Anda di halaman 1dari 13

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi segala rahmatnya

sehingga makalah ini dapat diselesaikan. Makalah ini dibuat dengan bantuan dari berbagai

sumber yang dipakai sebagai fakta dari makalah ini.

Dengan harapan semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman

bagi para pembaca. Makalah ini dibuat dengan segala kekurangan dan kelebihan penulis

karena manusia memiliki keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu, tidak ada hal

yang dapat diselesaikan dengan sempurna. Begitu pula dengan makalah yang telah penulis

selesaikan

Maka dari itu penulis bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca. Penulis akan

menerima kritik dan saran yang diberikan sebagai acuan untuk memperbaiki makalah yang

selanjutnya agar menjadi lebih baik.

Dengan menyelesaikan makalah ini diharapkan banyak manfaat yang dapat dipetik

dan diambil dari makalah ini. Semoga dengan adanya makalah ini dapat memberikan

pemahaman mengenai industri terutama industri garmen atau pakaian jadi. Dan penulis

mengharapkan adanya kinerja yang baik demi tercapainya suatu kesuksesan dan kelancaran.

Bandung, Mei 2018

Penulis
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .............................................................................................................

KATA PENGANTAR ...........................................................................................................

DAFTAR ISI .........................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................................

1.1 Latar Belakang ...............................................................................................................

1.2 Rumusan Masalah ..........................................................................................................

1.3 Tujuan ............................................................................................................................

1.4 Manfaat ..........................................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN ....................................................................................................

2.1 Kajian Teori ....................................................................................................................

2.2 Pembahasan ....................................................................................................................

BAB III PENUTUP .............................................................................................................

3.1 Simpulan .........................................................................................................................

3.2 Saran ...............................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................................


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Industri tekstil merupakan salah satu industri yang paling dikembangkan karena memiliki

peran penting dalam perekonomian . Selain itu, industri tekstil merupakan salah satu industri

yang diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sandang nasional. Hampir di seluruh wilayah

Indonesia industri tekstil berperan penting terhadap perekonomian di Indonesia.

Tetapi, industri tekstil merupakan industri yang mempunyai lingkungan yang tidak

menyenangkan. Hal tersebut dapat dilihat dari bahan baku, energi dan pengolahan limbah

setelah hasil produksi. Industri pabrik tekstil membuang limbah cair ke lingkungan akan

mengakibatkan aliran limbah cair tersebut akan melalui di sekitar lingkungan, dengan

demikian lingkungan disekitar industri akan menjadi terganggu bahkan mutu lingkungan

tersebut akan menurun.

Tidak hanya limbah cair yang akan merusak lingkungan tetapi asap dari industri tekstil

akan mencemari lingkungan di lingkungan sekitar bahkan jika asap tersebut sudah sangat

hitam dan tebal akan berdampak buruk bagi penduduk disekitar sehingga akan menimbulakn

pencemaran udara

Menyikapi masalah ini perlu adanya pengolahan limbah dan pemanfaatan limbah secara

berkala baik di industri tekstil maupun masyarakat yang berada disekitarnya. Sehingga

terciptanya industri tekstil yang mementingkan pengolahan limbah dan menumbuhkan

perekonomian di lingkungan sekitar.

Dengan adanya pemanfaatan limbah tekstil yang baik maka akan menumbuhkan

perekonomian yang baik. Tidak hanya pemanfaat pada limbah yang akan berdampak pada

perkonomian saja teteapi, dengan adanya indsutri tekstil di pemukiman akan menumbuhkan
perekonomian yang pesat seperti adanya kontrakan rumah, pangkalan ojek, warung makan,

kost dan lainnya. Sehingga di lingkangan industri memiliki perekonomian yang berkembang

Industri tekstil dapat berperan aktif untuk menumbuhkan lingkungan yang asri sehingga

lingkungan sekitar tidak terlalu terkena dampak dari polusi udara yang ditimbulkan oleh

industri tekstil. Contohnya seperti menanam seribu pohon di kawasan industri atau disekitar

lingkungan industri sehingga terciptanya lingkungan yang kondusif dan asri.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalahnya adalah

1. Bagaimana pengaruh perkembangan industri tekstil terhadap lingkungan sekitar ?

2. Apa dampak industri tekstil terhadapa lingkungan sekitar?

3. Bagaimana kontribusi industri tekstil terhadap lingkungan sekitar ?

1.2 Tujuan

Tujuannya adalah

1. Mendeskripsikan pengaruh perkembangan industri tekstil terhadap lingkungan sekitar

2. Menjelaskan dampak industri tekstil terhadapa lingkungan sekitar

3. Menjelaskan kontribusi industri tekstil terhadap lingkungan sekitar

1.4 Manfaat

1.4.1 Manfaat Bagi Penulis

Menambah wawasan serta pemahaman bagi penulis mengenai pengaruh

perkembangan industri tekstil terhadap lingkungan sekitar.


