Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH

ADMINISTRASI PERKANTORAN

“Konsep Administrasi Perkantoran”

Disusun Oleh:

Giwang Fajar Sofyana (2111175)

KELAS MICROSOFT OFFICE ADMIN KANTOR

SANSSMART COURSE

JAKARTA

TAHUN 2022
Konsep Administrasi Perkantoran

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ............................................................................................ i

DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii

KATA PEMBUKA ................................................................................................ iii

ISI DAN PEMBAHASAN...................................................................................... 1

A. Pengertian Administrasi Perkantoran ........................................................... 1

B. Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran ................................................... 2

C. Unsur-Unsur Administrasi Perkantoran ....................................................... 4

D. Tujuan Administrasi Perkantoran ................................................................ 5

E. Fungsi Administrasi Perkantoran ................................................................. 6

F. Karakteristik Administrasi Perkantoran ....................................................... 7

G. Jenis-jenis Pekerjaan Kantor ........................................................................ 7

H. Tugas Utama Administrasi Perkantoran .................................................... 11

KATA PENUTUP ................................................................................................. 13

ii | P a g e
Konsep Administrasi Perkantoran

KATA PEMBUKA

Puji syukur penyusun ucapkan kepada Allah SWT, yang telah memberikan
rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah yang berjudul “Konsep Administrasi
Perkantoran” ini dapat diselesaikan dengan baik. Tidak lupa shalawat dan salam
semoga terlimpahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarganya,
sahabatnya, dan kepada kita selaku umatnya.

Makalah ini disusun untuk melengkapi Tugas Skill Sesi 1 Microsoft Word
Kelas Microsoft Office Admin Kantor. Penyusun mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Dan
penyusun juga menyadari pentingnya akan sumber bacaan dan referensi internet
yang telah membantu dalam memberikan informasi yang akan menjadi bahan
makalah.

Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah


ini sehingga kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi
penyempurnaan makalah ini. Penyusun mohon maaf jika di dalam makalah ini
terdapat banyak kesalahan dan kekurangan, karena kesempurnaan hanya milik
Yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT, dan kekurangan pasti milik kita sebagai
manusia. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semuanya.

Klaten, 15 Januari 2022

Giwang Fajar Sofyana


Penyusun

iii | P a g e
Konsep Administrasi Perkantoran

ISI DAN PEMBAHASAN

A. Pengertian Administrasi Perkantoran


Secara etimologi kata Administrasi berasal dari bahasa Latin, yaitu
Ad yang memiliki arti intensif dan ministrare yang memiliki arti melayani,
membantu, dan memenuhi.
Dalam pandangan sempit, administrasi perkantoran adalah seluruh
kegiatan yang bersifat teknis dan memiliki fungsi atau peran penting dalam
pelaksanaan pekerjaan operatif, menyediakan keterangan untuk pimpinan,
serta membantu keefektifan organisasi perusahaan.
Secara luas, administrasi perkantoran adalah suatu kegiatan
merencanakan, mengarahkan, mengorganisir, menyelenggarakan,
mengawasi berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan ruang lingkup
kantor dan tata usaha secara tertib.
Berikut ini adalah definisi administrasi perkantoran menurut para
ahli:
1. George Terry
Menurut George Terry pengertian administrasi perkantoran adalah
suatu perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian pekerjaan pada
sebuah perkantoran serta menjadi penggerak kepada mereka yang
menjalankannya agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
2. Edwin Robinson dan William Leffingwell
Menurut Edwin Robinson dan William Leffingwell pengertian
Administrasi perkantoran adalah turunan dari ilmu dan seni manajemen
yang berkaitan dengan operasional tugas kantor secara tepat.
3. Suparjati
Menurut Suparjati definisi Administrasi perkantoran adalah suatu
proses kerja sama dalam lingkup kantor untuk mencapai tujuan yang
telah disepakati bersama dengan melakukan fungsi manajemen.

