan (Panlak) ini memuat penjelasan tentang tujuan
program, tugas dan tanggung jawab pihak-pihak terkait, persyaratan,
mekanisme pelaksanaan, pemanfaatan dana, ketentuan
pertanggungjawaban fisik, administrasi, keuangan, dan pelaporan hasil
pelaksanaan. Panlak ini diharapkan dapat membantu Dinas Pendidikan
Provinsi, Dinas Pendidikan Kab/Kota, SMK, atau Institusi terkait untuk
memahami dan menjalankan program dengan baik sesuai ketentuan yang
berlaku.
Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah
berpartisipasi dan menyampaikan pemikirannya dalam pembuatan Panduan
Pelaksanaan ini. Apabila dalam Panduan Pelaksanaan ini masih terdapat
kekurangan atau kekeliruan, maka akan diperbaiki sesuai ketentuan yang
berlaku.

Jakarta, April 2011


Sekretaris Ditjen Dikmen
Selaku Kuasa Pengguna
Anggaran/Barang

Drs. Mustaghfirin Amin, MBA


NIP. 19580625 198503 1 003

i
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBELAJARAN PERAKITAN ALAT PENDUKUNG
PROGRAM KEWIRAUSAHAAN
(CNC M I LLI NG )
TAHUN 2011

1. KODE PROGRAM : 21 – PS – 2011


2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBELAJARAN PERAKITAN ALAT
PENDUKUNG PROGRAM KEWIRAUSAHAAN
(CNC MILLING )

3. TUJUAN : 1. Mendukung program peningkatan mutu


pendidikan dan pelatihan pada SMK;
2. Meningkatkan kompetensi peserta didik
dan guru dalam perakitan, perbaikan,
pemeliharaan, dan penggunaan Mesin
CNC MILLING;
3. Mendukung pemenuhan kekurangan
peralatan Mesin CNC MILLING;
4. Mendukung pengembangan produk
barang/jasa dalam negeri.
5. Meningkatkan pembelajaran
kewirausahaan di SMK
4. SASARAN : 125 paket
5. NILAI TOTAL : Rp. 40.600.000.000 (empat puluh miliar
BANTUAN enam ratus juta rupiah)
6. PEMANFAATAN : Pengadaan komponen, biaya pengiriman ke
DANA SMK Perakit, biaya Pelatihan termasuk
penyusunan manual perakitan dan materi
pelatihan, quality control, biaya perakitan dan
pajak-pajak

7. PRINSIP DASAR : 1. Bantuan diberikan dalam bentuk barang


PEMBERIAN berupa komponen untuk perakitan
BANTUAN peralatan CNC MILLING;
2. Perakitan dapat dilaksanakan oleh SMK
Penerima Bantuan atau SMK lain yang
ditunjuk sebagai perakit;
3. SMK calon penerima bantuan diusulkan
oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;

ii
4. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Kuasa
Pengguna Anggaran (KPA);
8. PERSYARATAN : 1. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan
PENERIMA HASIL Kabupaten/ Kota sebagai SMK calon
RAKITAN penerima bantuan;
2. Ditetapkan sebagai calon penerima
bantuan oleh Direktorat PSMK;
3. Diperuntukkan bagi SMK yang
menyelenggarakan kompetensi keahlian
antara lain Teknik Pemesinan/ Teknik
Ototronik/ Kontrol Mekanik/ Teknik
Mekatronika;
4. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
peserta didik 96 siswa atau lebih;
5. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
ruang praktik serta instalasi penunjang
utilitas praktik;
6. Bersedia mengambil CNC MILLING hasil
rakitan di SMK Perakit, atas biaya sendiri
dengan membawa surat pengantar dari
Dinas Pendidikan Kab/Kota;
7. Melampirkan fotocopy Surat
pengangkatan Kepala SMK.

iii
9. JADWAL : WAKTU
NO KEGIATAN
KEGIATAN (2011)
1. Penerimaan Usulan s.d Mei
2. Evaluasi usulan Mei
3. Penetapan SMK Mei
Penerima Bantuan
4. Pelaksanaan Mei-Juni
Pelelangan
5. Bimbingan Teknis, Juli
Penandatanganan
Surat Perjanjian
Pemberian Bantuan,
dan Koordinasi dengan
Disdik Kabupaten/Kota
6. Pengadaan dan Juli - Oktober
Pengiriman Komponen
ke SMK Perakit
7. Perakitan dan training Oktober -
Nopember
8. Pengiriman/ Nopember -
Pengambilan oleh SMK Desember
Penerima
9. Pelaporan hasil Desember

