Anda di halaman 1dari 9

BAB III

TINJAUAN UMUM PUSKESMAS

A. Sejarah Puskesmas
Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Pataruman II merupakan salah
satu Puskesmas yang ada di wilayah Kota Banjar tepatnya di kecamatan Pataruman,
mempunyai luas bangunan sekitar 100 m dan berada tepat disamping kantr desa Karyamukti.
UPTD Puskesmas Pataruman II resmi berdiri pada tanggal 1 juli 2005, UPTD
Puskesmas Pataruman II secara bertahap memantapkan langkahnya untuk sebuah tujuan
mulia yaitu memberikan pelayanan yang otimal dalam bidang kesehatan kepada masyarakat
khususnya diwilayah kerja UPTD Puskesmas Pataruman II. Sejak berdiri pada tahun 2004,
UPTD Puskesmas Pataruman II baru mengalami penambahan bangunan pada tahun 2010,
kemudian dilakukan pemagaran sekeliling Puskesmas, perbaikan lahan parkir dan renovasi
Puskesmas pembantu Batulawang pada tahun 2015. Pada perbaikan tersebut, bangunan
Puskesmas berubah total, yang tadinya bangunan sederhana menjadi sebuah bangunan yang
representatif berlantai dua diiringi penambahan sarana yang memadai dan sumber daya
manusia dari berbagai kompetensi Hal ini merupakan dampak nyata dari keseriusan
Pemerintah Kota dalam menjalankan program untuk mensejahterakan masyarakat khususnya
bidang kesehatan.
Wilayah kerja UPTD Puskesmas Pataruman II mempunyai luas keseluruhan 16 km,
terbagi dalam tiga desa. daerah terdekat dengan Puskesmas adalah desa Karyamukti dan
daerah terjauh adalah desa Sukamukti. Adapun batas Wilayah daerah yaitu :
 Selatan : Purwadadi Kabupaten Ciamis
 Barat : Binangun
 Utara : Hegarsari
 Timur : Rejasari

Tabel 3.1
Situasi Geografis
Diwilayah kerja UPTD Puskesmas Pataruman II

N Desa / kelurahan Jumlah Jarak desa Aktu tempuh


kePuskesmas ke
(meter) Puskesmas
(menit)
1 Desa Karyamukti 34 100 15
2 Desa Batulawang 27 2000 10
3 Desa Sukamukti 29 3000 15
Jumlah 90 - -

Jumlah rt/r terbanyak terdapat di desa Karyamukti sebanyak 34 dari total keseluruhan
90. Dikarenakan letak Puskesmas induk terdapat diilayah desa Karyamukti maka jarak
tempuh dari desa Karyamukti ke Puskesmas paling dekat yaitu 300 meter dan bisa ditempuh
dalm waktu 5 menit dengan kondisi jalan sedangkan dari yang paling jauh yaitu desa
Sukamukti dengan jarak tempuh 3 km dan bisa di tempuh dalam waktu 15 menit dengan
kndisi jalan cukup dan bisa di tempuh leh kendaraan baik mobil maupun motor.
Sejak berdiri UPTD Puskesmas Pataruman II pada tahun 2005 sampai tahun 2020
terjadi beberapa kali pergantian kepala Puskesmas. Adapun peride selengkapnya yaitu :
Tabel 3.2 kepemimpinan kepala blud UPTD Puskesmas Pataruman II s.d tahun 2020

N Nama kepala Puskesmas Peride jabatan tahun


1 Dr. Sudar budi setiawan Th. 2005 s.d 2008
2 Dr. Irene s. Ratna kristianta Januari s.d nvember th. 2009
3 Imas spiah, am.keb (plh. Ka. Pkm) Desember 2009 s.d nvember 2010
4 Wayan suwigara April 2010 s.d nvember 2012
5 Slihin, skm Desember 2012 s.d sekarang

Tabel 3.3 jumlah sarana pendidikan

N Desa/kelurahan Jml Jml tk Jml Jml Jml


paud sd/mi smp/mts sma/slta
1 Desa Karyamukti 5 1 4 1 -
2 Desa Batulawang 5 1 4 1 -
3 Desa Sukamukti 3 - 2 - 1
Jumlah 13 2 10 2 1

B. Visi, misi, dan tujuan blud UPTD Puskesmas Pataruman II


1) Visi blud UPTD Puskesmas Pataruman II

Puskesmas Pataruman II mempunyai visi kedepan sebagai tujuan umum yang


harus dicapai dalam jangka wangktu tertentu. Adapunvisi tersebut yaitu : mewujudkan
masyarakt yang sada, sehat dan mandiri di wilayah kerja Puskesmas Pataruman II tahun
2019.

