Anda di halaman 1dari 52

RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR,

KEDUDUKAN DAN PERAN PNS UNTUK MENDUKUNG SMART


GOVERNANCE

PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN


RUANG MENGGUNAKAN MEDIA TIGA DIMENSI PADA PESERTA
DIDIK KELAS V DI SD NEGERI 2 MONGKRONG KECAMATAN
WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI

Disusun oleh:
NAMA : ULIA THOYIB, S.Pd.
NIP : 19901024 202012 1 004
NOMOR DAFTAR HADIR : 35
JABATAN : AHLI PERTAMA – GURU KELAS
SKPD : SD NEGERI 2 MONGKRONG
COACH : TRI MARDIYANTI RATNASARI, SE, M.Acc.
MENTOR : SURATNO, S.Pd.

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN XVII


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI JAWA TENGAH BEKERJA SAMA DENGAN BADAN
KEPEGAWAIAN DAN PELATIHAN PEGAWAI
KABUPATEN BOYOLALI
TAHUN 2022
HALAMAN PERSETUJUAN

RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR,


KEDUDUKAN DAN PERAN PNS UNTUK MENDUKUNG SMART
GOVERNANCE

PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN


RUANG MENGGUNAKAN MEDIA TIGA DIMENSI PADA PESERTA
DIDIK KELAS V DI SD NEGERI 2 MONGKRONG KECAMATAN
WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI

Nama Peserta : Ulia Thoyib, S.Pd.


NIP : 19901024 202012 1 004
Nomor Daftar Hadir : 35

Dinyatakan disetujui untuk diseminarkan pada:


Hari : Rabu
Tanggal : 16 Maret 2022
Tempat : Boyolali

Boyolali, 15 Maret 2022


Menyetujui,
Coach, Mentor
Kepala SD Negeri 2 Mongkrong,

Tri Mardiyanti Ratnasari, SE, M.Acc. Suratno, S.Pd.


Widyaiswara BPSDMD PROV JATENG Kepala Sekolah
NIP. 19710317 199703 2 005 NIP. 19670504 199310 1 001

ii
HALAMAN PENGESAHAN

RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR,


KEDUDUKAN DAN PERAN PNS UNTUK MENDUKUNG SMART
GOVERNANCE

PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN


RUANG MENGGUNAKAN MEDIA TIGA DIMENSI PADA PESERTA
DIDIK KELAS V DI SD NEGERI 2 MONGKRONG KECAMATAN
WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI

Nama Peserta : Ulia Thoyib, S.Pd.


NIP : 19901024 202012 1 004
Nomor Daftar Hadir : 35

Dinyatakan disetujui untuk diseminarkan pada:


Hari : Rabu
Tanggal : 16 Maret 2022
Tempat : Boyolali
Boyolali, 16 Maret 2022
Menyetujui,
Coach, Mentor
Kepala SD Negeri 2 Mongkrong,

Tri Mardiyanti Ratnasari, SE, M.Acc. Suratno, S.Pd.


Widyaiswara Ahli Muda Kepala Sekolah
NIP. 19710317 199703 2 005 NIP. 19670504 199310 1 001
Penguji / Narasumber,

Nama
Jabatan
NIP.

iii
PRAKATA

Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji dan syukur penulis panjatkan


kepada Allah SWT atas segala berkat, rahmat, dan hidayah-Nya sehingga
penulis dapat menyelesaikan kegiatan rancangan aktualisasi dan habituasi
nilai-nilai dasar, kedudukan dan peran PNS untuk mendukung Smart
Governance dengan judul “Peningkatan Minat Belajar Matematika Materi
Bangun Ruang Menggunakan Media Tiga Dimensi Pada Peserta Didik
Kelas V di SD Negeri 2 Mongkrong Kecamatan Wonosegoro Kabupaten
Boyolali”. Rancangan kegiatan aktualisasi dan habituasi nilai-nilai dasar
Pegawai Negeri Sipil atau selanjutnya disebut PNS ini bertujuan untuk
meningkatkan minat belajar matematika peserta didik dengan sikap perilaku
PNS dan nilai dasar PNS yang terdiri dari: Berorientasi Pelayanan,
Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adatif, dan Kolaboratif
( BerAKHLAK).
Rancangan ini dapat terwujud atas bimbingan, arahan dan bantuan
dari berbagai pihak dan pada kesempatan kali ini dengan ketulusan hati
saya ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada:
1. Mohammad Said Hidayat, SH selaku Bupati Boyolali yang telah
memberi kesempatan kepada penulis untuk mengabdikan tenaga dan
usahanya kepada kabupaten Boyolali.
2. Drs.Mohammad Arief Irwanto, M.Si. selaku kepala BPSDMD Provinsi
Jawa Tengah selaku penyelenggara dari tingkat provinsi, sehingga
penulis dapat menjalani proses latsar ini dengan baik.
3. Siti Askariyah, S.Sos, M.M. selaku Kepala BKP2D Kabupaten Boyolali
yang memfasilitasi dari tingkat kabupaten , sehingga penulis dapat
menjalani proses latsar dengan baik.
4. Narasumber/namane selaku narasumber atas semua dorongan,
masukan dan bimbingannya dalam menyusun rancangan aktualisasi
ini.
5. Tri Mardiyanti Ratnasari, SE, M.Acc. selaku coach atas semua
inspirasi, dorongan, masukan dan bimbingannya dalam menyusun
rancangan aktualisasi ini.

iv
6. Bapak Suratno , S.Pd. selaku Kepala SDN 2 Mongkrong dan mentor
selalu memberikan masukan dan bimbingan.
7. Seluruh widyaiswara, Binsuh, dan panitia yang telah memberikan ilmu,
bimbingan, dukungan dan fasilitas selama kegiatan Pelatihan Dasar.
8. Keluarga besar SDN 2 Mongkrong yang telah memberikan dukungan
serta kerjasamanya.
9. Keluarga tercinta yang senantiasa memberikan dukungan moril dan
materil dalam menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dan
kewajiban pada masa Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.
10. Seluruh peserta pelatihan dasar CPNS Golongan III Angkatan XVII
khususnya kelompok 4 atas kerjasamanya.
Penulis sadar bahwa laporan aktualisasi ini masih jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis berharap kritik dan saran dari
berbagai pihak guna tercapainya hasil yang maksimal.

Boyolali, 16 Maret 2022

Ulia Thoyib, S.Pd.


NIP. 19901024 202012 1 004

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL………………………………………………………………………….i
HALAMAN PERSETUJUAN.......................................................................................ii

HALAMAN PENGESAHAN.......................................................................................iii

PRAKATA..................................................................................................................iv

DAFTAR ISI................................................................................................................vi

DAFTAR TABEL.......................................................................................................viii

DAFTAR GAMBAR....................................................................................................ix

BAB I PROFIL ORGANISASI DAN TUGAS PESERTA...........................................1

A. Gambaran Umum Organisasi...............................................................1

1. Dasar Hukum Organisasi..................................................................1

2. Tugas dan Fungsi Organisasi...........................................................2

3. Struktur organisasi dan tata kerja......................................................3

4. Visi dan Misi Organisasi....................................................................5

5. Tujuan Organisasi.............................................................................5

6. Nilai Organisasi.................................................................................5

B. Tupoksi Jabatan Peserta......................................................................6

1. Tugas Aparatur Sipil Negara.............................................................6

2. Jabatan Fungsional Guru..................................................................7

3. Tugas Pokok dan Tugas Fungsional Guru Mapel.............................7

C. Role Model..............................................................................................9

BAB II RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI........................................11

A. Identifikasi Isu dan Deskripsi Isu.......................................................11

vi
B. Analisis Isu...........................................................................................16

C. Analisis Penyebab Isu.........................................................................18

D. Dampak Bila Isu Tidak Diselesaikan..................................................20

E. Gagasan Pemecahan Isu....................................................................20

F. Rancangan Aktualisasi dan Habituasi...............................................22

G. Jadwal Rancangan Aktualisasi..........................................................35

DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................42

CURRICULUM VITAE..............................................................................................43

vii
DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Profil sekolah secara rinci...........................................................................2