10. LAYANAN : Subdit Sarana dan Prasarana


INFORMASI Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah
Komp. Kemdiknas, Gedung E Lt. 12
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta
10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

iv
1...1.- ..34- -PS
PS
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................i


DESKRIPSI PROGRAM .........................................................................ii
DAFTAR ISI ......................................................................................... iv
BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... 1
A. Latar Belakang ................................................................................... 1
B. Tujuan .............................................................................................. 2
C. Dasar Hukum ..................................................................................... 2
D. Sasaran ............................................................................................. 3
E. Hasil yang diharapkan ........................................................................ 3
F. Nilai Bantuan ..................................................................................... 4
G. Karakteristik Program Bantuan .......................................................... 4
H. Jadwal Kegiatan ................................................................................ 4
BAB II ORGANISASI, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB ....................... 5
A. Organisasi ........................................................................................ 5
B. Tugas dan Tanggungjawab................................................................. 5
1. Direktorat Pembinaan SMK ............................................................. 5
2. Dinas Pendidikan Provinsi ............................................................... 6
3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ................................................... 6
4. Sekolah (SMK) ............................................................................... 6
5. Perusahaan Penyedia Komponen ................................................... 7
BAB III PERSYARATAN, BIMBINGAN TEKNIS DAN PENGIRIMAN
BARANG/ALAT ................................................................................... 9
A. Persyaratan Penerima Bantuan .......................................................... 9
B. Bimbingan Teknis ............................................................................... 9
C. Pengiriman Barang/Alat ..................................................................... 9
BAB IV PELAPORAN .......................................................................... 10
BAB V PENUTUP ................................................................................ 12
LAMPIRAN

v
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam upaya meningkatkan mutu peserta didik, Direktorat Pembinaan
SMK mengutamakan peningkatan kompetensi melalui pemberdayaan SDM
di SMK, diantaranya pengembangan program perakitan, pelatihan,
pemeliharaan dan perbaikan peralatan praktik. Disadari bahwa Kondisi
dan jenis peralatan praktik yang ada saat ini dirasakan kurang memadai,
sehingga belum dapat memenuhi tuntutan dalam pencapaian kompetensi
yang diharapkan dan diamanatkan dalam PP No. 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan, untuk itu pengadaan peralatan praktik
merupakan salah satu solusi yang tepat.

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, peserta


didik dituntut mampu menggunakan peralatan praktik sesuai dengan
kebutuhan dunia usaha dan industri. Pada umumnya peralatan yang ada
di sekolah merupakan produk buatan luar negeri yang tidak mudah dalam
perawatan dan perbaikan seperti sulitnya mendapatkan suku cadang dari
negara asal, sehubungan dengan hal tersebut Direktorat Pembinaan SMK
mengambil kebijakan agar setiap SMK yang mengadakan peralatan dapat
melakukan perakitan sekaligus alih teknologi.

Proses perakitan diharapkan mampu memberikan sejumlah pengetahuan


bagi guru dan peserta didik tentang komponen, cara merakit, merawat
dan memperbaiki, serta mengoperasikan peralatan.

Berkenaan dengan hal tersebut dalam rangka mendukung pemenuhan


kekurangan peralatan praktik pada SMK, dan sekaligus mendorong
pengembangan kompetensi merakit peralatan bagi peserta didik SMK,
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. PSMK) pada
tahun 2011 melalui dana APBN akan memberikan Bantuan Pembelajaran
Perakitan Alat Pendukung Program Kewirausahaan (CNC MILLING).

Program dimaksud akan dilaksanakan dengan cara pemilihan penyedia


barang dan jasa di Direktorat Pembinaan SMK (Dit. PSMK) sesuai dengan
Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan
Jasa Pemerintah.

Dalam hal pelaksanaan perakitan, diharapkan adanya dukungan, perhatian


dan kerjasama yang baik dari Pemerintah Kabupaten/ Kota dan Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan tugas dan tanggung jawab

1
masing-masing. Bagi sekolah penerima bantuan diwajibkan untuk
memberdayakan mesin CNC MILLING untuk pembelajaran praktik dan
kewirausahaan. Dalam rangka akuntabilitas publik, sekolah wajib
membuat laporan penerimaan peralatan, pemanfaatan dan pencatatan
aset sesuai dengan aturan yang berlaku.