1|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

B. Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran


1. Kegiatan Kantor
a. Perencanaan perkantoran (office planning)
1) Perencanaan gedung
2) Tata ruang kantor
3) Penerangan/cahaya
4) Ventilasi
5) Perlengkapan peralatan dan perabotan kantor
6) Metode-metode dan standarisasi pekerjaan kantor
7) Anggaran (budgeting) perkantoran
8) Standar kualitas kerja
9) Sistem informasi dan telekomunikasi
b. Pengorganisasian perkantoran (office organizing)
1) Pembagian tugas dan pekerjaan agar lebih efisien dalam
organisasi/perusahaan.
2) Pemeliharaan hubungan kerja yang baik dengan atasan ataupun
bawahan.
3) Penyediaan peralatan/perlengkapan yang tepat, sesuai dengan
jenis pekerjaan untuk memudahkan karyawan dalam melakukan
pekerjaan.
c. Pengarahan perkantoran (office actuating)
1) Penggunaan teknik yang efektif dalam melakukan pengawasan
terhadap bawahan.
2) Penggunaan teknik yang efektif dalam memberikan motivasi
terhadap bawahan.
3) Pemberian bantuan kepada karyawan dalam memecahkan
masalah ketika karyawan menghadapi kesulitan dalam
pekerjaan.
4) Penyatuan visi, misi karyawan dan organisasi.
5) Perancangan cara komunikasi yang efektif dengan karyawan,
agar komunikasi antara atasan dengan bawahan dapat berjalan
lancar.

2|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

6) Penggunaan tolak ukur yang adil dalam memberikan gaji kepada


karyawan.
d. Pengawasan perkantoran (office controlling)
1) Penggunaan peralatan dan perabot kantor
2) Metode-metode dan standarisasi pekerjaan kantor
3) Kualitas pekerjaan kantor
4) Pelayanan kantor
5) Waktu
6) Biaya perkantoran
2. Sarana dan Fasilitas Kerja Perkantoran
a. Lokasi kantor
Faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan lokasi kantor:
1) Faktor keamanan
2) Faktor lingkungan
3) Faktor harga
b. Gedung
Faktor yang perlu diperhatikan:
1) Menjamin keamanan dan kesehatan karyawan.
2) Memiliki fasilitas yang memadai.
3) Harga gedung yang kompetitif (seimbang dengan biaya dan
keuntungan).
c. Peralatan
1) Perabotan kantor (office furniture): meja, kursi, rak, laci-laci, dll.
2) Perbekalan kantor (office supplies): kertas, pena, tinta printer,
penghapus dan peralatan habis pakai lainnya.
d. Interior
Adalah tatanan perabot/perangkat kantor yang menunjang
pelaksanaan kerja dalam ruang kantor, seperti penerangan,
ventilasi, plafon, jendela, dan hiasan kantor.
e. Mesin-mesin kantor
Disesuaikan dengan prosedur kerja, metode kerja dan kebutuhan
kantor

3|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

C. Unsur-Unsur Administrasi Perkantoran


1. Organisasi
Pengertian organisasi adalah suatu tempat berkumpulnya
sekelompok orang untuk bekerjasama dengan memanfaatkan sumber
daya yang ada. Di dalam suatu organisasi terdapat kegiatan yang
berhubungan dengan pengaturan, penyusunan, pembagian tugas dari
suatu usaha kerjasama dalam upaya untuk mencapai tujuan tertentu.
2. Manajemen
Pengertian manajemen adalah suatu proses mengatur sesuatu yang
dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai
tujuan bersama. Kegiatan dalam manajemen adalah untuk
menggerakkan segenap orang serta mengarahkan semua fasilitas untuk
mencapai tujuan yang telah ditentukan.
3. Komunikasi
Pengertian komunikasi adalah suatu aktivitas penyampaian
informasi, baik itu pesan, ide, dan gagasan, dari satu pihak ke pihak
lainnya. Komunikasi dalam aktivitas administrasi dapat dilakukan
secara verbal, melalui bahasa tubuh, maupun secara tertulis.
4. Kepegawaian
Pengertian kepegawaian adalah proses yang berhubungan dengan
pengaturan tenaga kerja di dalam organisasi. Proses kepegawaian dalam
organisasi dimulai dari penerimaan, pengangkatan, penempatan,
pembimbingan, pengarahan, pemberhentian, promosi, hingga
pemberhentian/ pensiun.
5. Keuangan
Pengertian keuangan dalam administrasi adalah sesuatu yang
berkaitan dengan pembiayaan di dalam hubungan kerjasama,
diantaranya; cara mendapatkan biaya, pertanggungjawaban biaya,
pengelolaan segi pembayaran, penentuan sumber-sumber biaya, dan
lain-lain.
6. Perbekalan