Tabel 2.1 Identifikasi Isu dan Deskripsi Isu...............................................................12
Tabel 2.2 Analisis isu dengan metode APKL............................................................17
Tabel 2.3 Analisis Isu Dengan Metode USG............................................................18
Tabel 2.4 Gagasan Kegiatan Pemecahan Isu..........................................................21
Tabel 2.5 Matriks Rancangan Aktualisasi Peserta Latsar CPNS Tahun 2022.........24
Tabel 2.6 Jadwal Kegiatan Rancangan Aktualisasi Bulan Maret dan April..............35
Tabel 2.7 Jadwal Kegiatan Rancangan Aktualisasi Bulan Mei.................................40

viii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Sekolah SD Negeri 2 Mongkrong (Sumber: Google.com).....................1


Gambar 1.2 Struktur Organisasi SD Negeri 2 Mongkrong.........................................4
Gambar 1.3 Ibu Reka Rahma L, S.Pd......................................................................10
Gambar 2.1 Keadaan Sudut baca di kelas SD Negeri 2 Mongkrong.......................12
Gambar 2.2 Peserta didik kurang berani dalam bertanya saat pembelajaran.........13
Gambar 2.3 Keadaan peserta didik yang tidak memakai masker............................13
Gambar 2.4 Guru hanya menampilkan video tanpa penjelasan lebih lanjut............14
Gambar 2.5 RPP yang belum sesuai........................................................................15
Gambar 2.6 Fihsbone Diagram.................................................................................19

ix
BAB I
PROFIL ORGANISASI DAN TUGAS PESERTA

A. Gambaran Umum Organisasi


1. Dasar Hukum Organisasi
Dalam Undang-Undang Dasar tahun 1945 pasal 31 disebutkan
bahwa setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan
pemerintah wajib membiayainya. Pasal tersebut menegaskan bahwa
pemeerintah memiliki kewajiban memberikan fasilitas berupa sekolah
kepada warga negaranya. Hal inilah yang mendasari perlu didirikannya
sekolah. Selain pasal tersebut, dasar hukum pembentukan sekolah dasar
sebagai sarana pembentukan calon generasi bangsa di antaranya
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional; PP Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan; Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
044/U/2005 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah; dan
Permendiknas No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pada era globalisasi sekarang ini dibutuhkan Sumber Daya
Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan untuk menghadapi dan
menjawab tantangan yang ada. Pembentukan Sumber Daya Manusia
(SDM) bermutu yang mampu dan siap menghadapi dan menjawab
tantangan di era globalisasi tidak lepas dari unsur pendidikan. Program
pendidikan dasar merupakan salah satu titik tolak kegiatan untuk
mencapai tujuan Pendidikan nasional harus dijabarkan dengan jelas dan
terarah yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.

1
Gambar 1.1 Sekolah SD Negeri 2 Mongkrong (Sumber: Google.com)
Tabel 1.1 Profil sekolah secara rinci
A. Identitas Sekolah
1. Nama Sekolah : SD NEGERI 2 MONGKRONG
2. NPSN : 20308347
3. Jenjang Pendidikan : SD
4. Status Sekolah : Negeri
5. Alamat Sekolah : Mongkrong
RT / RW : 04 / 03
Kode Pos : 57382
Kelurahan : Karangjati
Kecamatan : Kec. Wonosegoro
Kabupaten/Kota : Kab. Boyolali
Provinsi : Prov. Jawa Tengah
B. Data Pelengkap
6. Status Kepemilikan : Pemerintah Pusat
7. SK Izin Operasional : 421.2/013/XVII/34/1985
8. Tgl SK Izin Operasional : 1985-04-01
9. Kebutuhan Khusus Dilayani : Tidak ada
10. Nomor Rekening : 3 – 117 – 13003 – 6
11. Nama Bank : Bank Jateng
12. Cabang KCP/Unit : Karanggede
13. Rekening Atas Nama : SD Negeri 2 Mongkrong
14. MBS : Ya
15. Luas Tanah Milik (m2) : 486 m2
16. Luas Tanah Bukan Milik (m2) : 0
17. Nomor Telepon : 085225471852
C. Data Periodik
18. Waktu Penyelenggaraan : 6 Hari / Pagi Hari
19. Sumber Listrik : PLN
20. Daya Listrik (watt) : 900
21. Akses Internet : Telkomsel
D. Data Lainnya
22. Kepala Sekolah : SURATNO, S.Pd
23. Operator Pendataan : M. NOVRIYANTO, S.Pd
24. Akreditasi : A
25. Kurikulum : K 2013

2. Tugas dan Fungsi Organisasi


Sekolah Dasar Negeri 2 Mongkrong sebagai lembaga
penyelenggaraan pendidikan jenjang satuan dasar secara umum
mempunyai tugas dan fungsi sebagaimana telah diatur dalam

2
Permendikbud Nomor 6 Tahun 2019 pasal 3. SD bertugas mengelola
pendidikan umum melalui 6 tingkatan kelas yang terdiri dari kelas
1,2,3,4,5, dan 6. Dalam hal ini, penentuan kenaikan tingkatan kelas
didasarkan pada pencapaian kompetensi dasar tertentu yang harus
dicapai peserta didik dalam periode waktu dua semester atau satu tahun.
Fungsi sekolah yaitu menyelenggarakan pelaksanaan pendidikan,
pelaksanaan hubungan kerja sama dengan orang tua peserta didik,
Komite Sekolah,dan/masyarakat, serta juga berfungsi melaksanakan
administrasi yang diperlukan dalam penyelenggaraan pendidikan. Semua
yang terlibat menjalankan peran dan fungsinya masing-masing untuk
mencapai tujuan pendidikan yang telah dirumuskan sebelumnya.

3. Struktur organisasi dan tata kerja


Tugas dan fungsi setiap komponen penyelenggaraan pendidikan
di SD Negeri 2 Mongkrong berdasarkan Keputusan Kepala Sekolah SD
Negeri 2 Mongkrong Nomor 421.2/03/4.1.468/2021 mengenai pembagian
tugas dalam PBM Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 akan
disusun dalam bagan struktur organisasai SD Negeri 2 Mongkrong,
sebagai berikut:

3
Gambar 1.2 Struktur Organisasi SD Negeri 2 Mongkrong

4
4. Visi dan Misi Organisasi
a. Visi Sekolah
“Maju dalam prestasi bertaqwa, berbudaya dan berbudi pekerti
luhur.”

b. Misi Sekolah
1) Meningkatkan kegiatan belajar mengajar yang optimal.
2) Melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan
menyenangkan.
3) Melaksanakan kualitas keagamaan secara pribadi dan
masyarakat sehingga membentuk manusia berbudi luhur.
4) Meningkatkan kinerja warga sekolah untuk mencapai
keberhasilan program sekolah.
5) Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam
penyelenggaraan pendidikan.
6) Mengembangkan pembelajaran dan budaya kompetensi bagi
peserta didik dalam upaya peningkatan prestasi.

5. Tujuan Organisasi
“Meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak
mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan
lebih lanjut”.

6. Nilai Organisasi
Nilai Pendidikan Karakter Versi Kemendiknas:
a. Religius, yakni ketaatan dan kepatuahan dalam memahami dan
melaksanakan ajaran agama (aliran kepercayaan) yang dianut,
termasuk dalam hal ini adalah sikap toleran terhadap pelaksanaan
ibadah agama (aliran kepercayaan) lain, serta hidup rukun dan
berdampingan.
b. Jujur, yakni sikap dan perilaku yang menceminkan kesatuan antara
pengetahuan, perkataan, dan perbuatan (mengetahui apa yang
benar, mengatakan yang benar, dan melakukan yang benar)

5
sehingga menjadikan orang yang bersangkutan sebagai pribadi yang
dapat dipercaya.
c. Disiplin, yakni kebiasaan dan tindakan yang konsisten terhadap
segala bentuk peraturan atau tata tertib yang berlaku.
d. Kreatif, yakni sikap dan perilaku yang mencerminkan inovasi dalam
berbagai segi dalam memecahkan masalah, sehingga selalu
menemukan cara-cara baru, bahkan hasil-hasil baru yang lebih baik
dari sebelumnya.
e. Demokratis, yakni sikap dan cara berpikir yang mencerminkan
persamaan hak dan kewajiban secara adil dan merata antara dirinya
dengan orang lain.
f. Komunikatif, senang bersahabat atau proaktif, yakni sikap dan
tindakan terbuka terhadap orang lain melalui komunikasi yang
santun sehingga tercipta kerja sama secara kolaboratif dengan baik.