B. Tujuan
Tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk:
1. Mendukung program peningkatan mutu pendidikan dan pelatihan
pada SMK;
2. Meningkatkan kompetensi peserta didik dan guru dalam perakitan,
perbaikan, pemeliharaan, dan penggunaan Mesin CNC MILLING;
3. Mendukung pemenuhan kekurangan peralatan Mesin CNC MILLING;
4. Mendukung pengembangan produk barang/jasa dalam negeri;
5. Mendukung program Kewirausahaan.

C. Dasar Hukum
Dasar hukum pemberian Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung
Program Kewirausahaan (CNC MILLING), dilandasi peraturan perundangan
sebagai berikut:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 2010 tentang Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2011;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan
Pendidikan;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Peraturan
Pemerintah Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah;
5. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah;
6. Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2009 tentang Penggunaan Produk
Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
7. Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan
Ekonomi Kreatif;
8. Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 134/PMK.06/2005 tentang
Pedoman Pembayaran Dalam Pelaksanaan APBN;
9. Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 104/PMK.02/2010 tentang
Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran
Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2011;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 40 tahun 2008 tentang
Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Menengah
Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK);

2
11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 tahun 2010 tentang
Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional 2010-2014 dan
perubahannya;
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 tahun 2010 tentang
Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian Pendidikan Nasional;
13. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 909/A.A3/KU/2011
tanggal 20 Januari 2011 tentang Pengangkatan Pejabat
Perbendaharaan/Pengelola Keuangan pada Direktorat Pembinaan
SMK, Ditjen Pendidikan Menengah, Kemdiknas tahun anggaran 2011;
14. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor 66/PB/2005
tentang mekanisme pembayaran atas beban APBN;
15. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian
Pendidikan Nasional Nomor 00472/D/PR/2011 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Pemberian Bantuan Sosial (Bansos) di Lingkungan
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah;
16. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satuan Kerja Direktorat
Pembinaan SMK Tahun Anggaran 2011 Nomor 0531/023-
12.1.01/00/2011 tanggal 20 Desember 2010 dan revisi ke 1 tanggal
17 Maret 2011.

D. Sasaran
Sasaran Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung Program
Kewirausahaan (CNC MILLING) melalui APBN tahun 2011 adalah 125
paket.

E. Hasil Yang Diharapkan


Hasil yang diharapkan dari pemberian bantuan adalah:
1. Meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan pada SMK sesuai
dengan kompetensinya masing-masing;
2. Meningkatnya kompetensi peserta didik dan guru dalam merakit,
memperbaiki, memelihara, dan menggunakan mesin CNC MILLING;
3. Terpenuhinya peralatan mesin CNC MILLING;
4. Berkembangnya produk barang/jasa dalam negeri;
5. Berkembangnya program kewirausahaan di SMK.

3
F. Nilai Bantuan
Total nilai Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung Program
Kewirausahaan (CNC MILLING) melalui APBN tahun 2011 adalah sebesar
Rp. 40.600.000.000,00 (empat puluh miliar enam ratus juta rupiah).

G. Karakteristik Program Bantuan


1. Pengadaan peralatan mesin CNC MILLING melalui perakitan
bekerjasama dengan mitra industri;
2. Pemilihan mitra industri perakitan dilakukan melalui proses pelelangan
(e-procurement );
3. Mitra industri sebagai pemenang lelang bertugas mengadakan
komponen, mengirim komponen ke SMK Perakit, melakukan
pembimbingan dan training kepada SMK Perakit, melakukan
penjaminan mutu (quality control) terhadap mesin CNC hasil rakitan,
menyusun manual perakitan dan menyusun materi training;
4. SMK Perakit yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kuasa
Pengguna Anggaran (KPA) melakukan perakitan dengan bimbingan
mitra industri;
5. SMK Penerima hasil rakitan yang ditetapkan melalui Surat Keputusan
Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) mengambil/ membiayai sendiri
ongkos kirim/ angkut dari SMK Perakit ke sekolah penerima;