1.4.2 Manfaat Bagi Pembaca

Menambah wawasan serta menambah pemahaman pembaca mengenai pengaruh

perkembangan industri tekstil terhadap lingkungan sekitar. Pembaca dapat mengetahui

perkembangan industri

1.4.3 Manfaat Bagi Masyarakat Umum

Mendapat informasi secara detail mengenai tekstil


BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Kajian Teori

Industri tekstil dan produk  tekstil merupakan salah satu industri yang di prioritaskan

untuk dikembangkan karna memiliki peran yang strategis dalam perekonomian nasional yaitu

sebagai penyumbang devisa negara, menyerap tenaga kerja dalam jumlah cukup besar, dan

sebagai industri  yang diandalkan  untuk memenuhi  kebutuhan  sandang nasional.

Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang

setengah jadi atau barang jadi menjadi barang yang bermutu tinggi dalam penggunaannya,

termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri. Dengan demikian, industri

merupakan bagian dari proses produksi. Bahan-bahan industri diambil secara langsung

maupun tidak langsung, kemudian diolah, sehingga menghasilkan barang yang bernilai lebih

bagi masyarakat. Kegiatan proses produksi dalam industri itu disebut dengan perindustrian.

Istilah industri sering disebut sebagai kegiatan manufaktur (manufacturing).

Pengertian industri sangatlah luas, yaitu menyangkut semua kegiatan manusia dalam

bidang ekonomi yang sifatnya produktif dan komersial. Karena merupakan kegiatan ekonomi

yang luas maka jumlah dan macam industri berbeda-beda untuk tiap negara atau daerah.

Ditinjau dari performa neraca ekspor-impor antara Indonesia dengan beberapa negara

produsen TPT Asia untuk produk serat, benang, kain lembaran dan pakaian jadi.

Salah satu bukti dari garmen yang menjadi peran terbesar di industri tekstil yaitu dilihat dari

banyaknya tenaga kerja yang diserap. Hal ini menunjukkan bahwa industri garmen sangat

dominan dalam industri tekstil di Indonesia.

A. Pengaruh perkembangan industri tekstil terhadap lingkungan sekitar


Tekstil adalah material fleksibel yang terbuat dari tenunan benang. Tekstil dibentuk

dengan cara penyulaman, penjahitan, pengikatan, dan cara pressing. Istilah tekstil dalam

pemakaiannya sehari-hari sering disamakan dengan istilah kain. Dari pengertian

tekstil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa bahan/produk tekstil meliputi produk serat,

benang, kain, pakaian dan berbagai jenis benda yang terbuat dari serat. Pada proses

pembuatan tekstil terdpat zat yang dapat mencemari lingkungan yaitu alkylphenols,

phthalates, azo dyes dan masih banyak lagi.(Lizenza,2017)

Pengaruh perkembangan industri tekstil terhadap lingkungan sekitar seperti limbah

tekstil yang dibuang  ke sungai, dapat berakibat menghalangi cahaya matahari sehingga

menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan alga, yang menghasilkan oksigen

sehingga sungai menjadi tercemar akibat limbah tekstil. Padahal air sungai untuk saat ini

banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Apalagi bagi masyarakat yang tidak mampu

mendapatkan air bersih, tentu akan menggunakan air sungai tersebut untuk memenuhi

kebutuhan sehari-hari seperti mencuci pakaian dan alat rumah tangga, mandi bahkan untuk

memasak. Hal ini tentu mengganggu kesehatan masyarakat yang berada di sekitar lingkungan

industri tekstil yang mengonsumsi air sungai tersebut.

Tidak hanya pembuangan limbah di sungai saja tetapi asap-asap pada industri tekstil akan

mencemari udara di sekitar lingkungan akibatnya udara segar terkontaminasi oleh asap-asap

pabrik dan akan menggangu kesehatan masyarakat. Mengingat polusi udara di Indonesia

sudah semakin parah karena asap kendaraan mengakibatkan lapisan ozon semakin menipis

dan menimbulkan efek rumah kaca.

Untuk itu perlu adanya pengolahan limbah khususnya limbah cair sehingga tidak

mencemari lingkungan dan merusak ekosistem yang ada disekitar.

B. Dampak industri tekstil terhadap lingkungan sekitar


Seiring berkembangnya teknologi khususnya di industri tekstil, perkembangan industri

tekstil semakin berkembang. Hal itu memberikan dampak positif dan negatif di lingkungan

sekitar. Seperti memajukan perekonomian negara karena pemasukan terbesar negara yaitu

industri pada tekstil, memenuhi kebutuhan sandang nasional karena industri tekstil bertindak

sebagai produsen yang menyediakan produk-produk kepada masyarakat, memberikan

lapangan pekerjaan kepada masyarakat yang berada di lingkungan sekitar karena memperoleh

keuntungan yaitu mendapat pekerjaan.