B. Tupoksi Jabatan Peserta


1. Tugas Aparatur Sipil Negara
Berdasarkan UU ASN Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 11, tugas
Aparatur Sipil Negara adalah sebagai berikut:
a. Melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Negara,
b. Memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, dan
c. Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
Kewajiban ASN adalah sebagai berikut:
a. Setia dan taat kepada Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan
pemerintah yang sah,
b. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,
c. Melaksanakan kebijakan yang dirumuskan pejabat pemerintah yang
berwenang
d. Menaati ketentuan peraturan perundang-undangan,
e. Melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian,
kejujuran, kesadaran, dan tanggungjawab,

6
f. Menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku,
ucapan dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di
luar kedinasan,
g. Menyimpan rahasia jabatan dan hanya dapat mengemukakan
rahasia jabatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, dan
h. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

2. Jabatan Fungsional Guru


Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (Permenegpan RB) No. 16 tahun 2009 menjelaskan
bahwa jabatan fungsional guru adalah jabatan fungsional yang
mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk
melakukan kegiatan mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan,
melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak
usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan
menengah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang diduduki
oleh Pegawai Negeri Sipil.
Guru adalah pendidik profesional yang menduduki jabatan
pelaksana teknis fungsional di bidang pembelajaran/bimbingan dengan
tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih,
menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini
jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing,
mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada
pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan
pendidikan menengah serta tugas tambahan yang relevan dengan fungsi
sekolah/madrasah.

3. Tugas Pokok dan Tugas Fungsional Guru Mapel


Tugas guru dijelaskan dalam BAB XI Pasal 39 ayat (2) Undang-
Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,
Pasal 20 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen serta Pasal 52 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008
tentang Guru yaitu:

7
a. Merencanakan pembelajaran,
b. Melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu,
c. Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran,
d. Membimbing dan melatih peserta didik,
e. Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,
f. Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan pokok
yang sesuai dengan beban kerja guru,
g. Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan
kompetensi secara berkelanjutan.
Tugas guru secara lebih terperinci dijelaskan dalam Permendiknas
Nomor 35 Tahun 2010 tentang petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru
dan Angka Kreditnya, diantaranya:
a. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan Pendidikan,
b. Menyusun silabus pembelajaran,
c. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),
d. Melaksanakan kegiatan pembelajaran,
e. Menyusun alat ukur soal sesuai mata pelajaran,
f. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata
pelajaran di kelasnya,
g. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran,
h. Melaksanakan pembelajaran, perbaikan dan pengayaan dengan
memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi,
i. Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi
tanggung jawabnya (khusus guru kelas),
j. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil
belajar tingkat sekolah/madrasah dan nasional,
k. Membimbing guru pemula dalam program induksi,
l. Membimbing peserta didik dalam kegiatan ekstra kurikuler proses
pembelajaran,
m. Melaksanakan pengembangan diri,
n. Melaksanakan publikasi ilmiah dan/ atau karya inovatif,
o. Melakukan presentasi ilmiah
Lebih lanjut Sesuai dengan Sasaran Kinerja Pegawai, tugas guru
di sebutkan:

8
a. Merencanakan dan melaksanakan pembelajaran,
b. Mengevaluasi dan menilai hasil pembelajaran,
c. Menganalisis hasil pembelajaran,
d. Melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian.
Fungsi guru yang dimaksudkan di sini juga termasuk dalam tugas
guru yang sudah dijabarkan di atas, namun terdapat beberapa fungsi lain
yang terkandung dalam poin D dan E Pasal 20 Undang-Undang Nomor
14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta poin a, b, dan c Pasal 40
ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional, yakni :
a. Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa,
b. Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode
etik guru serta nilai-nilai agama dan etika,
c. Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan,
kreatif, dinamis dan dialogis,
d. Mempunyai komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu
pendidikan dan,
e. Memberi teladan dan menjaga nama baik, lembaga, profesi, dan
kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

C. Role Model
Peranan adalah suatu perilaku yang diharapkan oleh orang lain dari
seseorang yang menduduki status tertentu. Peranan atau role juga memiliki
beberapa bagian, salah satunya yaitu model peranan (Role Model) adalah
seseorang yang berdedikasi terhadap profesi, memberikan teladan, dan
perilaku yang bisa diikuti orang lain. Dalam kegiatan aktualisasi ini, yang
menjadi role model adalah rekan kerja SDN 2 Mongkrong Kabupaten
Boyolali yaitu Ibu Reka Rahma L, S.Pd. alasan beliau dijadikan role model
pada pelaksanaan rencana aktualisasi ini yaitu karena beliau adalah
seseorang yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai ASN dalam
menjalankan tugas dan fungsinya yang patut saya contoh.
Selama satu tahun lebih bekerja di SD Negeri 2 Mongkrong penulis
melihat bahwa Ibu Reka Rahma L, S.Pd. merupakan pribadi yang disiplin

9
waktu, bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan memiliki komitmen tinggi
untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.
Beliau adalah sosok yang cerdas, peduli, sederhana, komunikatif,
pribadi yang senang belajar dan membuka wawasan. Beliau terus belajar
dari berbagai sumber, mengikuti pelatihan, workshop maupun seminar terkait
dengan pengembangan diri di dunia pendidikan sebagai guru. Beliau
meyakini bahwa pasti mampu meraih impian untuk menjadi guru ideal,
berprestasi, profesional, dan inspiratif.

Gambar 1.3 Ibu Reka Rahma L, S.Pd.

10
BAB II
RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI

A. Identifikasi Isu dan Deskripsi Isu


Isu atau masalah adalah kesenjangan (gap) antara idealita
(seharusnya) dengan realita (kenyataannya). Rencana kegiatan aktualisasi
yang akan dilaksanakan di SD Negeri 2 Mongkrong, Kecamatan
Wonosegoro Kabupaten Boyolali, sesuai dengan nilai-nilai dasar Aparatur
Sipil Negara (PNS) yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adatif, dan Kolaboratif ( BerAKHLAK) dan sesuai dengan
peran, kedudukan PNS, dan Smart ASN dalam Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
Prioritas isu yang telah ditentukan kemudian diidentifikasi berdasarkan
sumber isu, aktor yang terlibat, peran masing-masing aktor yang terlibat dan
keterkaitan dengan mata pelatihan yang relevan, dan kegiatan-kegiatan yang
digagas untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di SD Negeri 2
Mongkrong, Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali.
Beberapa permasalahan yang dijumpai di lingkungan kerja penulis
berkenaan dengan kegiatan pembelajaran di antaranya diuraikan sebagai
berikut:

11
Tabel 2.1 Identifikasi Isu dan Deskripsi Isu
Kondisi
N Identifikasi Kondisi Saat Dikaitkan
Deskripsi Isu Data Dukung Yang
o Isu Ini Agenda III
Diharapkan
1 2 3 4 5 6 7
1. Kurangnya Belum adanya Belum Manajemen Peserta didik
pengelolaan kebiasaan optimalnya ASN: Guru diharapkan
sudut baca membaca peran Sudut belum optimal dapat selalu
dan fasilitas sejak dini, baca di kelas penggunakan menambah
perpustakaa Bahan bacaan dan ruang kekayaan dan wawasannya
n di SDN 2 yang kurang perpustakaan. barang milik dengan
Mongkrong menarik Negara secara membaca.
Kabupaten perhatian Gambar 2.1 Keadaan Sudut baca di kelas SD bertanggung
Boyolali. peserta didik, Negeri 2 Mongkrong jawab, efektif,
Meningkatnya dan efisien
penggunaan
tekhnologi
informasi
dimasa
pandemic
Covid-19 yang
pesat membuat
peserta didik
lebih senang
bermain gawai
atau menonton
televisi dari
pada membaca
buku

