Anda di halaman 1dari 9

KASUS-KASUS PELANGGARAN HAM

1. PEMBUNUHAN

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang Belum Terungkap, Warga Gunakan Cara Ghaib

Dukungan masyarakat terhadap pengungkapan kasus pembunuhan seorang ibu bernama Tuti (55),


dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23) yang jasadnya ditemukan dalam kondisi bugil di bagasi
mobil Alphard di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada 18 Agustus
2021 lalu, terus mengalir.
Warga penasaran siapa pelaku dalam kasus pembunuhan yang hampir satu bulan terakhir ini masih
belum terungkap oleh polisi tersebut. Tidak hanya masyarakat biasa, sejumlah paranormal juga
turut andil memujukan empatinya. Yang unik, ada yang mencoba mengungkap kasus tersebut
dengan cara ghoib, yaitu berupa mediumisasi jin qorin korban dan mewawancarainya.

Rekaman wawancara yang diklaim sebagai jin qarin korban itu menyebar luas melalui tayangan
video di sejumlah akun youtube warga. Diantaranya akun youtube bernama Fredy Sudaryanto
Sport. Youtuber ini menceritakan rekaman proses mediumisasi itu berdurasi 15 menit. Namun
dirinya tidak akan menayangkan rekaman wawancara dengan jin qarin korban itu secara utuh,
dengan alasan menghormati proses hukum yang masih dilakukan kepolisian.
Dalam rekaman tersebut, pelaku mediumisasi yang diyakini dirasuki jin qarin almarhumah Amalia
menceritakan detik-detik pembunuhan terjadi, yang disebutkan dilakukan oleh dua orang pelaku.
Dia disiksa dengan cara diseret dan dipukuli. Kemudian diungkap soal baju korban yang dilucuti
dan dibuang ke sebuah tempat. Hingga soal handphone korban yang hilang. Handphone milik
korban Amalia itu dibuang oleh pelaku ke sebuah tempat yang disebut dalam rekaman mediumisasi
jin qarin Amalia ke air panjang, yang diartikan sebuah sungai.

2. PELECEHAN

Aktor Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Kariernya Langsung Redup


Shia LaBeouf sempat begitu terkenal lewat seri film Transformers. Setelah berhenti
membintangi Transformers, karier LaBeouf mulai meredup. Ditambah lagi, LaBeouf pernah
melakukan tindakan kekerasan lantaran ketergantungan alkohol pada 2014 & 2017. Namun,
karier LaBeouf sempat membaik lagi sesudah ia membintangi Honey Boy (2019).
Sayangnya, kebangkitan LaBeouf di dunia perfilman pun tidak berlangsung lama. Pada
Desember 2020, mantan kekasih LaBeouf yang juga dikenal sebagai penyanyi, yaitu FKA
Twigs, menggugat LaBeouf atas tuduhan pelecehan seksual. FKA Twigs mengaku dia
menerima kekerasan fisik dan verbal ketika mereka masih menjadi kekasih selama 2018—
2019.
Hanya beberapa hari sesudah FKA Twigs menggugat LaBeouf, Netflix menetapkan untuk
menghapus nama sang aktor berdasarkan laman pertimbangan penghargaan yang terdapat
pada situs Netflix. Selain itu, namanya juga dihapus dari sinopsis filmnya yang berjudul
Pieces of Woman (2020). LaBeouf juga sama sekali tidak terlibat pada proyek film apa pun
sampai sekarang.

3. PENGUSIRAN (PEMINDAHAN)

Pengusiran Paksa Warga Syiah Sampang Dikecam 

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Surabaya mengecam pengusiran
terhadap penganut Syiah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sampang. "Pemerintah Sampang
gagal menjalankan fungsinya sebagai pelindung masyarakat,” kata Koordinator Kontras
Surabaya, Andy Irfan Junaidi, dalam keterangan persnya, Jumat 13 Januari 2012.
Menurut Andy, Pemerintah Kabupaten Sampang justru membiarkan aksi kekerasan terhadap
warga penganut Syiah, bahkan menjadi pelaku kekerasan.