Selain itu, masyarakat sekitar juga mendapatkan dampak positif dari industri tekstil yaitu

membuat kontrakan rumah, pangkalan ojek, warung makan dan sebagianya.

Selain memeberikan manfaat bagi negara maupun masyarakat, industri kecil maupun

besar memiliki dampak negatif yang perlu di perhatikan yaitu:

1. Pencemaran pada sungai

Limbah industri tekstil kebanyakan mengandung zat-zat berbahaya. Bagi industri

tekstil yang tidak bertanggung jawab membiarkan limbah tersebut dibuang ke sungai

tanpa mengolahnya terlebih dahulu sehingga organisme yang hidup di sungai akan

rusak bahkan mati

2. Pencemaran tanah

Limbah industri yang dibiarkan mengendap ditanah mengakibatkan tanah menjadi

tidak subur dan sulit ditumbuhi tanaman. Masyarakat tidak bisa menambah

penghasilan dari menanam tumbuhan di sekitarnya.

3. Pencemaran udara

Asap-asap limbah industri yang dibiarkan diudara akan menimbulkan pencemaran

udara akibatnya udara menjadi tidak bersih dan kotor.

C. Kontribusi industri tekstil terhadap lingkungan sekitar


Penanganan pencemaran memerlukan sebuah penyelesaian yang menyuluruh dan

membutuhkan komitmen untuk yang terlibat karena air secara fisik sulit seklai bagi seseorang

atau bada tertentu untuk dibatasi dalam penggunaanya. Oleh karena itu, pencemaran air

merupakan tanggung jawab bagi yang menggunakannya serta bekerja sama dalam

penanggulan pencemaran air.

Peran pemerintah merupakan kunci dari permasalahan lingkungan. Akan lebih baik jika

peran pemerintah mempertimbangkan berbagai cara yang efektif dalam kebijakan

permasalahan lingkungan

Industri tekstil harus berperan aktif yang bertanggung jawab terhadap pencemaran

lingkungan karena sebagian pencemaran lingkungan disebabkan oleh limbah cair pada

industri tekstil.

Selain peran pemerintah dan industri tekstil yang berperan aktif dalam pencemaran

lingkungan perlu diadakan penyadaran pada warga sekitar akan pentingnya menjaga

kelestarian lingkungan. Ini merupakan sebuah proses yang memungkinkan warga

disekitarnya untuk meningkatkan stanar kehidupan mereka dan meingkatkan kesadaran

warga akan pentingnya kelesterian lingkungan khususnya disekitar mereka.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Pengaruh perkembangan industri tekstil terhadap lingkungan sekitar seperti limbah tekstil

yang dibuang  ke sungai, dapat berakibat menghalangi cahaya matahari sehingga

menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan alga, yang menghasilkan oksigen

sehingga sungai menjadi tercemar akibat limbah tekstil.

Dampak positif dari perkembangan industri tekstil yaitu memajukan perekonomian

negara, memenuhi kebutuhan sandang nasional, dan memeberikan lapangan pekerjaan bagi

masyarakat sekitarnya. Dampak negatif dari perkembangan industri tekstil yaitu adanya

pencemaran air, tanah, udara.

Penanganan pencemaran pada lingkungan memerlukan penyelesaian dan

membutuhkan komitmen untuk yan terlibat. Peran pemerintah mempertimbangkan berbagai

cara yang efektif untuk pencemaran lingkungan dan industri tekstil maupun warga sekitarnya

harus berperan aktif bertanggung jawab dalam pencemaran lingkungan.

B. Saran

Pemerintah di Indonesia harus meningkatkan perannya dalam penanganan pencemaran

lingkungan serta membuat kebijakan yang efektif dalam permasalahan lingkungan yang ada

sehingga masyarakat dapat memenuhi kelangsungan hidupnya.

Industri tekstil harus bertanggung jawab dalam permasalah lingkungan dikawasan

industri karena sebagian permasalahan lingkungan disebabkan oleh limbah industri tekstil.

Perlu adanya pengolahan limbah yang baik khususnya limbah cair sehingga saat akan

membuang limbah disungai tidak tercemar dan berakibat kerusakan pada ekosistem disungai.

Perlu diberikan upaya penyadaran dan pengaktifan pada warga sekitar akan pentingnya

menjaga kelestarian lingkungan dengan diberikan edukasi tentang bahaya pencemaran


lingkungan untuk kelangsungan hidup mereka. Sehingga partisipasi warga akan pencemaran

lingkungan dapat membantu pemerintah maupun industri tekstil yang bertanggung jawab.
Daftar pustaka

http://efandora.blogspot.co.id/2017/04/industri-tekstil-dan-produksi-tekstil.html

http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JTL/article/viewFile/241/141

http://abhellizenza135.blogspot.co.id/2017/04/dampak-negatif-industri-tekstil.html

http://teguhmuhazir.blogspot.co.id/2015/01/industri-tekstil-dan-dampak-terhadap.html