12
Kondisi
N Identifikasi Kondisi Saat Dikaitkan
Deskripsi Isu Data Dukung Yang
o Isu Ini Agenda III
Diharapkan
1 2 3 4 5 6 7
2. Guru kurang Belum adanya Rendahnya Manajemen Meningkatan
dalam pembiasaan kesadaran ASN: Guru Kesadaran
menanamka peserta didik peserta didik belum peserta didik
n kebiasaan mematuhi dalam melaksanakan untuk peduli
hidup bersih Protokol menerapkan tugasnya terhadap
dan disiplin Kesehatan, kebiasaan dengan kebersihan
protocol kurangnya menjaga cermat,disiplin, dan
Kesehatan pemahaman kebersihan dan dan menerapkan
kepada yang diberikan protokol Profesional. protokol
peserta didik kepada peserta kesehatan. kesehatan
di SDN 2 didik pada masa
Mongkrong pentingnya pandemic
Kabupaten Protokol covid-19
Boyolali Kesehatan
dimasa
pandemic
Covid-19.
3. Kurangnya Guru kurang Kurangnya Gambar 2.2 Keadaan peserta didik yang tidak Manajemen Peserta didik
penanaman dalam motivasi memakai masker ASN: Guru diharapkan
motivasi memotivasi peserta didik kurang dalam lebih aktif
belajar peserta didik dalam proses memberikan dalam
peserta didik dalam pembelajaran memotivasi pembelajaran
selama pembelajaran, Matematika peserta didik Matematika.
proses peserta didik pertemuan saat pertemuan
pembelajara kurang tertarik tatap muka tatap muka
n terhadap terbatas. terbatas
Matematika pembelajaran Gambar 2.3 Peserta didik kurang berani dalam
kelas V di yang bertanya saat pembelajaran
SDN 2 disampaikan

13
Kondisi
N Identifikasi Kondisi Saat Dikaitkan
Deskripsi Isu Data Dukung Yang
o Isu Ini Agenda III
Diharapkan
1 2 3 4 5 6 7
Mongkrong guru, guru
Kabupaten kurang
Boyolali memahami
terhadap
karakteristik
peserta didik,
4. Kurangnya Kurangnya Masih Manajemen Peserta didik
penggunaan guru dalam kurangnya ASN: lebih
metode dan penggunaan penggunaan kemampuan berminat
media alat alat guru kurang dalam belajar
belajar yang peraga/media peraga/media dalam matematika.
inovatif pembelajaran pembelajaran menyediakan
dalam yang bervariatif yang bervariatif media
pembelajara yang dapat yang dapat pembelajaran
n membangkitka membangkitka yang inovatif
Matematika n minat belajar n minat belajar dan interaktif.
kelas V di peserta didik peserta didik
SDN 2 dalam dalam Gambar 2.4 Guru hanya menampilkan video Smart ASN :
Mongkrong mengikuti mengikuti tanpa penjelasan lebih lanjut guru kurang
Kabupaten proses proses maksimal
Boyolali. pembelajaran. pembelajaran. dalam
penggunaan
media video
pembelajaran.

14
Kondisi
N Identifikasi Kondisi Saat Dikaitkan
Deskripsi Isu Data Dukung Yang
o Isu Ini Agenda III
Diharapkan
1 2 3 4 5 6 7
5. Belum Kurangnya Guru belum Manajemen RPP dan
maksimalnya pelatihan yang maksimal ASN : Guru Media
guru dalam diikuti oleh dalam belum Pembelajara
merancang guru untuk merangcang Profesionalism n yang
dan memenuhi dan Menyusun e dalam lengkap dan
menyusun rancangan dan perangkat pembuatan sesuai.
perangkat perangkat pembelajaran RPP yang
pembelajara pembelajaran yang sesuai di sesuai
n dimasa masa
Matematika pendemi. pertemuan
kelas V di tatap muka
SDN 2 terbatas.
Mongkrong
Kabupaten
Boyolali di Gambar 2.5 RPP yang belum sesuai
masa PTM
terbatas.

15
B. Analisis Isu
Berdasarkan identifikasi isu dan deskripsi isu yang telah dipaparkan
perlu dilakukan proses analisis isu untuk menentukan isu mana yang
merupakan prioritas yang dapat dicarikan solusi oleh penulis. Penetapan isu
dilakukan dengan menggunakan alat bantu penetapan kriteria kualitas isu.
Analisis isu dilakukan dengan menggunakan alat bantu APKL (Aktual,
Problematik, Kekhalayakan, Kelayakan) dan USG (Urgency, Seriousness,
Growth). Dua alat bantu tersebut diuraikan sebagai berikut:
1. Analisa Kriteria Isu dengan APKL:
a. Aktual artinya benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan
dikalangan masyarakat.
b. Problematik artinya isu yang dimiliki dimensi masalah yang komplek ,
sehingga perlu dicarikan solusinya.
c. Kekhalayakan artinya isu yang menyangkut hajat hidup orang
banyak.
d. Kelayakan artinya isu yang masuk akal, logis, realistis, serta relevan
untuk di munculkan inisiatif pemecahan masalahnya.
2. Analisa Kriteria Isu dengan USG:
a. Urgency artinya dilihat dari tersedianya waktu, mendesak atau tidak
masalah tersebut diselesaikan.
b. Seriousness artinya melihat dampak masalah tersebut terhadap
produktivitas kerja, pengaruh terhadap keberhasilan, membahayakan
siatem atau tidak dan sebagainya.
c. Growth artinya apakah masalah tersebut berkembang sedemikian
rupa sehingga sulit dicegah.
Analisis isu ini bertujuan untuk menetapkan kualitas isu dan
menentukan prioritas isu yang perlu diangkat untuk diselesaikan melalui
gagasan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. Analisis isu dilakukan
dengan menggunakan alat bantu APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan,
Kelayakan) dan USG (Urgency, Seriousness, dan Growth).
Identifikasi penentuan kelayakan isu dilihat dari nilai APKL dengan
memberikan skor rentang 1–5, semakin tinggi nilai menunjukkan bahwa isu
tersebut sangat urgent dan sangat serius untuk segera ditangani. Analisi isu
dengan metode APKL dapat dilihat pada tabel berikut :

16
Tabel 2.2 Analisis isu dengan metode APKL
Kriteria (skor)
No Isu Jumlah Peringkat
A P K L
1. Kurangnya pengelolaan 5 4 4 3 16 IV
sudut baca dan fasilitas
perpustakaan di SDN 2
Mongkrong Kabupaten
Boyolali.
2. Guru kurang dalam 5 4 4 4 17 III
menanamkan kebiasaan
hidup bersih dan disiplin
protokol Kesehatan kepada
peserta didik di SDN 2
Mongkrong Kabupaten
Boyolali
3. Kurangnya penanaman 5 4 5 4 18 II
motivasi belajar peserta didik
selama proses pembelajaran
Matematika kelas V di SDN 2
Mongkrong Kabupaten
Boyolali
4. Kurangnya penggunaan 5 5 4 5 19 I
metode dan media belajar
yang inovatif dalam
pembelajaran Matematika
kelas V di SDN 2
Mongkrong Kabupaten
Boyolali.
5. Belum maksimalnya guru 5 3 4 3 15 V
dalam merancang dan
menyusun perangkat
pembelajaran Matematika
kelas V di SDN 2 Mongkrong
Kabupaten Boyolali di masa
PTM terbatas.
Keterangan: dibuat skor
5 = sangat besar,
4 = besar,
3 = sedang,
2 = kecil,
1 = sangat kecil.

Dari kelima kriteria isu kemudian dilakukan analisis lanjutan dengan


mengambil tiga ranking terbesar yang dianalisis dengan metode analisis
USG (Kualitas Isu) dapat dilihat pada tabel berikut:
17
Tabel 2.3 Analisis Isu Dengan Metode USG
Kriteria(skor)
No Isu Jumlah Peringkat
U S G
1. Guru kurang dalam 4 4 4 12 III
menanamkan kebiasaan hidup
bersih dan disiplin protokol
Kesehatan kepada peserta
didik di SDN 2 Mongkrong
Kabupaten Boyolali
2. Kurangnya penanaman 4 4 5 13 II
motivasi belajar peserta didik
selama proses pembelajaran
Matematika kelas V di SDN 2
Mongkrong Kabupaten Boyolali
3. Kurangnya penggunaan 4 5 5 14 I
metode dan media belajar
yang inovatif dalam
pembelajaran Matematika
kelas V di SDN 2 Mongkrong
Kabupaten Boyolali.
Keterangan: dibuat skor
5 = sangat besar,
4 = besar,
3 = sedang,
2 = kecil,
1 = sangat kecil.

Dari hasil analisis APKL dan USG, ditetapkan core issue ( isu inti)
yang dipilih dan ditindaklanjuti dengan gagasan rencana kegiatan yang akan
dilakukan untuk mengatasi isu inti tersebut. Dari metode-metode analisis isu
didapatkan isu yang paling prioritas yakni “Kurangnya Penggunaan
Metode Dan Media Belajar Yang Inovatif Dalam Pembelajaran
Matematika Kelas V di SDN 2 Mongkrong Kabupaten Boyolali”.