H. Jadwal Kegiatan

WAKTU
NO KEGIATAN
(2011)
1. Penerimaan Usulan s.d Mei
2. Evaluasi usulan Mei
3. Penetapan SMK Penerima Bantuan Mei
4. Pelaksanaan Pelelangan Mei-Juni
5. Bimbingan Teknis, Penandatanganan Surat Juli
Perjanjian Pemberian Bantuan, dan Koordinasi
dengan Disdik Kabupaten/Kota
6. Pengadaan dan Pengiriman Komponen ke SMK Juli -
Perakit Oktober
7. Perakitan dan training Oktober -
Nopember
8. Pengiriman/ Pengambilan oleh SMK Penerima Nopember -
Desember
9. Pelaporan hasil Desember

4
BAB II
ORGANISASI, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB

Organisasi, tugas dan tanggung jawab di dalam pelaksanaan Bantuan


Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung Program Kewirausahaan (CNC
MILLING) dapat diuraikan sebagai berikut:

A. ORGANISASI
Organisasi pelaksanaan kegiatan Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat
Pendukung Program Kewirausahaan (CNC MILLING) akan melibatkan
unsur-unsur sebagai berikut:
1. Direktorat Pembinaan SMK;
2. Dinas Pendidikan Provinsi;
3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;
4. Sekolah (SMK);
5. Perusahaan Penyedia Komponen (Industri Mitra);

B. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

1. Direktorat Pembinaan SMK


a. Menyiapkan dokumen yang berkaitan dengan Bantuan
Pembelajaran Perakitan CNC MILLING;
b. Melaksanakan sosialisasi dan penjelasan dokumen;
c. Menerima daftar usulan SMK calon penerima bantuan dari Dinas
Pendidikan Kabupaten/ Kota;
d. Melaksanakan seleksi dan verifikasi (apabila dipandang perlu)
calon penerima dana bantuan;
e. Melaksanakan proses Pengadaan Barang/Jasa Bantuan CNC
MILLING;
f. Menandatangani kontrak pengadaan Barang/Jasa dengan
Pemenang Penyedia Barang/Jasa Bantuan CNC MILLING;
g. Menetapkan SMK Perakit dan SMK Penerima Bantuan;
h. Melaksanakan kegiatan penandatangan Surat Perjanjian
Pemberian Bantuan dan bimbingan teknis (Bimtek);
i. Melaksanakan supervisi pelaksanaan Bantuan CNC MILLING
(apabila dipandang perlu).

5
2. Dinas Pendidikan Provinsi
a. Menyebarluaskan informasi dari Direktorat Pembinaan Sekolah
Menengah Kejuruan ke institusi yang terkait;
b. Bersama Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melaksanakan
pembinaan terhadap SMK penerima bantuan;
c. Memberikan masukan dan saran yang berkaitan dengan
pelaksanaan program.

3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota


a. Mengusulkan sekolah calon penerima;
b. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan
kegiatan Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung
Program Kewirausahaan (CNC MILLING) dan pemanfaatan mesin
CNC hasil rakitan oleh SMK penerima sesuai dengan ketentuan
yang berlaku;
c. Menindaklanjuti permasalahan yang terjadi di lapangan;
d. Menerima laporan hasil pelaksanaan kegiatan Bantuan
Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung Program Kewirausahaan
(CNC MILLING) dari sekolah;
e. Menerima hasil Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung
Program Kewirausahaan (CNC MILLING) dari SMK yang
selanjutnya dicatatkan sebagai aset Pemerintah Kabupaten/ Kota;
f. Mengetahui serah terima hasil Bantuan Pembelajaran Perakitan
Alat Pendukung Program Kewirausahaan (CNC MILLING) dari
SMK swasta penerima bantuan ke yayasan yang selanjutnya
dicatatkan sebagai aset yayasan.

4. Sekolah
a. SMK Perakit
1) Kepala Sekolah membentuk Tim Perakit yang bertugas:
a) Memeriksa dan menerima komponen yang dikirim oleh
perusahaan/mitra industri dan menandatangani Berita
Acara Pemeriksaan dan Penerimaan komponen mesin CNC
MILLING;
b) Mengikuti proses pelatihan perakitan yang dilakukan oleh
mitra industri;
c) Melaksanakan proses perakitan mesin CNC MILLING;
2) Kepala Sekolah menandatangani surat perjanjian kerjasama
dengan industri mitra;
3) Bersedia melibatkan peserta didik dan pendidik dalam proses
perakitan;