4|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

Pengertian perbekalan adalah kegiatan yang berhubungan dengan


perlengkapan dan peralatan yang diperlukan organisasi. Beberapa
kegiatannya adalah pengadaan barang, penyimpanan barang, hingga
pemusnahan barang yang tidak diperlukan.
7. Ketatausahaan
Pengertian ketatausahaan dalam administrasi adalah kegiatan yang
berkaitan dengan pelayanan atas penyelenggaraan usaha. Misalnya,
pencatatan, penyimpanan, pengiriman, dan lain-lain. Biasanya kegiatan
tata usaha ini disebut dengan “office work” yang dilakukan di dalam
kantor.
8. Hubungan Masyarakat (Humas)
Pengertian Humas atau public relation adalah suatu bagian dari
organisasi yang fungsinya untuk melakukan interaksi, hubungan, dan
kerjasama dengan masyarakat yang terkait dengan organisasi tersebut.
Tujuan dari kegiatan humas tersebut adalah untuk mendapatkan
dukungan penuh dari masyarakat terhadap organisasi tersebut secara
sadar dan sukarela.

D. Tujuan Administrasi Perkantoran


Tujuan dari proses manajemen administrasi perkantoran adalah
tercapainya tujuan secara efisien yang artinya dapat memenuhi persyaratan
dari segi teknis, ekonomi dan psikologis.
1. Ekonomis, artinya pantas dan sesuai atau bukan berarti murah dari segi
biaya.
2. Teknis, dalam arti berdaya guna atau bermanfaat.
3. Psikologis, dalam arti terdapat kepuasan.

Tujuan bisa dicapai dengan cara menerapkan fungsi manajemen dengan


baik. Jadi, secara lengkap tujuan administrasi perkantoran adalah sebagai
berikut:

5|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

1. Memberikan seluruh keterangan dengan lengkap bagi pihak-pihak yang


membutuhkan untuk pelaksanaan tugas organisasi secara efektif dan
efisien.
2. Memberikan catatan dan laporan yang bermanfaat dan biaya yang
sesuai.
3. Membantu perusahaan/organisasi dalam memelihara dan memenuhi
kebutuhan perusahaan.
4. Memberikan pekerjaan tata usaha yang cermat dan memberikan
pelayanan secara efektif kepada rekan (mitra) kerja atau pelanggan.
5. Membuat catatan yang relevan, up to date (terbaru) akurat dan bisa
dipertanggung jawabkan sehingga laporan tersebut akan dianggap
lengkap.

E. Fungsi Administrasi Perkantoran


Secara umum ada lima fungsi administrasi perkantoran dalam
kaitanya dengan operasional suatu organisasi. Berikut ini adalah uraian
fungsi administrasi perkantoran tersebut:
1. Fungsi Rutin, yaitu fungsi administrasi yang memerlukan pemikiran
minimal mencakup pengarsipan dan penggandaan.
2. Fungsi Teknis, yaitu fungsi administrasi yang memerlukan pendapat,
keputusan, serta keterampilan perkantoran yang mumpuni.
3. Fungsi Analis, yaitu fungsi administrasi yang memerlukan cara berpikir
kritis dan kreatif serta kemampuan memutuskan sesuatu dengan cepat
dan tepat.
4. Fungsi Interpersonal, yaitu fungsi administrasi yang memerlukan
analisis dan penilaian sebagai dasar dalam memutuskan sesuatu serta
keterampilan dalam berkomunikasi dengan orang lain.
5. Fungsi Manajerial, yaitu fungsi administrasi yang memerlukan
perencanaan, pengorganisasian, pengukuran, memberikan motivasi.

6|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

F. Karakteristik Administrasi Perkantoran


Administrasi perkantoran ini memiliki perbedaan dengan tata usaha
perkantoran. Terdapat faktor pembeda, mulai dari jenis kegiatan samapai
luas lingkup unit kerja sebagai tempat dalam pelaksanaan kegiatan. Untuk
lebih jelasnya berikut karakteristik atau ciri-ciri administrasi perkantoran
yaitu:
1. Bersifat dalam Pelayanan (Service) pada semua pihak atau orang.
Hal ini bermakna bahwa suatu pekerjaan kantor umumnya
merupakan dari pelayanan dan support untuk kegiatan organisasi.
2. Merembes dan dapat dilaksanakan oleh semua pihak.
Hal ini bermakna bahwa suatu pekerjaan kantor berdampak pada
unit-unit lain yang selalu hadir dan dilaksankan disetiap organisasi.
3. Hasil akhirnya berupa suatu informasi.
Informasi ini adalah keterangan-keterangan yang berisi data yang
dapat dipercaya dalam kepentingan pihak tertentu. Pihak-pihak yang
berkepentingan terhadap suatu informasi yang berada di kantor lain
yakni pimpinan, pemegang saham, pemerintah, masyarakat, dan
karyawan organisasi dsb.
4. Bersifat untuk memudahkan.
Pekerjaan kantor merupakan alat katalisator yang memiliki macam-
macam kegiatan dari setiap perusahaan yang dipersatukan.
5. Bersifat sebagai pengetikan dan penghitungan.
Susunan perkerjaan kantor lebih banyak yang terdiri dari pekerjaan
yang mengetik.
6. Dapat dilakukan oleh semua pihak.
Pekerjaan kantor yang tidak selalu dikerjakan dalam satu bagian
yang beberapa kantor dikerjakan dalam tiap bagian perusahaan.