C. Analisis Penyebab Isu


Dari hasil analisis APKL dan USG, diperoleh core issue yang perlu
diselesaikan adalah kurangnya penggunaan metode dan media belajar yang
inovatif dalam pembelajaran Matematika kelas V di SDN 2 Mongkrong
Kabupaten Boyolali. Selanjutnya didiagnosa akar peyebab isu tersebut
menggunakan kerangka fishbone diagram untuk ditindaklanjuti dengan
18
gagasan rencana kegiatan yang akan dilakukan untuk mengatasi isu
tersebut.
Fishbone diagram merupakan suatu alat untuk mengidentifikasi,
mengeksplorasi, dan menggambarkan secara detail semua penyebab yang
berhubungan dengan suatu isu / permasalahan. Kategori penyebab
permasalahan yang digunakan sebagai start awal meliputi manpower
(sumber daya manusia), material (bahan baku), method (metode), dan milieu
(lingkungan) atau melalu pendekatan lain yang dimantapkan melalui
braistorming bersama rekan kerja di instansi, sehingga hasilnya dirumuskan
sebagai berikut:

Penyebab akibat

MATERIAL METHODS

Kurangnya media Pelaksanaan Kurangnya


pembelajaran yang
proses kegiatan Penggunaan
kreatif
belajar mengajar Metode Dan
RPP belum sesuai matematika Media Belajar
pembelajaran PTM kurang menarik Yang Inovatif
terbatas Dalam
Pembelajaran
Guru kurang inovatif Matematika
Pembelajaran yang
kurang kondusif dalam penggunaan Kelas V di SDN
media pembelajaran 2 Mongkrong
Pembelajaran tatap Kabupaten
muka yang terbatas Guru kurang kreatif Boyolali
waktu mengelola pembelajaran

MILIEU MAN
Gambar 2.6 Fihsbone Diagram

Setelah dilakukan analisis penyebab terhadap isu prioritas dengan


menggunakan Fishbone, diperoleh penyebab-penyebab prioritas yang perlu
diselesaikan, yaitu:
1. Material ( Faktor Materi ):
a. Kurangnya media pembelajaran yang kreatif,
b. RPP belum sesuai pembelajaran PTM terbatas.
2. Methods ( Faktor Metode ):

19
Pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar matematika kurang
menarik.
3. Milieu ( Faktor Lingkungan):
a. Pembelajaran yang kurang kondusif,
b. Pembelajaran tatap muka yang terbatas waktu.
4. Man ( Faktor Manusia ):
a. Guru kurang inovatif dalam penggunaan media pembelajaran,
b. Guru kurang kreatif mengelola pembelajaran.

D. Dampak Bila Isu Tidak Diselesaikan


Dampak yang mungkin terjadi apabila isu “Kurangnya Penggunaan
Metode dan Media Belajar Yang Inovatif dalam Pembelajaran Matematika
Kelas V Di SDN 2 Mongkrong Kabupaten Boyolali” jika tidak di selesaikan,
maka:
1. Peserta didik menjadi kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran,
2. Hasil belajar peserta didik akan menjadi rendah,
3. Peserta didik menjadi lebih cepat bosan dalam menerima pembelajaran.
Jika hal ini tetap dibiarkan terjadi maka akan menghambat proses
pembelajaran.

E. Gagasan Pemecahan Isu


Untuk mengatasi masalah diperlukan metode pembelajaran aktif yang
dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dalam pembelajaran
matematika. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan
minat belajar peserta didik adalah dengan menggunakan alat peraga yang
bervariatif. Oleh karena itu penulis akan membuat aktualisasi yang berjudul
“Peningkatan Minat Belajar Matematika Materi Bangun Ruang Menggunakan
Media Tiga Dimensi Pada Peserta Didik Kelas V Di Sd Negeri 2 Mongkrong
Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali”.
Gagasan kegiatan yang dipilih untuk memecahkan isu yang
diprioritaskan berdasarkan analisis akar penyebab mengacu Diagram
Fishbone, maka penulis menyusun gagasan pada rancangan aktualisasi,
sebagai berikut:

20
Tabel 2.4 Gagasan Kegiatan Pemecahan Isu
N
Gagasan Kegiatan Tahapan Kegiatan
o
1. Menyusun Rencana a. Berkonsultasi dan meminta
Pelaksanaan persetujuan mentor tentang
Pembelajaran (RPP) pada aktualisasi meningkatkan minat
mata pelajaran Matematika belajar matematika.
materi bangun ruang. b. Menentukan kompetensi dasar (KD)
dan indikator yang akan dicapai.
Sumber Kegiatan: Tugas c. Mecari referensi tentang materi
Pokok bangun ruang.
d. Menetukan media pembelajaran
yang akan di gunakan pada materi
bangun ruang.
e. Menentukan waktu pembelajaran
2. Menyusun soal pre test a. Berkonsultasi dengan rekan kerja
dan post test minat belajar dalam menentukan aspek soal yang
peserta didik pada mata sesuai.
pelajaran Matematika b. Menentukan aspek soal pre test dan
materi bangun ruang. post test.
c. Menentukan waktu pemberian pre
Sumber Kegiatan: Tugas test dan post test.
Pokok d. Membuat soal pre test dan post test
3. Membuat media a. Menyiapkan alat dan bahan media.
pembelajaran Matematika b. Membuat pola bangun yang akan
materi bangun ruang tiga dibuat dengan ukuran yang sudah
dimensi. ditentukan.
c. Membentuk bangun ruang yang
Sumber Kegiatan: Inovasi sudah disiapkan dengan pola
sebelumnya.
d. Membuat video pembelajaran
4. Melaksanakan kegiatan a. Membuat daftar hadir.
pembelajaran Matematika b. Melakukan pretest.
materi bangun ruang tiga c. Membagikan soal.
dimensi. d. Mengumpulkan, memeriksa dan
membagikan hasil dan memberikan
Sumber Kegiatan: Tugas penguatan.
Pokok e. Memberikan penjelasan kepada
peserta didik mengenai materi
bangun ruang menggunakan alat
peraga yang telah dibuat.
5. Melaksanakan monitoring a. Melaksanakan post test.
dan evaluasi kegiatan b. Merekap hasil pre test dan post.
belajar mengajar c. Membuat kesimpulan hasil KBM
Matematika materi bangun
ruang menggunakan media
tiga Dimensi.

21
Sumber Kegiatan: Tugas
Pokok

F. Rancangan Aktualisasi dan Habituasi


Unit Kerja : SD Negeri 2 Mongkrong
Identifikasi Isu : 1. Kurangnya pengelolaan sudut baca dan
fasilitas perpustakaan di SDN 2 Mongkrong
Kabupaten Boyolali.
2. Guru kurang dalam menanamkan
kebiasaan hidup bersih dan disiplin protocol
Kesehatan kepada peserta didik di SDN 2
Mongkrong Kabupaten Boyolali
3. Kurangnya penanaman motivasi belajar
peserta didik selama proses pembelajaran
Matematika kelas V di SDN 2 Mongkrong
Kabupaten Boyolali
4. Kurangnya penggunaan metode dan media
belajar yang inovatif dalam pembelajaran
Matematika kelas V di SDN 2 Mongkrong
Kabupaten Boyolali.
5. Belum maksimalnya guru dalam
merancang dan menyusun perangkat
pembelajaran Matematika kelas V di SDN 2
Mongkrong Kabupaten Boyolali di masa
PTM terbatas.
Isu yang Diangkat : Kurangnya penggunaan metode dan media
belajar yang inovatif dalam pembelajaran
Matematika kelas V di SDN 2 Mongkrong
Kabupaten Boyolali.
Judul : Peningkatan Minat Belajar Matematika Materi
Bangun Ruang Menggunakan Media Tiga
Dimensi Pada Peserta Didik Kelas V Di Sd
Negeri 2 Mongkrong Kecamatan Wonosegoro
Kabupaten Boyolali
Gagasan Pemecahan Isu : 1. Menyusun Rencana Pelaksanaan

22
Pembelajaran (RPP) pada mata pelajaran
Matematika materi bangun ruang.
Sumber Kegiatan: Tugas Pokok
2. Menyusun soal pre test dan post test minat
belajar peserta didik pada mata pelajaran
Matematika materi bangun ruang.
Sumber Kegiatan: Tugas Pokok
3. Membuat media pembelajaran Matematika
materi bangun ruang tiga dimensi.
Sumber Kegiatan: Inovasi
4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
Matematika materi bangun ruang tiga
dimensi.
Sumber Kegiatan: Tugas Pokok
5. Melaksanakan monitoring dan evaluasi
kegiatan belajar mengajar Matematika
materi bangun ruang menggunakan media
tiga Dimensi.
Sumber Kegiatan: Tugas Pokok