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan Kontras Surabaya, tindakan pengusiran dilakukan
tanpa terlebih dahulu berdialog dengan warga penganut Syiah. Bahkan pengusiran dilakukan
secara sistematis dengan terlebih dahulu menghentikan seluruh pasokan bantuan. Aliran air untuk
fasilitas MCK di lokasi pengungsian juga dihentikan sepihak.

Karena itu Kontras mendesak pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera
mengambil alih perlindungan bagi warga penganut Syiah di Sampang. "Dari awal pemerintah
setempat tak pernah serius melindungi warganya. Kami juga mendesak kepolisian segera
mewujudkan keamanan di Sampang," ujar Andy.
Koordinator Center for Marginalized Communities Studies (CMARs) Surabaya, Akhol Firdaus,
juga menilai pelaku utama pengusiran warga Syiah adalah pemerintah daerah, khususnya
Kementerian Agama Sampang serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)
Sampang.
Berdasarkan data yang dihimpun CMARs, dua instansi itulah yang menyediakan beberapa truk
untuk mengangkut secara paksa warga Syiah kembali ke rumahnya. "Mereka mengusir tanpa
adanya jaminan keamanan bagi warga Syiah setelah kembali ke rumah mereka," tutur Akhol.

4. PENCULIKAN

Tukang Becak Penculik Siswi SD di Aceh Residivis Kasus Cabul-Pencurian

Pria berinisial KS (25) babak belur dihajar warga karena diduga menculik siswi kelas VI madrasah
ibtidaiyah negeri (MIN/setara SD). KS merupakan residivis dua kasus.
"Dia residivis juga, pernah terlibat kasus pencabulan dan pencurian dengan kekerasan," kata Kasat
Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Ahmad Arief Sanjaya saat dihubungi detikcom, Kamis
(9/9/2021).
Dia mengatakan KS dan istrinya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka penculikan. Polisi masih
mendalami motif mereka menculik N (12).

"Keduanya sedang dalam pemeriksaan kita untuk mengungkap motifnya," ujar Ahmad.

Sebelumnya, pria warga Aceh Tengah, Aceh, itu diduga menculik seorang siswi SD berinisial N
(12).
Kabar penculikan ini viral di media sosial (medsos). KS terekam kamera saat menculik N
menggunakan becak motornya.

Setelah menculik korban, pelaku bersembunyi. Warga bersama polisi mengungkap lokasi
persembunyian KS.
"Pelaku kita tangkap sama warga tadi malam. Warga antusias mencari pelaku ke tempat yang kita
duga menjadi lokasi persembunyiannya," ujar AKP Ahmad, Rabu (8/9).
Ahmad menyebut korban sempat dianiaya pelaku. Setelah diselamatkan, korban dibawa ke rumah
sakit untuk mendapat perawatan.

5. PENYIKSAAN
Teganya Majikan Setrika dan Suruh ART Makan Kotoran Kucing Hanya Karena Kesal

Polisi sudah menetapkan majikan di Surabaya, FF (53) sebagai tersangka kasus penganiayaan. Ia


memukul, menyetrika hingga menyuruh asisten rumah tangga (ART) berinisial EAS (47) memakan
kotoran kucing.

FF merupakan warga Manyar, Surabaya. Kini ia ditahan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya
setelah menjalani pemeriksaan. Sementara korban merupakan warga Jombang.
"Kami sudah melakukan penyelidikan dan kami sudah tetapkan tersangka terhadap majikannya
berinisial FF," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian saat rilis di
mapolrestabes, Rabu (19/5/2021).
Oki kemudian menjelaskan soal motif tersangka melakukan aksi kekerasan atau penganiayaan
terhadap korban. Dalam pemeriksaan terungkap, tersangka merasa kesal pada korban soal kerjaan
sebagai ART.