6
4) Melakukan serah-terima mesin CNC MILLING hasil rakitan
kepada SMK Penerima dibuktikan dengan Berita Acara serah
terima;
5) Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan proses
Perakitan mesin CNC MILLING kepada Direktorat Pembinaan
SMK c.q. Subdit Sarana dan Prasarana, dan tembusannya
kepada industri mitra.
6) Memanfaatkan kegiatan perakitan sebagai wahana
pengembangan kewirausahaan.

b. SMK Penerima Hasil Rakitan


1) Kepala Sekolah menunjuk petugas penerima mesin CNC
MILLING hasil rakitan SMK;
2) Bertanggung jawab dalam pemanfaatan mesin untuk kegiatan
pembelajaran dan kewirausahaan;
3) Mengambil dan membiayai sendiri ongkos kirim/ angkut dari
SMK Perakit;
4) Melakukan serah-terima mesin CNC MILLING hasil rakitan
dari SMK Perakit dibuktikan dengan Berita Acara serah terima;
5) Melakukan serah-terima aset hasil Bantuan Perakitan Mesin
CNC MILLING oleh SMK kepada :
a) Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang selanjutnya
dicatatkan sebagai aset Pemerintah Kabupaten/Kota bagi
SMK negeri;
b) Yayasan yang selanjutnya dicatatkan sebagai aset
Yayasan bagi SMK swasta.
6) Memanfaatkan Peralatan (CNC MILLING) untuk kegiatan
pembelajaran.

5. Perusahaan Penyedia Komponen (Industri Mitra)


Perusahaan Penyedia Komponen adalah perusahaan pemenang lelang
yang akan bermitra dengan SMK Perakit dalam proses perakitan mesin
CNC MILLING dengan tugas sebagai berikut:
a. Menyediakan dan mengirimkan komponen sesuai dengan
spesifikasi, jumlah, biaya sesuai waktu yang disepakati dalam
kontrak;
b. Menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama Perakitan dengan
SMK Perakit;
c. Membuat dan menandatangani berita acara serah terima
komponen dengan SMK Perakit;
d. Memberikan pelatihan dan alih teknologi;

7
e. Melakukan pengawasan dan memberikan jaminan kualitas
Peralatan CNC MILLING hasil rakitan SMK;
f. Membebaskan SMK dari tuntutan Pihak Ketiga tentang Hak Paten;
g. Membuat laporan akhir tentang pelaksanaan perakitan dan serah
terima Peralatan CNC MILLING kepada Direktorat PSMK c.q.
Subdit Sarana dan Prasarana.

8
BAB III
PERSYARATAN, BIMBINGAN TEKNIS DAN PENGIRIMAN
BARANG/ALAT

A. Persyaratan Penerima Bantuan


Persyaratan calon penerima Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat
Pendukung Program Kewirausahaan (CNC MILLING) adalah sebagai
berikut:
1. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota sebagai SMK calon
penerima bantuan;
2. Ditetapkan sebagai calon penerima bantuan oleh Direktorat PSMK;
3. Diperuntukkan bagi SMK yang menyelenggarakan kompetensi
keahlian antara lain Teknik Pemesinan/ Teknik Ototronik/ Kontrol
Mekanik/ Teknik Mekatronika;
4. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki ruang praktik serta instalasi
penunjang utilitas praktik;
5. Memiliki data siswa, diprioritaskan bagi SMK yang memiliki peserta
didik 96 siswa atau lebih;
6. Bersedia mengambil CNC MILLING hasil rakitan di SMK Perakit, atas
biaya sendiri dengan membawa surat pengantar dari Dinas Pendidikan
Kab/Kota;
7. Melampirkan fotocopy Surat pengangkatan Kepala SMK.

B. Bimbingan Teknis
Sekolah yang telah ditetapkan sebagai SMK Perakit dan SMK Penerima
Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung Program Kewirausahaan
(CNC MILLING) akan diundang dalam kegiatan koordinasi program
dengan tujuan:
1. Penyampaian kebijakan Direktorat Pembinaan SMK;
2. Penandatanganan surat perjanjian;
3. Penjelasan proses perakitan;
4. Penjelasan pemanfaatan mesin CNC MILLING untuk kegiatan
pembelajaran dan kewirausahaan;
5. Penjelasan tata cara penerimaan, Perawatan Mesin CNC MILLING dan
pelaporan.