23
Tabel 2.5 Matriks Rancangan Aktualisasi Peserta Latsar CPNS Tahun 2022
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1. Menyusun Tersedianya Berkaitan dengan Agenda III Tersedianya Tersedianya
Rencana Rencana Manajemen ASN : Saya Rencana Rencana
Pelaksanaan Pelaksanaan melaksanakan tugas dan Pelaksanaan Pelaksanaan
Pembelajaran Pembelajaran fungsi guru kelas sebelum Pembelajaran (RPP) Pembelajaran
(RPP) pada (RPP) yang pembelajaran yaitu yang sesuai pada (RPP) yang
mata pelajaran sesuai pada Menyusun Rencana mata pelajaran sesuai pada
Matematika mata pelajaran Pelaksanaan Pembelajaran matematika materi mata pelajaran
materi bangun matematika (RPP) yang sesuai. bangun ruang, matematika
ruang. materi bangun berkontribusi visi dan materi bangun
ruang. Smart ASN : Saya mencari misi Kabupaten ruang,
Sumber referensi referensi tentang Boyolali yaitu: mendukung
Kegiatan: materi bangun ruang dengan Visi : penguatan
Tugas Pokok menggunakan media nilai organisasi
pencarian Google. “Melangkah dan Kabupaten
a. Berkonsultasi Lembar persetuan Berkaitan dengan Agenda II : Menata Bersama, Boyolali yaitu:
dan meminta kepala sekolah, Penuh Totalitas”
persetujuan Foto,Catatan BERORIENTASI “Profesionali
mentor tentang perbaikan PELAYANAN Misi : sme”,
aktualisasi masukan Saya berdiskusi dengan “Akuntabel”,
meningkatkan dengan kepala sekolah “Boyolali “Disiplin”,
minat belajar sebagai bentuk menghadirkan “Integritas”
matematika. Responsivitas untuk Pemerintahan yang
mendapatkan rekomendasi Bersih, Efektif dan
dan perbaikan/masukan Terpercaya”,
dari kepala sekolah sebagai “Boyolali
bentuk Melakukan Tersenyum,
perilaku perbaikan tiada Tumbuh, Mandiri
henti. dan Berdaya Saing”
24
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7

KOLABORATIF
Saya berdiskusi dengan
kepala sekolah sebagai
bentuk Sinergi untuk hasil
yang lebih baik dalam
kegiatan yang akan
dilakukan dan Terbuka
dalam bekerja sama
untuk menghasilkan nilai
tambah, untuk
memdapatkan pemahaman
yang lebik baik lagi dari
kegiatan yang akan
dilakukan.
b. Menentukan Kompetensi Dasar ADATIF
kompetensi dan Indikator Saya menentukan
dasar (KD) dan Materi bangun kompetensi dasar dan
indikator yang ruang. indikator yang sesuai
akan dicapai. dengan materi
pembelajaran yang inovatif
dan sesuai dimasa pendemi
sebagai bentuk Cepat
menyesuaikan diri
menghadapi perubahan
c. Mecari referensi Materi Bangun AKUNTABEL
tentang materi Ruang yang Dalam pembuatan
bangun ruang. lengkap dan perangkat pembelajaran
terkini. saya mencari referensi
25
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
materi bangun ruang yang
inovatif yang lengkap dan
terkini, sebagai bentuk
Integritas dan perilaku
Melaksanakan tugas
dengan jujur,
bertanggung jawab,
cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi.
d. Menetukan File RPP KOMPETEN
media Dalam menetukan media
pembelajaran pembelajaran yang akan di
yang akan di gunakan dengan
gunakan pada melakukan Kinerja terbaik
materi bangun dalam Menentukan metode
ruang. dan strategi mengajar dan
menyesuakan dengan
indikator keberhasilan yang
harus di penuhi oleh
peserta didik yang
mempunyai kemampuan
berbeda sebagai seorang
guru yang Ahli di
bidangnya dan membuat
RPP yang sesuai sebagai
perilaku Melaksanakan
tugas dengan kualitas
terbaik.

26
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
LOYAL
Menyusun Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) pada mata pelajaran
matematika materi bangun
ruang sebagai Dedikasi
saya sebagai seorang guru.
e. Menentukan File RPP HARMONIS
waktu Menentukan keSelarasan /
pembelajaran kesuaian waktu dan materi
agar dalam memenuhi
indikator keberhasilan yang
akan dicapai dan dipenuhi
oleh peserta didik yang
mempunyai kemampuan
berbeda sebagai bentuk
perilaku Suka menolong
orang lain.
2. Menyusun soal Tersedianya soal Berkaitan dengan Agenda III Tersedianya soal pre Tersedianya
pre test dan pre test dan post Manajemen ASN : Saya test dan post test soal pre test
post test minat test minat belajar Menyusun alat ukur soal minat belajar peserta dan post test
belajar peserta peserta didik sesuai mata pelajaran didik pada mata minat belajar
didik pada pada mata sebagai guru kelas untuk pelajaran matematika peserta didik
mata pelajaran pelajaran memberikan pengetahuan materi bangun ruang, pada mata
Matematika matematika kepada peserta didik supaya mendukung visi dan pelajaran
materi bangun materi bangun dapat mengikuti misi Kabupaten matematika
ruang. ruang. pembelajaran Boyolali yaitu: materi bangun
a. Berkonsultasi Aspek-aspek yang KOLABORATIF Visi : ruang,
dengan rekan akan dinilai Soal Saya berdiskusi dengan mendukung
27
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Sumber kerja dalam pre test dan post rekan kerja sebagai bentuk “Melangkah dan penguatan
Kegiatan: menentukan test Sinergi untuk hasil yang Menata Bersama, nilai organisasi
Tugas Pokok aspek soal lebih baik dalam kegiatan Penuh Totalitas” Kabupaten
yang sesuai. yang akan dilakukan dan Boyolali yaitu:
Terbuka dalam bekerja Misi :
sama untuk menghasilkan “Profesionali
nilai tambah, untuk “Boyolali Sehat, sme”,
memdapatkan pemahaman Tangguh, Cerdas, “Akuntabel”,
yang lebik baik lagi dari Berkarakter dan “Disiplin”,
kegiatan yang akan Berbudaya”, “Integritas”
dilakukan. “Boyolali
b. Menentukan Kisi-kisi Soal pre AKUNTABEL menghadirkan
aspek soal pre test dan post test Dalam pembuatan kisi-kisi Pemerintahan yang
test dan post soal pretest dan post test Bersih, Efektif dan
test. dengan mencari referensi Terpercaya”,
soal materi bangun ruang “Boyolali
yang yang inovatif dan Tersenyum,
terkini, sebagai bentuk Tumbuh, Mandiri
Integritas dan perilaku dan Berdaya
Melaksanakan tugas Saing”.
dengan jujur,
bertanggung jawab,
cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi.
c. Menentukan Jadwal pre test ADATIF
waktu dan post test Saya menentukan waktu
pemberian pre pemberian soal pretest dan
test dan post post test yang inovatif
test serta menentukan waktu
28
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
pemberian soal pretest dan
post test sebagai bentuk
Cepat menyesuaikan diri
menghadapi perubahan.
d. Membuat soal Lembar soal pre KOMPETEN
pre test dan test dan post test Menetukan soal pretest dan
post test Dokumentasi post test yang sesuai aspek
berupa foto yang dipilih dengan
melakukan Kinerja terbaik
dalam Menentukan soal
pretest dan post test
sebagai guru yang Ahli di
bidangnya dan sebagai
perilaku Melaksanakan
tugas dengan kualitas
terbaik.
3. Membuat Tersedianya Berkaitan dengan Agenda III Tersedianya media Tersedianya
media media bangun Manajemen ASN : Saya bangun ruang tiga media bangun
pembelajaran ruang tiga menggunakan kekayaan dimensi, ruang tiga
Matematika dimensi. dan barang milik negara mendukung visi dan dimensi,
materi bangun secara bertanggung jawab, misi Kabupaten mendukung
ruang tiga efektif, dan efisien sebagai Boyolali yaitu: penguatan
dimensi. guru kelas mampu dalam Visi : nilai organisasi
penyediaan dan pembuatan Kabupaten
Sumber media pembelajaran. “Melangkah dan Boyolali yaitu:
Kegiatan: Menata Bersama,
Inovasi Smart ASN : saya Penuh Totalitas” “Profesionali
menggunakan media sme”,
pencarian Google sebagai Misi : “Akuntabel”,
29
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
referensi bentuk dan ukuran “Disiplin”,
yang sesuai dengan media “Boyolali Sehat, “Integritas”
pembelajaran dan Tangguh, Cerdas,
menggunakan media Berkarakter dan
pengedit video untuk Berbudaya”,
membuat video “Boyolali
pembelajaran. menghadirkan
a. Menyiapkan Daftar alat dan AKUNTABEL Pemerintahan yang
alat dan bahan bahan untuk Dalam pembuatan media Bersih, Efektif dan
media membuat alat pembelajaran materi Terpercaya”,
media tiga bangun bangun ruang yang inovatif “Boyolali
ruang, Foto alat yang lengkap dan terkini, Tersenyum,
dan bahan sebagai bentuk Integritas Tumbuh, Mandiri
dan perilaku dan Berdaya
Melaksanakan tugas Saing”.
dengan jujur,
bertanggung jawab,
cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi.
b. Membuat pola Pola bangun- KOMPETEN
bangun yang bangun ruang , Dalam pembuatan media
akan dibuat. Dokumentasi pembelajaran yang akan di
kegiatan berupa gunakan dengan
foto. melakukan Kinerja terbaik
dalam menyesuaikan media
pembelajaran dengan
indikator keberhasilan yang
harus di penuhi oleh
peserta didik yang
30
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
mempunyai kemampuan
berbeda sebagai seorang
guru yang Ahli di
bidangnya dan membuat
media pembeljaran yang
sesuai sebagai perilaku
Membantu orang lain
belajar.
c. Membentuk Dokumentasi ADATIF
bangun ruang kegiatan berupa Membentuk media
yang sudah foto. pembelajaran yang inovatif
disiapkan sebagai bentuk Terus
berinovasi dan
dengan pola
mengembangkan
sebelumnya kreativitas.