"Motifnya kesal, sehingga majikan atau tersangka tersebut melakukan tindakan kekerasan kepada
asisten rumah tangga itu. (Kesalnya) karena pekerjaan," ungkap Oki.
Kronologinya, ART itu kerap menjadi korban aksi kekerasan, ketika tidak mengikuti perintah sang
majikan. ART itu kerap dipukul, pernah disetrika bahkan disuruh memakan kotoran kucing.
"Ya, ketika yang bersangkutan (korban) tidak mengikuti perintahnya. Itu juga disebutkan oleh
korban dan beberapa saksi juga menyampaikan," ungkap Oki.
Penanganan kasus kekerasan ini berawal dari laporan UPT Liponsos Surabaya. Sebab, korban tidak
mengalami gangguan jiwa dan ditemukan bekas luka sehingga diduga sebagai korban kekerasan atau
penganiayaan. Polisi akhirnya melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

6. PELECEHAN SEKSUAL

Kasus Kekerasan Seksual di Indonesia Mayoritas Tanpa Penyelesaian


Laporan Studi Kuantitatif Barometer Kesetaraan Gender menunjukkan, mayoritas
masalah kekerasan seksual di Indonesia berakhir tanpa kepastian. Sebab 57% korban kekerasan
seksual mengaku tak ada penyelesaian dalam kasus tersebut.
 
Selain itu, opsi lain yang menjadi solusi penyelesaian perkara kekerasan seksual dengan membayar
sejumlah uang kepada korban. Ini sebagaimana dinyatakan oleh 39,9% korban kekerasan seksual.
 
Sebanyak 26,2% korban akhirnya menikah dengan pelaku. Penyelesaian masalah kekerasan seksual
dengan jalan damai atau secara kekeluargaan berada tepat di bawahnya, yakni 23,8%. Hanya 19,2%
korban yang berhasil mengawal kasus kekerasan seksual, sehingga pelaku berakhir di penjara.

Laporan yang digarap tim peneliti International NGO Forum on Indonesian Development (INFID)
menyebutkan, hampir seluruh solusi yang selama ini terealisasi tak menyelesaikan isu kekerasan
seksual. Sebab, jalan keluar tersebut malah menciptakan trauma fisik, psikis, serta ekonomi bagi
korban.

7. PEMERKOSAAN

Bunga Diajak Pacar Jalan-Jalan Naik Motor, Ternyata Dibawa ke Kebun Karet, Terjadilah

Dua pelaku pemerkosaan terhadap seorang gadis yang masih di bawah umur akhirnya ditangkap
Satreskrim Polres Banyuasin Senin (28/6) lalu.

Keduanya berinisial AP, 16, dan Yayan Ardani, 20, ditangkap di tempat yang berbeda. Kedua
pelaku diketahui sebagai warga Jl Talang Kebang, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan
Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Aksi pemerkosaan ini diketahui, bermula saat korban yang
masih berusia 14 tahun, sebut saja Bunga, diajak tersangka Yayan yang merupakan pacar korban
berkeliling naik sepeda motor pada Jumat (25/6) sekitar pukul 21.00 WIB lalu.

Pelaku Yayan rupanya bukan mengajak korban pulang, melainkan pergi ke arah areal kebun karet
milik warga di Mulya Agung belakang kantor satpol PP Pemkab Banyuasin bersama kedua pelaku
lainnya yaitu AP dan DE (DPO).
8. PEMBEGALAN

Aksi Pembegalan di Masjid Terekam CCTV, Warganet: Masuk Neraka Jalur VVIP!
Begal kembali melakukan aksinya! Kali ini, pelaku melakukan tindakannya itu di sebuah
masjid dan terekam oleh kamera CCTV. Video tersebut pun viral  di media sosial.