G. Jenis-jenis Pekerjaan Kantor


Arti pekerjaan kantor adalah mengatur dan mencatat kejadian-kejadian
yang dijalankan sehingga menjadi keterangan yang berguna.
Melaksanakannya dilakukan dengan menggunakan alat baik mesin-mesin

7|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

maupun manual, sehingga membantu mutu pekerjaan, memudahkan


pengawasan dan menghemat biaya, tenaga, dan waktu. Apabila diteliti lebih
lanjut tentang kegiatan yang dapat dilakukan, maka pekerjaan kantor dapat
dibagi dalam kelompok sebagai berikut:
1. Mengumpulkan / menghimpun, yaitu kegiatan mencari dan
mengusahakan tersedianya segala keterangan yang tadinya belum ada
atau berserakan di mana-mana, menjadi siap dipergunakan bila mana
diperlukan.
2. Mencatat, yaitu kegiatan membubuhkan dengan berbagai macam
peralatan sesuai dengan perkembangan teknologi modern dan
kebutuhan keterangan yang diperlukan, sehingga wujudnya langsung
siap pakai.
3. Mengolah, yaitu macam-macam kegiatan mengerjakan keterangan
dengan maksud menyajikan dalam bentuk yang lebih berguna.
4. Menggandakan, yaitu kegiatan memperbanyak dengan berbagai cara
dan alat, sebanyak jumlah yang diperlukan.
5. Menyimpan, yaitu kegiatan menaruh atau melekatkan dengan berbagai
cara dan alat tempat tertentu sehingga sistematis dan aman.
Pengelompokan pekerjaan kantor di atas, merupakan tugas-tugas
rutin dan bekesinambungan serta dilakukan dengan berbagai cara sesuai
dengan kebutuhan, antara lain berupa pekerjaan tulis-menulis,
mengetik, menghitung, membuat jadwal, grafik, dan chart.
1. Pekerjaan Tulis-menulis.
Pada dasarnya semua pekerjaan kantor (tata kerja, prosedur kerja
dan sistem kerja), dinyatakan secara tertulis dan disusun sistematis
sebagai produk kantor yang siap disajikan bila mana diperlukan. Salah
satu produk kantor tersebut adalah warkat yang setiap catatan tertulis
maupun bergambar, sebagai bahan laporan factual (keadaan
sebenarnya), actual (hangat) dan reliable (nyata).
Setiap kantor, baik kantor pemerintah maupun sawasta, besar
maupun kecil, setiap hari banyak menerima maupun mengirirm surat
yang jumlahnya tentu tergantung besar kecilnya kantor. Kantor yang

8|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

besar dan luas jangkauannya memerlukan lebih banyak surat yang harus
ditangani dari pada knator yang sempit ruang lingkup usahanya. Namum
semua itu harus mendapatkan perhatian yang besar, agar memberi kesan
yang baik dan menumbuhkan keprcayaan dari pihak luar / masyarakat.
Kantor yang berhasil menciptakan kesan yang baik merupakan promosi
secara tidak langsung, dan sebagai hasilnya dapat menambah relasi /
hubungan lebih luas. Dari uaraian di atas dapat disimpulkan bahwa
pekerjaan tulis-menulis adalah kegiatan mencatat (menulis) surat
dengan berbagai peralatan (alat-alat tulis) tentang keterangan yang
diperlukan sehingga berwujud tulisan yang dapat dibaca, dikirim dan
disimpan.
2. Mengetik
Pekerjaan mengetik pada dasarnya merupakan pekerjaan juru tulis.
Bahan yang diketik antara lain adalah warkat seperti surat, nota, memo,
naskah-naskah perjanjian, catatan neraca pembukuan dan laporan-
laporan.
Tujuan Pekerjaan Mengetik Antara Lain:
a. Menghemat tenaga dan waktu dalam memperbanyak warkat.
b. Mempercepat pekerjaan itulis menulis.
c. Tersedianya arsip warkat yang teratur dan sah.
d. Keseragaman dalam menjalin, terutama kalau jumlahnya banyak.
e. Praktis.