d. Membuat video Dokumentasi LOYAL


pembelajaran. kegiatan berupa Membuat media
foto. pembelajaran yang kreatif
sebagai komitmen dan
dedikasi seorang guru.
4. Melaksanakan Tercapainya Berkaitan dengan Agenda III Tercapainya Tercapainya
kegiatan kompetennsi Manajemen ASN : Saya kompetennsi dasar kompetennsi
pembelajaran dasar (KD) dan memberikan pembelajaran (KD) dan indikator dasar (KD)
Matematika indikator merupakan tugas seorang keberhasilan yang dan indikator
materi bangun keberhasilan guru untuk mengukur harus dipenuhi keberhasilan
ruang tiga yang harus ketercapaian indikator peserta didik, yang harus
dimensi. dipenuhi peserta pembelajaran secara mendukung visi dan dipenuhi
didik Profesional misi Kabupaten peserta didik,
a. Membuat daftar Daftar hadir HARMONIS Boyolali yaitu: mendukung
31
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Sumber hadir Saya mengabsen setiap Visi : penguatan
Kegiatan: peserta didik secara obyektif nilai organisasi
Tugas Pokok sebagai bentuk Menghargai “Melangkah dan Kabupaten
setiap orang apapun latar Menata Bersama, Boyolali yaitu:
belakangnya. Penuh Totalitas”
b. Melakukan Soal pretest LOYAL
“Profesionali
pretest. Saya melakukan pre test
sebagai Dedikasi saya sebagai Misi : sme”,
seorang guru. “Akuntabel”,
c. Membagikan Dokumentasi KOMPETEN “Boyolali Sehat, “Disiplin”,
soal. kegiatan berupa Saya memberikan soal serta Tangguh, Cerdas, “Integritas”
foto. arahan dan penjelasan Berkarakter dan
kepada peserta didik sebagai Berbudaya”,
bentuk perilaku Membantu “Boyolali
orang lain belajar. menghadirkan
d. Mengumpulkan, Hasil soal pretest AKUNTABEL Pemerintahan yang
memeriksa dan Saya mengumpulkan, Bersih, Efektif dan
membagikan memeriksa dan Terpercaya”,
hasil dan membagikan hasil dan
memberikan memberikan penguatan.
penguatan. sebagai bentuk Integritas
dan perilaku
Melaksanakan tugas
dengan jujur,
bertanggung jawab,
cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi.
e. Memberikan Dokumentasi BERORIENTASI
penjelasan kegiatan berupa PELAYANAN
kepada peserta foto Memberikan pembelajaran

32
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
didik mengenai kepada peserta didik
materi bangun menggunakan alat peraga
ruang yang telah dibuat sebagai
menggunakan bentuk Memahami dan
alat peraga dan memenuhi kebutuhan
video yang masyarakat, memberikan
telah dibuat. pembelajaran yang menarik
sebagai Kualitas seorang
guru.
5. Melaksanakan Adanya hasil Berkaitan dengan Agenda III Adanya hasil evaluasi Adanya hasil
monitoring dan evaluasi dan Manajemen ASN : Saya dan kesimpulan evaluasi dan
evaluasi kesimpulan memberikan evaluasi kegiatan belajar kesimpulan
kegiatan kegiatan belajar merupakan tugas seorang mengajar materi kegiatan
belajar mengajar materi guru untuk mengukur pada bangun ruang belajar
mengajar bangun ruang nilai ketercapaian indikator menggunakan media mengajar
Matematika menggunakan pembelajaran secara tiga Dimensi, materi bangun
materi bangun media tiga Pofessional mendukung visi dan ruang
ruang Dimensi dan Smart ASN : Saya misi Kabupaten menggunakan
menggunakan meerekap nilai menggunakan media excel Boyolali yaitu: media tiga
media tiga peserta didik untuk membuat evaluai Visi : Dimensi,
Dimensi. menggunakan peserta didik dan referensi mendukung
media excel. penilaian dari Google. “Melangkah dan penguatan
Sumber a. Melaksanakan Pembagian Soal AKUNTABEL Menata Bersama, nilai organisasi
Kegiatan: post test. post test Saya melakukan post test Penuh Totalitas” Kabupaten
Tugas Pokok kegiatan belajar mengajar Boyolali yaitu:
(SKP) sebagai bentuk Misi :
Melaksanakan tugas “Profesionali
dengan jujur, “Boyolali Sehat, sme”,
bertanggung jawab, Tangguh, Cerdas, “Akuntabel”,
33
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
cermat, disiplin dan Berkarakter dan “Disiplin”,
berintegritas tinggi. Berbudaya”, “Integritas”
b. Merekap hasil Daftar nilai KOMPETEN “Boyolali
pre test dan Saya merekap hasil pre test menghadirkan
post. dan post test secara obyektif Pemerintahan yang
dengan melakukan Kinerja Bersih, Efektif dan
terbaik dalam pengerjaanya Terpercaya”,
yang Ahli di bidangnya dan “Boyolali
mendatanya sebagai bentuk Tersenyum,
Melaksanakan tugas Tumbuh, Mandiri
terbaik. dan Berdaya
c. Membuat Dokumentasi BERORIENTASI Saing”.
kesimpulan kegiatan berupa PELAYANAN
hasil KBM foto Saya melakukan
kesimpulan evaluasi
kegiatan belajar mengajar
sebagai bentuk Melakukan
perilaku perbaikan tiada
henti.