2) Misi Puskesmas Pataruman II

Untuk menjalankan visi tersebut, tentunya diperlukan langkah – langkah yang


tertuang dalam misi yang disusun oleh Puskesmas Pataruman II adalah :

a. Meningkatkan upaya promotif melalui pemberdayaan masyarakat


b. Meningkatkan kualitas pelayanan
c. Menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat akan kesehatan diri dan
lingkungannya.
3) Tujuan Puskesmas Pataruman II
Dari visi dan misi Puskesmas Pataruman II mempunyai tujuan yang sangat mendasar
diantaranya :
a. Meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk hidup sehat dengan melibatkan
peran serta masyarakat.
b. Berkualitas.Terwujudnya pelayanan di Puskesmas Pataruman II yang mudah,
nyaman, dan
C. Struktur Oganisasi

Gambar 3.1 Srtuktur Rganisasi Puskesmas Pataruman II

KEPALA PUSKESMAS
SOLIHIN, SKM

KASUBAG TU
WENDI HERLIMAN, AMK

PERENCANAAN
UUS FIRDAUS, AMK

JABATANG FUNGSIONAL UNIT UPAYA


UNIT PELAYANAN
KESEHATAN
MASYARAKAT
1. DEVI UTARI, dr UNIT RAWAT
2. RANI, dr JALAN UNIT P2M
3. PUTRI, dr CICIH DIAN RUSDIANA,
4. WENDI HERLIMAN, RATNENGSIH, S. AMK
AMK Kep.Ners
5. CICIH RATNENGSIH, S. KESEHATAN
Kep.Ners UNIT LINGKUNGAN
6. ANDIYANI KURNIASIH LABORATORIUM DIAN RUSDIANA,
7. ABDUL ROHMAN, AMK WENDI HERLIMAN, AMK
8. DIAN RUSDIANA, AMK AMK
9. UUS FIRDAUS, AMK PERBAIKAN GIZI
10. ASIH ADRIYANI, A. Md. ASTRIANI, A. Md. Keb
Keb KEPALA PUSTU
11. TUTI HERAWATI, A. BATULAWANG
Md. Keb TUTI HERNAWATI, PENINGKATAN
12. YUNIAR RAHMAWATI, A. Md. Keb KIA/KB
YUNIAR
A. Md. Keb
RAHMAWATI, A. Md.
13. ELIS HERLINA, A. Md.
Keb
Keb
14. ASTRIANI, A. Md. Keb
PROMOSI KESEHATAN
ABDUL ROHMAN, AMK
D. sistem pengelolaan Puskesmas Pataruman II

1. upaya kesehatan wajib

upaya wajib yang dilakukan di blud UPTD Puskesmas Pataruman II hampir


sama dengan semua Puskesmas yang lain. Diantara upaya wajib yang dilaksanakan oleh
Puskesmas antara lain program Puskesmas basix six, diantaranya yaitu :

a. upaya promosi kesehatan (promkes), meliputi :


1) jumlah pengunjung yang mendapat kip/k di klinik khusus/klinik sehat
2) materi penyuluhan kelompok dan frekuensi penyuluhan kelompok didalam
gedung Puskesmas
3) persentase pengkajian dan pembinaan phbs di tatanan rumah tangga
4) pembinaan posyandu dilihat dari persentase (%) posyandu purnama dan
mandiri
5) pembenyukan desa/rw siaga
6) penyuluhan kelompok oleh petugas di masyarakat
7) kunjungan rumah (t-50% pengunjung klinik khusus sasaran Puskesmas)
b. upaya kesehatan lingkungan (kesling), meliputi :
1) inspeksi sanitasi sarana air bersih
2) pembinaan kelompok masyarakat/kelompok pemakai air
3) inspeksi sarana tempat pengelolaan makanan (tpm)
4) pembinaan tempat pengelolaan makanan
5) inspeksi sanitasi sarana pembuangan sampah dan air limbah
6) penyehatan lingkungan pemukiman dan jamban keluarga
7) pengawasan sanitasi tempat – tempat umum
c. upaya kesehatan ibu dan anak (kia) termasuk kb, meliputi :
1) kesehatan ibu
2) kesehatan bayi
3) upaya kesehatan balita dan anak pra sekolah
4) upaya kesehatan anak usia sekolah dan remaja
5) pelayanan keluarga berencana
d. program berbaikan gizi masyarakat
1) cakupan distribusi vit a bayi dan balita, dan ibu nifas
2) cakupan distribusi fe3 bumil
3) cakupan distribusi mpasi
e. upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular (p2m)
1) imunisasi

di Puskesmas Pataruman II pelayanan imunisasi dilaksanakan 17


posyandu, 6 poskesdes, 1 Puskesmas pembantu dan 1 Puskesmas induk.
Pencapaian uci (universal child imminization) adalah cakupan imunisasi secara
lengkap pada bayi. Suatu desa atau kelurahan sudah mencapai target uci apabila
>80% bayi di desa tersebut telah mendapatkan imunisasi lengkap

2) p2 diare

kasus diare sejak tahun 2010 sampai sekarang cenderung meningkat,


namun peningkatan tersebut masih dalam batas normal dan masih jauh dari
kategori kejadian luar biasa.