C. Pengiriman Barang/Alat
Mesin CNC Miling hasil rakitan SMK perakit dikirim atau diambil oleh SMK
Penerima atas biaya SMK Penerima.

9
BAB IV
PELAPORAN

Sekolah penerima Bantuan (Perakit dan Penerima Hasil Perakitan)


Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung Program Kewirausahaan (CNC
MILLING) diwajibkan menyampaikan laporan. Laporan tersebut harus dapat
memberikan data dan informasi lengkap dan jelas mengenai proses kegiatan
dari awal sampai dengan dinyatakan selesai.

A. SMK Perakit
1. Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan proses Perakitan
Peralatan CNC MILLING Kepada Direktorat Pembinaan SMK c.q.
Subdit Sarana dan Prasarana dengan tembusan kepada industri mitra;
2. Membuat dan menyampaikan laporan pembagian/ serah terima
Peralatan CNC MILLING ke SMK Penerima, yang ditujukan ke Dit.
PSMK cq. Subdit Sarana dan Prasarana.
3. Laporan hasil pelaksanaan dilengkapi dengan:
a. SK Tim Penerima Komponen CNC MILLING;
b. Berita Acara Serah Terima Komponen dari Industri Mitra;
c. Berita Acara Perakitan dan Pelaksanaan Uji Coba;
d. Pencatatan Aset dibuktikan dengan Berita Acara Serah terima ke :
• Pemerintah Kab/ Kota, melalui Dinas Pendidikan setempat,
untuk sekolah negeri;
• Yayasan dengan diketahui oleh Dinas Pendidikan setempat,
untuk sekolah swasta.
e. Foto dokumentasi (cetak berwarna):
a. Komponen
b. Proses Perakitan
c. Hasil Rakitan

B. SMK Penerima
Laporan penerimaan Bantuan Perakitan Peralatan CNC MILLING oleh SMK
terdiri atas :
1. Berita Acara penerimaan Peralatan CNC MILLING dari SMK Perakit ke
SMK Penerima;
2. Berita Acara Serah terima ke :
• Pemerintah Kab/ Kota melalui Dinas Pendidikan setempat, untuk
sekolah negeri;
• Yayasan dengan diketahui oleh Dinas Pendidikan setempat, untuk
sekolah swasta.

10
3. Laporan hasil penerimaan dilengkapi dengan:
a. SK Panitia Penerima Hasil Pekerjaan;
b. Berita Acara Pemeriksaan, Uji Coba dan Penerimaan CNC Milling;
c. Foto dokumentasi (cetak berwarna) CNC MILLING hasil perakitan;

C. Industri Mitra
Membuat dan menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Perakitan
Peralatan CNC MILLING oleh SMK kepada Direktorat Pembinaan SMK.

Sekolah penerima Bantuan (Perakit dan Penerima Hasil Perakitan) membuat


laporan dibuat rangkap 4 (empat) dalam format ukuran kertas A4 dijilid rapi, 1
(satu) asli sebagai pertinggal untuk Sekolah, masing-masing 1 (satu) copy
untuk Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan
Direktorat Pembinaan SMK dengan alamat:

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan


u.p. Kepala Subdit Sarana dan Prasarana
Komplek Kemdiknas Gedung E lantai 12
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat 10270

11
BAB V
PENUTUP

Setiap lokasi yang akan mendapatkan bantuan ini harus memenuhi kriteria
yang telah ditetapkan. Dengan tersusunnya Panduan Pelaksanaan (Panlak) ini,
diharapkan SMK Perakit dan SMK Penerima Bantuan Pembelajaran Perakitan
Alat Pendukung Program Kewirausahaan (CNC MILLING), dapat
merealisasikan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan.

Diharapkan pula semua pihak yang ikut berperan dalam program ini baik
langsung maupun tidak langsung memahami isi Panduan Pelaksanaan
program bantuan, sebelum memutuskan untuk ikut berpartisipasi dalam
pelaksanaan program, dengan demikian kesalahan prosedur selama
pelaksanaan dapat dihindarkan.

Program Bantuan ini akan berjalan lancar, apabila semua pihak yang terlibat
dalam proses pengadaan Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung
Program Kewirausahaan (CNC MILLING) konsisten terhadap peraturan
perundangan yang berlaku termasuk penerapan Panlak ini.