KOMPETEN
Saya melakukan kesimpulan
evaluasi kegiatan belajar
mengajar materi bangun
ruang menggunakan media
tiga dimensi untuk
mengetahui kendala yang
terjadi sebagi bentuk
Learning agility guru
34
Penguatan
Keterkaitan Subtansi Mata Kontribusi
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output Nilai
Pelatihan Terhadap Visi-Misi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
setelah pembelajaran serta
Meningkatkan kompetensi
diri untuk menjawab
tantangan yang selalu
berubah

G. Jadwal Rancangan Aktualisasi

Tabel 2.6 Jadwal Kegiatan Rancangan Aktualisasi Bulan Maret dan April
Maret April Bukti
No Kegiatan 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Kegiatan
1. Menyusun Rencana
Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP)
pada mata pelajaran
Matematika materi
bangun ruang.
Sumber Kegiatan:
Tugas Pokok
Tahap Kegiatan 1.1
Berkonsultasi dan
meminta persetujuan
mentor tentang
aktualisasi
meningkatkan minat
belajar matematika.
Tahap Kegiatan 1.2
35
No Kegiatan Maret April Bukti
17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Kegiatan
Menentukan
kompetensi dasar
(KD) dan indikator
yang akan dicapai.
Tahap Kegiatan 1.3
Mecari referensi
tentang materi
bangun ruang.
Tahap Kegiatan 1.4
Menetukan media
pembelajaran yang
akan digunakan
pada materi bangun
ruang.
Tahap Kegiatan 1.5
Menentukan waktu
pembelajaran
2. Menyusun soal pre
test dan post test
minat belajar peserta
didik pada mata
pelajaran
Matematika materi
bangun ruang.
Sumber Kegiatan:
Tugas Pokok
Tahap Kegiatan 1.1
Berkonsultasi
dengan rekan kerja
dalam menentukan
aspek soal yang

36
No Kegiatan Maret April Bukti
17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Kegiatan
sesuai.
Tahap Kegiatan 1.2
Menentukan aspek
soal pre test dan
post test.
Tahap Kegiatan 1.3
Menentukan waktu
pemberian pre test
dan post test.
Tahap Kegiatan 1.4
Membuat soal pre
test dan post test
3. Membuat media
pembelajaran
Matematika materi
bangun ruang tiga
dimensi.
Sumber Kegiatan:
Inovasi
Tahap Kegiatan 1.1
Menyiapkan alat dan
bahan media.
Tahap Kegiatan 1.2
Membuat pola
bangun yang akan
dibuat dengan
ukuran yang sudah
ditentukan.
Tahap Kegiatan 1.3
Memotong pola yang
sudah dibuat.

37
No Kegiatan Maret April Bukti
17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Kegiatan
Tahap Kegiatan 1.4
Membentuk bangun
ruang yang sudah
disiapkan dengan
pola sebelumnya.
4. Melaksanakan
kegiatan
pembelajaran
Matematika materi
bangun ruang tiga
dimensi.
Sumber Kegiatan:
Tugas Pokok
Tahap Kegiatan 1.1
Membuat daftar
hadir.
Tahap Kegiatan 1.2
Melakukan pretest.
Tahap Kegiatan 1.3
Membagikan soal.
Tahap Kegiatan 1.4
Mengumpulkan,
memeriksa dan
membagikan hasil
dan memberikan
penguatan.
Tahap Kegiatan 1.5
Memberikan
penjelasan kepada
peserta didik
mengenai materi

38
No Kegiatan Maret April Bukti
17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Kegiatan
bangun ruang
menggunakan alat
peraga yang telah
dibuat.
5. Melaksanakan
monitoring dan
evaluasi kegiatan
belajar mengajar
Matematika materi
bangun ruang
menggunakan media
tiga Dimensi.
Sumber Kegiatan:
Tugas Pokok
Tahap kegiatan 1.1
Melaksanakan post
test.
Tahap Kegiatan 1.2
Merekap hasil pre
test dan post.
Tahap Kegiatan 1.3
Membuat
kesimpulan hasil
KBM

39
Tabel 2.7 Jadwal Kegiatan Rancangan Aktualisasi Bulan Mei
Mei Bukti
No Kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Kegiatan
1. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada mata pelajaran
Matematika materi bangun ruang.
Sumber Kegiatan: Tugas Pokok
Tahap Kegiatan 1.1
Berkonsultasi dan meminta persetujuan mentor tentang aktualisasi meningkatkan
minat belajar matematika.
Tahap Kegiatan 1.2
Menentukan kompetensi dasar (KD) dan indikator yang akan dicapai.
Tahap Kegiatan 1.3
Mecari referensi tentang materi bangun ruang.
Tahap Kegiatan 1.4
Menetukan media pembelajaran yang akan digunakan pada materi bangun ruang.
Tahap Kegiatan 1.5
Menentukan waktu pembelajaran
2. Menyusun soal pre test dan post test minat belajar peserta didik pada mata pelajaran
Matematika materi bangun ruang.
Sumber Kegiatan: Tugas Pokok
Tahap Kegiatan 1.1
Berkonsultasi dengan rekan kerja dalam menentukan aspek soal yang sesuai.
Tahap Kegiatan 1.2
Menentukan aspek soal pre test dan post test.
Tahap Kegiatan 1.3
Menentukan waktu pemberian pre test dan post test.
Tahap Kegiatan 1.4
Membuat soal pre test dan post test
3. Membuat media pembelajaran Matematika materi bangun ruang tiga dimensi.
Sumber Kegiatan: Inovasi
Tahap Kegiatan 1.1
40
No Kegiatan Mei Bukti
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Kegiatan
Menyiapkan alat dan bahan media.
Tahap Kegiatan 1.2
Membuat pola bangun yang akan dibuat dengan ukuran yang sudah ditentukan.
Tahap Kegiatan 1.3
Memotong pola yang sudah dibuat.
Tahap Kegiatan 1.4
Membentuk bangun ruang yang sudah disiapkan dengan pola sebelumnya.
4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran Matematika materi bangun ruang tiga dimensi.
Sumber Kegiatan: Tugas Pokok
Tahap Kegiatan 1.1
Membuat daftar hadir.
Tahap Kegiatan 1.2
Melakukan pretest.
Tahap Kegiatan 1.3
Membagikan soal.
Tahap Kegiatan 1.4
Mengumpulkan, memeriksa dan membagikan hasil dan memberikan penguatan.
Tahap Kegiatan 1.5
Memberikan penjelasan kepada peserta didik mengenai materi bangun ruang
menggunakan alat peraga yang telah dibuat.
5. Melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan belajar mengajar Matematika materi
bangun ruang menggunakan media tiga Dimensi.
Sumber Kegiatan: Tugas Pokok
Tahap kegiatan 1.1
Melaksanakan post test.
Tahap Kegiatan 1.2
Merekap hasil pre test dan post.
Tahap Kegiatan 1.3
Membuat kesimpulan hasil KBM

41
DAFTAR PUSTAKA

Lembaga Administrasi Negara. (2017 ). Manajemen ASN. Modul Pelatihan Dasar


Calon PNS. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2017). Aktualisasi. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2019). Analisis Isu Kontemporer. Modul Pelatihan
Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2019). Kesiapsiagaan Bela Negara. Modul
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2021). Adaptif. Modul Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2021). Akuntabel. Modul Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2021). Berorientasi Pelayanan. Modul Pelatihan
Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2021). Harmonis. Modul Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2021). Kolaboratif. Modul Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2021). Kompeten. Modul Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2021). Loyal. Modul Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. (2021). Smart ASN. Modul Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

42
CURRICULUM VITAE

Ulia Thoyib, S.Pd., lahir di


Grobogan 24 Oktober 1990,
merupakan anak kedua dari 2
bersaudara. Lahir dari pasangan
Suwarto dan Narti. Pria yang akrab
disapa Ulia ini beralamat tinggal di
Ds. Karangwader Rt.05/Rw.02,
Kec. Penawangan, Kab. Grobogan.
Penulis merupakan peserta Latsar
CPNS Golongan III Angkatan 17
Kelompok 4 Kabupaten Boyolali.
Sehari – hari penulis bekerja di SDN 2 Mongkrong sebagai Guru Kelas.
Penulis merupakan alumni dari SD Negeri 2 Karangwader dan selesai pada
tahun 2002, MTs. Yasemi Karangrayung Grobogan dan selesai pada tahun
2005, MAN 1 Grobogan dan selesai pada tahun 2008, S-1 Pendidikan Guru
Sekolah Dasar di Universitas Terbuka dan selesai tahun 2016.
Riwayat pekerjaan penulis antara lain adalah sebagai Guru Wiyata
Bakti (GWB) di SDN 1 Karangwader, Kab. Grobogan dari tahun 2014-2020,
sebagai Guru Kelas, dan sebagai Guru Kelas di Lingkungan SD Negeri 2
Mongkrong, Kec. Wonosegoro, Kab. Boyolali dari tahun 2021- sekarang.
Motto Hidup penulis adalah “Sopo Sing Wonge Tekun, Senadjan
Nganggo Teken, Mesti Bakale Tekan”, yang kurang lebih artinya adalah
siapa yang bersungguh-sungguh, walaupun jalannya pelan, pasti akan
sampai pada tujuan yang diharapkan.

43

Anda mungkin juga menyukai