3) P2 dbd (demam berdarah)

Kasus dbd di tahun 2015 terjadi 2 kasus. Namun untuk kegiatan


pemberantasan sarang nyamuk (psn) selalu dilaksanakan oleh petugas dan
masyarakat melalui kegiatan 3m plus untuk mencegah terjadinya kasus dbd.

4) P2 ispa

Program p2 ispa diPuskesmas mendapat pelayanan khusus dan suatu


manajemen yang disebut mtbs (manajemen terpadu balita sakit). Program ini
dititik beratkan pada penemuan diri dan tata laksana kasus yang cepat dan tepat
pada pasien pneumonia, tetapi kalau pneumonia berat langsung dirujuk ke rumah
sakit terdekat.

5) Serveilans epidemiologi

Program serveilans di Puskesmas Pataruman ii lebih di fokuskan pada


penatalaksanaan penyakit menular dan penyakit potensial wabah. Selama tahun
2015, Puskesmas Pataruman II tidak mengalami kejadian/kasus penyakit menular
yang mewabah atau kejadian luar biasa (klb).

6) P2 tb paru
Penjaringan khasus melibatkan petugas Puskesmas, kader posyandu
dan peran aktif dari aparatur desa dan kelurahan, baik secara aktif maupun pasif.
Upaya pencegahan dan pemberantasan tb paru dilaksanakan dengan sistem dots
(direct;y observeb treatment sortcurce chemotherapy) atau pengobatan tb paru
dengan pengawasan langsung oleh pengawas menelan obat (pmo). Pmo
dilaksanakan oleh orang terdekat penderita dalam proses pengobatan sampai
tuntas.

f. Upaya pengobatan
1) BP umum

Pelayanan di badan pemeriksaan umum mencakup semua kunjungan


pasien, mulai dari pasien yang memerlukan pengobatan, konsultasi dan kir dokter
serta rujukan ke rumah sakit. Selama tahun 2008 sampai dengan sekarang terjadi
peningkatan kunjungan yang signifikan.

2) BP gigi

Kunjungan pasien ke badan pemeriksaan gigi dari tahun ke tahun


terjadi peningkatan. Hal ini tentunya didukung dengan sumber daya dan sarana yang
baik, yang dimiliki oleh Puskesmas Pataruman II.

2. Upaya pengembangan

Upaya pengembangan mencakup beberapa kegiatan yang diantaranya ada


yang sudah bersifat rutinitas dan ada pula yang belum berjalan. Diantara yang sudah
berjalan di Puskesmas Pataruman II yaitu :

a. Upaya kesehatan jiwa

Pada kegiatan ini belum berjalan secara optimal, hanya sebatas pemeriksaan
pasien di bp umum yang memang terindikasi terdalam kasus kesehatan jiwa lebih dini
pada tahun 2015 dibentuk model rw keswamas (kesehatan jiwa masyarakat) di dusun
cimanggu desa Batulawang

b. Upaya kesehatan kerja


Di Puskesmas Pataruman II sudah berjalan program kesehatan kerja meski
belum berjalan secara optimal. Ada 2 pos ukk (usaha kesehatan kerja) yang ada di
wilayah kerja Puskesmas Pataruman ii yaitu pos ukk mita karya dan pos ukk purnama.

a. Upaya kesehatan olahraga

Disetiap desa/kelurahan terdapat grup olahraga yang bisa aktif dan menjadi
rutunitas. Diantaranya yaitu grup olahraga sepakbola, vollyball, senam, dan
bulutangkis.

b. Upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit gigi

Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas yang biasa dikerjakan oleh petugas
Puskesmas, karena kegiatan ini mempunyai target/cakupan yang harus dicapai.

c. Upaya kesehatan lanjut usia

Pobindu lansia merupakan kegiatan rutin yang biasa dilaksanakan setiap bulan
di pos – pos yang sudah dibentuk. Berikut ada beberapa posyandu lansia yang ada di
Pataruman ii brikut dengan hasil cakupan kegiatannya.

d. Perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas)


e. Upaya kesehatan mata

Kegiatan upaya kesehatan mata atau indera adalah skrining katarak, yang
selanjutnya dilakukan operasi katarak dengan anggaran dari dinas kesehatan kota
banjar.

f. UKGS (usaha kegiatan gigi sekolah)

Kegiatan ini dikerjakan oleh petugas Puskesmas selama setahun dua kali
sesuai dengan anggaran yang adad di dpa, karena karena kegiatan ini mempunyai
target/cakupan yang harus dicapai.

3. Upaya inovatif

Untuk upaya inovatif belum ada program yan begitu maksimal namun
pembentukan klub prolanis di wilayah kerja blud UPTD Puskesmas Pataruman II
sudah mulai.