Keterampilan mengetik bagi pegawai tata usaha merupakan syarat


dasar untuk melaksanakan pekerjaan kantor. Juru tik yang efektif ialah
mereka yang berketerampilan mengetik di atas 250 hentakan per menit.
Setiap pegawai tata usaha (terutama juru tik) diharapakan memiliki
kemampuan dengan kecepatan minimal 250 hpm selain itu harus
memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis mesin tik, teknik yang baik,
bentuk-bentuk surat (dinas maupun niaga), tanda-tanda koreksi, jenis-
jenis kertas dan ukuran kertas.

3. Pekerjaan Menghitung

9|Page
Konsep Administrasi Perkantoran

Pekerjaan menghitung pada umumnya lebih banyak berhubungan


dengan masalah uang. Sebagaimana di ketahui bahwa setiap organisasi,
kantor atau badan usaha lainnya, pasti terlibat dengan keluar sebab
setiap kegiatan pasti membutuhkan biaya. Biaya yang bersumber itu dari
uang masuk. Dalam istilah pembukuan, uang dikeluarkan itu disebut
pengeluaran dan uang masuk disebut pendapatan atau penerimaan.
Pekerjaan kantor tidak pernah berhenti sepanjang oerganisasi tersebut
masih berdiri, ini berarti masih ada pekerjaan-perkerjaan rutin setiap
hari yang berarti ada pengeluaran rutin dan untuk membiayainya harus
ada penerimaan rutin. Bagi kantor pemerintah, pendapatan rutin
bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sedang
bagi kantor atau jasa, hasil sewa atau kontrak barang dan bunga bank,
sedangkan pengeluaran rutin (Pemerintah amupun swasta) antara lain
terdiri dari:
a. Belanja pegawai, seperti pembayaran gaji, lembur, tunjangan
kesehatan, dan sebagainya.
b. Belanja barang, seperti pembelian alat tulis kantor, peralatan dan
mesin-mesin.
c. Biaya transportasi, seperti antar jemput pegawai, pengiriman surat
atau barang dan sebagainya.
d. Biaya lain-lain, seperti pemeliharaan peralatan kantor, biaya rapat,
biaya penataran, biaya tamu dan sebagainya. Semua penerimaan
dan pengeluaran tersebut harus dihitung dan dibukukan menurut
cara tertentu, yang dinamakan tata buku. Dalam ilmu tata buku
dikenal suatu golongan buku, yang dinamakan buku harian, yaitu
buku untuk mencatat macam-macam transaksi setiap hari yang
terjadi di kantor atau perusahaan. Transaksi ialah kejadian atau
perbuatan usaha, seperti menerima tagiahan, membayar utang,
membeli barang, menjual barang, menyimpan uang dibank,
mengambil uang simpanan dibank, membayar ongkos angkutan,
membayar gaji, lembur dan sebagainya. Buku-buku yang termasuk
golongan buku harian adalah buku kas, buku bank, buku pembelian,

10 | P a g e
Konsep Administrasi Perkantoran

buku penjualan dan sebagainya. Bentuk masing-masing buku


tersebut berfariasi, jadi bisa saja buku kas dikantor buku A tidak
sama dengan bentuk buku kas dikantor B.
4. Pekerjaan membuat jadwal, grafik, dan chart
Dengan bertambah luasnya kegiatan yang harus dilakukan,
bertambah besarnya organisasi dan bertambahnya jumlah pegawai serat
adanya perkembangan atau kemajuan yang dicapai, tentu
mengakibatkan pula bertambah banyaknya pekerjaan operasional yang
harus dilakukan. Setiap pegawai, pada umumnya tentu menginginkan
agar pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, mudah, praktis dan
efisien. Untuk maksud tersebut maka diperlukan adalah analisis.
Penyederhanan kerja secara rasional degan berbagai cara, antaranya
dengan membuat jadwal, grafik dan chart (tabel).
5. Jadwal
Jadwal merupakan perencanaan terhadap penyelesaian pekerjaan
yang memerlukan proses tindak lanjut.jadwal juga diartikan sebagai
pembagian setangkain pekerjaan berdasarkan waktu. Jadwal yang telah
disusun yang biasanya ditulis pada papan atau kertas yang lebar dan
khusus dan digantung disekitar ruang kantor yang strategis, agar semua
pegawai kegiatan-kegiatan apa saja yang akan dilakukan disamping
pekerjaan rutin. Format jadwal dibuat sesuai dengan kebutuhan kantor
yang bersangkutan, jadi mungkin saja format jadwal pada kantor A
berbeda dengan format kantor B.