Panduan Pelaksanaan ini diharapkan menjadi acuan bagi sekolah dan Tim
serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya. Dengan demikian
diharapkan terdapat kesamaan pandangan dan persepsi dalam perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi program.

Hal-hal yang belum diatur dalam Panlak ini akan diatur lebih rinci dalam Surat
Perjanjian Pemberian Bantuan, dan Pedoman Penyusunan Laporan
Pelaksanaan Bantuan Pembelajaran Perakitan Alat Pendukung Program
Kewirausahaan (CNC MILLING) yang dikeluarkan Direktorat Pembinaan SMK.

12
LAMPIRAN
DINAS PENDIDIKAN ..........................................
SMK . . . . . . . . .
Jalan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . - . . . . . . . . . . . . .
Telepon (. . . . .) . . . . . . . . . . .

KEPUTUSAN KEPALA SMK ...........................


Nomor : . . . . . . . . . . .

T E N T A NG

PEMBENTUKAN TIM PENERIMA


BANTUAN PERAKITAN MESIN CNC MILLING/
PENUNJANG PROGRAM KEWIRAUSAHAAN TAHUN 2011

KEPALA SMK . . . . . . . . :

Menimbang : 1. bahwa dalam rangka peningkatan kompetensi


perakitan, perlu diadakan program Bantuan Perakitan
Mesin CNC MILLING/ Penunjang Program
Kewirausahaan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) .
. . . . . . Tahun Ajaran 2011;
2. bahwa dalam rangka kegiatan Bantuan Perakitan Mesin
CNC MILLING/ Penunjang Program Kewirausahaan
perlu dibentuk Tim Penerima.
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional ;
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19
tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
3. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 54 tahun
2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemeritah;
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 40
tahun 2008 tentang Standar Sarana dan Prasarana
untuk Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah
Kejuruan (SMK/MAK);
5. Panduan Pelaksanaan Perakitan Mesin CNC MILLING/
Penunjang Program Kewirausahaan;
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
PERTAMA : Keputusan Kepala SMK . . . . . . . . tentang Pembentukan Tim
Penerima Bantuan Perakitan Mesin CNC MILLING/ Penunjang
Program Kewirausahaan.

KEDUA : Tim Penerima Bantuan Perakitan Mesin CNC MILLING/


Penunjang Program Kewirausahaan mempunyai tugas:
1. Memeriksa kesesuaian jenis, jumlah barang hasil
pengadaan dengan spesifikasi yang telah ditetapkan;
2. Membuat dan menandatangani Berita Acara hasil
pemeriksaan dan penerimaan Bantuan Perakitan Mesin
CNC MILLING/ Penunjang Program Kewirausahaan dan
disampaikan kepada Kepala Sekolah;
3. Mendokumentasikan dalam bentuk foto.

KETIGA : Biaya pelaksanaan tugas dimaksud dalam diktum kedua


akan dibebankan pada SMK ....................... (penerima
bantuan).

KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan


ketentuan akan diperbaiki sebagaimana mestinya jika
dikemudian hari terdapat kekeliruan.

Ditetapkan di :
Pada tanggal :

Kepala SMK . . . . . . . . . . .

................
NIP. . . . . . . . . . . . .
Tembusan:
1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ...........
2. Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota...........
Lampiran : Surat Keputusan Kepala SMK ..............
Nomor : ..........
Tanggal :..........

Tim Penerima Bantuan


Perakitan Mesin CNC MILLING/ Penunjang Program Kewirausahaan
SMK ...............................

NO NAMA UNSUR JABATAN DALAM TIM


1. Wakasek Bidang Sarana Ketua merangkap
Anggota
2. Guru Sekretaris merangkap
Anggota
3. Guru Anggota

Ditetapkan di :...........
Tanggal :...........

Kepala SMK . . . . . . . . . .

.....................
NIP. . . . . . . . . . . .
Format untuk SMK Negeri
BERITA ACARA SERAH TERIMA ASET
MESIN CN C M I LLI N G / HASIL RAKITAN SMK
SMK NEGERI ..................
TAHUN ANGGARAN 2011
Nomor : ……………………

Pada hari ini …………….. tanggal……………. bulan ………….. tahun dua ribu ..........., yang
bertandatangan di bawah ini :
1. Nama : ……………………………….
NIP : ……………………………….
Jabatan : Kepala SMK Negeri …………………………..
Alamat SMK : ……………………………….
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama jabatan, selanjutnya disebut PIHAK
PERTAMA.