Dalam rekaman itu terlihat seorang pemuda mengenakan jaket berwarna biru sedang duduk
di halaman masjid.
Tak lama kemudian, datang pelaku pembegalan dengan perawakan besar memakai topi dan
celana pendek menghampiri pemuda tersebut.
Awalnya, pelaku terlihat biasa saja berjalan ke arah masjid. Namun, beberapa saat
setelahnya, pelaku memperlihatkan gerak-gerik mencurigakan. Dia tampak melihat ke arah
kanan-kiri mengecek situasi sekitar.

Setelah sampai di depan korban, pelaku langsung merampas gadget korban dan
mengancamnya dengan senjata tajam.
Tak bisa berkutik, korban hanya terdiam membiarkan pelaku mengambil gadgetnya dan pergi ke
dalam masjid.

9. PERBUDAKAN SEKSUAL

Kisah Tragis Gadis Guinea Korban Perbudakan Seksual di Australia

Seorang gadis 17 tahun asal Guinea, Afrika Barat melarikan diri dari sebuah rumah di Australia.
Pengakuan mengejutkan meluncur dari bibirnya: ia mengaku dijadikan budak seks.
Korban mengaku datang ke Australia pada awal April lalu, dengan iming-iming diberi pekerjaan
sebagai tenaga pembersih. Ia dibawa oleh seorang pria yang ditemuinya di Guinea pada Januari
2017.
Keduanya menuju Australia lewat Paris. Perjalanan tersebut menempuh waktu beberapa hari.
Sydney menjadi lokasi pijakan pertamanya di Negeri Kanguru.

Seperti dikutip dari BBC, Jumat (19/5/2017), alih-alih mendapat pekerjaan, gadis itu justru dibawa
ke sebuah rumah -- yang diyakini berada di Sydney Metropolitan -- dan menjadi objek perbudakan
seksual sejumlah pria. Hingga akhirnya ia melarikan pada Kamis dini hari 27 April 2017 lalu.
Polisi dari satuan penanganan perdagangan manusia dan kejahatan seksual segera menyelidiki
laporannya.
Kepada polisi, korban mengaku lari ke sebuah tempat tak dikenal, sebelum diselamatkan seorang
perempuan yang membawanya ke sebuah pusat layanan masyarakat.
Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit, Royal Prince Alfred Hospital, untuk mendapatkan perawatan.
Saat ini polisi masih mencari para terduga penyerang korban, juga sosok perempuan yang
menolongnya.
Perempuan itu diduga bernama 'Nicole' dan mengendarai mobil kecil berwarna merah, yang
mungkin adalah hatchback.
Para penyelidik juga berharap bisa mendapatkan keterangan dari mereka yang melihat atau mendengar
korban -- setelah ia lari dari rumah yang menjadi penjaranya.

10.PENCURIAN

3 Wanita di Polman Sulbar Terekam CCTV Curi Kipas Angin-Kacamata di Toko

Tiga wanita di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), terekam kamera


pengawas atau CCTV tengah melakukan aksi pencurian di sebuah toko. Ke-3 Pelaku itu membawa
kabur kipas angin hingga kacamata.
Dalam rekaman kamera pengawas terlihat ketiga pelaku masuk ke toko yang sedang sepi. Pelaku
kemudian mengambil sejumlah barang, diantaranya sebuah kipas angin yang disembunyikan di
balik baju, serta beberapa kacamata yang terpajang di etalase.
Aksi pencurian ini terjadi pada salah satu toko di Kecamatan Campalagian, Sabtu lalu (04/9),
sekitar pukul 12.15 Wita. Saat kejadian, toko dalam keadaan sepi lantaran pemiliknya sedang
beribadah.
"Kejadian sekitar jam 12.15 Wita hari Sabtu waktu Zuhur, saya ke masjid. Pas anak-anak masuk ke dalam,
itu orang (pelaku) masuk juga," ujar pemilik toko Faharuddin kepada wartawan, Senin (6/9/2021).
TUGAS

PKN
KASUS-KASUS
PELANGGARAN HAM

Nama : ADITYA AZHARI


Kelas : X AKL 5

SMK 1 KALANGANYAR
TAHUN 2021