H. Tugas Utama Administrasi Perkantoran


Tugas utama Administrasi Perkantoran adalah melakukan
perekapan data, mengelola dokumen dan tentunya menyimpannya secara
terstruktur. Admin kantor juga perlu membangun hubungan baik dengan
setiap karyawan. Karena lagi-lagi bidang yang dikerjakannya ini akan
berhubungan dengan karyawan dan manajemen perusahaan.

Ada beberapa tugas yang perlu dilakukan oleh Administrasi


Perkantoran, yaitu:

11 | P a g e
Konsep Administrasi Perkantoran

1. Menerima Panggilan Telepon


Seorang admin kantor biasanya yang paling bertugas untuk urusan
komunikasi melalui telepon, menerima dan melakukan panggilan
melalui telepon dari pihak luar. Di sini perlu memiliki kemampuan
komunikasi yang baik. Untuk perkantoran skala kecil menengah,
biasanya ya memang harus bertugas untuk menjawab telepon. Beda jika
untuk perusahaan skala besar, biasanya sudah ada divisi lain semisal
Customer Service. Di sini tugas administrasi perkantoran sebagai
penghubung juga. Kadang harus berhubungan dengan relasi dari kantor
lain untuk urusan kerjasama bisnis dan lain sebagainya.
2. Membuat Agenda Kantor
Dari komunikasi melalui telepon, kadang ada relasi yang ingin
bertemu dengan pimpinan perusahaan atau divisi lain. Nah, tugas
Administrasi Perkantoran juga harus menyiapkan agenda untuk
kegiatan-kegiatan semacam ini. Tapi untuk mengagendakan jadwal
pertemuan, perlu adanya komunikasi dengan bagian lain agar jadwal
bisa tersusun dengan tepat dan tidak bertabrakan.
3. Entri Data Perusahaan
Data transaksi dari klien, data informasi konsumen dan lainnya
harus direkap. Tenang, tidak semuanya di rekap sendiri. Jika perusahaan
sudah ada divisi lain, misal divisi gudang, biasanya tugas admin kantor
hanya merekap kesimpulan yang telah dilakukan dari divisi lain.
Administrasi perkantoran harus punya ketelitian yang mendalam. Data-
data seperti alamat, nomor telepon, dan lainnya harus direkap dengan
terstruktur agar mudah untuk dicarinya.
4. Melakukan Arsip Data
Agar data-data mudah dikelola, maka perlu dilakukan pengarsipan.
Ini juga yang menjadi tugas Administrasi Perkantoran. Sehingga data
dokumen dan apapun itu bisa terorganisir dengan baik.

12 | P a g e
Konsep Administrasi Perkantoran

KATA PENUTUP

Dapat disimpulkan bahwa administrasi perkantoran merupakan suatu


kegiatan merencanakan, mengarahkan, mengorganisir, menyelenggarakan,
mengawasi secara tertib berbagai pekerjaan perkantoran atau pekerjaan
ketatausahaan. Administrasi perkantoran berhubungan dengan seluruh kegiatan
yang bersifat teknis dan memiliki fungsi atau peran penting dalam pelaksanaan
pekerjaan operatif, menyediakan keterangan untuk pimpinan, serta membantu
keefektifan organisasi perusahaan. Tidak tertibnya administrasi perkantoran akan
berakibat tidak tertibnya pekerjaan ketatausahaan yang menghambat kelancaran
pelaksanaan pekerjaanoperatif, menghambat pengambilan
keputusan/kebijaksanaan oleh pimpinan, danmenghambat perkembangan kemajuan
organisasi.

Demikian makalah yang berjudul “Konsep Administrasi Perkantoran”.


Penyusun memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan makalah
ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Kritik dan saran yang
membangun untuk perbaikan makalah ini sangat diharapkan untuk penyusunan
makalah agar lebih baik di masa mendatang.

13 | P a g e

Anda mungkin juga menyukai