2. Nama : ……………………………….
NIP : ……………………………….
Jabatan : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota …………………….
Alamat Dinas : ……………………………….
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama jabatan, selanjutnya disebut PIHAK
KEDUA.

Berdasarkan :
1. Surat Penetapan Direktur Pembinaan SMK Nomor :....... tanggal.......... tentang
Pemberian bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan SMK untuk kegiatan KBM;
2. Berita Acara Serah Terima bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan SMK dari SMK
Perakit kepada SMK Penerima Nomor:........ tanggal .........;

Kedua belah pihak bersepakat mengadakan serah terima aset bantuan Mesin CNC
MILLING/ hasil rakitan SMK dengan uraian sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA menyerahkan kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima
penyerahan PIHAK PERTAMA berupa aset bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan
SMK seperti dalam lampiran berita acara ini.
2. PIHAK KEDUA menerima penyerahan tersebut dalam keadaan baik dan lengkap,
selanjutnya PIHAK KEDUA akan mencatatkan dalam buku inventaris aset Pemerintah
Kabupaten/Kota sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Demikian Berita Acara Serah Terima bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan SMK ini
dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA,

(……..………………) (……………………….)
NIP. …………………… NIP. …………………
Mengetahui
Kepala Bagian Perlengkapan
Pemerintah Kabupaten/Kota…………

(……………………….)
NIP …………………….
Lampiran Berita Acara Serah Terima Aset
Bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan SMK
Nomor : ……………………
Tanggal : ………………….

SMK Negeri …………


Kabupaten/Kota ………………..

Harga Beli/
Merk, Model, Tahun Sumber
No Nama/Jenis Jumlah Spesifikasi Perolehan
Type Perakitan Pendanaan
(Rp.)

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA,

(……..……………………) (……………………….)
NIP. ……………………. NIP. …………………

Mengetahui
Kepala Bagian Perlengkapan
Pemerintah Kabupaten/Kota…………
(……...............………………….)
NIP …………………….
Format untuk SMK Swasta
BERITA ACARA SERAH TERIMA ASET
MESIN CN C M I LLI N G / HASIL RAKITAN SMK
SMK ..................
TAHUN ANGGARAN 2011
Nomor : ……………………

Pada hari ini …………….. tanggal……………………. bulan ………….. tahun dua ribu.........., yang
bertandatangan di bawah ini :
1. Nama : ……………………………….
Jabatan : Kepala SMK …………………………..
Alamat SMK : ……………………………….
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama jabatan, selanjutnya disebut PIHAK
PERTAMA.

2. Nama : ……………………………….
Jabatan : Ketua Yayasan …………………….
Alamat Yayasan : ……………………………….
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama jabatan, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Berdasarkan :
1. Surat Penetapan Direktur Pembinaan SMK Nomor :....... tanggal.......... tentang
Pemberian bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan SMK untuk kegiatan KBM ;
2. Berita Acara Serah Terima bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan SMK dari SMK
Perakit kepada SMK Penerima Nomor:........ tanggal .........;

Kedua belah pihak bersepakat mengadakan serah terima aset bantuan Mesin CNC MILLING/
hasil rakitan SMK dengan uraian sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA menyerahkan kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima
penyerahan PIHAK PERTAMA berupa aset bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan
SMK seperti dalam lampiran berita acara ini.
2. PIHAK KEDUA menerima penyerahan tersebut dalam keadaan baik dan lengkap,
selanjutnya PIHAK KEDUA akan mencatatkan dalam buku inventaris aset Yayasan sesuai
dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Demikian Berita Acara Serah Terima aset bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan SMK ini
dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA,

(……..………………) (……………………….)
Mengetahui
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota…………

(……………………….)
NIP …………………….
Lampiran Berita Acara Serah Terima Aset
Bantuan Mesin CNC MILLING/ hasil rakitan SMK
Nomor : ……………………
Tanggal : ………………….

SMK Negeri …………


Kabupaten/Kota ………………..

Harga Beli/
Merk, Model, Tahun Sumber
No Nama/Jenis Jumlah Spesifikasi Perolehan
Type Perakitan Pendanaan
(Rp.)

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA,

(……..……………………) (……………………….)
NIP. ……………………. NIP. …………………

Mengetahui
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota…………

(……...............………………….)
NIP …………………….